BAB IV
PEMBAHASAN PRAKTIK
2.2 Alat dan Bahan
1. Personal Komputer (PC)
a. Input.
Fungsi pertama adalah input, yaitu menerima data atau informasi dari
sumber luar
b. Processing.
Fungsi utama dari komputer adalah melakukan pemrosesan. Yang diproses
adalah berbagai macam data dan informasi yang diberikan oleh perangkat
input. Kemudian data yang tersimpan dalam memori internal akan diproses
untuk menghasilkan informasi baru yang nantinya akan dikirim ke perangkat
output.
c. Output.
Setelah diproses, informasi yang dihasilkan akan menjalankan fungsi
output.
d. Storage.
Fungsi komputer yang terakhir adalah sebagai tempat untuk menyimpan
informasi. Informasi yang disimpan juga bisa dibedakan menjadi data
pengguna dan data instruksi.
Gambar x.x Personal Komputer
2. 4 Router Mikrotik
a. Konfigurasi jaringan local
b. Memberikan sistem otentikasi
c. Berperan sebagai hotspot
d. Untuk pengelolaan sistem jaringan internet
e. Pembuatan PPPoE server
Gambar x.x Router Mikrotik
3. Kabel LAN
a. Penghubung antara satu komputer dengan yang lainnya
b. Remote komputer
c. Menghubungkan komputer dengan berbagai perangkat
d. Menghubungkan komputer ke router
Gambar x.x Kabel LAN
4. Aplikasi Winbox
a. Setting mikrotik router dalam mode GUI
b. Setting bandwith atau membatasi kecepatan jaringan
c. Memblokir sebuah website/situs
d. Mempercepat pekerjaan
e. Dapat meremote mikrotik dari jarak jauh
f. Dapat mengetahui dan mengatur alamat IP dan akses ke situs tertentu
Gambar x.x Winbox
2.3 Proses Pengerjaan
1. Sambungkan semua mikrotik menjadi seperti topologi berikut:
Gambar x.x Topologi Jaringan
2. Pertama kita sambungkan pada mikrotik pertama setelah itu kita konfigurasi
mikrotik menggunakan winbox
3. Kita setting IP pada mikrotik pertama dengan masuk ke menu IP setelah itu
Address :
Gambar x.x IP address
4. Setelah itu klik icon (+) lalu tulis IP sesuai dengan topologi yang sudah di
buat di atas :
Gambar x.x Input IP sesuai dengan topologi
5. Dan hasil nya akan seperti ini jika IP berhasil ditambahkan
Gambar x.x Hasil penambahan ip
6. Setelah itu untuk melakukan routing static kita masuk ke menu IP>> routes
Gambar x.x Masuk ke menu IP>>routes
7. Lalu kita klik ikon plus (+), lalu kita tambahkan IP network yang mau di
routing dan gateway nya, sesuai dengan topologi di atas kita tambahkan
network [Link] dengan gateway [Link] :
Gambar x.x Menambahkan IP network dan gateway
8. Lalu kita tambahkan lagi untuk menambahkan network [Link], untuk
gateway tetap menggunakan [Link]
Gambar x.x Menambahkan IP network dan gateway
9. Dan hasilnya akan seperti ini setelah ditambahkan dua network tadi ke
IP>>routes
Gambar x.x Hasil menambah dua network ke IP>>routes
10. Jika pada mikrotik sudah di setting IP sekaligus routing staticnya, sekarang
kita masuk ke mikrotik 2
11. Seperti tadi kita menambahkan IP sesuai dengan topologi, untuk ether 1 kita
buat agar satu jaringan dengan mikrotik 1 tadi :
Gambar x.x Setting IP mikrotik 2
12. Setelah itu kita tambahkan lagi untuk ether 2, setting IP sesuai dengan
topologi di atas :
Gambar x.x Setting IP sesuai dengan topologi
13. Dan hasilnya setting IP akan menunjukan seperti berikut :
Gambar x.x Hasil setting IP
14. Jika IP sudah di setting seperti pada mikrotik 1 tadi kita juga konfigurasi
routing staticnya pada mikrotik 2 dengan menambah network [Link] lalu
gateway nya [Link]
Gambar x.x Konfigurasi routing static pada mikrotik 2
15. Setelah untuk routing ke mikrotik 1 kita gunakan network [Link] dengan
gateway nya [Link]
Gambar x.x Routing ke mikrotik 1
16. Dan hasil dari routing static yang kita tambahkan tadi akan seperti berikut :
Gambar x.x Hasil routing static
17. Jika pada mikrotik 2 konfigurasi sudah selesai sekarang kita masuk ke
mikrotik 3
18. Seperti pada mikrotik sebelumnya pertama kita konfigurasi IP nya
19. Pada ether 1 kita setting agar satu jaringan dengan ether 2 di mikrotik 2 sesuai
dengan topologi di atas tadi :
Gambar x.x Setting IP di mikrotik 3
20. Lalu tambahkan lagi untuk ether 2 seperti topologi di atas tadi :
Gambar x.x Setting IP sesuai topologi
21. Dan hasilnya dari konfigurasi IP tadi akan seperti berikut :
Gambar x.x Hasil konfigurasi mikrotik 3
22. Setelah pada konfigurasi IP selesai sekarang kita konfigurasi routing staticnya,
dengan hanya menambahkan network [Link]/0 dan gateway [Link]
Gambar x.x Konfigurasi routing static mikrotik 3
23. Dan nanti hasilnya akan seperti berikut :
Gambar x.x Hasil konfigurasi mikrotik 3
24. Karena konfigurasi IP dan routing pada mikrotik 3 sudah selesai sekarang kita
konfigurasi pada mikrotik 4
25. Seperti pada mikrotik yang lainnya pertama kita konfigurasi IPnya terlebih
dahulu seperti pada topologi yang dibuat tadi :
Gambar x,x Konfigurasi IP di mikrotik 4
26. Dan setelah di OK hasilnya akan seperti berikut :
Gambar x.x Hasil konfigurasi mikrotik 4
27. Setelah itu kita lakukan routing staticnya, dengan hanya menambahkan
[Link]/0 dan gateway [Link]
Gambar x.x Routing static mikrotik 4
28. Setelah itu hasil dari yang ditambahkan tadi akan seperti berikut :
Gambar x.x Hasil routing static mikrotik 4
29. Sekarang konfigurasi routing static pada 4 mikrotik telat selesai, untuk tes kita
bisa melakukan ping dari mikrotik 4 ke mikrotik 1 atau sebaliknya:
Gambar x.x Ping mikrotik 4 ke mikrotik 1
Gambar x.x Ping mikrotik 1 ke mikrotik 4
2.4 Hasil Pengerjaan
Hasilnya kita berhasil melakukan ping dari mikrotik 4 ke mikrotik 1 atau
sebaliknya, walau pun kedua mikrotik itu memiliki IP dengan jaringan berbeda dan
harus melewati beberapa nexthop tapi tetap bisa berkomunikasi.