SATUAN ACARA PENYULUHAN
KELUARGA BERENCANA (KB) DI BANGSAL MAWAR MERAH
RSUD BANGIL KABUPATEN PASURUAN
Disusun Oleh :
Vica Puspita (P17210223130)
Nanda Shafira (P17210223131)
Nasywa Pandya F.P. (P17210223132)
Melfin Veilina A. (P17210223133)
POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES MALANG
JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI DIII KEPERAWATAN MALANG
2024
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
KELUARGA BERENCANA (KB) DI RUANG MAWAR MERAH
1. Pokok Bahasan : Keluarga Berencana (KB)
2. Sub pokok bahasan : Manfaat KB dan Pentingnya ber-KB
3. Sasaran : Keluarga pasien Ruang Mawar Merah RSUD Bangil
4. Waktu : 20 Menit
5. Tempat : Ruang tunggu Ruang Mawar Merah RSUD Bangil
A. LATAR BELAKANG
Keluarga berencana adalah suatu usaha untuk merencanakan kehamilan dalam rangka
menuju keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Kebijakan keluarga berencana ditetapkan untuk
menyesuaikan laju perkembangan penduduk. Dampak negatif bila tidak mengikuti program
keluarga berencana antara lain berdampak pada kesejahtraan keluarga karena akan
berpengaruh pada masalah ekonomi keluarga yang memiliki anak banyak atau kelahiran tidak
terkontrol akan berdampak pada tingginya pengeluaran.
B. TUJUAN
1. TUJUAN UMUM
Setelah dilakukan penuyuluhan, diharapkan peserta dapat mengerti dan memahami
tentang KB sehingga bisa memhami dan mengeti macam-macam KB. manfaat dan
kontra indikasi dari KB
2. TUJUAN KHUSUS
Setelah dilakukan penyuluhan, peserta dapat mengetahui tentang:
1. Untuk mengetahui pengertian KB dengan tepat
2. Untuk mengetahui tujuan dari KB
3. Untuk mengetahui jenis KB
4. Untuk mengetahu keuntungan berbagai jenis KB
5. Untuk mengetahui kerugian berbagai jenis KB
C. KEGIATAN
1. NAMA KEGIATAN
Penyuluhan penyakit parotitis
2. SASARAN KEGIATAN
Keluarga pasien yang dirawat di ruang mawar merah
3. TEMPAT,WAKTU KEGIATAN
Tempat : Ruang tunggu Ruang Mawar Merah RSUD Bangil
4. PELAKSANA KEGIATAN
Kelompok 7C Mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan Malang, Poltekkes
Kemenkes Malang
D. LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN
Tahap Kegiatan Penyuluh Kegiatan Audiens Waktu
1. Pembukaan - Mengucapkan salam - Menjawab salam 2
- Menjelaskan tujuan penyuluhan - Memperhatikan menit
2. Penyajian Menjelaskan materi: 1. Memperhatikan 10
1. Pengertian keluarga menit
berencana
2. Tujuan KB
3. Macam-macam alat
kontrasepsi
4. Untuk mengetahu
keuntungan berbagai jenis
KB
5. Untuk mengetahui
kerugian berbagai jenis
KB
3. Diskusi 1. Memberikan kesempatan 1. Bertanya 4
bertanya 2. Menjawab menit
2. Mengajukan pertanyaan
4. Penutup 1. Memberi kesempatan Tanya jawab 4
menutup pada keluarga dan pasien menit
dengan untuk mengajukan
mengucapkan pertanyaan
salam 2. Menjawab pertanyaan
Melakukan evaluasi
tentang materi yang
disampaikan Salam
penutup
5. Penutup Menutup dengan mengucapkan Menjawab salam
salam
E. MEDIA
Penyuluhan ini menggunakan media leaflet untuk media penyajian materinya
F. METODE
Penyuluhan ini menggunakan metode ceramah dan tanya jawab untuk metode penyajian
materinya
MATERI TENTANG KELUARGA BERENCANA
A. Definisi
Keluarga berencana (KB) dalam pengertian sederhana adalah merujuk kepada
penggunaan kontrasepsi oleh suami istri atas persetujuan bersama, untuk mengatur
kesuburan dengan tujuan untuk menghindari kesulitan kesehatan, kemasyarakatan dan
ekenomi, dan untuk memungkinkan mereka memikul tanggung jawab terhadap anak-
anaknya dan masyarakat. ini meliputi hal-hal sebagai berikut
1. Menjarangkan anak dan penjagaan kesehatan ibu dan anak
2. Pengaturan masa hamil agar terjadi pada waktu yang aman
3. Mengatur jumlah anak, bukan saja untuk keperluan keluarga, melainkan juga untuk
kemampuan fisik, finansial, pendidikan, dan pemeliharaan anak
Keluarga berencana adalah tindakan yang membantu individu atau pasangan suami
istri untuk mendapatkan objetif-objektif tertentu, menghindari kelahiran yang tidak
diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval
diantara kehamilan, mengontrol waktu saat kelahiran dalam hubungan dengan suami
istri dan menentukan jumlah anak dalam keluarga.
Metode keluarga berencana dibagi menjadi dua yaitu metode alami dan modern.
Metode modern diantaranya yaitu kontrasepsi hormonal, alat kontrasepsi bawah kulit,
alat kontrasepsi dalam rahim, kontrasepsi mantap, dan vasektomi
B. Tujuan KB
1. Mencegah terjadinya ledakan penduduk
2. Mengatur kehamilan dengan menunda perkawinan
3. Menunda kehamilan anak pertama dan menjarangkan kehamilan setelah kelahiran
anak pertama
4. Menghentikan kehamilan bila dirasakan anak telah cukup
5. Meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak dengan megendalikan kelahiran dan
menjamin terkendalinya penduduk
6. Membentuk keluarga kecil sejahtera, sesuai dengan kondisi ekonomi sebuah
keluarga
7. Meningkatkan kepedulian masyarakat untuk menggunakan alat kontrasepsi
8. Mencanangkan keluarga kecil dengan hanya dua anak.
9. Mencegah pernikahan dini
10. Menekan angka kematian ibu dan bayi akibat hamil di usia terlalu muda atau
terlaku tua
11. Menekan jumlah penduduk dan menyeimbangkan jumlah kebutuhan dengan
jumlah penduduk di Indonesia
12. Meningkatkan kesehatan
Jenis-jenis KB
1. Kontrasepsi pil
a. Efektivitas
Pada pemakaian yang seksama, pil kombinasi 99 % efektif
[Link], pada pemakaian yang kurang seksama,
efektivitasnyamasih mencapai 93 %
Keuntungan
Keuntungan menggunakan kontrasepsi pil adalah dapat diandalkan
jika pemakaiannya teratur, meredakan dismenorea, mengurangi resiko anemiamengur
angi resiko penyakit payudara, dan melindungi terhadap kankerendometrium dan
ovarium.
Kerugian
Kerugian menggunakan kontrasepsi pil adalah harus diminum secarateratur, cermat,
dan konsisten, tidak ada perlindungan terhadap penyakitmenular, peningkatan resiko
hipertensi dan tidak cocok digunakan ibu yangmerokokpada usia 35 atahu
2. KB alami
Keuntungan
Meningkatkan pengetahuan mengenai kesuburan2.
Kekurangan
Tidak dapat diandalkan karena tidak memperhitungkan siklus yang tidak teratur.
3. Kontrasepsi Suntik
Kontasepsi suntik adalah alat kontrasepsi yang mengandung
hormon progesterone dan ekstrogen, kontrasepsi ada ada 2 macam yaitu suntil yangse
bulan sekali (syclopen) dan suntik 3 bulan sekali (depo propera), akan tetapi ibulebih
suka menggunakan suntik yang sebulan karena suntik sebulan dapatmenyebabkan
perdarahan bulanan teratur dan jarang menyebabkan spoting.
a. Efektifitas
Efektivitas kontrasepsi suntik adalah antara 99 % dan 100 % dalammencegah
[Link] tinggat kegagalannya sangat kecil. Keefektifannya 0,1- 0,4 kehamilan
per 100 perempuan selama tahun pertama pemakaian.
Kerugian
Kerugian kontrasepsi suntik adalah perdarahan tidak teratur, perdarahan bercak, mual,
sakit kepala, nyeri payudara ringan, efektivitasnya berkurang biladigunakan
bersamaan dengan obat epilepsi dan kemungkinan terjadi tumorhati.
4. Kontrasepsi ASI
Kontrasepsi yang mengandalkan pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif
kepada bayi. Metode ini sangat ekonomis, tidak perlu biaya dan aman untuk
digunakan, namun hanya efektif sampai 6 bulan pertama setelah [Link] ada
3 syarat yang harus dipenuhi yaitu: Ibu harus menyusui bayi secara ekslusif (minimal
8x sehari, dengan jarak menyusui lebih kurang 4jam), bayi
harus berusia kurang dari 6 bulan, dan ibu harus dalam masa belum mengalami
menstruasi setelah persalinan
a. Keuntungan
1) Efektivitas tinggi (keberhasilan 98%) pada enam bulan pertama setelah
melahirkan
2) dapat meningkatkan proses menyusui dan dapat meningkatkan ikatan
antaraibu dan anak.
[Link]
Tidak melindungi terhadap IMS termasuk virus hepatitis B dan HIV AIDS
5. Implant
Implant adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan kedalam bawah kulit,yang memiliki
keefektivitas yang cukup tinggi, dan merupakan kontrasepsi jangka panjang 5 tahun
serta efek perdarahan lebih ringan tidak menaikan tekanan [Link] efektif bagi
ibu yang tidak boleh menggunakan obat yang mengandungestrogen.a.
a. Keuntungan
Keuntungan kontrasepsi implant adalah dipasang selama 5 tahun, controlmedisringan,
dapat dilayani di daerah pedesaan, penyulit tidak terlalu tingggi, biaya ringan.
b. Kerugian
Kerugian kontrasepsi implant adalah terjadi perdarahan bercak,meningkatnyajumlah
darah haid, berat badan bertambah, menimbulkan acne,dan membutuhkan tenaga yang
ahli untuk memasang dan membukanya.
6. Kontasepsi IUD
IUD adalah suatu benda kecil dari plastik lrntur, kebanyakan mempunyai lilitan
tembaga yang dimasukkan kedalam rahim. IUD adalah alat kontrasepsi yang
dimasukkan kedalam rahim yang mengandung tembaga. Kontrasepsi inisanga efektif
digunakan bagi ibu yang tidak boleh menggunakan menggunakan kontrasepsi yang
mengandug hormonal.
7. Kontrasepsi mantap
Tubektomi merupakan tindakan penutupan atau pemotongan saluran tuba falopi,
sedangkan untuk laki-laki disebut vasektomi. Vasektomi adalah prosedur memutus
saluran sperma .
8. Kondom
Kondom adalah suatu selubung atau sarung karet yang dipasang pada penis( kondom
pria) atau vagina ( kondom Wanita) pada saat senggama.
Kondom pertama kali dipakai untuk menghindari terjadinya penularan penyakit
kelamin, kondom terbuat dari karet tipis ( Lateks).