0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan4 halaman

Tugas 3 Ekma4434 M Risal

TUGAS EKMA4434 UT

Diunggah oleh

Muhammad Rizal
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan4 halaman

Tugas 3 Ekma4434 M Risal

TUGAS EKMA4434 UT

Diunggah oleh

Muhammad Rizal
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

JAWABAN TUGAS TUTORIAL SESI 3

EKMA4434 / SISTEM INFOMASI MANAJEMEN / 3 SKS


PROGRAM STUDI MANAJEMEN
PERIODE 2024.1
Nama : Muhammad Risal
NIM : 050274287

Pengelompokan model e-business terbagi 2, yaitu model bisnis berdasar kegiatan


elektroniknya, serta model bisnis berdasarkan siapa yang berpantisipasi dalam transaksi.
Untuk model bisnis berdasarkan siapa yang berpartisipasi, terbagi 2 (dua), yaitu
Business to Consumen (B2C), dan Business to Business (B2B).

Salah satu contoh aktifitas B2C adalah perusahaan Grab, sebangai penyedia jasa
layanan transportasi online, beserta pengembangan pasar layanan yang terkait
transportasi. Jasa-jasa Grab di antaranya adalah transportasi roda 2 (GrabBike),
transportasi roda 4 (GrabCar), transportasi taxi (GrabTaxi), pemesanan antar makanan
(GrabFood), pemsanan kurir (GrabExpress). Bagi yang membutuhkan pengantaran
makanan, bekanjaan, jasa penitipan, dapat menghubungi Grab. Grab juga sudah masuk
di Financial Technology melalui GrabPay. Grab yang dimulai di Malaysia dengan
laman My Teksi di tahun 2012, dan GrabTaxi di negara lain, telah mencatat kemajuan
pesat. Bisnis ini telah meluas ke berbagai negara, dengan portofolio usaha yang semakin
beragam.

Disamping itu Grab juga menyediakan jasa kemitraan, untuk yang mau bermitra dengan
grab dalam jasa layanannya. Adanya kemitraan ini membuat cakupan layanan grab
semakin mendekatkan grab dengan pelanggannya, sebagaimana B2C. Tentu kemitraan
ini dilandasi oleh prinsip bisnis yang saling menguntungkan.

(Sumber: [Link]
lahir-hingga-jadi-decac)

Dalam kaitan dengan jenis B2C, jawabah oertanyaan berikut ini:

Sebutkan dan jelaskan 2 model untuk B2C.


Jawaban :
Jelaskan 2 Model untuk B2C
Pengertian dari B2C
Sebelum menjelaskan mengenai 2 Model untuk B2C, Mari sedikit saya jabarkan apa itu B2C
jadi , B2C aadalah model retail yang menjual produk langsung dari bisnis ke end user, seperti
toko ritel, restoran, dan praktik dokter. Perusahaan maupun layanan tersebut menjual jasa atau
produknya langsung kepada konsumen bukan kepada bisnis lainnya.
Perusahaan yang menerapkan model tersebut biasanya hanya akan menjual produk atau jasa
yang merupakan kebutuhan pribadi konsumen. Misalnya, kebutuhan primer, jasa yang
sifatnya kebutuhan perorangan, dan lain-lain. B2C sudah lama berkembang dan sangat mudah
ditemui di berbagai pusat perbelanjaan, restoran, bahkan pasar tradisional. Pada era modern,
seperti sekarang, model bisnis ini juga berlaku pada sistem penjualan online dan banyak
ditemui di berbagai marketplace digital, seperti Tokopedia dan Shopee.
Lalu, kita juga bisa menemukan contoh B2C pada bisnis berskala besar maupun kecil. Bisnis
ini juga dapat ditemui pada toko online untuk menjangkau konsumen secara langsung.
Model-Model B2C
B2C adalah model bisnis yang besar dan kompleks, mari kita lihat beberapa jenis yang
populer dan umum:
1. Model B2C Berbasis Produk
Dalam model B2C berbasis produk, bisnis menjual produk ke konsumen. Bisnis dapat
bertindak sebagai pemasok dan menjual produk yang disesuaikan kepada individu baik
melalui toko fisik atau online mereka sendiri.
Contoh perusahaan B2C berbasis produk adalah merek sepatu yang menjual sepatunya kepada
pelanggannya melalui etalase fisiknya. Adidas adalah contoh yang bagus dari perusahaan
sepatu B2C yang memproduksi dan menjual sepatu bermereknya kepada konsumen dan
individu melalui toko online dan fisiknya yang tersebar di seluruh dunia serta di situs e-
commerce.
Pada intinya, model B2C bersifat fisik, karenanya memerlukan investasi awal yang jauh lebih
tinggi dibandingkan dengan jenis B2C lainnya.
2. Model B2C Berbasis Layanan
Perusahaan dengan model B2C berbasis layanan berfungsi persis seperti namanya yaitu
membantu memberikan layanan kepada konsumennya. Perusahaan B2C berbasis layanan
memperoleh pendapatan dengan biaya layanan yang mereka terapkan.
Contoh B2C berbasis layanan adalah bisnis pengantaran orang maupun barang. Perusahaan
B2C berbasis layanan banyak dan besar karena memerlukan investasi awal yang lebih rendah
dan lebih mudah untuk ditingkatkan. Selain itu, perusahaan B2C berbasis layanan lebih
mudah diatur dan dijalankan dibandingkan dengan bisnis B2C berbasis produk.
Perusahaan B2C berbasis layanan mungkin memiliki kehadiran online atau fisik atau
keduanya, tetapi semuanya bermuara pada layanan yang disediakan perusahaan.
3. Model B2C Berbasis Perangkat Lunak
Perusahaan B2C berbasis perangkat lunak dapat ditempatkan di bawah model B2C berbasis
"produk" atau "layanan". Model B2C berbasis perangkat lunak dapat dibagi menjadi:
A. Model B2C berbasis perangkat lunak “berfokus pada produk”. Adobe dan Microsoft
adalah contoh bagus dari perusahaan B2C berbasis perangkat lunak yang "berfokus pada
produk". Mereka menyediakan produk perangkat lunak untuk mengedit dan membuat media
dan dokumen masing-masing kepada konsumen.
B. Model B2C berbasis perangkat lunak “berfokus pada layanan”.
Netflix dan Spotify adalah contoh bagus dari perusahaan B2C berbasis perangkat lunak yang
"berfokus pada layanan". Keduanya membantu menyediakan layanan video dan musik kepada
konsumen melalui penggunaan perangkat [Link] ini biasanya berbasis keanggotaan
atau langganan. Layanan dapat dengan mudah digunakan sesuai kebutuhan, menjadikannya
sebagian besar dapat diskalakan dibandingkan dengan produk perangkat [Link]
kedua ini adalah beberapa jenis utama model B2C di masa kini, masih ada satu bidang lain
yang dapat dikategorikan secara terpisah yaitu model B2C online.
4. Model B2C Online
A. Model B2C Berbasis Periklanan
Model B2C berbasis iklan adalah dimana situs online menggunakan konten untuk
mendatangkan pengunjung; bisa berupa website, blog atau forum untuk mendapatkan
penghasilan dengan menampilkan iklan di situs.
Situs volume tinggi seperti publikasi berita dan situs web teknologi seperti [Link]
dan [Link] adalah contoh bagus dari perusahaan B2C berbasis periklanan.
B. Model B2C Berbasis Komunitas
Platform media sosial adalah contoh bagus bisnis B2C online yang mengikuti model berbasis
komunitas. Contoh B2C berbasis komunitas adalah Facebook dimana media sosial tersebut
membantu menghubungkan dan membangun komunitas online di antara para penggunanya
yang kemudian memanfaatkan untuk mempromosikan produk mereka untuk mendapatkan
uang melalui platform.

Anda mungkin juga menyukai