KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)
KURIKULUM MERDEKA
Nama Sekolah : SMPN 1 SURALAGA
Nama penyusun : EDI SATRIAWAN, [Link]
Nip : 19820403200901 1 010
Mata pelajaran : Matematika
Fase D, Kelas / Semester : VIII (Delapan) / I (Ganjil) & II (Genap)
Matematika Fase D Kelas VIII
KRITERIA KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN (KKTP)
MATEMATIKA FASE D KELAS VIII
Mata Pelajaran : Matematika
Satuan Pendidikan : SMPN 1 Suralaga
Tahun Pelajaran : 2023 / 2024
Fase D Kelas/Semester : VIII (Delapan) / I ( Ganjil )
A. Capaian Pembelajaran Matematika Fase D
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada fase
ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional dan
irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi ilmiah;
melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan faktor skala, proporsi dan laju
perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan
linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel dengan beberapa cara,
memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat menentukan luas permukaan dan
volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) untuk menyelesaikan masalah
yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan secara proporsional dari bangun datar dan
bangun ruang terhadap ukuran panjang, luas, dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-
jaring bangun ruang (prisma, tabung, limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut
dari jaring-jaringnya. Mereka dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan
garis transversal, sifat kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat
menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya. Mereka dapat melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan
menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Mereka dapat mengambil sampel
yang mewakili suatu populasi, menggunakan mean, median, modus, range untuk
menyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap pengukuran
pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang, frekuensi relatif dan
frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
B. Fase D Berdasarkan Elemen
1. Bilangan
Di akhir fase D, peserta didik dapat membaca, menulis, dan membandingkan bilangan bulat,
bilangan rasional dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkatbulat dan akar, bilangan
dalam notasi ilmiah. Mereka dapat menerapkan operasi aritmetika pada bilangan real, dan
memberikan estimasi/perkiraan dalam menyelesaikan masalah (termasuk berkaitan dengan
literasi finansial).
Peserta didik dapat menggunakan faktorisasi prima dan pengertian rasio (skala, proporsi, dan
laju perubahan) dalam penyelesaian masalah.
2. Aljabar
Di akhir fase D peserta didik dapat mengenali, memprediksi dan menggeneralisasi pola dalam
bentuk susunan benda dan bilangan. Mereka dapat menyatakan suatu situasi ke dalam bentuk
aljabar. Mereka dapat menggunakan sifat-sifat operasi (komutatif, asosiatif, dan distributif)
untuk menghasilkan bentuk aljabar yang ekuivalen.
Peserta didik dapat memahami relasi dan fungsi (domain, kodomain, range) dan
menyajikannya dalam bentuk diagram panah, tabel, himpunan pasangan berurutan, dan grafik.
Mereka dapat membedakan beberapa fungsi nonlinear dari fungsi linear secara grafik. Mereka
dapat menyelesaikan persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel. Mereka dapat
menyajikan, menganalisis, dan menyelesaikan masalah dengan menggunakan relasi, fungsi
dan persamaan linear. Mereka dapat menyelesaikan sistem persaman linear dua variabel
melalui beberapa cara untuk penyelesaian masalah.
Matematika Fase D Kelas VIII
3. Pengukuran
Di akhir fase D peserta didik dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas lingkaran dan
menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka dapat menjelaskan cara untuk menentukan luas
permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan kerucut) dan
menyelesaikan masalah yang terkait. Mereka dapat menjelaskan pengaruh perubahan secara
proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, besar sudut, luas,
dan/atau volume.
4. Geometri
Di akhir fase D peserta didik dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung,
limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Peserta didik
dapat menggunakan hubungan antar-sudut yang terbentuk oleh dua garis yang berpotongan,
dan oleh dua garis sejajar yang dipotong sebuah garis transversal untuk menyelesaikan
masalah (termasuk menentukan jumlah besar sudut dalam sebuah segitiga, menentukan besar
sudut yang belum diketahui pada sebuah segitiga). Mereka dapat menjelaskan sifat-sifat
kekongruenan dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat, dan menggunakannya untuk
menyelesaikan masalah. Mereka dapat menunjukkan kebenaran teorema Pythagoras dan
menggunakannya dalam menyelesaikan masalah (termasuk jarak antara dua titik pada bidang
koordinat Kartesius).
Peserta didik dapat melakukan transformasi tunggal (refleksi, translasi, rotasi, dan dilatasi)
titik, garis, dan bangun datar pada bidang koordinat Kartesius dan menggunakannya untuk
menyelesaikan masalah.
5. Analisa Data dan Peluang
Di akhir fase D, peserta didik dapat merumuskan pertanyaan, mengumpulkan, menyajikan,
dan menganalisis data untuk menjawab pertanyaan. Mereka dapat menggunakan diagram
batang dan diagram lingkaran untuk menyajikan dan menginterpretasi data.
Mereka dapat mengambil sampel yang mewakili suatu populasi untuk mendapatkan data yang
terkait dengan mereka dan lingkungan mereka. Mereka dapat menentukan dan menafsirkan
rerata (mean), median, modus, dan jangkauan (range) dari data tersebut untuk menyelesaikan
masalah (termasuk membandingkan suatu data terhadap kelompoknya, membandingkan dua
kelompok data, memprediksi, membuat keputusan). Mereka dapat menginvestigasi
kemungkinan adanya perubahan pengukuran pusat tersebut akibat perubahan data.
Peserta didik dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang dan frekuensi relatif
untuk menentukan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana (semua
hasil percobaan dapat muncul secara merata).
C. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
NO Alur Tujuan Pembelajaran Belum mencapai Sudah Sudah
mencapai, ketuntasan, mencapai mencapai
remedial remedial di ketuntasan, ketuntasan,
di seluruh bagian tidak perlu perlu
bagian yang remedial pengayaan
diperlukan
Bab I: Menyederhanakan Bentuk Aljabar
1. 1. Peserta didik dapat
melakukan perhitungan
menggunakan bentuk
aljabar berdasarkan kuis
tebak bulan lahir (tanggal
lahir).
2. 1. Peserta didik dapat
Matematika Fase D Kelas VIII
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
NO Alur Tujuan Pembelajaran Belum mencapai Sudah Sudah
mencapai, ketuntasan, mencapai mencapai
remedial remedial di ketuntasan, ketuntasan,
di seluruh bagian tidak perlu perlu
bagian yang remedial pengayaan
diperlukan
mengelompokkan bentuk
suku tunggal (monom),
bentuk suku banyak
(polinom), dan dapat
menentukan derajat suku
dan bentuk aljabar.
3. 1. Peserta didik dapat
menentukan suku sejenis
dan menyederhanakan
suku sejenis yang sudah
dikelompokkan menjadi
satu.
2. Peserta didik dapat
menghitung penjumlahan/
pengurangan polinom
dengan polinom, dan
perkalian/pembagian
polinom dengan bilangan.
3. Peserta didik dapat
menyederhanakan bentuk
yang agak rumit, seperti
bentuk aljabar dengan
koefisien berupa bilangan
ecpahan.
4. 1. Peserta didik dapat
menghitung perkalian dan
pembagian sesama suku
tunggal.
5. 1. Peserta didik dapat
menghitung nilai bentuk
aljabar yang efisien
dengan menggunakan
perhitungan aljabar
6. 1. Peserta didik dapat
menjelaskan hubungan
antara bilangan dan
bilangan dengan
menggunakan bentuk
aljabar.
2. Peserta didik dapat
menjelaskan sifat bilangan
dan bentuk geometris
dengan menggunakan
bentuk aljabar.
Matematika Fase D Kelas VIII
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
NO Alur Tujuan Pembelajaran Belum mencapai Sudah Sudah
mencapai, ketuntasan, mencapai mencapai
remedial remedial di ketuntasan, ketuntasan,
di seluruh bagian tidak perlu perlu
bagian yang remedial pengayaan
diperlukan
7. 1. Peserta didik dapat
mengubah persamaan
dengan dua variabel atau
lebih ke bentuk lain sesuai
dengan tujuannya.
Bab II: Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
8. 1. Peserta didik dapat
menyelesaikan soal
mengenai permasalahan
dalam kehidupan sehari-
hari menggunakan
persamaan linear satu
variabel.
2. Peserta didik dapat
menyelesaikan soal
mengenai permasalahan
dalam kehidupan sehari-
hari menggunakan
persamaan linear dua
variable
9. 1. Peserta didik dapat
mengenali persamaan
linear dua variabel dan
arti penyelesaiannya.
2. Peserta didik dapat
mengenali sistem
persamaan linear dua
variabel dan arti
penyelesaiannya.
10. 1. Peserta didik dapat
menjelaskan prinsip-
prinsip untuk
menyelesaikan sistem
persamaan, yaitu dari 2
buah persamaan linear 2
variabel mengarah pada
persamaan linear 1
variabel.
2. Peserta didik dapat
menyelesaikan sistem
persamaan dengan
menggunakan metode
penambahan dan
pengurangan atau metode
Matematika Fase D Kelas VIII
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
NO Alur Tujuan Pembelajaran Belum mencapai Sudah Sudah
mencapai, ketuntasan, mencapai mencapai
remedial remedial di ketuntasan, ketuntasan,
di seluruh bagian tidak perlu perlu
bagian yang remedial pengayaan
diperlukan
substitusi.
3. Peserta didik dapat
menyelesaikan sistem
persamaan yang agak
kompleks, misalnya yang
memuat tanda kurung,
pecahan, koefisiennya
berupa pecahan, dan lain-
lain
11. 1. Peserta didik mampu
memahami cara-cara
penyelesaian soal dalam
bentuk sistem persamaan.
2. Peserta didik mampu
menyelesaikan soal dalam
kehidupan sehari-hari
dengan menggunakan
sistem persamaan.
Bab III: Fungsi Linear
12. 1. Peserta didik dapat
menentukan perbandingan
senilai dan perbandingan
berbalik nilai berdasarkan
contoh dalam kehidupan
sehari-hari dan ciri
khasnya seperti yang
dipelajari di kelas VII.
2. Peserta didik dapat
menentukan hubungan
dalam perbandingan
senilai atau perbandingan
berbalik nilai dalam suatu
contoh nyata, dan dapat
menentukan apakah
perbandingan senilai atau
bukan, apakah
perbandingan berbalik
nilai atau bukan
13. 1. Peserta didik dapat
menganalisis fungsi linear
melalui pengamatan
peristiwa dalam
kehidupan sehari-hari.
Matematika Fase D Kelas VIII
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
NO Alur Tujuan Pembelajaran Belum mencapai Sudah Sudah
mencapai, ketuntasan, mencapai mencapai
remedial remedial di ketuntasan, ketuntasan,
di seluruh bagian tidak perlu perlu
bagian yang remedial pengayaan
diperlukan
14. 1. Peserta didik dapat
menganalisis bahwa
tingkat perubahan fungsi
linear adalah bilangan
tertentu, yaitu a dan
disebut koefisien dari x.
15. 1. Peserta didik dapat
menentukan bahwa grafik
fungsi linear adalah garis.
2. Peserta didik dapat
menghubungkan grafik
fungsi linear dengan
grafik perbandingan
senilai.
3. Peserta didik dapat
menghubungkan tingkat
perubahan fungsi linear
dengan kemiringan grafik.
4. Peserta didik dapat
menentukan domain
fungsi linear erbdasarkan
grafik
16. 1. Peserta didik dapat
menentukan fungsi linear
dari grafik berupa garis.
2. Peserta didik dapat
menentukan fungsi linear
ketika diketahui koordinat
satu titik dan
kemiringannya atau
koordinat dua titik
17. 1. Peserta didik dapat
menghubungkan
persamaan linear dua
variabel dengan fungsi
linear.
18. 1. Peserta didik dapat
menganalisis grafik
persamaan linear dua
variabel.
2. Peserta didik dapat
menyimpulkan bahwa
persamaan linear dua
Matematika Fase D Kelas VIII
Skala atau Interval Nilai
0 – 40% 41 – 65% 66 – 85% 86 – 100%
Belum
NO Alur Tujuan Pembelajaran Belum mencapai Sudah Sudah
mencapai, ketuntasan, mencapai mencapai
remedial remedial di ketuntasan, ketuntasan,
di seluruh bagian tidak perlu perlu
bagian yang remedial pengayaan
diperlukan
variabel sebagai fungsi
linear.
3. Peserta didik dapat
menentukan grafik
persamaan linear dua
variabel yang khusus,
seperti x = h dan y = k.
19. 1. Peserta didik dapat
menentukan bahwa
penyelesaian sistem
persamaan linear dua
variabel adalah koordinat
perpotongan dua garis
pada bidang koordinat.
20. 1. Peserta didik dapat
menerapkan konsep
fungsi linear untuk
menghubungkan kejadian
nyata dan menjelaskan
serta mencari
penyelesaiannya.
Keterangan
0 - 40 % : Belum mencapai, remedial di seluruh bagian
41 - 65 % : Belum mencapai ketuntasan, remedial di bagian yang diperlukan
66 - 85 % : Sudah mencapai ketuntasan, tidak perlu remedial
86 - 100% : Sudah mencapai ketuntasan, perlu pengayaan atau tantangan lebih
Mengetahui, Suralaga, Juli 2023
Kepala SMPN 1 Suralaga Guru Mapel
SULHAN SHUFI, [Link]. EDI SATRIAWAN, [Link]. I
NIP. 19660621 1988031 013 NIP 19820403200901 1 01 0
Matematika Fase D Kelas VIII