Pengelolaan Sampah Plastik Berkelanjutan
Pengelolaan Sampah Plastik Berkelanjutan
PENDAHULUAN
Ada apakah dengan sampah Plastik? Memang apa pentingnya mengelola sampah plastik?
Masih banyak di antara kita yang belum menyadari bahaya sampah plastik bagi hidup kita.
Sampah dari bahan plastik dan materi non organik lainya (bungkus mi instan, bungkus
minyak goreng, botol minyak gosok, kotak susu UHT, mika, dan styrofoam) membutuhkan
waktu sangat lama untuk terurai, namun mereka tidak dapat benar-benar habis melainkan
berubah bentuk menjadi mikroplastik. Bahan mikro partikel (serupa debu super halus) ini
tercampur di lahan dan laut. Akibatnya, tanah menjadi tidak subur dan akan mengganggu
produksi sumber makanan kita (padi, jagung, singkong, sayuran). Kita dapat mengalami
kekurangan sumber pangan. Serbuk mikroplastik yang tercampur di laut, dapat
mencelakakan dan termakan oleh biota laut. Tanpa kita sadari, ikan dan produk bahari
lainnya yang kita makan mengandung mikroplastik yang berbahaya bagi kesehatan. Di sisi
lain penumpukan sampah plastik utuh yang belum terurai baik di saluran air maupun di
lahan penampungan sampah dapat menyebabkan banjir. Sampah plastik dapat mengganggu
kelangsungan hidup kita, agar hidup dan bumi kita berlanjut maka kita harus bertindak
sekarang.
TUJUAN
Dengan mengangkat tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” dan mengacu kepada Profil
Pelajar Pancasila, Proyek ini ditujukan untuk membangun kesadaran siswa tentang
pentingnya mengelola sampah plastik dan melakukan aksi sebagai solusi terhadap
masalah sampah plastik.
TARGET PENCAPAIAN PROYEK
Melalui pengalaman pengelolaaan projek ini, selain memahami tema " GAYA HIDUP
BERKELANJUTAN " ini dan mengadopsinya dalam kehidupan sehari-hari, siswa
diharapkan telah mengembangkan tiga dimensi pengembangan profil pelajar pancasila
yaitu:
1. PENGENALAN
Siswa aktif bereksplorasi dan mencari tahu tentang dampak sampah
plastik dan solusi pengelolaan sampah melalui konsep 4 R (Reduce,
Reuse, Recyle, Replace) yakni perilaku pemakaian ulang, pengurangan,
penggantian pemakaian bahan plastik dan kegiatan daur ulang
2. KONTEKSTUALISASI
3. AKSI
Guru dan siswa mereviu pelaksanaan projek dan upaya tindak lanjutnya.
DIMENSI DAN ELEMEN PROFIL PELAJAR PANCASILA
DIMENSI SUB ELEMEN TARGET AKTIVITAS
PENCAPAIAN
FASE D
Beriman dan Menjaga Lingkungan Terbiasa memahami 1,2,3,4,5,6,7,8
bertaqwa kepada tindakan-tindakan
Tuhan YME dan yang ramah dan tidak
berakhlak mulia ramah serta
membiasakan diri
untuk berperilaku
ramah lingkungan
Bernalar kritis Mengidentifikasi, Mengumpulkan, 9,10,11.12
Mengklarifikasi dan mengklasifikasikan ,
mengolah informasi membandingkan dan
dan gagasan memilih informasi
dan gagasan dari
berbagai sumber.
Kreatif Menghasilkan karya Mengeksplorasi dan 13 s/d 21
dan gagasan orisinil mengekspresikan
pikiran dan atau
perasaan sesuai
dengan minat dan
kesukaanya dalam
bentuk karya dan atau
tindakan serta
mengapresiasi karya
dan tindakan yang di
hasilkan
Perkembangan Sub Elemen antar fase
Dimensi : Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang
maha Esa Sub Elemen : Menjaga Lingkungan
Belum berkembang Mulai Berkembang Berkembang Sesuai Sangat Berkembang
Harapan
Belum memahami Terbiasa memahami Terbiasa memahami Terbiasa memahami
tindakan-tindakan tindakan -tindakan tindakan-tindakan tindakan-tindakan
yang ramah dan tidak yang ramah dan tidak yang ramah dan tidak yang ramah dan tidak
ramah lingkungan ramah lingkungan ramah lingkungan ramah lingkungan
serta membiasakan tapi belum serta membiasakan untuk berperilaku
diri untuk berperilaku membiasakan diri diri untuk berperilaku ramah lingkungan
ramah lingkungan. untuk berperilaku ramah lingkungan
ramah lingkungan
Perkembangan Sub Elemen antar fase
Dimensi : Bernalar Kritis
Sub Elemen : mengidentifikasi, mengklarifikasi dan mengolah informasi dan gagasan
Belum berkembang Mulai Berkembang Berkembang sesuai Sangat Berkembang
Harapan
Belum mampu Mengumpulkan Mengumpulkan Mengumpulkan
mengumpulkan mengklasifikasikan mengklasifikasikan mengklasifikasikan
mengklasisikan membandingkan dan membandingkan dan membandingkan dan
membandingkan dan memilih informasi memilih informasi dan memilih informasi dan
memilih informasi dan gagasan dari gagasan dari berbagai gagasan dari berbagai
dan gagasan dari sumber sumber sumber secara mandiri
berbagai sumber
Perkembangan Sub- Elemen antarfase
Dimensi : Kreatif
Sub Elemen : Menghasilkan karya dan tindakan yang orisinil
Belum berkembang Mulai Berkembang Berkembang sesuai Sangat Berkembang
Harapan
Belum bisa Sudah bisa Mengeksplorasi dan Mengeksplorasi dan
menghasilkan karya menghasilkan karya mengekpresikan mengekpresikan
dan mengapresiasi sesuai minat dan pikiran dan atau pikiran dan atau
karya yang dihasilkan kesukaanya tetapi perasannya sesuai perasannya sesuai
belum bisa dengan minat dan dengan minat dan
mengapresiasi karya kesukaanya dalam kesukaanya dalam
yang di hasilkan bentuk karya dan bentuk karya yang
tindakan yang bervariasi dan
dihasilkan tindakan yang
dihasilkan
TAHAPAN AKTIVITAS PROYEK
Berdasar pada dimensi dan elemen profil pelajar Pancasila dan mengangkat
tema ‘Gaya Hidup Berkelanjutan’, proyek dengan topik Sekolahku Bersih Sekolahku
Indah diharapkan dapat membuat para peserta didik lebih sadar akan pentingnya
menjaga kebersihan lingkungan dan mampu mengelola sampah dan menghasilkan
karya inovatif yang bermanfaat dan bernilai ekonomi yang berasal dari limbah sampah
yang ada disekitarnya. Proyek ini dimulai dengan tahap orientasi dengan memberikan
pemahaman dan penjelasan tentang sampah (jenis-jenis sampah, dampak buruk sampah
terhadap lingkungan, pengelolaan sampah, pemanfaatan sampah). Kemudian pada
tahap konstektualisasi, peserta didik mencoba mengamati kondisi persampahan di
lingkungan sekitar, mengidentifikasi sumber-sumber sampah, karakteristik sampah di
lingkungan sekitar, serta aktivitas yang telah dilakukan masyarakat dalam mengelola
sampah. Setelah proses pengenalan pada tahap orientasi dan kontekstualisasi
diharapkan peserta didik menyadari dampak buruk sampah dan berkomitmen untuk
berkontribusi dalam mengelola sampah pada tahapan aksi. Adapun bentuk pengelolaan
sampah pada tahap aksi adalah mengolah sampah menjadi karya inovatif yang
bermanfaat dan bernilai ekonomi. Tahap terakhir adalah tahap refleksi dan tindak
lanjut yaitu meninjau apa yang sudah baik dan yang belum baik dalam pelaksanaan
proyek.
Kegiatan
2 Asesmen
Diagnostik
Aktivitas
Siswa mengerjakan asesmen diagnostik kognitif dan asesmen diagnostic non kognitif.
Dua asesmen itu dilakukan oleh siswa dengan cara menjawab pertanyaan dari guru
baik secara tulis maupun lisan
Langkah Kegiatan
1. Guru memberikan pertanyaan kepada siswa
2. Guru juga melakukan tanya jawab pada hal-hal yang ingin diketahui lebih
dalam lagi terkait kesejahteraan psikososial siswa
3. Siswa mengerjakan asesmen diagnostik kognitif dan non kognitif
Hasil yang Diharapkan
1. Guru dapat memetakan siswa berdasarkan kondisinya
2. Guru dapat memperbaiki rancangan proyek sesuai hasil asesmen
TAHAPAN : PERKENALAN
Siswa mengenali dan menjaga alam lingkungan tempat tinggalnya.
Kegiatan
Persiapan
Aku dan lingkungan tinggalku
1. Guru mencari tahu ragam alam lingkungan siswanya (misal: pedesaan,
Objektif
perkotaan, pegunungan, dan lain-lain)
2. Guru menyiapkan gambar yang mewakili alam tempat tinggal para
siswa dan memajangnya di kelas.
3. Siswa membawa buku gambar dan peralatannya.
Pelaksanaan
Guru mengajak siswa mengamati gambar-gambar yang terpasang di kelas.
1. Siswa diminta berdiri di dekat gambar yang merupakan lingkungan
rumahnya. Kemudian siswa diminta bercerita.
2. Siswa disuruh untuk memilih lingkungan rumah yang bersih atau
lingkungan rumah yang kotor dan menjelaskan alasannya.
3. Siswa diberi tugas untuk menggambar rumahnya dan menuliskan
hal-hal yang dilakukan untuk membuat rumah bersih dan nyaman.
Belajar Campuran/Blended Learning
1. Guru mengirimkan gambar-gambar lingkungan seperti yang terpasang di kelas
lewat WA kelas.
2. Siswa mengerjakan beberapa tugas yang diberikan oleh guru, yaitu
menggambar lingkungan rumahnya dan menuliskan hal-hal yang dilakukan
untuk membuat rumah bersih dan nyaman.
TAHAPAN : PERKENALAN
Kegiatan
Aku dan lingkungan tinggalku
Objektif
Siswa mengenali dan menjaga alam lingkungan tempat tinggalnya
Tips untuk guru
Memasuki tema gaya hidup berkelanjutan, maka perlu mulai mempraktikkan
perilaku daur ulang. Khusus kegiatan kali ini, siswa dianjurkan untuk memakai
kertas gambar untuk menggambar lingkungan tempat tinggalnya.
Tugas
Siswa diberi tugas menggambar lingkungan tempat tinggalnya masing-masing
Sumber
Buku ajar atau buku di perpustakaan yang memuat tentang alam
[Link]
berlomba- bikin-gang-cantik [Link]
sampah-di-tangsel- miris/
TAHAPAN : PERKENALAN
Kegiatan
Aku dan lingkungan tinggalku
Objektif
Siswa mengenali dan menjaga alam lingkungan tempat tinggalnya
Objektif
Sifat bahan plastik
Tips
Guru dapat menyiapkan benda lain selain bunga yang dapat mewakili sifat plastik.
Berkeliling dan melakukan fasilitasi pada saat siswa bekerja berpasangan. Menentukan
mitra berpasangan : minta siswa duduk membentuk lingkaran dan menghitung 1 dan 2
agar terkelompok 2. Atau melibatkan siswa bagaimana membentuk kelompok.
Pelaksanaan:
1. Guru memberikan lembar prediksi kepada siswa.
2. Siswa melakukan pengamatan terhadap kedua benda yaitu bunga plastik dan bunga segar.
3. Dengan bimbingan, siswa secara berpasangan menuliskan hasil
pengamatannya dalam lembar prediksi.
TAHAPAN : PERKENALAN
Kotak prediksi
Kegiatan
Objektif
Sifat bahan plastik
Bunga Plastik
TAHAPAN : PERKENALAN
Sifat dan dampak sampah plastik
Kegiatan
Objektif
Siswa memahami sifat dan dampak sampah plastik
Persiapan
1. Siswa diminta membawa suatu benda berupa bungkus atau
bekas kemasan makanan/snack dari plastik.
2. Siapkan kertas koran sebagai wadah untuk meletakkan benda plastik tersebut di kelas.
3. Putarlah video dan tonton terlebih dahulu sebelum memutarnya untuk siswa
agar paham isi video secara utuh.
4. Membuat lembar pencatatan isi video.
Pelaksanaan
1. Guru mengulas kegiatan lembar prediksi yang lalu. Apa temuan kita? Apa
yang akan terjadi pada bunga asli pada hari ke-3?
2. Diskusi: Jika sampah plastic tak dapat rusak/busuk apa yang terjadi? Simulasi
penumpukan plastic dengan benda yang dibawa dari rumah. Tunjukkan benda
yang kamu bawa. Masing-masing siswa meletakkan benda plastic itu di mana
saja dalam kelas. Apa yang terjadi dengan kelas kita?
3. Menonton video tentang : “Ancaman Polusi Plastik” pada link Youtube:
[Link] Sebelum memutar video, guru menjelaskan
tugas dan kegunaan lembar pencatatan isi video.
4. Siswa mengerjakan lembar kerja pencatatan video.
Tips
1. Guru memotret saat siswa meletakkan benda-benda plastik di kelas.
2. Jika terkendala jaringan, maka guru dapat mengganti kegiatan kegiatan
menonton dengan mengunduhnya di komputer/laptop.
3. Jika dirasa perlu, boleh menyetop video dan mengulangi Kembali sesuai
kondisi siswa. Lembar pencatatan ini merupakan contoh.
4. Guru dipersilakan membuat format yang sesuai untuk kelasnya.
TAHAPAN : PERKENALAN
LEMBAR PENCATATAN VIDEO
No Pertanyaan Jawaban
1 Apa saja yang termasuk sampah plastik ?
2 Apa yang terjadi dengan sampah plastik yang kita
buang ?
3 Mengapa plastik berbahaya bagi keseharian kita?
Yang mau aku buat Benda yang aku butuhkan Langkah-langkah membuat
TAHAPAN : PERKENALAN
NO Praktik baik pelaksanaan konsep 4R Tindakan tidak ramah lingkungan yang masih
Asesmen Formatif 1
yang pernah aku lakukan aku lakukan dan perlu diubah
TAHAPAN : PERKENALAN
Asesmen Formatif 1
RUBRIK ASESMEN FORMATIF 1
Kegiatan Belum Mulai Berkembang Sangat
Berkembang Berkembang sesuai Harapan Berkembang
Praktik baik Pernah Telah Telah
pelaksanaan Tidak pernah melaksanakan 1- melaksanakan 3- melaksanakan
konsep 4R yang melaksanakan 2 kegiatan 4 kegiatan lebih dari 4
pernah aku kegiatan terkait terkait konsep terkait konsep kegiatan terkait
lakukan konsep 4R 4R 4R konsep 4R
Tindakan tidak Masih sering Kadang-kadang Tidak Tidak
ramah melakukan masih melakukan melakukan
lingkungan yang tindakan tidak melakukan tindakan tidak tindakan tidak
masih aku ramah tindakan tidak ramah ramah
lakukan dan lingkungan ramah lingkungan lingkungan dan
perlu diubah lingkungan mau mengajak
orang
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Persiapan
Kegiatan
1. Guru menyiapkan kertas untuk menggambar bagan perencanaan proyek
Persiapan Observasi Penanganan Sampah Plastik di Sekolah
2. Guru menyiapkan lembar bagan perencanaan proyek untuk setiap kelompok.
Objektif
Pelaksanaan
Mengetahui tentang penggunaan dan pengelolaan sampah plastic di sekolah
1. Guru menunjukkan bagan perencanaan proyek dan menjelaskan
maksud/cara mengisi bagan.
2. Siswa secara berkelompok mengisi bagan rencana proyek yang akan dilakukan.
3. Guru menjelaskan lembar pencatatan observasi.
4. Guru menjelaskan kegiatan observasi yang dilakukan yaitu dengan
wawancara terhadap guru, tenaga kependidikan, penjaga yang ada di sekolah
PERAN SITUASI
NARSUM PRODUK
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Persiapan Observasi Simulasi Observasi
Kegiatan
Objektif
Mengetahui tentang penggunaan dan pengelolaan sampah plastic di sekolah
Persiapan
Lembar Pencatatan Observasi
Pelaksanaan
Siswa ditempatkan menjadi 4 kelompok kerja. Tiap kelompok akan menggunakan
lembar pencatatan yang sama, namun mengamati dan mewawancarai narasumber yang
berbeda. Membagi tugas anggota kelompok. Melakukan observasi dan mencatat hasil
kegiatan observasi.
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Kerja mandiri Observasi penanganan sampah plastic disekolah
Kegiatan
Objektif
Mengetahui tentang penggunaan dan pengelolaan sampah plastic di sekolah
Persiapan
Lembar Pencatatan Observasi Sarung tangan, sabun cuci tangan, masker, tongkat pengait sampah
Pelaksanaan
Guru mengingatkan siswa tentang tata krama saat melakukan observasi. Siswa
melakukan observasi secara berkelompok Guru memastikan siswa untuk mencuci
tangan setelah kegiatan observasi.
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
LEMBAR OBSERVASI
1. Yang diamati Hasil Pengamatan/Wawancara
Sampah plastik (ceritakan jenis sampah plastik
Nama tempat : disekolah dan jumlahnya)
2 Wawancara
Siapa yang diwawancarai?
Apa yang diketahui narasumber tentang dampak sampah
plastik?
Apa yang diketahui narasumber tentang konsep 4R
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Mengolah data
Kegiatan
Objektif
Mengenal cara mengolah data
Persiapan
Guru mempersiapkan contoh pengolahan data dalam bentuk diagram, grafik dan table.
Pelaksanaan
1. Guru menunjukkan sebuah grafik/pictogram.
2. Siswa diberi pertanyaan mengenai grafik tersebut.
3. Guru menjelaskan Langkah-Langkah mengolah dan menyajikan data seperti
membuat tabel dan diagram.
4. Siswa mengerjakan bahan presentasinya secara berkelompok dalam bentuk
diagram yang dipilih
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Asesmen Formatif 2
Kegiatan
Objektif
Memahami penyajian data yang baik
Persiapan
Guru membuat Rubrik Penilaian Formatif 2
Pelaksanaan
1. Guru memantau pembuatan bahan presentasi yang dikerjakan siswa
secara mandiri Bersama kelompoknya.
2. Guru menjelaskan rubrik penilaian formatif 2
3. Siswa secara bergantian melakukan presentasi data mereka
4. Guru menulis catatan dan umpan balik
TAHAPAN : KONTEKSTUAL
Kegiatan
Tindak lanjut
proyek
Pelaksanaan
Dengan seizin kepala sekolah dan melihat ketersediaan saran dan prasarana
siswa dengan kelompoknya mulai melaksanakan aksi di sekolah
Siswa diberi kesempatan untuk mensosialisasikan aksinya misalnya dengan membuat
madding dari bahan daur ulang melakukan presentasi mini dikala jam istirahat
Mulai menerapkan konsep 4R dilingkungan sekolah