0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan3 halaman

Proyek SCADA untuk Kontrol Konveyor

Diunggah oleh

anonym
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
38 tayangan3 halaman

Proyek SCADA untuk Kontrol Konveyor

Diunggah oleh

anonym
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Project SCADA dengan Protokol C-Commands

Tipe PLC : CJ1M (jenis CPU sesuaikan dengan modul yang ada)

Network Type : SYSMAC - WAY

Pengalamatan :

Input Address Output Address

Mode slow W0.00 Konveyor utama 1a Q1.00


Mode standard W0.01 Konveyor utama 2a Q1.01
Mode express W0.02 Konveyor utama 3a Q1.02
Start HMI W0.03 Konveyor akhir 1b Q1.03
Stop HMI W0.04 Konveyor akhir 2b Q1.04
Proximity HMI 1a W0.05 Konveyor akhir 3b Q1.05
Proximity HMI 2a W0.06
Proximity HMI 3a W0.07
Proximity 1a i0.01
Proximity 2a i0.02
Proximity 3a i0.03

Contoh Minimal Tampilan Interface Visual Basic

Gambar 1. Sistem Konveyor


Soal :

Terdapat 3 baris konveyor yang memiliki proses kerja sebagai berikut :

 Pada tahap awal operator akan diminta untuk memilih mode, jika mode belum
dipilih maka tombol start tidak dapat ditekan.

 Ada tiga tombol mode pada HMI yaitu mode slow, mode standard dan mode
express, mode standard memiliki urutan sebagai berikut ini :

1. Jika start ditekan oleh operator maka ketiga konveyor utama aktif.

2. Untuk konveyor utama 1a, konveyor akan berhenti setelah 9 botol skala kecil
melalui proximity 1a. Proximity dapat disimulasikan dengan toggle switch yang
ada pada modul atau tombol proximity hmi 1a.

3. Untuk konveyor utama 2a, konveyor akan berhenti setelah 6 botol skala
sedang melalui proximity 2a. Proximity dapat disimulasikan dengan toggle
switch yang ada pada modul atau tombol proximity hmi 2a.

4. Untuk konveyor utama 3a, konveyor akan berhenti setelah 3 botol skala
besar melalui proximity 3a. Proximity dapat disimulasikan dengan toggle switch
yang ada pada modul atau tombol proximity hmi 3a.

5. Setelah 9 botol skala kecil berlalu maka konveyor akhir 1b berjalan selama 6
detik.

6. Setelah 6 botol skala sedang berlalu maka konveyor akhir 2b berjalan selama
8 detik.

7. Setelah 3 botol skala besar berlalu maka konveyor akhir 3b berjalan selama 10
detik.

 Perbedaan mode slow, mode standard dan mode express adalah pada
kapasitas botol dan timer konveyor akhir. Kapasitas botol mode express adalah
dua kali lipat mode standard. Sedangkan timer konveyor akhir untuk mode
express adalah dua kali lebih cepat dari mode standard. Mode slow memiliki
kapasitas botol tiga kali lipat lebih kecil dari mode express. Timer konveyor
akhir mode slow adalah satu setengah kali lebih lambat dari mode standard.
 Selama proses berlangsung operator tidak dapat merubah mode.
 Perubahan mode dapat dilakukan ketika operator menekan tombol stop, jika
tombol stop ditekan semua proses berhenti dan kembali ke posisi awal (reset).
 Perubahan mode juga dapat dilakukan ketika tiga konveyor akhir telah selesai
berjalan.

Anda mungkin juga menyukai