0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan2 halaman

Parameter Farmakokinetik Obat

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
12 tayangan2 halaman

Parameter Farmakokinetik Obat

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB IV

HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil pengamatan

Nilai parameter Hasil


Co LnL = LnCo – Kt
LnL = 4.2003 – 0,050gt
= 4, 2003
Co = 66,70 ppm

K K = Cl/Vd
= 10ml /menit/300ml

T½ t½ = 6,63 / K
= 0,693 / 0,05M
= 13,86M

Vd Vd = Do/Co
= 10mg / ml / 66, 70ppm
= 10000 / 66,70ppm
= 149,92 ml

4.2 Pembahasan

Model kompartemen terbuka digunakan untuk menggambarkan distribusi

dan eliminasi obat. Model ini mengasumsikan bahwa tubuh terdiri dari satu atau

lebih kompartemen tempat obat didistribusikan dan dieliminasi. Model ini sering

digunakan dalam studi farmakokinetik dengan data urin untuk menyederhanakan

perhitungan eliminasi dan clearance obat (Shargel, 2015).

Dalam farmakokinetika, t setengah (t½) atau waktu paruh adalah waktu yang

dibutuhkan untuk konsentrasi obat dalam plasma darah menurun hingga setengah

dari konsentrasi awalnya. Waktu paruh memberikan gambaran tentang seberapa

cepat obat dihilangkan dari tubuh (Rowland, 2011).

VD, atau volume distribusi, didefinisikan sebagai volume dosis obat yang

diperlukan untuk didistribusikan secara merata ke seluruh tubuh. Sedangkan K atau


tetapan laju eliminasi adalah suatu tetapan laju eliminasi orde kesatu dengan

satuan waktu (Rowland, 2011).

Volume distribusi adalah suatu parameter farmakokinetik yang

menggambarkan luas dan intensitas distribusi obat dalam tubuh. Volume distribusi

bukan merupakan volume yang sesungguhnya dari ruang yang ditempati obat

dalam tubuh, tetapi hanya volume tubuh. Besarnya volume distribusi dapat

digunakan sebagaia gambaran, tingkat distribusi obat dalam darah (Emil, 2020).

Hubungan Farmasi Akumulasi Obat Pemberian Infus Intravena ini sangat

penting dalam farmasi untuk memastikan keamanan dan efektivitas pengobatan.

Pemberian obat melalui infus intravena merupakan salah satu metode penting

dalam farmasi yang memungkinkan obat mencapai sirkulasi darah dengan cepat

dan efektif (Emil, 2020).

Anda mungkin juga menyukai