0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan56 halaman

Pengelolaan Sampah Plastik Berkelanjutan

Diunggah oleh

inarachmah468
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan56 halaman

Pengelolaan Sampah Plastik Berkelanjutan

Diunggah oleh

inarachmah468
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL PROJEK P5

PENDAHULUAN

Ada apakah dengan sampah Plastik? Memang apa pentingnya mengelola sampah plastik?
Masih banyak di antara kita yang belum menyadari bahaya sampah plastik bagi hidup kita.
Sampah dari bahan plastik dan materi non organik lainya (bungkus mi instan, bungkus
minyak goreng, botol minyak gosok, kotak susu UHT, mika, dan styrofoam) membutuhkan
waktu sangat lama untuk terurai, namun mereka tidak dapat benar-benar habis melainkan
berubah bentuk menjadi mikroplastik. Bahan mikro partikel (serupa debu super halus) ini
tercampur di lahan dan laut. Akibatnya, tanah menjadi tidak subur dan akan mengganggu
produksi sumber makanan kita (padi, jagung, singkong, sayuran). Kita dapat mengalami
kekurangan sumber pangan. Serbuk mikroplastik yang tercampur di laut, dapat
mencelakakan dan termakan oleh biota laut. Tanpa kita sadari, ikan dan produk bahari
lainnya yang kita makan mengandung mikroplastik yang berbahaya bagi kesehatan. Di sisi
lain penumpukan sampah plastik utuh yang belum terurai baik di saluran air maupun di
lahan penampungan sampah dapat menyebabkan banjir. Sampah plastik dapat mengganggu
kelangsungan hidup kita, agar hidup dan bumi kita berlanjut maka kita harus bertindak
sekarang.
TUJUAN

Dengan mengangkat tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” dan mengacu kepada Profil
Pelajar Pancasila, Proyek ini ditujukan untuk membangun kesadaran siswa tentang
pentingnya mengelola sampah plastik dan melakukan aksi sebagai solusi terhadap
masalah sampah plastik.
TARGET PENCAPAIAN PROYEK

Melalui pengalaman pengelolaaan projek ini, selain memahami tema " GAYA HIDUP
BERKELANJUTAN " ini dan mengadopsinya dalam kehidupan sehari-hari, siswa
diharapkan telah mengembangkan tiga dimensi pengembangan profil pelajar pancasila
yaitu:

 Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia


 Bernalar kritis
 Kreatif
ALUR

1. PENGENALAN
Siswa aktif bereksplorasi dan mencari tahu tentang dampak sampah
plastik dan solusi pengelolaan sampah melalui konsep 4 R (Reduce,
Reuse, Recyle, Replace) yakni perilaku pemakaian ulang, pengurangan,
penggantian pemakaian bahan plastik dan kegiatan daur ulang
2. KONTEKSTUALISASI

siswa mengacu pada kepentingan sekolah untuk melakukan observasi


terhadap perilaku pengelolaan sampah di sekolah.

3. AKSI

Guru bersama siswa mendiskusikan bagaimana pelaksanaan aksi


pengelolaan sampah di sekolah.

4. REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT

Guru dan siswa mereviu pelaksanaan projek dan upaya tindak lanjutnya.
DIMENSI DAN ELEMEN PROFIL PELAJAR PANCASILA
DIMENSI SUB ELEMEN TARGET AKTIVITAS
PENCAPAIAN
FASE D
Beriman dan Menjaga Lingkungan Terbiasa memahami 1,2,3,4,5,6,7,8
bertaqwa kepada tindakan-tindakan
Tuhan YME dan yang ramah dan tidak
berakhlak mulia ramah serta
membiasakan diri
untuk berperilaku
ramah lingkungan
Bernalar kritis Mengidentifikasi, Mengumpulkan, 9,10,11.12
Mengklarifikasi dan mengklasifikasikan ,
mengolah informasi membandingkan dan
dan gagasan memilih informasi
dan gagasan dari
berbagai sumber.
Kreatif Menghasilkan karya Mengeksplorasi dan 13 s/d 21
dan gagasan orisinil mengekspresikan
pikiran dan atau
perasaan sesuai
dengan minat dan
kesukaanya dalam
bentuk karya dan atau
tindakan serta
mengapresiasi karya
dan tindakan yang di
hasilkan
Perkembangan Sub Elemen antar fase
Dimensi : Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang
maha Esa Sub Elemen : Menjaga Lingkungan
Belum berkembang Mulai Berkembang Berkembang Sesuai Sangat Berkembang
Harapan
Belum memahami Terbiasa memahami Terbiasa memahami Terbiasa memahami
tindakan-tindakan tindakan -tindakan tindakan-tindakan tindakan-tindakan
yang ramah dan tidak yang ramah dan tidak yang ramah dan tidak yang ramah dan tidak
ramah lingkungan ramah lingkungan ramah lingkungan ramah lingkungan
serta membiasakan tapi belum serta membiasakan untuk berperilaku
diri untuk berperilaku membiasakan diri diri untuk berperilaku ramah lingkungan
ramah lingkungan. untuk berperilaku ramah lingkungan
ramah lingkungan
Perkembangan Sub Elemen antar fase
Dimensi : Bernalar Kritis
Sub Elemen : mengidentifikasi, mengklarifikasi dan mengolah informasi dan gagasan
Belum berkembang Mulai Berkembang Berkembang sesuai Sangat Berkembang
Harapan
Belum mampu Mengumpulkan Mengumpulkan Mengumpulkan
mengumpulkan mengklasifikasikan mengklasifikasikan mengklasifikasikan
mengklasisikan membandingkan dan membandingkan dan membandingkan dan
membandingkan dan memilih informasi memilih informasi dan memilih informasi dan
memilih informasi dan gagasan dari gagasan dari berbagai gagasan dari berbagai
dan gagasan dari sumber sumber sumber secara mandiri
berbagai sumber
Perkembangan Sub- Elemen antarfase
Dimensi : Kreatif
Sub Elemen : Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinil
Belum berkembang Mulai Berkembang Berkembang sesuai Sangat Berkembang
Harapan
Belum bisa Sudah bisa Mengeksplorasi dan Mengeksplorasi dan
menghasilkan karya menghasilkan karya mengekpresikan mengekpresikan
dan mengapresiasi sesuai minat dan pikiran dan atau pikiran dan atau
karya yang dihasilkan kesukaanya tetapi perasannya sesuai perasannya sesuai
belum bisa dengan minat dan dengan minat dan
mengapresiasi karya kesukaanya dalam kesukaanya dalam
yang di hasilkan bentuk karya dan bentuk karya yang
tindakan yang bervariasi dan
dihasilkan tindakan yang
dihasilkan
TAHAPAN AKTIVITAS PROYEK

Berdasar pada dimensi dan elemen profil pelajar Pancasila dan mengangkat
tema ‘Gaya Hidup Berkelanjutan’, proyek dengan topik Sekolahku Bersih Sekolahku
Indah diharapkan dapat membuat para peserta didik lebih sadar akan pentingnya
menjaga kebersihan lingkungan dan mampu mengelola sampah dan menghasilkan
karya inovatif yang bermanfaat dan bernilai ekonomi yang berasal dari limbah sampah
yang ada disekitarnya. Proyek ini dimulai dengan tahap orientasi dengan memberikan
pemahaman dan penjelasan tentang sampah (jenis-jenis sampah, dampak buruk sampah
terhadap lingkungan, pengelolaan sampah, pemanfaatan sampah). Kemudian pada
tahap konstektualisasi, peserta didik mencoba mengamati kondisi persampahan di
lingkungan sekitar, mengidentifikasi sumber-sumber sampah, karakteristik sampah di
lingkungan sekitar, serta aktivitas yang telah dilakukan masyarakat dalam mengelola
sampah. Setelah proses pengenalan pada tahap orientasi dan kontekstualisasi
diharapkan peserta didik menyadari dampak buruk sampah dan berkomitmen untuk
berkontribusi dalam mengelola sampah pada tahapan aksi. Adapun bentuk pengelolaan
sampah pada tahap aksi adalah mengolah sampah menjadi karya inovatif yang
bermanfaat dan bernilai ekonomi. Tahap terakhir adalah tahap refleksi dan tindak
lanjut yaitu meninjau apa yang sudah baik dan yang belum baik dalam pelaksanaan
proyek.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai proyek :


1. Semua warga sekolah harus bisa berkomitmen untuk menjalankan aksi atau
solusi yang telah disepakati. Dengan begitu, peserta didik dapat melihat
secara nyata inti dari pembelajaran dan membangun kesadaran pada tiap
warga sekolah.
2. Kerja sama antara sekolah dan orang tua untuk beberapa aktivitas
tertentu, seperti: memilah sampah organik dan anorganik.
3. Dukungan dari komunitas, sekolah atau institusi lain dalam mendukung
program zero waste.
Langkah-langkah Setiap Tahapan (Aktivasi ) Proyek
Tahapan orientasi/ Perkenalan

1. Sosialisasi Proyek 2. Asesmen 3. Mengenali dan 4. Mengenali


Diagnostik menjaga alam sifat dan
lingkungan dampak
tempat tinggalnya sampah plastik
5. Memperkenalkan 6. Mengenal 7. Melakukan praktik 8. Asesm,en
konsep 4R contoh-contoh 4R formatif
dan
melakukan
praktik 4R
Tahapan Kontekstual

9. Persiapan 10. Kerja mandiri 11. Mengolah data 12. Asesmen


Observasi observasi formatif 2
simulasi penanganan
observasi sampah plastik
di sekolah
TAHAPAN AKSI

13. Memilih aksi 14. Memilih 15. Penjelasan 16. Asesment


produk karakteristik poster formatif 3
yang baik
17. Simulasi 18. Simulasi 19. Asesmen sumatif
Pameran hasil pameran hasil
proyek Proyek
TAHAPAN REFLEKSI

20. Refleksi 21. Tindak Lanjut


RELEVANSI PROYEK INI BAGI SEKOLAH DAN SEMUA GURU MATA
PELAJARAN

Sampah selalu menjadi persoalan di lingkungan Pemukiman, baik perkotaan


maupun pedesaan. Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, berencana
mengembangkan program tempat pengelolaan sampah reuse, reduce, dan recycle
(TPS3R) untuk memanfaatkan sampah menjadi barang bernilai ekonomi. "Kami
(Pemerintah Kabupaten Kediri) akan mengembangkan TPS3R. Di sisi lain saya juga
minta kesadaran masyarakat agar tidak buang sampah sembarangan," kata Bupati Kediri
Hanindhito Himawan Pramana di Kediri, [Link] Lingkungan Hidup Pemkab
Kediri juga telah mengoperasionalkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah
Sekoto di Kabupaten Kediri pada 2021. TPA ini dioperasionalkan menyusul TPA yang
lama sudah melebihi kapasitas. Dengan jumlah penduduk sekitar 1,6 juta jiwa,
Kabupaten Kediri menghasilkan sampah lebih kurang 512 ton per hari. TPA Sekoto,
Kabupaten Kediri yang baru memiliki luas mencapai 4 hektare dan daya tampung
525.000 meter kubik.
Oleh karena permasalahan sampah tersebut, SMPN 2 Ngancar merasa ikut
memiliki peran untuk memberikan edukasi kepada peserta didik dalam mengelola
sampah. Sehingga generasi masyarakat kedepan mampu berfikir dan bertindak kreatif
serta mandiri dalam mengatasi isu lingkungan terkait dengan persoalan sampah.

Cara Penggunaan Perangkat Ajar Proyek ini


Perangkat ajar (toolkit) ini dirancang sedemikian untuk memberi panduan kepada guru
SMP (Fase D) untuk mencakup kegiatan ko-kurikuler yang mengandung tema "Gaya
Hidup Berkelanjutan". Perangkat ajar ini mengandung total 20 (dua puluh aktivitas
yang berkaitan satu sama lainnya. Tim penyusun menyarankan proyek ini bisa dimulai
di akhir semester ganjil karena penelitian dan aktivitas di dalam tidak hanya untuk
pengetahuan tetapi siswa bisa menerapkan ilmu dan aktivitas gaya hidup menuju
kehijauan dan berkelanjutan. Disarankan ada jeda waktu di antara aktivitas untuk
memberikan waktu berpikir, diskusi, mempersiapkan materi dan refleksi di kalangan
guru maupun siswa. Walaupun demikian, Tim penyusun memahami bahwa setiap
sekolah memiliki syarat dan kondisi yang berbeda. Dengan demikian, kepala sekolah
dan guru memiliki hak dan kebebasan untuk menyesuaikan jumlah, waktu aktivitas dan
juga waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan perangkat ajar ini sehingga setiap
RELEVANSI
sekolah PROYEK INI
bisa memanfaatkan BAGIiniSEKOLAH
perangkat DAN SEMUA GURU MATA
secara maksimum.
Kegiata
n1
Sosialisa
si
Proyek
Aktivitas
Siswa dan orang tua mengikuti pertemuan yang diadakan oleh pihak sekolah.
Pertemuan ini bertujuan untuk menginformasikan hal-hal yang akan dilakukan selama
proyek serta support apa yang dapat dilakukan oleh orang tua terhadap siswa selama
proyek berlangsung.
Hasil yang Diharapkan
Kegiatan sosialisasi diselenggarakan dengan harapan
1. Orangtua dan siswa memahami kegiatan yang akan dilakukan selama proyek
2. Orang tua dan siswa memahami tujuan akhir proyek yang berkaitan dengan
sub elemen profil pelajar Pancasila yang dituju
3. Orangtua memahami suport apa yang bisa diberikan kepada siswa selama proyek

Kegiatan
2 Asesmen
Diagnostik
Aktivitas
Siswa mengerjakan asesmen diagnostik kognitif dan asesmen diagnostic non kognitif.
Dua asesmen itu dilakukan oleh siswa dengan cara menjawab pertanyaan dari guru
baik secara tulis maupun lisan
Langkah Kegiatan
1. Guru memberikan pertanyaan kepada siswa
2. Guru juga melakukan tanya jawab pada hal-hal yang ingin diketahui lebih
dalam lagi terkait kesejahteraan psikososial siswa
3. Siswa mengerjakan asesmen diagnostik kognitif dan non kognitif
Hasil yang Diharapkan
1. Guru dapat memetakan siswa berdasarkan kondisinya
2. Guru dapat memperbaiki rancangan proyek sesuai hasil asesmen
TAHAPAN : PERKENALAN
Siswa mengenali dan menjaga alam lingkungan tempat tinggalnya.
Kegiatan
Persiapan
Aku dan lingkungan tinggalku
1. Guru mencari tahu ragam alam lingkungan siswanya (misal: pedesaan,
Objektif
perkotaan, pegunungan, dan lain-lain)
2. Guru menyiapkan gambar yang mewakili alam tempat tinggal para
siswa dan memajangnya di kelas.
3. Siswa membawa buku gambar dan peralatannya.
Pelaksanaan
Guru mengajak siswa mengamati gambar-gambar yang terpasang di kelas.
1. Siswa diminta berdiri di dekat gambar yang merupakan lingkungan
rumahnya. Kemudian siswa diminta bercerita.
2. Siswa disuruh untuk memilih lingkungan rumah yang bersih atau
lingkungan rumah yang kotor dan menjelaskan alasannya.
3. Siswa diberi tugas untuk menggambar rumahnya dan menuliskan
hal-hal yang dilakukan untuk membuat rumah bersih dan nyaman.
Belajar Campuran/Blended Learning
1. Guru mengirimkan gambar-gambar lingkungan seperti yang terpasang di kelas
lewat WA kelas.
2. Siswa mengerjakan beberapa tugas yang diberikan oleh guru, yaitu
menggambar lingkungan rumahnya dan menuliskan hal-hal yang dilakukan
untuk membuat rumah bersih dan nyaman.
TAHAPAN : PERKENALAN
Kegiatan
Aku dan lingkungan tinggalku
Objektif
Siswa mengenali dan menjaga alam lingkungan tempat tinggalnya
Tips untuk guru
Memasuki tema gaya hidup berkelanjutan, maka perlu mulai mempraktikkan
perilaku daur ulang. Khusus kegiatan kali ini, siswa dianjurkan untuk memakai
kertas gambar untuk menggambar lingkungan tempat tinggalnya.
Tugas
Siswa diberi tugas menggambar lingkungan tempat tinggalnya masing-masing
Sumber
Buku ajar atau buku di perpustakaan yang memuat tentang alam
[Link]
berlomba- bikin-gang-cantik [Link]
sampah-di-tangsel- miris/
TAHAPAN : PERKENALAN
Kegiatan
Aku dan lingkungan tinggalku
Objektif
Siswa mengenali dan menjaga alam lingkungan tempat tinggalnya

LEMBAR KEGIATAN SISWA


Nama :
…………………………
… Kelas :
…………………………
… Tanggal :
…………………………
Yang aku lakukan untuk membuat rumahku bersih :
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………
TAHAPAN : PERKENALAN
Persiapan
Guru menyiapkan 2 bahan yang terbuat dari benda hidup dan benda mati, misalnya:
bunga plastic dan bunga segar dan wadah untuk meletakkannya. Guru menyiapkan
lembar kerja prediksi
Pelaksanaan
1. Siswa berbagi cerita tentang gambar yang dibuatnya pada pertemuan sebelumnya.
2. Siswa dengan bimbingan guru membuat kesimpulan terkait lingkungan
rumah dan aksi yang dilakukan untuk membuat lingkungan rumah bersih.
3. Guru memperkenalkan sifat benda plastik dengan menunjukkan kedua jenis
bunga plastik dan bunga segar.
4. Siswa mengamati kedua jenis benda tersebut, dan secara bergantian
diminta untuk memegang kedua benda tersebut.
5. Guru mengajak siswa berdiskusi dengan pertanyaan pemantik
sebagai berikut: Apakah bedanya kedua benda tersebut?
Apakah yang akan terjadi pada kedua benda tersebut besok? Bagaimana dengan
esoknya lagi?
6. Guru menunjukkan lembar kerja prediksi dan menjelaskan kepada siswa.
7. Siswa secara berpasangan menuangkan perkiraannya dalam kotak prediksi.
8. Pasangan kerja menceritakan hasil prediksinya.
TAHAPAN : PERKENALAN

Objektif
Sifat bahan plastik
Tips
Guru dapat menyiapkan benda lain selain bunga yang dapat mewakili sifat plastik.
Berkeliling dan melakukan fasilitasi pada saat siswa bekerja berpasangan. Menentukan
mitra berpasangan : minta siswa duduk membentuk lingkaran dan menghitung 1 dan 2
agar terkelompok 2. Atau melibatkan siswa bagaimana membentuk kelompok.
Pelaksanaan:
1. Guru memberikan lembar prediksi kepada siswa.
2. Siswa melakukan pengamatan terhadap kedua benda yaitu bunga plastik dan bunga segar.
3. Dengan bimbingan, siswa secara berpasangan menuliskan hasil
pengamatannya dalam lembar prediksi.
TAHAPAN : PERKENALAN
Kotak prediksi
Kegiatan
Objektif
Sifat bahan plastik

LEMBAR KERJA PREDIKSI


Nama :
………………………………
Kelas :
……………………………
Benda Hari ke 1 Hari ke 2 Hari ke 3
Bunga Alami

Bunga Plastik
TAHAPAN : PERKENALAN
Sifat dan dampak sampah plastik
Kegiatan
Objektif
Siswa memahami sifat dan dampak sampah plastik
Persiapan
1. Siswa diminta membawa suatu benda berupa bungkus atau
bekas kemasan makanan/snack dari plastik.
2. Siapkan kertas koran sebagai wadah untuk meletakkan benda plastik tersebut di kelas.
3. Putarlah video dan tonton terlebih dahulu sebelum memutarnya untuk siswa
agar paham isi video secara utuh.
4. Membuat lembar pencatatan isi video.
Pelaksanaan
1. Guru mengulas kegiatan lembar prediksi yang lalu. Apa temuan kita? Apa
yang akan terjadi pada bunga asli pada hari ke-3?
2. Diskusi: Jika sampah plastic tak dapat rusak/busuk apa yang terjadi? Simulasi
penumpukan plastic dengan benda yang dibawa dari rumah. Tunjukkan benda
yang kamu bawa. Masing-masing siswa meletakkan benda plastic itu di mana
saja dalam kelas. Apa yang terjadi dengan kelas kita?
3. Menonton video tentang : “Ancaman Polusi Plastik” pada link Youtube:
[Link] Sebelum memutar video, guru menjelaskan
tugas dan kegunaan lembar pencatatan isi video.
4. Siswa mengerjakan lembar kerja pencatatan video.
Tips
1. Guru memotret saat siswa meletakkan benda-benda plastik di kelas.
2. Jika terkendala jaringan, maka guru dapat mengganti kegiatan kegiatan
menonton dengan mengunduhnya di komputer/laptop.
3. Jika dirasa perlu, boleh menyetop video dan mengulangi Kembali sesuai
kondisi siswa. Lembar pencatatan ini merupakan contoh.
4. Guru dipersilakan membuat format yang sesuai untuk kelasnya.
TAHAPAN : PERKENALAN
LEMBAR PENCATATAN VIDEO
No Pertanyaan Jawaban
1 Apa saja yang termasuk sampah plastik ?
2 Apa yang terjadi dengan sampah plastik yang kita
buang ?
3 Mengapa plastik berbahaya bagi keseharian kita?

4 Apa kata-kata sulit yang kamu temui?


TAHAPAN : PERKENALAN
Sifat dan dampak sampah plastik (lanjutan)
Kegiatan
Objektif
Siswa memahami sifat dan dampak sampah plastik
Persiapan
1. Menyiapkan lembar glossary : penjelasan kata-kata sulit yang muncul pada video.
2. Memasang lembar glossary tersebut di kelas.
Pelaksanaan
1. Mengulas lembar pencatatan video yang dilakukan pada kegiatan sebelumnya:
▪ Siswa diminta bekerja secara kelompok, saling berbagi tentang isian lembar
pencatatan videonya.
▪ Saling memberi masukan dan menuliskan ide baru yang ditemukan dari apa yang
dibagikan temannya.
▪ Siswa menuliskan kesimpulan kelompok.
2. Guru mengajak tiap kelompok bergantian menceritakan hasil pembahasan di kelompoknya.
3. Siswa bekerja mandiri menyelesaikan lembar pencatatan videonya :
tugas nomor 3 menemukan kata-kata sulit.
4. Siswa menceritakan hasil pencatatan videonya dan temuan kata-kata sulitnya.
Tips
Sediakan berbagai ragam media referensi siswa untuk menemukan kata-kata sulit:
kamus, poster glossary, melakukan browsing atau wawancara
TAHAPAN : PERKENALAN
Konsep 4R sebagai solusi dampak sampah plastik
Kegiatan
Objektif
Memperkenalkan konsep 4R
Persiapan
1. Guru menyiapkan video tentang pengolahan sampah.
2. Guru menyiapkan bahan bacaan tambahan untuk kerja kelompok siswa.
3. Guru menyiapkan lembar pencatatan video dan bahan bacaan.
Pelaksanaan
1. Guru mengulas pembelajaran sebelumnya, mengajak siswa membuat
hubungan tentang hal-hal yang telah diketahui dengan menggunakan
pertanyaan : Jika bumi kita penuh dengan sampah, bagaimana solusinya?
2. Guru memperkenalkan konsep 4R dengan memutar video di link Youtube :
[Link] Guru menunjukkan lembar
pencatatan video dan mengajak siswa Bersama-sama membaca dengan lantang
pertanyaan di lembar tersebut.
3. Siswa mengerjakan lembar pencatatan video secara mandiri
4. Penguatan konsep 4R
Jigsaw Reading : membaca berkelompok. Guru memberikan materi bacaan dan
siswa bekerja secara berkelompok untuk membaca materi sebagai bahan
tambahan untuk melengkapi isian lembar pencatatan.
Sumber : [Link]
pengertiandancontohnya?page=all
5. Siswa Kembali melengkapi lembar pencatatan videonya.
TAHAPAN : PERKENALAN
NO PERTANYAAN JAWABAN
LEMBAR PENCATATAN VIDEO DAN BACAAN
1 Apa yang dimaksud 4R?
2 Apa yang dimaksud Reduce?
3 Sebutkan contoh Reduce?
4 4Sebutkan praktek Reduce yang telah kamu
praktikkan di rumah!
TAHAPAN : PERKENALAN
NO PERTANYAAN JAWABAN
LEMBAR PENCATATAN VIDEO DAN BACAAN
1 Apa yang dimaksud Reuse?
2 Sebutkan contoh Reuse?
3 Sebutkan praktek Reuse yang telah kamu
praktikkan di rumah!
TAHAPAN : PERKENALAN
NO PERTANYAAN JAWABAN
LEMBAR PENCATATAN VIDEO DAN BACAAN
1 Apa yang dimaksud Recycle?
2 Sebutkan contoh Recycle?
3 Sebutkan praktek Recycle yang telah kamu
praktikkan di rumah!
TAHAPAN : PERKENALAN
NO PERTANYAAN JAWABAN
LEMBAR PENCATATAN VIDEO DAN BACAAN
1 Apa yang dimaksud Replace?
2 Sebutkan contoh Replace?
3 Sebutkan praktek Replace yang telah kamu
praktikkan di rumah!
TAHAPAN : PERKENALAN
Mengenal contoh - contoh praktik 4R
Kegiatan
Persiapan
Kunjungan Narasumber 1
1. Guru mencari narasumber tamu pelaku pilah sampah untuk berbicara kepada
Objektif
siswa dan mengontak narasumber tersebut.
2. Guru menyiapkan lembar pencatatan penjelasan
Narasumber. Pelaksanaan
1. Siswa diajak berbagi praktik 4R yang telah dilakukan berdasarkan
lembar kerja sebelumnya.
2. Guru menarik jawaban dari siswa
3. Guru menjelaskan rencana kedatangan narasumber dari DLH
4. Siswa diperkenalkan dengan lembar pencatatan paparan narasumber
5. Siswa memperhatikan paparan dari narasumber, melakukan tanya
jawab, dan mencatat penjelasan narasumber pada lembar kerja.
6. Guru menginformasikan narasumber pada pertemuan berikutnya.
Tips
Guru bisa membantu siswa mengulangi penjelasan agar memperkuat pemahaman
TAHAPAN : PERKENALAN
Kegiatan
Kunjungan Narasumber 2
Objektif
Melakukan praktik 4R
Persiapan
1. Guru mencari narasumber tamu pelaku pilah sampah untuk berbicara kepada
siswa dan mengontak narasumber tersebut.
2. Guru meminta narasumber untuk membawa contoh hasil seni dari bahan daur ulang.
Pelaksanaan
1. Tempatkan berbagai produk dari bahan daur ulang di kelas.
2. Siswa diberi waktu untuk mengeksplorasi benda-benda tersebut.
3. Siswa menceritakan hasil eksplorasi benda-benda tersebut.
4. Siswa diajak mengulas Kembali lembar pencatatan penjelasan narasumber.
5. Siswa memperhatikan paparan dari narasumber, melakukan tanya jawab, dan
mencatat penjelasan narasumber pada lembar kerja. 1. 2. Pelaksanaan 1. 2. 3.
4. 5.
TAHAPAN : PERKENALAN

LEMBAR PENCATATAN NARASUMBER


NO PERTANYAAN NARASUMBER1 NARASUMBER 2
1 Hal yang menarik dari paparan

2 Hal yang mau ditanyakan Kesulitan


melakukan aksi
TAHAPAN : PERKENALAN
Kegiatan
Karya seni daur ulang bahan plastik
Objektif
Melakukan praktik 4R
Persiapan
1. Guru meminta tiap siswa mengirimkan berbagai benda yang dapat dipakai untuk
daur ulang seperti : kardus bekas, botol bekas, pita, lem, dll.
2. Guru memeriksa stok alat membuat karya.
3. Guru menyiapkan berbagai benda hasil daur ulang seperti : pot tanaman dari botol
air minum kemasan.
Pelaksanaan
1. Siswa diajak untuk berpikir, karya apa yang akan dibuat dari bahan daur ulang.
2. Siswa diajak melihat dan memperhatikan benda-benda yang terbuat dari
bahan daur ulang
3. Siswa merencanakan karya apa yang akan dibuat, dengan mengisi kotak rencana.
4. Siswa bekerja mandiri membuat karya dari bahan daur ulang yang diperlukan
dikelasnya, seperti: membuat kotak pensil, vas, dll.
TIPS
Kegiatan membuat karya dari bahan daur ulang ini dapat memberikan pesan dan kesan
yang kuat bagi siswa bahwa praktik daur ulang tidak sulit, bahannya mudah
ditemukan, dan dapat bermanfaat bagi kita.
TAHAPAN : PERKENALAN

KOTAK RENCANA KARYAKU

Yang mau aku buat Benda yang aku butuhkan Langkah-langkah membuat
TAHAPAN : PERKENALAN
NO Praktik baik pelaksanaan konsep 4R Tindakan tidak ramah lingkungan yang masih
Asesmen Formatif 1
yang pernah aku lakukan aku lakukan dan perlu diubah
TAHAPAN : PERKENALAN
Asesmen Formatif 1
RUBRIK ASESMEN FORMATIF 1
Kegiatan Belum Mulai Berkembang Sangat
Berkembang Berkembang sesuai Harapan Berkembang
Praktik baik Pernah Telah Telah
pelaksanaan Tidak pernah melaksanakan 1- melaksanakan 3- melaksanakan
konsep 4R yang melaksanakan 2 kegiatan 4 kegiatan lebih dari 4
pernah aku kegiatan terkait terkait konsep terkait konsep kegiatan terkait
lakukan konsep 4R 4R 4R konsep 4R
Tindakan tidak Masih sering Kadang-kadang Tidak Tidak
ramah melakukan masih melakukan melakukan
lingkungan yang tindakan tidak melakukan tindakan tidak tindakan tidak
masih aku ramah tindakan tidak ramah ramah
lakukan dan lingkungan ramah lingkungan lingkungan dan
perlu diubah lingkungan mau mengajak
orang
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Persiapan
Kegiatan
1. Guru menyiapkan kertas untuk menggambar bagan perencanaan proyek
Persiapan Observasi Penanganan Sampah Plastik di Sekolah
2. Guru menyiapkan lembar bagan perencanaan proyek untuk setiap kelompok.
Objektif
Pelaksanaan
Mengetahui tentang penggunaan dan pengelolaan sampah plastic di sekolah
1. Guru menunjukkan bagan perencanaan proyek dan menjelaskan
maksud/cara mengisi bagan.
2. Siswa secara berkelompok mengisi bagan rencana proyek yang akan dilakukan.
3. Guru menjelaskan lembar pencatatan observasi.
4. Guru menjelaskan kegiatan observasi yang dilakukan yaitu dengan
wawancara terhadap guru, tenaga kependidikan, penjaga yang ada di sekolah

Keterangan Bagan Perencanaan Proyek


TUJUAN : Apa yang akan kita sampaikan kepada
warga sekolah PERAN : Peran yang akan dilakukan
siswa
SITUASI : Bagaimana cara mengetahui
kondisi sekolah. NARSUM : Siapa yang akan
diwawancarai
PRODUK : Hasil pencatatan pengamatan/wawancara
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Kegiatan
Persiapan Observasi Penanganan Sampah Plastik di Sekolah
BAGAN PERENCANAAN PROYEK TUJUAN PERAN NARSUM PRODUK SITUASI
Objektif
TUJUAN
Mengetahui tentang penggunaan dan pengelolaan sampah plastic di sekolah

PERAN SITUASI

NARSUM PRODUK
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Persiapan Observasi Simulasi Observasi
Kegiatan
Objektif
Mengetahui tentang penggunaan dan pengelolaan sampah plastic di sekolah
Persiapan
Lembar Pencatatan Observasi
Pelaksanaan
Siswa ditempatkan menjadi 4 kelompok kerja. Tiap kelompok akan menggunakan
lembar pencatatan yang sama, namun mengamati dan mewawancarai narasumber yang
berbeda. Membagi tugas anggota kelompok. Melakukan observasi dan mencatat hasil
kegiatan observasi.
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Kerja mandiri Observasi penanganan sampah plastic disekolah
Kegiatan
Objektif
Mengetahui tentang penggunaan dan pengelolaan sampah plastic di sekolah
Persiapan
Lembar Pencatatan Observasi Sarung tangan, sabun cuci tangan, masker, tongkat pengait sampah
Pelaksanaan
Guru mengingatkan siswa tentang tata krama saat melakukan observasi. Siswa
melakukan observasi secara berkelompok Guru memastikan siswa untuk mencuci
tangan setelah kegiatan observasi.
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
LEMBAR OBSERVASI
1. Yang diamati Hasil Pengamatan/Wawancara
Sampah plastik (ceritakan jenis sampah plastik
Nama tempat : disekolah dan jumlahnya)
2 Wawancara
Siapa yang diwawancarai?
Apa yang diketahui narasumber tentang dampak sampah
plastik?
Apa yang diketahui narasumber tentang konsep 4R
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Mengolah data
Kegiatan
Objektif
Mengenal cara mengolah data
Persiapan
Guru mempersiapkan contoh pengolahan data dalam bentuk diagram, grafik dan table.
Pelaksanaan
1. Guru menunjukkan sebuah grafik/pictogram.
2. Siswa diberi pertanyaan mengenai grafik tersebut.
3. Guru menjelaskan Langkah-Langkah mengolah dan menyajikan data seperti
membuat tabel dan diagram.
4. Siswa mengerjakan bahan presentasinya secara berkelompok dalam bentuk
diagram yang dipilih
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Asesmen Formatif 2
Kegiatan
Objektif
Memahami penyajian data yang baik
Persiapan
Guru membuat Rubrik Penilaian Formatif 2
Pelaksanaan
1. Guru memantau pembuatan bahan presentasi yang dikerjakan siswa
secara mandiri Bersama kelompoknya.
2. Guru menjelaskan rubrik penilaian formatif 2
3. Siswa secara bergantian melakukan presentasi data mereka
4. Guru menulis catatan dan umpan balik
TAHAPAN : KONTEKSTUAL

RUBRIK ASESMEN FORMATIF 2


Kegiatan Belum Mulai Berkembang Sangat
berkembang berkembang sesuai harapan berkembang
Kejelasan Informasi yang Informasi Informasi Informasi
informasi disampaikan tentang temuan temuan jelas dan temuan jelas,
tidak lengkap belum runtut runtut runtut dan
dan sulit dilengkapi
dipahami contoh
Keterampilan Pendengar Berbicara Berbicara Berbicara
komunikasi kesulitan dengan suara dengan suara dengan suara
memahami yang lantang yang lantang dan yang lantang dan
penyampaian lancar lancer serta
presentasi intonasi menarik
Keterampilan Anggota Semua anggota Semua anggota Semua anggota
kerja kelompok kelompok berkontribusi berkontribusi berkontribusi
kesulitan berbagi untuk menyampaikan untuk
tugas presentasi menyampaikan presentasi menyampaikan
presentasi, ada dengan lancar presentasi
pihak yang dengan lancar
dominan dan saling
melengkapi
TAHAPAN : AKSI
Ke
gia
tan
Me
mil
ih
aks
i
Pe
rsi
ap
an
Lembar kerja yang telah dikerjakan pada kegiatan 6 sebelumnya.
Pelaksanaan
1. Melakukan review atas kunjungan kedua narasumber.
2. Merangkum daftar aksi sehari-hari terkait konsep 4R yang dapat dilakukan di sekolah.
3. Melakukan seleksi/memilih aksi.
4. Menggunakan alasan pemilihan aksi sebagai kriteria memilih.
Misalnya mudah dilakukan, dapat dilakukan semua umur, dan biaya.
5. Setiap pilihan aksi yang memenuhi kriteria mendapat poin 1, kemudian
masing-masing aksi dihitung poinnya.
TAHAPAN : AKSI
CONTOH KRITERIA PILIHAN AKSI
Skor Pilihan Aksi Alasan
Mudah Murah Semua Harga
umur
Menyediakan beberapa tempat
sampah untuk memilah sampah
plastic, dan non plastic
Menggunakan bahan daur ulang
untuk kegiatan di sekolah
Melarang penggunaan plastic di
sekolah
Menyediakan tas kain di sekolah
Menyediakan sudut tempat
mengumpulkan bahan daur ulang di
sekolah
TAHAPAN : AKSI
Memilih produk
Kegiatan
Persiapan
Bagan perencanaan proyek yang telah dikerjakan pada kegiatan sebelumnya.
Pelaksanaan
1. Dengan bimbingan guru, siswa membuat kesimpulan atas hasil observasi
kelompoknya sesuai dengan pertanyaan pada lembar observasi dan
wawancara.
2. Siswa memperhatikan Kembali bagan perencaan proyek milik kelas
yang telah dikerjakan sebelumnya.
3. Siswa menentukan produk yang dapat dipakai untuk mengajak warga
sekolah melalui aksi mengelola sampah.
TAHAPAN : AKSI
Penjelasan karakteristik poster yang baik
Kegiatan
Persiapan
Guru menyiapkan beberapa contoh poster tentang suatu kegiatan dan menempatkan di
kelas. Pelaksanaan
1. Meletakkan poster di beberapa titik kelas.
2. Siswa mengamati poster-poster tersebut dan membuat catatan.
3. Siswa dan guru berdiskusi mengenai ciri-ciri poster yang baik dan
mengajak siswa memberikan pendapatnya tentang ciri-ciri poster yang
baik.
4. Guru mengajak siswa berpikir kritis dengan memberikan saran terhadap contoh poster.
TAHAPAN : AKSI
Asesmen Formatif 3
Kegiatan
Objektif
Menuangkan tujuan (pesan) aksi Kelola sampah dalam bentuk poster
Persiapan
Guru menyiapkan ceklis ciri poster yang sudah dirangkum pada kegiatan sebelumnya.
Pelaksanaan
1. Guru menunjukkan ceklis ciri poster dan memberikan contoh menganalisa
poster-poster yang dipasang di kelas.
2. Siswa dipersilakan membuat poster sesuai dengan kriteria poster yang
baik secara mandiri.
3. Guru berkeliling dan memberikan saran/bimbingan pada tiap kelompok

Contoh ciri poster yang baik


no ciri
1 Desain poster menarik (ada unsur kreatifitas, sedikit
pakai dua warna, ada beberapa gambar, kerapihan)
2 Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
3 Isi poster semua pesan yang mau disampaikan
4 Seruan/ ajakan aksi tampak jelas dan menarik
TAHAPAN AKSI
RUBRIK PENILAIAN POSTER
CIRI BELUM MULAI BERKEMBANG SANGAT
BERKEMBANG BERKEMBANG SESUAI BERKEMBANG
HARAPAN
Desain Desain poster Desain poster Desain poster Desain poster
poster belum sesuai sesuai tema dan sesuai tema dan sesuai tema dan
tema dan belum mennggunakan menunjukkan menunjukkan
menunjukkan dua warna dan kreativitas kreativitas
kreativitas cukup rapi mennggunakan mennggunakan
dua warna dan dua warna dan
cukup rapi cukup rapi ada
unsur inovasi
Penggunaan Pilihan kalimat Pilihan kalimat Pilihan kalimat Pilihan kalimat
Bahasa dan kata yang dan kata memakai dan kata memakai dan kata memakai
digunakan belum bahasa Indonesia bahasa Indonesia bahasa Indonesia
jelas bmengantar yang jelas namun yang jelas dan yang jelas dan
informasi yang masih ada informatif informatif dan
dimaksud kerancuan menarik minat
Isi poster Belum semua Hampir semua Hampir semua Hampir semua
memuat konsep penting konsep penting konsep penting konsep penting
semua tentang tujuan terkait tujuan terkait tujuan terkait tujuan
elemen poster tampak poster telah poster poster
tujuan yang tampak tersampaikan tersampaikan
akan dengan lengkap dengan lengkap
disampaikan dan akurat
Seruan/ Kalimat seruan/ Kalimat seruan/ Kalimat Kalimat
ajakan aksi ajakan aksi tidak ajakan aksi ada seruan/ajakan seruan/ajakan
ada namun belum aksi mengena dan aksi mengena dan
tepat cukup sangat
menghimbau menghimbau
TAHAPAN AKSI
1. Guru menginformasikan kepada kepala sekolah mengenai rencana pameran
Kegiatan
2. Guru mengundang perwakilan wali murid untuk koordinasi pelaksanaan pameran
Simulasi pameran hasil proyek
3. Guru mempersiapkan pelaksanaan
Persiapan
pameran. Pelaksanaan
 Siswa di beri informasi bahwa mereka akan berlatih melakukan pameran
hasil pameran hasil proyek dengan simulasi
 Siswa diberi penjelasan teknis pelaksanaan simulasi
 Penempatan poster
 Penempatan pembagian tugas diantara anggota kelompok
 Berlatih menjawab pertanyaan
 Berlatih menyapa dan berkomunikasi dengan pemirsa
TAHAPAN AKSI
1. Guru mengajak siswa berkumpul dalam lingkungan sebelum
Kegiatan
pelaksanaan pameran untuk memberikan motivasi positif
Simulasi pameran hasil proyek
2. Guru menyediakan kotak saran untuk menyimpan kertas pilihan pengunjung
Persiapan
3. Guru membuat kategori kelompok (poster terbaik, kelompok
terkompak, penyaji terbaik, dekorasi terbaik)
Pelaksanaan
1. guru menyambut rombongan perwakilan wali murid
2. Guru memberitahu alur sirkulasi pameran
3. Pengunjung mendatangi tiap meja dan mendengarkan penjelasan
dari anggota kelompok dan bertanya jawab
4. Pengunjung diberi kertas kecil untuk menuliskan nama kelompok yang
dipilih dan memberi alasan serta umpan balik positif
5. Siswa berdiri disamping meja pameran masing-masing
6. Guru memantau jalannya pameran dan membuat catatan penilaian asesmen sumatif
7. Di akhir pameran diumumkan kelompok pemenang
8. Guru memberikan kata-kata apresiasi siswa sehingga ada kebanggaan
Bersama atas usaha dan kerjasamanya.
TAHAPAN AKSI
Kegiatan
Asesme
nt
sumatif
Persiapa
n
1. Guru menyiapkan rubrik assesment sumatif
2. Guru menginformasikan kepada siswa terkait rubrik
assessment sumatif Pelaksanaan
Guru memantau jalannya pameran dan membuat catatan penilaian assessment sumatif
RUBRIK PENILAIAN POSTER
CIRI BELUM MULAI BERKEMBANG SANGAT
BERKEMBANG BERKEMBANG SESUAI BERKEMBANG
HARAPAN
Desain Desain poster Desain poster Desain poster Desain poster
poster belum sesuai sesuai tema dan sesuai tema dan sesuai tema dan
tema dan belum mennggunakan menunjukkan menunjukkan
menunjukkan dua warna dan kreativitas kreativitas
kreativitas cukup rapi mennggunakan mennggunakan
dua warna dan dua warna dan
cukup rapi cukup rapi ada
unsur inovasi
Penggunaan Pilihan kalimat Pilihan kalimat Pilihan kalimat Pilihan kalimat
Bahasa dan kata yang dan kata memakai dan kata memakai dan kata memakai
digunakan belum bahasa Indonesia bahasa Indonesia bahasa Indonesia
jelas bmengantar yang jelas namun yang jelas dan yang jelas dan
informasi yang masih ada informatif informatif dan
dimaksud kerancuan menarik minat
Isi poster Belum semua Hampir semua Hampir semua Hampir semua
memuat konsep penting konsep penting konsep penting konsep penting
semua tentang tujuan terkait tujuan terkait tujuan terkait tujuan
elemen poster tampak poster telah poster poster
tujuan yang tampak tersampaikan tersampaikan
akan dengan lengkap dengan lengkap
disampaikan dan akurat
Seruan/ Kalimat seruan/ Kalimat seruan/ Kalimat Kalimat
ajakan aksi ajakan aksi tidak ajakan aksi ada seruan/ajakan seruan/ajakan
ada namun belum aksi mengena dan aksi mengena dan
tepat cukup sangat
menghimbau menghimbau
TAHAPAN : REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT
Keg
iata
n
Refl
eksi
Pers
iapa
n
Guru menyiapkan lembar refleksi
Pelaksanaan
1. Siswa diajak berdiskusi untuk melakukann refleksi perjalanan belajarnya selama
ini mulai dari awal sampai akhir
2. Siswa diberi lembar refleksi dan membaca lebih dulu
3. Guru menanyakan adakah yang belum jelas dari lembar refleksi
4. Siswa mengerjakan lembar refleksi
5. Guru membimbing siswa untuk membuat rangkuman hal-hal yang telah dilaksanakan
TAHAPAN : REFLEKSI TINDAK LANJUT
PERTANYAAN Responku

Aku memahami dampak


sampah plastic
Aku paham tentang konsep
4R sebagai solusi sampah
plastik
Aku bisa merencanakan
menyiapkan mengumpulkan
mengolah dan menyajikan
data
Aku bisa membuat poster
terkait pengolahan sampah
TAHAPAN : REFLEKSI DAN TINDAK LANJUT

Kegiatan
Tindak lanjut
proyek
Pelaksanaan
Dengan seizin kepala sekolah dan melihat ketersediaan saran dan prasarana
siswa dengan kelompoknya mulai melaksanakan aksi di sekolah
Siswa diberi kesempatan untuk mensosialisasikan aksinya misalnya dengan membuat
madding dari bahan daur ulang melakukan presentasi mini dikala jam istirahat
Mulai menerapkan konsep 4R dilingkungan sekolah

Anda mungkin juga menyukai