0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan9 halaman

Prinsip Kerja dan Desain Dekoder

Diunggah oleh

Muhammad Yusuf
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan9 halaman

Prinsip Kerja dan Desain Dekoder

Diunggah oleh

Muhammad Yusuf
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Percobaan V

Dekoder dan Display

1. Tujuan Percobaan

Mengetahui prinsip kerja dekoder

Dapat mendesain suatu dekoder

Dapat membangun sebuah dekoder

2. Daftar Alat/Komponen

Alat/Komponen Jumlah
IC 7404 (NOT Gate) 2 buah
IC 7408 (ANDGate) 2 buah
IC 7486 (Ex-OR Gate) 2 buah
IC 7447 2 buah
IC 7490 2 buah
Seven Segment 2 buah
Trainer Digital 1 buah
Multimeter 1 buah
BNC to Crocodile 1 buah
Kabel Penghubung Secukupnya

4. Teori Dasar

Dekoder adalah sebuah rangkaian logika yang mengubah suatu kode input biner N-bit

menjadi biner M-bit, dimana output terhubung sedemikian rupa sehingga tiap output

hanya akan aktif oleh satu kemungkinan kombinasi input.

N Input M Output

DECODER

Gambar 1. Dekoder dengan N input dan M output

25
Tabel 1.
Q1
A B Q1 Q2 Q3 Q4
A Q2 0 0 1 0 0 0
0 1 0 1 0 0
Q3
B 10 1 0 0 0 1 0
12
Q4 1 1 0 0 0 1
13
11

Selain itu dekoder juga dapat mengkonversikan suatu kode menjadi kode yang lain

sebagai berikut:

- Biner ke Gray

- BCD ke Segment

- BCD ke Desimal

- BCD ke Ex-3

B0
B1 G0

B2 G1

B3 G2

G3

Gambar 3. dekoder biner ke gray

Setiap output diperoleh persamaan:

G0 = B0 + B1

G1 = B1 + B2

G2 = B2 + B3

G3 = B3

IC 7447 adalah dekoder yang digunakan sebagai driver 7 segment, seperti pada

gambar 4.

A
B
C
D

Gambar 4. BCD to Seven Segment

26
Seven segment adalah konfigurasi rangkaian display untuk menghasilakan karakter-

karakter desimal (0-9). Seven segment terbuat dari material yang mudah mengemisi

cahaya bila dilewati arus. Material-material ini dikenal dengan LED. LED akan

memancarkan cahaya bila dialiri arus listrik.

f b

e c

d
Gambar 5. Seven segment

5. Prosedur Praktikum

1. Buat rangkaian dekoder 2 input, 4 output sebagai berikut:

Q1

A Q2

Q3
10
B
12
Q4
13
11

2. Berikan logika 1 atau 0 pada input A dan B seperti pada tabel 2.

3. Amati indikator LED dan isi tabel 2.

Tabel 2. 2 input, 4 output

A B Q1 Q2 Q3 Q4
0 0 1 0 0 0
0 1 0 1 0 0
1 0 0 0 1 0
1 1 0 0 0 1

27
4. Buat rangkaian dekoder biner ke gray sebagai berikut:

B0
B1 G0

B2
G1

B3
G2

G3

5. Berikan logika 1 atau 0 pada input A dan B seperti pada tabel 3.

6. Amati indikator LED dan isi tabel 3.

Tabel 3. Dekoder biner ke gray


B3 B2 B1 B0 Q1 Q2 Q3 Q4
0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 1 1 0 0 0
0 0 1 0 1 1 0 0
0 0 1 1 0 1 0 0
0 1 0 0 0 1 1 0
0 1 0 1 1 1 1 0
0 1 1 0 1 0 1 0
0 1 1 1 0 0 1 0
1 0 0 0 0 0 1 1
1 0 0 1 1 0 1 1
1 0 1 0 1 1 1 0
1 0 1 1 1 1 0 1
1 1 0 0 0 1 0 0
1 1 0 1 1 1 0 1
1 1 1 0 1 0 0 1
1 1 1 1 0 0 0 1

7. Buat rangkaian dekoder BCD ke desimal sebagai berikut:

VCC
A B C D
16
15
14
13
12
11
10
9
VCC

C
D
A
B

8
7
9

7442
GND
0
1
2
3
4
5
6
220

1
2
3
4
5
6
7
8

28
8. Berikan logika 1 atau 0 pada input A dan B seperti pada tabel 4.

9. Amati indikator LED dan isi tabel 4.

Tabel 4. Dekoder BCD ke desimal


D C B A Q0 Q1 Q2 Q3 Q4 Q5 Q6 Q7 Q8 Q9
0 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0
0 0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0 0 0
0 1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0
0 1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0
0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0
0 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 0 0
1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1 0
1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1
1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
1 0 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
1 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

10. Buat rangkaian dekoder BCD ke seven segment sebagai berikut:


VCC

220

VCC VCC VCC

Clock 3 16
LT’ VCC
1 14 4 15
CKB CKA BI/RBO 0F
2 13 5 14
R01 NC RBI’ 0G
3 12 7 13
R02 QA A 0A
4 9 1 7447 12
NC QB B 0B
5 7490 8 2 11
VCC QC C 0C
6 11 6 10
R91 QD D 0D
7 10 8 9
R92 GND GND 0E

11. Atur Function Generator pada gelombang kotak dan frekuensinya sampai indikator

LED A, B, C dan D dapat diamati.

12. Amati indikator LED A, B, C, D dan seven segment, isi tabel 5.

29
Tabel 5. Dekoder BCD ke seven segment
Input BCD Seven Segment
No. Desimal
D C B A a b c d e f g
1 0 0 0 1 0 1 1 0 0 0 0 1
2 0 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 2
3 0 0 1 0 1 1 1 1 0 0 1 3
4 0 1 0 0 0 1 1 0 0 1 1 4
5 0 1 0 1 1 0 1 1 0 1 1 5
6 0 1 1 0 0 0 1 1 1 1 1 6
7 0 1 1 1 1 1 0 0 0 0 0 7
8 1 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 8
9 1 0 0 1 1 1 1 0 0 1 1 9
10 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 0 0

6. Pertanyaan dan Tugas

1. Buat laporan hasil praktikum

2. Apa yang dimaksud dengan dekoder? Jelaskan.

3. Desain sebuah rangkaian logika untuk dekoder 3 input, 8 output.

4. Apa yang dimaksud dengan seven segment?

5. Jelaskan prinsip kerja seven segment menampilkan desimal (0-9).

6. Apa yang dimaksud dengan multiplexer dan demultiplexer? Jelaskan.

30
7. Jawaban
[Link] merupakan sebuah alat yang dimanfaatkan untuk mengembalikan sebuah proses
decoding sehingga membuat kita bisa menerima informasi yang asli. Decoder juga bisa
didefinisikan sebagia serangkaian logika yang berguna untuk menerima masukan atau input biner
dan kemudian mengaktifkan salah satu output dengan berdasarkan ukuran pada biner tersebut.
Salah satu fungsi yang dimiliki oleh decoder adalah untuk memberikan kemudahan dalam
menyatakan seven segmen. Alasan inilah yang membuat kita lebih menggunakan decoder ketika
hendak menyalakan seven segmen. Beberapa rangkaian yang menggunakan decoder yang
mungkin seringkali Anda temui yakni decoder dengan rangkaian 3 x 8 atau 3 bit 8 output line, 4
x 16 atau 4 input 16 output line, decoder yang berjenis BCD to 7 segmen dengan 4 bit input dan
8 output line, dan juga decoder berjenis BCD to Decimal yang memiliki 4 bit input dan juga 10
output line.

3.

A B C Q0 Q1 Q2 Q3 Q4 Q5 Q6 Q7

0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0

0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 0

0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0

1 0 0 0 0 0 0 1 0 0 0

0 1 1 0 0 0 1 0 0 0 0

1 0 1 0 0 0 0 0 1 0 0

1 1 0 0 0 0 0 0 0 1 1

1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 1

[Link] segment display adalah perangkat elektronik yang digunakan untuk menampilkan
angka atau bilangan desimal. Mengutip laman [Link], disebut sebagai seven segment
display karena terdapat 7 batang LED (Light Emitting Diode) yang disusun membentuk
angka 8.
Ketujuh batang LED akan diberi segmen dengan salah satu pin. Setiap pin LED diberi label

31
a, b, c, d, e, f, dan g yang berfungsi untuk mewakili masing-masing LED. Sedangkan pin
LED lainnya dihubungkan bersama dan disambungkan untuk membentuk pin common.
Jadi, dengan bias maju pin yang sesuai dari segmen LED dalam urutan tertentu, beberapa
segmen akan menjadi terang. Sedangkan segmen lainnya menjadi gelap untuk
menampilkan angka yang diinginkan.
Dengan begitu, seven segment display dapat menampilkan angka dari 1-9. Selain
menampilkan angka, LED juga dapat dipakai untuk menampilkan huruf A sampai F yang
disebut juga DOT Matriks.

5. Prinsip kerja dari seven-segment display dapat dijelaskan melalui dua pendekatan:
Kontrol Elektronik:
Setiap segmen pada display dikendalikan oleh sirkuit elektronik. Setiap segmen
dihubungkan ke sumber daya melalui transistor atau [Link] menampilkan angka
tertentu, sistem mengatur driver untuk menghidupkan segmen-segmen yang sesuai dengan
angka yang ingin ditampilkan. Misalnya, untuk menampilkan angka 0, semua segmen
kecuali G (tengah) diaktifkan.
Kontrol Biner (Digit Kode):
Terkadang, angka desimal 0-9 diubah menjadi kode biner yang sesuai, yang kemudian
digunakan untuk mengontrol segmen-segmen display.
Setiap angka 0-9 bisa diwakili dalam bentuk kode biner 4-bit, yang kemudian diterjemahkan
menjadi kombinasi segmen untuk menampilkan angka tersebut.
Seven-segment display bekerja dengan menghidupkan dan mematikan segmen-segmen
LED untuk membentuk angka desimal 0-9. Setiap angka diwakili oleh kombinasi segmen
yang berbeda, dan prinsip kerjanya adalah dengan mengatur segmen mana yang aktif
sesuai dengan angka yang ingin ditampilkan.

6. Multiplexer dan Demultiplexer adalah dua komponen penting dalam sistem digital yang
digunakan untuk mengarahkan aliran data. Keduanya berfungsi untuk mengontrol jalur data,
tetapi dengan cara yang berbeda.
1. Multiplexer
Multiplexer adalah perangkat digital yang berfungsi untuk memilih satu input dari beberapa
input yang tersedia dan mengirimkan input terpilih ke satu saluran output. Multiplexer sering
disebut juga sebagai "data selector" karena kemampuannya untuk memilih data dari banyak
sumber berdasarkan sinyal kontrol yang diterimanya.

Prinsip Kerja:
Multiplexer memiliki banyak saluran input, tetapi hanya satu saluran output. Sinyal kontrol
digunakan untuk memilih salah satu input yang akan diteruskan ke output.
[Link]
Demultiplexer adalah kebalikan dari multiplexer. Perangkat ini menerima satu input dan
menyalurkannya ke satu dari banyak saluran output. Dengan kata lain, DEMUX digunakan
untuk mengarahkan satu sumber data ke salah satu dari banyak saluran output
berdasarkan sinyal kontrol yang diterima.
Prinsip Kerja:
Demultiplexer memiliki satu saluran input dan banyak saluran output. Sinyal kontrol
digunakan untuk menentukan ke saluran output mana data input akan diteruskan. Sebagai
contoh, DEMUX 1-to-4 memiliki 1 input, 4 output, dan 2 sinyal kontrol untuk memilih output
yang akan menerima data input.

Kesimpulan
Pada percobaan ini, kami melakukan pengujian dan implementasi rangkaian dekoder serta
seven-segment display untuk memahami cara kerja dan aplikasinya dalam sistem elektronik
32
digital. Berdasarkan hasil percobaan, berikut adalah beberapa kesimpulan yang dapat diambil:
1. Dekoder adalah rangkaian logika yang digunakan untuk mengubah kode biner atau
kombinasi input menjadi sinyal output yang sesuai. Pada percobaan ini, kami menguji
dekoder 3-to-8, di mana tiga bit input menghasilkan satu dari delapan output yang aktif.
2. Seven-segment display digunakan untuk menampilkan angka desimal (0-9) dengan
mengaktifkan kombinasi segmen tertentu dari tujuh segmen yang tersedia. Setiap angka
ditampilkan dengan menyalakan segmen-segmen tertentu, sesuai dengan kombinasi
logika yang telah ditentukan. Percobaan ini juga menekankan pentingnya pemahaman
tentang rangkaian multiplexing dan demultiplexing untuk mengatur aliran data dan
mengarahkan informasi ke display yang sesuai.

33

Anda mungkin juga menyukai