ALUR DAN TUJUAN PEMBELAJARAN
A. IDENTITAS
Satuan Pendidikan : SMK N 1 SOSA
Mata Pelajaran : Agribisnis Tanaman Perkebunan
Fase : F
Tahun Pelajaran : 2024/2025
Kelas : XI
Penyusun : Lannidar Sahroni Hsb, SP. MPd
B. CAPAIANPEMBELAJARAN FASE F
Pada akhir fase F, peserta didik akan memiliki kompetensi (hard skills dan soft skills) Agribisnis Tanaman Perkebunan yang meliputi penyiapan lahan, penyiapan
bibit, penanaman bahan tanam, pemeliharan tanaman, pemanenan dan penanganan pasca panen, pengelolaan kesuburan tanah, pengelolaan limbah hasil perkebunan
dan pemasaran.
C. CAPAIAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN ELEMEN
Elemen Capaian Pembelajaran
Penyiapan lahan Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penyiapan lahan tanaman perkebunan meliputi penentuan komoditas
tanaman yang sesuai dengan potensi daerah, pengolahan tanah, penentuan titik tanam, pembuatan lubang tanam, dan
pemupukan dasar menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Penyiapan bibit Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penyiapan bibit tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal
meliputi penyiapan lokasi, sarana dan prasarana pembibitan, perbanyakan tanaman perkebunan secara vegetatif (stek, cangkok,
okulasi, menyambung, dan/atau kultur jaringan (in vitro)) serta secara generatif menggunakan metode konvensional dan/atau
alat modern.
Penanaman bahan tanam Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan penanaman bahan tanam tanaman perkebunan dan/atau tanaman penaung
meliputi persiapan, pelaksanaan penanaman dan penyulaman sesuai karakteristik komoditas menggunakan metode
konvensional dan/atau alat modern.
Pengairan Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengairan meliputi berbagai sistem/teknik pengairan untuk pengembangan
tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pemupukan Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemupukan meliputi penggunaan pupuk organik dan/atau anorganik
diterapkan pada tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal dengan berbagai metode pemupukan (disebar,
ditempatkan, disemprotkan melalui daun, dikocor dan/atau melalui irigasi) menggunakan metode konvensional dan/atau alat
modern.
Pengendalian organisme Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) meliputi hama
pengganggu tanaman (OPT) dan/atau penyebab penyakit tanaman dan/atau gulma dengan berbagai metode (fisik, mekanis, kimia, biologi, kultur teknis
dan/atau pengendalian terpadu) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pemangkasan tanaman Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemangkasan tanaman meliputi berbagai teknik pemangkasan (bentuk,
pemeliharaan, produksi dan/atau peremajaan) untuk mengoptimalkan hasil baik secara kuantitatif maupun kualitatif sesuai
komoditas tanaman menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pemanenan dan penanganan Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemanenan tanaman perkebunan meliputi meliputi persiapan panen, teknik
pasca panen panen, dan pencatatan hasil panen serta penanganan pascapanen tanaman perkebunan untuk kebutuhan industri dan/atau
kebutuhan sendiri menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pengelolaan kesuburan tanah Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengelolaan kesuburan tanah meliputi berbagai teknik konservasi tanah
(fisik, kimia dan/atau biologi) sesuai dengan kondisi topografi menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pengelolaan limbah hasil Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pengelolaan limbah hasil perkebunan meliputi pembuatan pupuk hijau
perkebunan dan/atau pembuatan kompos dengan berbagai metode menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pemasaran Pada akhir fase F, peserta didik mampu melakukan pemasaran hasil tanaman perkebunan meliputi analisis peluang pasar, teknik
pemasaran, dan pengadministrasian hasil pemasaran menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
D. TUJUAN PEMBELAJARAN
Elemen Tujuan Pembelajaran
Penyiapan lahan Peserta didik mampu melakukan penyiapan lahan tanaman perkebunan meliputi penentuan komoditas tanaman yang sesuai
dengan potensi daerah, pengolahan tanah, penentuan titik tanam, pembuatan lubang tanam, dan pemupukan dasar menggunakan
metode konvensional dan/atau alat modern.
Penyiapan bibit Peserta didik mampu melakukan penyiapan bibit tanaman perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal meliputi penyiapan
lokasi, sarana dan prasarana pembibitan, perbanyakan tanaman perkebunan secara vegetatif (stek, cangkok, okulasi,
menyambung, dan/atau kultur jaringan (in vitro)) serta secara generatif menggunakan metode konvensional dan/atau alat
modern.
Penanaman bahan tanam Peserta didik mampu melakukan penanaman bahan tanam tanaman perkebunan dan/atau tanaman penaung meliputi persiapan,
pelaksanaan penanaman dan penyulaman sesuai karakteristik komoditas menggunakan metode konvensional dan/atau alat
modern.
Pengairan Peserta didik mampu melakukan pengairan meliputi berbagai sistem/teknik pengairan untuk pengembangan tanaman
perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pemupukan Peserta didik mampu melakukan pemupukan meliputi penggunaan pupuk organik dan/atau anorganik diterapkan pada tanaman
perkebunan tahunan/semusim dan/atau herbal dengan berbagai metode pemupukan (disebar, ditempatkan, disemprotkan
melalui daun, dikocor dan/atau melalui irigasi) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pengendalian organisme Peserta didik mampu melakukan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) meliputi hama dan/atau penyebab
pengganggu tanaman (OPT) penyakit tanaman dan/atau gulma dengan berbagai metode (fisik, mekanis, kimia, biologi, kultur teknis dan/atau pengendalian
terpadu) menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pemangkasan tanaman Peserta didik mampu melakukan pemangkasan tanaman meliputi berbagai teknik pemangkasan (bentuk, pemeliharaan,
produksi dan/atau peremajaan) untuk mengoptimalkan hasil baik secara kuantitatif maupun kualitatif sesuai komoditas tanaman
menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pemanenan dan penanganan Peserta didik mampu melakukan pemanenan tanaman perkebunan meliputi meliputi persiapan panen, teknik panen, dan
pasca panen pencatatan hasil panen serta penanganan pascapanen tanaman perkebunan untuk kebutuhan industri dan/atau kebutuhan sendiri
menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pengelolaan kesuburan tanah Peserta didik mampu melakukan pengelolaan kesuburan tanah meliputi berbagai teknik konservasi tanah (fisik, kimia dan/atau
biologi) sesuai dengan kondisi topografi menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pengelolaan limbah hasil Peserta didik mampu melakukan pengelolaan limbah hasil perkebunan meliputi pembuatan pupuk hijau dan/atau pembuatan
perkebunan kompos dengan berbagai metode menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
Pemasaran Peserta didik mampu melakukan pemasaran hasil tanaman perkebunan meliputi analisis peluang pasar, teknik pemasaran, dan
pengadministrasian hasil pemasaran menggunakan metode konvensional dan/atau alat modern.
E. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN
TUJUAN Indikator Ketercapaian
ELEMEN MATERI Dimensi P3 MODUL JP
PEMBELAJARAN (TP) (IKTP)
1. Penyiapan lahan Siswa dapat Penyiapan lahan Mandiri 8 JP
Memahami dan Kreatif
memahami dan
melakukan penyiapan Bernalarkritis
melakukan penyiapan
lahan
lahan
2. Penyiapan bibit Siswa dapat Penyiapan bibit Mandiri 8 JP
Memahami dan Kreatif
memahami dan
melakukan penyiapan Bernalarkritis
melakukan penyiapan
bibit
bibit
3. Penanaman bahan Siswa dapat Penanaman bahan Mandiri 8 JP
Memahami dan Kreatif
tanam memahami dan tanam
melakukan Bernalarkritis
melakukan
penanaman bahan
penanaman bahan
tanam
tanam
4. Pengairan Memahami dan Siswa dapat Pengairan Mandiri 8 JP
Kreatif
memahami dan Bernalarkritis
melakukan teknik
melakukan teknik
pengairan
pengairan
5. Pemupukan Siswa dapat Pemupukan Mandiri 8 JP
Memahami dan Kreatif
memahami dan
melakukan Bernalarkritis
melakukan
pemupukan
pemupukan
6. Pengendalian Memahami dan Siswa dapat Pengendalian Mandiri 8 JP
Kreatif
organisme melakukan memahami dan organisme
Bernalarkritis
pengganggu Pengendalian melakukan pengganggu tanaman
tanaman (OPT) organisme Pengendalian (OPT)
pengganggu tanaman organisme
pengganggu tanaman
7. Pemangkasan Memahami dan Siswa dapat Pemangkasan Mandiri 8 JP
Kreatif
tanaman melakukan memahami dan tanaman
Bernalarkritis
pemangkasan melakukan
tanaman pemangkasan
tanaman
8. Pemanenan dan Memahami serta Siswa dapat Pemanenan dan Mandiri 8 JP
Kreatif
penanganan pasca melakukan memahami serta penanganan pasca
Bernalarkritis
panen Pemanenan dan melakukan panen
penanganan pasca Pemanenan dan
panen penanganan pasca
panen
9. Pengelolaan Memahami dan dapat Siswa dapat Pengelolaan Mandiri 8 JP
Kreatif
kesuburan tanah melakukan memahami dan dapat kesuburan tanah
Bernalarkritis
Pengelolaan melakukan
kesuburan tanah Pengelolaan
kesuburan tanah
10. Pengelolaan Memahami dan dapat Siswa dapat Pengelolaan limbah Mandiri 8 JP
Kreatif
limbah hasil melakukan memahami dan dapat hasil perkebunan
Bernalarkritis
perkebunan Pengelolaan limbah melakukan
hasil perkebunan Pengelolaan limbah
hasil perkebunan
11. Pemasaran Memahami dan dapat Siswa dapat Pemasaran Mandiri 8 JP
melakukan Pemasaran memahami dan dapat Kreatif
Bernalarkritis
melakukan Pemasaran
SOSA, 18 JULI 2024/.2025
Mengetahui G uru mapel
Kepala SMK N.1 SOSA
Drs. H. Marmin, MM. Pd Lannidar Sahroni Hsb, SP. MPd
NIP 196505101995121001 NIP. 198119102014122002