0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan7 halaman

Metodologi Penelitian Tindakan Kelas IPS

rabu

Diunggah oleh

maulana2003
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
15 tayangan7 halaman

Metodologi Penelitian Tindakan Kelas IPS

rabu

Diunggah oleh

maulana2003
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN
A. Setting Penelitian
1. Lokasi Penelitian
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMP Negeri I Paguat,
dengan subjek penelitian adalah kelas VII yang berjumlah 21 siswa terdiri
dari …. siswa laki-laki dan …. siswa perempuan. Penetapan kelas VII
sebagai subjek penelitian berdasarkan observasi awal hasil belajar dari
sebagian besar jumlah siswa kelas VIII berada dibawah standar ketuntasan
belajar menurut Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sekolah.
2. Waktu Penelitian
Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan dari
bulan …….. s.d ………… pada tahun pelakajaran ….. /…… (Secara
terperinci dapat dilihat pada lampiran 2 tentang Jurnal Kegiatan Penelitian)
B. Subyek Penelitian
Subyek pelaksanaan perbaikan pembelajaran melalui penelitian
tindakan kelas ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Sungai Malang
4 UPT Disdikpora Kecamatan Amutai Utara Kabupaten Hulu Sungau Utara
pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam pada tahun pembelajaran ..../.....
dengan jumlah siswa sebanyak 26 siswa terdiri dari ….. siswa laki-laki dan
…. siswa perempuan
C. Data dan Sumber Data
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data
sekunder. Sumber data primer adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri
Sungai Malang 4 Kecamatan Amutai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara
Tahun Pelajaran …/….. Adapun sumber data sekunder berasal dari sumber
data yang berasal dan pihak yang masih ada kaitannya dengan siswa,
akan tetapi tidak secara langsung mengetahui keberadaan siswa atau
berhubungan langsung dengan siswa, misalnya obsever dan kepala sekolah.
Dalam penelitian ini, data primer yang digunakan adalah nilai hasil belajar.
Ada tiga macam nilai yang diambil dari subjek penelitian yaitu kondisi awal,
pretes dan nilai akhir siklus. Dari data-data tersebut akan dipergunakan untuk
menentukan terjadinya peningkatan hasil belajar adalah nilai kondisi awal dan
nilai akhir siklus. Dalam pelaksanaan perbaikan pembelajaran melalui
pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus,
sehingga terdapat dua nilai akhir siklus, yaitu nilai akhir siklus pertama, dan
nilai akhir siklus kedua. Nilai siklus pertama diperoleh melalui tes akhir pada
siklus I, dan nilai siklus kedua diperoleh dari tes akhir pada siklus II
D. Variabel Penelitian
Variabel penelitian yang menjadi sasaran sasaran tindakan untuk
menindaklanjuti permasalahan dalam penilitian ini adalah sebagai berikut:
1. Variabel input; menyangkut karakteristik siswa kelas VII yang menjadi
subjek penelitian, guru pelaksana tindakan, bahan pelajaran yang diajarkan,
sumber belajar yang digunakan, prosedur evaluasi, lingkungan
pembelajaran, dan alat-alat pendukung lainnya.
2. Variabel proses; menyangkut pelaksanaan tindakan kelas yang telah
direncanakan, dalam hal ini ketrampilan bertanya guru, gaya bertanya siswa,
serta penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snow Balling (bola
salju) yang dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar sehingga hasil
belajar siswa kelas VIII meningkat.
3. Variabel output; berupa meningkatnya hasil belajar siswa kelas VII yang
memperoleh nilai 80 pada mata pelajaran IPS meningkat dari 40% menjadi
minimal 80%.
E. Prosedur Penelitian
1. Persiapan
Pada tahap ini hal-hal yang dilaksanakan peneliti adalah sebagai
berikut:
a. Meminta izin kepala sekolah untuk memperoleh persetujuan
pelaksanaan penelitian.
b. Menghubungi serta meminta kesediaan guru IPS sebagai partisipan,
membantu peneliti memantau jalannya kegiatan belajar mengajar serta
memberikan input yang diperlukan.
c. Menyusun rencana penelitian secara menyeluruh yang meliputi siklus
tindakannya.
d. Menyiapkan perangkat pembelajaran antara lain: RPP Buku sumber/
referensi LKS
e. Membuat lembar observasi dan tes hasil belajar serta mendiskusikan
kriteria acuan dalam lembar observasi dan tes hasil belajar.
f. Menetapkan/ menyusun teknik penilaian.
g. Selain tahapan persiapan di atas, selanjutnya yang harus dipersiapkan
adalah sebagai berikut:
1) Membuat kelompok kooperatif yaitu membuat kelompok-kelompok
kecil yang heterogen.
2) Mengatur kelas, yaitu menyiapkan kelas dalam kelompoknya,
sehingga pada saat pembelajaran berlangsung setiap kelompok sudah
memilih identitas kelompok.
3) Menyiapkan siswa belajar dalam model kooperatif dengan tipe Snow
Balling (Bola salju) yaitu guru menjelaskan prosedur belajar
kooperatif dan menjelaskan cara-cara belajar dengan model
dimaksud diatas yakni model kooperatif tipe Snow Balling (bola
salju).
2. Tahap Pelaksanaan Tindakan
Adapun tahap pelaksanaan tindakan dalam penelitian ini adalah:
a. Siswa bekerja sama dalam kelompok berdua seperti biasa.
b. Setelah selesai, dua orang dari masing-masing kelompok
digabungkan lagi dengan kelompok yang lain, sehingga menjadi
empat orang dalam kelompok
c. Kelompok bertugas sebagaimana tugas dan hasil dari kelompok awal
dan membandingkan dengan hasil kelompok yang lain
d. Demikian seterusnya hingga titik jenuh dalam pengelompokkan
dicapai
e. Terakhir hasil dibandingkan dan dicocokan dengan membahas hasil
kerja yang ada
f. Guru melakukan kesimpulan dengan klarifikasi permasalahan dalam
pembelajaran
g. Satu orang tampil dalam menyampaikan kesimpulan yang dilakukan
oleh kelompok
3. Pemantauan dan Evaluasi
Pemantauan berlangsung pada setiap siklus yang dilaksanakan,
sedangkan evaluasi dilakukan setelah pelaksanaan setiap siklus dan
hasilnya akan dianalisis dan direfleksi. Adapun yang menjadi pedoman
dalam melaksanakan pemantauan dan evaluasi adalah sebagai berikut:
a. Semua aspek yang menjadi indikator dari pembelajaran model
kooperatif tipe Snow Balling(bola salju)
b. Proses pembelajaran yang menggunakan model kooperatif tipe tipe
Snow Balling (bola salju)
c. Alat pengumpul data, yaitu: lembar observasi tentang kegiatan
pembelajaran dengan menggunakan model kooperatif tipe Snow Balling
(bola salju)
4. Tahap Analisis dan Refleksi
Pada tahap ini semua data yang diperoleh dari hasil observasi yang
bertujuan untuk merekam segala aktivitas siswa dan kinerja guru selama
tindakan pembelajaran kooperatif tipe tipe Snow Balling (bola salju) pada
mata pelajaran IPS berlangsung dievaluasi dan dianalisis secara kuantitatif
yang hasilnya digunakan untuk merefleksi seluruh proses kegiatan. Dari
hasil ini akan diketahui pencapaian hasil setiap siklus baik kelemahan
maupun kelebihan dari setiap komponen yang digunakan dalam
pembelajaran, kemudian akan ditindaklanjuti dengan kegiatan selanjutnya.
F. Teknik dan Alat Pengumpulan Data
1. Teknik Pengumpulan Data
Teknik yang digunakan penulis dalam penelitian tindakan kelas
ini adalah sebagai berikut.
a. Observasi, teknik observasi dilakukan terhadap guru dan siswa
selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Observasi ini dilakukan
oleh rekan sejawat peneliti dengan menggunakan lembar observasi
sebagai pedoman, dan dilakukan secara terus menerus dalam setiap
siklus.
b. Penilaian atau tes, merupakan teknik penilaian bertujuan untuk
mengetahui sejauh mana perkembangan dan kemajuan proses dari
hasil belajar siswa serta mengumpulkan data dan informasi dalam
rangka usaha perbaikan kegiatan pembelajaran. Data hasil
penilaian dapat pula digunakan untuk mengetahui keefektifan
pendekatan yang digunakan.
c. Dokumentasi, teknik dokumentasi merupakan kegiatan perekaman
bukti dari segala tindakan yang dilaksanakan selama kegiatan
penelitian berlangsung. Kegiatan yang didokumentasikan antara
lain kegiatan yang dilakukan oleh peneliti maupun kegiatan yang
dilakukan oleh siswa serta kegiatan lain yang mendukung
berlangsungnya penelitian seperti wawancara dengan siswa, dan
diskusi dengan observer. Semua kegiatan tersebut direkam melalui
kamera foto yang dilakukan oleh teman sejawat peneliti.
2. Alat Pengumpulan Data
a. Lembar observasi, lembaran ini terdiri atas dua jenis yaitu lembar
observasi untuk guru dan lembar observasi untuk siswa. Penelitian
menggunakan lembar observasi untuk memberikan gambaran
mengenai sikap siswa dalam belajar, sikap guru dalam
memberikan pelajaran, serta interaksi siswa dengan guru juga
siswa dengan siswa selama proses pembelajaran berlangsung.
Selain itu lembar observasi ini bertujuan untuk mengetahui
kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki atau kelebihan-
kelebihan yang harus dipertahankan dan ditingkatkan pada
pembelajaran berikutnya.
b. Lembar penilaian proses, lembaran ini digunakan untuk mengukur
kemampuan hasil belajar siswa pada saat proses pembelajaran
berlangsung. Hasil dari penilaian proses ini digunakan sebagai
bahan pertimbangan pada tindakan dalam merancang dan
melaksanakan tindakan selanjutnya, dan juga untuk menentukan
berhasil tidaknya tindakan pembelajaran yang telah dilakukan.
G. Teknik Analisis Data
Data yang dikumpulkan dari hasil belajar siswa berdasarkan hasil
observasi berupa angka atau data kuantitatif, untuk mengetahui apakah ada
peningkatan hasil belajar siswa seperti yang diharapkan dilakukan dengan cara
menghitung persentase kemudian dideskripsikan. Perolehan nilai setiap siswa
melalui tes hasil belajar secara tertulis diolah dengan rumus:
1. Ketuntasan Belajar

b
a= x 100 %
c
Keterangan :
a = % nilai 80 ke atas
b = Jumlah siswa tuntas belajar
c = jumlah seluruh siswa

2. Nilai Rata-rata

X=
∑Y
n
Keterangan :
X = Nilai Rata-rata kelas
∑Y= Jumlah nilai seluruh siswa
N = jumlah siswa

3. Daya Serap
ns
ds=
s .ni
Keterangan:
DS = Daya Serap
NS = Jumlah nilai seluruh siswa
S = Jumlah siswa
NI = Jumlah skor ideal
H. Indikator Kinerja
Kegiatan dalam penelitian tindakan kelas ini dikatakan berhasil
berdasarkan indikator kinerja apabila siswa kelas VII SMP Negeri I Paguat
yang memperoleh nilai di atas 80 pada mata pelajaran IPS Ekonomi meningkat
dari 40% menjadi minimal 80%. Penggunaan model pembelajaran snowballing
(bola salju) Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Berdasarkan Capaian (Siklus I
dan II)

Anda mungkin juga menyukai