0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan13 halaman

Pengawasan Pembangunan Toilet SMAN 1 Karimata

g

Diunggah oleh

bebeb
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan13 halaman

Pengawasan Pembangunan Toilet SMAN 1 Karimata

g

Diunggah oleh

bebeb
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

KATA PENGANTAR

Laporan Akhir ini merupakan laporan yang disusun dalam rangka pengawasan teknis, monitoring dan
pengendalian pada Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan Propinsi Kalimantan Barat
Tahun Anggaran 2024, Paket Pekerjaan Pembangunan Ruang Toilet (Jamban) (DAU) SMAN 1
Kepulauan Karimata.

Pengawasan ini bertujuan untuk membantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Kalimantan Barat
dalam hal supervisi/ pengawasan teknis pada Program tersebut diatas.

Kami Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Propinsi Kalimantan Barat yang telah memberikan kepercayaan kepada kami untuk melaksanakan pekerjaan
ini dan kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya pekerjaan ini.

Semoga dengan adanya proyek ini bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya serta masyarakat luas pada
umumnya.

Konsultan Pengawas
CV. GARDA CONSULINDO

ANGGA KURNIA RIYADI, ST


Chief Inspector
BAB I
PELAKSANAAN PENGAWASAN

1. UMUM
Berdasarkan Kontrak Pekerjaan Pembangunan Ruang Toilet (Jamban) (DAU) SMAN 1 Kepulauan Karimata.
maka Tim Pengawas / Supervisi Teknis Konsultan CV. GARDA CONSULINDO bertugas mengawasi
pelaksanaan yang berlokasi SMKN 1 Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara yang dimulai sejak tanggal 04
Juli 2024, Pelaksanaan Pengawasan Pekerjaan dilaksanakan dengan 4 (empat) tujuan pokok, yaitu:
- Tepat Waktu - Tepat Biaya
- Tepat Mutu/Kualitas - Tepat Volume/Kuantitas

Agar keempat tujuan pokok ini terlampaui, perlu diadakannya pengendalian hal-hal sebagai berikut :
a) Pengendalian Waktu
Dalam melaksanakan pengendalian waktu ini, Konsultan Pengawas pada langkah awalnya
menetapkan tujuan dan saran berupa "milestone" proyek.
Untuk mencapai tujuan dan sasaran tersebut Konsultan merumuskan pencapaian sasaran fisik
proyek yang terdiri dari Jadwal Induk (Master Schedule) dalam bentuk Network Planning dan Bar Chart
(Diagram Balok), program penyediaan serta penggunaan peralatan dan perlengkapan.
Berdasarkan jadwal induk tersebut Kontraktor akan membuat jadwal pelaksanaan konstruksi
yang realistis lengkap dengan aspek biaya dalam bentuk bobot setiap pekerjaan, dan dengan
memperhitungkan faktor tenaga kerja dan peralatan yang akan dilibatkan.
Konsultan pengawas teknik mengevaluasi jadwal pelaksanaan dari Kontraktor tersebut untuk
disetujui. Jadwal inilah yang akan dipergunakan untuk mengendalikan pelaksanaan seluruh pekerjaan
yang menjadi tanggung jawab Kontraktor.

b) Pengendalian Mutu/Kualitas
Pengendalian kualitas didasarkan atas ketentuan-ketentuan yang telah dinyatakan dalam
Dokumen Kontrak (Design dan Technical Specification) maupun terhadap peraturan-peraturan dan
standard yang berlaku.
Pengendalian mutu/kualitas dilakukan dengan cara sebagai berikut:
- Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari segi kualitas bahan bangunan serta
pelaksanaannya.
- Mengawasi dan meneliti perubahan-perubahan serta penyesuaian -penyesuaian yang terjadi pada
pekerjaan pelaksanaan konstruksi.
- Memberikan koreksi-koreksi teknis.
- Merekomendasikan gambar-gambar sesuai dengan pelaksanaan (As built Drawing).
- Memeriksa spesifikasi barang yang akan dipesan.
- Meminta contoh barang yang akan didatangkan.
- Memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan di lokasi lain.

Pengendalian Biaya
Untuk menghindari terjadinya pembengkakan biaya, Konsultan Pengawas melakukan tugas
sebagai berikut :
- Mengadakan evaluasi terhadap estimasi biaya, alokasi dan "cash flow" untuk semua kegiatan proyek,
serta memberikan rekomendasi berupa koreksi-koreksi sehubungan program pencapaian sasaran
secara efisien.
- Menekan semaksimal mungkin penyimpangan-penyimpangan pekerjaan, terutama yang berkaitan
dengan kualitas maupun kuantitas bahan dan kegiatan konstruksi.
- Informasi mengenai keadaan sekarang atau yang sedang berlangsung.
- Informasi pada masa yang telah lewat yang dapat dipakai sebagai acuan dalam pengembalian
kebijakan.
- Menghindari sekecil mungkin perubahan bahan maupun konstruksi.

c) Pengendalian Volume/Kuantitas
Volume scope pekerjaan yang harus dilaksanakan pada dasarnya telah ditetapkan didalam
kontrak. Pada tahap perencanaan maka luas ruangan dan jumlah lantai serta sarana dan prasarana
yang harus ada akan menjadi pedoman pengendalian termasuk didalamnya adalah sarana penunjang
yang perlu dibuat.
Pada tahap pelaksanaan selain batasan yang telah ditetapkan didalam perencanaan maka
pengendalian juga dilakukan berdasarkan volume pekerjaan yang ada didalam rencana biaya yang
dibuat kontraktor. Kesalahan terutama bila terjadi kekurangan volume didalam perhitungan adalah
resiko kontraktor, sedang bila terjadi kelebihan perhitungan volume maka gambar yang akan menjadi
acuan, kecuali bila hal ini telah diketahui sebelum penunjukan kontraktor maka dapat dilakukan koreksi.

Kegiatan Pengawasan Pekerjaan berjalan seasuai dengan Pelaksanaan pekerjaan. pengarahan dan teguran
langsung di sampaikan kepada staf kontraktor di lapangan, sehingga hasil pekerjaan dapat memenuhi
persyaratan teknis yang telah ditentukan.

2. PENGAWASAN VISUAL
Pengawasan visual dikerjakan secara kontinyu dari tahap persiapan dan pelaksanaan pekerjaan, sehingga
didapat hasil yang sesuai dengan syarat –syarat yang ditentukan dalam gambar rencana dan sesuai dengan
spesifikasi umum.
Pengawasan Visual ditujukan pada pekerjaan :

A. PEKERJAAN PERSIAPAN -
B. PEKERJAAN DINDING
C. PEKERJAAN ATAP
D. PEKERJAAN PLAFOND
E. PEKERJAAN PENUTUP LANTAI / KERAMIK
F. PEKERJAAN KUSEN, PINTU, JENDELA DAN PENGGANTUNG
G. PEKERJAAN CAT-CATAN
H. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
I. PEKERJAAN PARIT
J. PEKERJAAN LAI-LAIN

BAB II
DESKRIPSI PROYEK

1. DATA PROYEK
a. Program : Jasa Konsultan Pengawasan Pembangunan SMKN 1 Teluk Batang (DAK-
Konsolidasi)
b. Sub Pekerjaan : Pembangunan Ruang Toilet (Jamban) (DAU) SMAN 1 Kepulauan Karimata
c. Kontraktor Pelaksana : CV. INDAH JAYA KONSTRUKSI
Nomor Kontrak : 027/3779/SPK/DIKBUD-D
Nilai Kontrak : Rp. 5.980.860,00-
d. Waktu Pelaksanaan : 120 Hari Kalender
e. Sumber Dana : APBD 2024
f. Konsultan Pengawas : CV. GARDA CONSULINDO
Nomor Kontrak : 027/3779/SPK/DIKBUD-D
Nilai Kontrak : Rp. 5.980.860,00-

Untuk melaksanakan fungsi pengawasan sebagai konsultan pengawas sebelum memulai pekerjaan
menyusun diagram alur komunikasi pengawasan yang menunjukkan urutan metodologi pelaksanaan
pekerjaan pengawasan.
Dari diagram alur pelaksanaan memuat rincian antara lain :
g. Dasar mulai kerja adalah gambar kerja, kontrak, spesifikasi teknis.
h. Kondisi lapangan akan menentukan ada tidaknya perubahan pelaksanaan, untuk hal tersebut harus
koordinasi dengan Direksi, pihak yang terkait dengan melalui rapat sehingga bisa ditentukan ada dan
tidaknya perubahan pekerjaan
i. Pelaksanaan pengawasan
j. Melaksanakan pengukuran baik secara kualitas dan kuantitas terhadap hasil pelaksanaan.
k. Penyiapan dokumen-dokumen pekerjaan yang meliputi : Final quantity, Final report, foto dokumen
dan administrasi.
l. PHO dan FHO
m. Memonitor pembayaran berkaitan dengan hasil Pekerjaan
BAGAN ALUR PENGAWASAN PEKERJAAN

MULAI

S
G
KONTRAK, GAMBAR
KERJA, SPESIFIKASI
TEKNIS

S
SESUAI KONTRAK DAN
G Tidak INSTANSI TERKAIT PERUBAHAN
LAPANGAN PEKERJAAN DAN
S GAMBAR / CCO
Ya
S Periode G
G S
Pengawasan
PELAKSANAAN G

S
G
Pengukuran Hasil
PENGUKURAN HASIL
Pelaksanaan
PELAKSANAAN

SS
GG

DOKUMEN AKHIR
PEKERJAAN, FOTO,
LAPORAN
G

PHO/ FHO

PEMBAYARAN

SELESAI
2. PEKERJAAN PERSIAPAN
Setelah menerima Surat Perintah Mulai Kerja, selaku konsultan akan menelaah dan
menganalisa secara mendetail mengenai lingkup pekerjaan. Pada tahap ini disusun rencana kerja,
kebutuhan personil secara kauntitas, professional dan penugasan kepada personil.
Rincian aktivitas perkerjaan persiapan ini antara lain :
a. Proses Administrasi
Penyiapan surat tugas personil, surat kontrak, gambar-gambar kerja RKS dan membuat surat
pengantar kepada Direksi.
b. Penyiapan Fasilitas Kerja
Untuk mendukung kelancaran kerja baik aktivitas administrasi dan di lapangan perlu
dipersiapkan ruanng kerja (kantor) serta peralatan di lapangan yang diperlukan.
c. Penyusunan Rencana Kerja
Rencana kerja memuat rencana kerja yang meliputi peta pekerjaan, mobilisasi personil,
pengadaan peralatan menurut urut-urutan pelaksanaan pekerjaan berdasarkan jenis pekerjaan
sesuai dengan rencana kerja umum yang ada.

3. PEKERJAAN PENGAWASAN
Pelaksanaan pengawasan dilakukan dengan pertimbangan efektivitas dan efesiensi kerja
dari para personil yang ditugaskan peda proyek ini. Segala aktivitas kegiatan yang terjadi
dilapangan dicatat agar dapat dipakai untuk monitoring dan evaluasi hasil pekerjaan.
Tahapan pengawasan yang dilakukan dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Dokumen Pelaksanaan
Dokumen pelaksanaan merupakan acuan yang penting yang meliputi :
- Surat Perjanjian Pekerjaan (Kontrak)
- Surat Perintah Mulai Kerja
- Rencana Anggaran Biaya (RAB)
- Jadwal Pelaksanaan (Time Schedule) yang telah disepakati dengan Direksi dan Kontraktor
- Gambar-gambar Kontrak
- Spesifikasi teknis dan rencana kerja dan syarat-syarat (RKS)
b. Stake Out/Mutual Check Awal
Sebagai dasar untuk memulai pekerjaan harus diadakan stake out/pengukuran awal sebagai
start awal melaksanakan pekerjaan. Dari kegiatan ini akan diketahui kondisi lapangan,
kuantitas pekerjaan (volume pekerjaan) serta pengecekan besaran volume yang tertuang
dalam Rencana Anggaran Biaya.
Selain itu sebagai bahan untuk membuat rencana kerja sesuai dengan tahapan pelaksanaan
yang ada pada schedule.
Pekerjaan ini menjadi tanggung jawab kontraktor dibawah pengawasan konsultan pengawas
dan pengawas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Dari kegiatan ini dilakukan pula
pengukuran tambahan sesuai dengan kebutuhan di lapangan, bila terjadi perubahan sehingga
dapat ditentukan ada tidaknya pekerjaan tambah atau kurang yang tertuang dalam contrack
change order.
c. Pengadaan Material, Peralatan dan Fasilitas Kerja
Pengadaan material, peralatan dan fasilitas kerja sebagaimana ditentukan dalam kontrak
meliputi spesifikasi, RKS dan gambar kerja harus segera disiapkan oleh kontraktor. Sedangkan
jumlah dan waktu pengadaan harus disesuaikan dengan volume tahapan pelaksanaan
pekerjaan.
Peralatan yang akan digunakan tetap mengacu pada kuantitas dan kondisi peralatan untuk
setiap pelaksanaan tahapan pekerjaan.
d. Pengawasan Pekerjaan
Pengawasan dilakukan dengan semaksimal mungkin dengan memanfaatkan tim pengawas .
Setiap dari bagian pelaksanaan pekerjaan sebelum dilaksanakan kontraktor harus membuat
persyaratan yang diperlukan antara lain :
- Mengurus Job Mix Formula setiap item pekerjaan dengan mengirimkan sampel material yang
akan digunakan peda Laboratorium Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Bila
Diperlukan).
- Membuat request pekerjaan yang menunjukan jenis pekerjaan, volume pekerjaan, material
yang diperlukan, serta peralatan yang digunakan.

Kelengkapan-kelengkapan tersebut akan diajukan kepada direksi dan akan diperiksa


bersama oleh tim konsultan dan pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Proses pengawasan selanjutnya adalah pemeriksaan dan perhitungan volume pekerjaan
kontraktor yang telah dilaksanakan dan disetujui sebagai bahan pengajuan pembayaran.

4. EVALUASI DAN LAPORAN


Evaluasi yang dilakukan konsultan pengawas pada saat pelaksanaan pekerjaan sebagai berikut :
a. Program kerja, alokasi tenaga konsep pekerjaan.
b. Rencana kerja, Bar chart dan kurva S yang dibuat oleh kontraktor, memuat semua kejadian
dan perintah serta petunjuk penting dari konsultan dan direksi yang dapat mempengaruhi
pelaksanaan pekerjaan sehingga dapat sebagai parameter pencapaian kemajuan pekerjaan
yang dinyatakan terjadi deviasi positif atau negative.
c. Laporan harian yang dibuat kontraktor berisi keterangan tentang : tenaga kerja, paralatan,
material, pekerjaan yang dilaksanakan dan waktu pelaksanaan dan kondisi cuaca.
d. Laporan mingguan sebagai resume laporan harian berisi data kemajuan pekerjaan setiap
minggu.
e. Laporan bulanan merupakan resume laporan mingguan berisi pencapaian kemajuan pekerjaan
sehingga terlihat perbandingan antara rencana yang tertuang dalam schedule dengan realisasi
pada bulan/saat ini.
f. Notulen-notulen rapat baik rapat lapangan (site meeting) maupun rapat dengan direksi.
g. Adendum kontrak tentang perubahan perubahan pekerjaan dan berita acara pekerjaan tambah
kurang bilamana terjadi perubahan pekerjaan.
h. Berita acara pemeriksaan kemajuan pekerjaan untuk pembayaran dilengkapi dengan foto
dokumentasi yang dibuat oleh kontraktor.
i. Berita acara penyerahan pekerjaan I (PHO) dan penyerahan II (FHO).
j. Gambar-gambar yang sesuai dengan pelaksanaan (As Built Drawing) yang dibuat oleh
kontraktor.

Disamping data tersebut diatas, konsultan membuat laporan-laporan selama pelaksanaan pekerjaan
sesuai dengan tahapan pelaksanaan dilapangan, meliputi :
a. Laporan Akhir
Laporan ini berisi rencana kerja konsultan, mobilisasi personil, jadwal kegiatan.
b. Laporan mingguan berisi aktivitas kontraktor selama satu minggu
c. Laporan bulanan berisi penyelesaian pekerjaan pada bulan tersebut, menggambarkan
pencapaian volume per item pekerjaan, permasalahan yang ada dan tingkat penyerapan
dana/pembayaran.
d. Laporan teknis berisi field engineering dan review design jika terdapat perubahan-perubahan
terhadap design awal.
e. Laporan akhir berisi metode palaksanaan pengawasan, saran-saran untuk pelaksanaan
pemeliharaan pekerjaan, permasaahan yang dihadapi dan dilengkapi saran penyelesaiannya.
BAB III
JADWAL DAN RENCANA KERJA

1. U M U M
Setelah mempelajari kerangka acuan kerja dan melakukan peninjauan awal di lapangan untuk
melihat kondisi awal lokasi pekerjaan, sejak penandatanganan kontrak nomor : 027/1637/SPK-
Pgws/Disdikpora/2024 tanggal 04 Juli 2024
Selama periode pra kerja konsultan bersama dengan pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Propinsi Kalimantan Barat mendampingi kontraktor melakukan survey lapangan untuk mendapatkan
mutual check sebelum pekerjaan dimulai.

2. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN


Jadwal pekerjaan menggambarkan jadwal pelaksanaan setiap divisi pekerjaan per hari, per minggu
dan per bulan dibuat berdasarkan Rencana Anggaran Biaya yang tertuang dalam Schedule yang telah
disetujui oleh pihak direksi dan kontraktor.

3. PELIBATAN PERSONIL
Tenaga yang dilibatkan oleh Konsultan CV. GARDA CONSULINDO dalam dalam hal ini adalah sebagai
berikut:

No. Nama Jabatan

1 ANGGA KURNIA RIYADI, ST Chief Inspector


2 URAI RIZKI Inspector

4. TUGAS-TUGAS TENAGA AHLI


1. Chief Inspector
Pelaksanaan pekerjaan pengawasan ini dipimpin oleh seorang Chief Inspector, yang mempunyai
tugas sebagai berikut :
a. Bertanggung jawab teknis dan administrasi pada pekerjaan yang dilaksanakan
b. Mengkoordinir seluruh tim pangawas.
c. Bertanggung jawab pembuatan laporan dan penyiapan data yang diperoleh dilapangan.
d. Memberikan saran, pertimbangan dan perbaikan terhadap pelaksanaan pekerjaan sesuai
dengan kontrak, RKS dan kondisi lapangan.
e. Melakukan koordinasi dengan direksi dan instansi yang terkait.
f. Memimpin rapat mingguan, bulanan untuk mengevaluasi kerja kontraktor dan rencana kerja
selanjutnya
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

1.1. KESIMPULAN
Setelah melakukan konsultasi dan menelaah kondisi awal dengan pihak proyek dapat disimpulkan
sebagai berikut :

1.1.1. Pihak Kontraktor telah membuat rencana kerja.


1.1.2. Mutual check berupa stake out (survey) lapangan telah dilaksanakan bersama-sama dengan
kontraktor dan direksi.
1.1.3. Masa pelaksanaan pekerjaan 120 Hari Kalender.

1.2. SARAN – SARAN

Dalam pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan disarankan kepada Kontraktor Pelaksana sebagai
berikut :

1.2.1. Melaksanakan pekerjaan tetap berpedoman pada pasal-pasal yang telah disepakati sebagai
mana pada Surat Perjanjian Kontrak Pekerjaan, beserta RKS, Gambar, dan Spesifikasi.
1.2.2. Selalu meninjau aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan rencana kerja kontraktor.
1.2.3. Bila terjadi adanya perbedaan quantity yang tertuang dalam kontrak, maka perlu
dilaksanakan survey lanjutan dan dituangkan dalam lembar addendum (Contract Change
Order).

Lamipran :
1. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Pengawasan
2. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan Fisik
SCHEDULE PELAKSANAAN PEKERJAAN PENGAWASAN

Program : Pengelolaan Pendidikan


Pekerjaan : Pembangunan Ruang Toilet (Jamban) (DAU) SMAN 1 Kepulauan Karimata
Lokasi : SMKN 1 Teluk Batang Kabupaten Kayong Utara
T.A : 2024
WAKTU PELAKSANAAN 120 Hari Kalender
NO KEGIATAN BULAN KE 1 BULAN KE 2
1 2 3 4 5 6

1 SURVEY DAN PENDATAAN

2 EVALUASI DAN REVISI

3 PENYIAPAN GAMBAR DAN RAB

4 PENGAWASAN DAN PEMANTAUAN

5 PROGRES FISIK

6 RAPAT KOORDINASI

7 PEMERIKSAAN KUALITAS DAN KUANTITAS


8 LAPORAN AKHIR

9 LAPORAN MINGGUAN

10 LAPORAN BULANAN

11 LAPORAN AKHIR

Anda mungkin juga menyukai