0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan3 halaman

Fungsi dan Jenis-Jenis Kompas

Diunggah oleh

Ayu Irma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan3 halaman

Fungsi dan Jenis-Jenis Kompas

Diunggah oleh

Ayu Irma
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KOMPAS

Kompas adalah alat yang digunakan untuk menentukan arah mata angin. Kompas
bekerja dengan memanfaatkan medan magnet bumi yang memiliki dua kutub, yaitu
kutub utara dan kutub selatan. Jarum magnet yang bebas akan berputar dan ujungnya
menunjuk ke arah utara bumi karena daya magnet dari kutub utara bumi.
Kompas memiliki berbagai fungsi, di antaranya: Menunjukkan arah mata angin,
Menunjukkan arah suatu objek dari jangkauan, Membantu navigasi selama melakukan
perjalanan, Menemukan lokasi di peta, Menentukan arah dan jarak tempuh suatu lokasi
di peta.

Kompas digunakan dalam berbagai kegiatan, seperti: Travelling, Pelayaran,


Penerbangan, Hiking, dan [Link] melihat jarum pada kompas kita dapat
dengan murah menyebutkan 8 arah mata angin secara lengkap. Yaitu Utara, Timur
Laut, Timur, Tenggara, Selatan, Barat Daya, Barat, dan juga Barat Laut.

Dalam bidang kemaritiman, kompas sangat bermanfaat untuk memandu pelaut dalam
menentukan arah. Pelaut dapat menempuh perjalanan jauh di lautan secara efisien dan
aman daripada harus berpatokan dengan bintang. Selain itu kompas juga sering
menjadi perlengkapan orang-orang yang suka melakukan perjalanan di dalam hutan
atau alam bebas. Di kalangan militer kompas menjadi perlengkapan dasar yang setiap
anggota harus menguasainya.

JENIS-JENIS KOMPAS

Kompas dibedakan menjadi dua jenis yaitu kompas analog dan kompas digital :
1. Kompas Analog
Kompas analog adalah kompas yang umum digunakan dalam kehidupan sehari
hari, termasuk oleh para anggota pramuka. Penggunaan kompas analog secara
manual, yaitu dengan menyelaraskan jarum kompas yang terdapat di dalamnya.
Kompas analog terdiri atas beberapa jenis, antara Iain:
2. Kompas Lensa
Kompas lensa yaitu kompas yang di lengkapi
dengan lensa biconcave yang ber fungsi untuk
mempermudah dalam pembacaannya. Umumnya
kompas lensa berbentuk sederhana, ringan, dan
berharga murah. Namun kekurangan dari kompas ini
adalah kurang akurat nya validitas pengukuran besar
sudutnya.
3. Kompas Bidik / Kompas Prisma
Kompas bidik sering disebut juga sebagai
kompas prisma, yaitu kompas yang berfungsi
sebagai pembidik besar derajat pada sebuah
medan (bentang alam sebenarnya) untuk
diproyeksikan dalam peta. Jenis kompas ini
yang sering digunakan dalam kegiatan-
kegiatan alam, termasuk juga di dalamnya
kegiatan kepramukaan.
4. Kompas Orientering / Kompas Silva
Yaitu kompas yang digunakan daIam orientasi
(penhitungan dan pembacaan peta secara
langsung). Kompas ini umumnya memiIiki
badan (wadah) transparan untuk memudahkan
pembacaan terhadap peta yang ditaruh
dibawahnya.
5. Kompas Digital
Kompas digital adalah kompas yang bekerja secara digital. Jenis ini biasanya
disertakan sebagai sistem navigasi dalam dunia robotika atau dalam gadget
gedget elektronik.

BAGIAN KOMPAS BIDIK

Bagian bagian dalam kompas bidik antara


lain:
 Dial, yaitu permukaan di mana
tertera angka dan huruf
seperti pada permukaan jam.
 Visir, yaitu pembidik sasaran
 Kaca Pembesar, untuk
pembacaan pada angka
 Jarum penunjuk
 Tutup dial dengan dua garis
bersudut 45
 Alat penggantung, dapat juga
digunakan sebagai
penyangkut ibu jari untuk
menopang kompas pada saat
membidik.
CARA MENGGUNAKAN KOMPAS BIDIK

Cara menggunakan kompas bidik memang tidak mudah jika belum mengetahui dasar-
dasarnya, tetapi kamu mampu mengikuti beberapa langkah menggunakannya yang
benar, seperti di bawah ini:

a. Letakkan kompas di atas permukaan yang datar dan stabil, kemudian pastikan
jarum kompas tidak bergerak maka jarum tersebut dan menunjukkan arah utara
magnet.
b. Bidik sasaran melalui visir melalui celah pada kaca pembesar, setelah itu
miringkan kaca pembesar kira – kira memiliki sudut 50o dengan kaca dial.
c. Kaca pembesar tersebut berfungsi sebagai :
d. Membidik ke arah Visir dan membidik sasaran.
e. Melihat derajat kompas pada dial.
f. Apabila visir kurang jelas terlihat dari kaca pembesar. Luruskan garis yang ada
pada tutup dial ke arah visir searah dengan sasaran bidik agar mudah terlihat
melalui kaca pembesar.
g. Apabila ingin membidik sasaran 30o maka bidiklah ke arah 30o. Sebelum
menuju sasaran, tentukan terlebih dahulu titik sasaran sepanjang arah 30o.
h. Cari benda atau pusat sasaran yang menonjol / tinggi di antara benda lain di
sekitarnya. Sebab rute ke 30o tidak selalu datar atau kering.
i. Sebelum bergerak ke arah sasaran bidik, perlu menentukan terlebih
dahulu Sasaran Balik (Back Azimuth atau Back Reading ) agar kita dapat
kembali ke pusat apabila tersesat dalam perjalanan.

RUMUS BACK AZIMUTH/TITIK BALIK

1. Apabila sasaran kurang dari 180º= tambah 180 º


0 º – 180 º = X + 180 º

2. Apabila sasaran lebih dari 180 º = kurangi 180 º


180 º – 360 º = X – 180 º

Contoh :
30o sasaran baliknya adalah 30 º + 180 º = 210 º
240o sasaran baliknya adalah 240 º – 180 º = 60 º

Anda mungkin juga menyukai