0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan2 halaman

Keterampilan Proses Sains di SD

Diunggah oleh

Dimas Situmorang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan2 halaman

Keterampilan Proses Sains di SD

Diunggah oleh

Dimas Situmorang
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Nur Azmi Khairuna

Nim 856044292
Matkul : Materi dan Pembelajaran di SD (PDGK4503)
Pokjar : Simalungun
UPBJJ : 12/MEDAN

Tugas Tutorial 1
1. Guru kelas V hendak melakukan kegiatan praktikum mengenai ekosistem. Uraikan KPS (Keterampilan
Proses Sains) yang akan dilakukan siswa!
Jawab:
beberapa KPS dalam kegiatan praktikum ekosistem kelas V:
- Observasi dan Iferensi
- Pengukuran dan Estimasi
- Mengajukan pertanyaan dan merumuskan masalah
- Komunikasi dan Interpretasi
- Prediksi dan berhipotesis
- Definisi operasional
- Identifikasi dan pengendalian variable
- Eksperimen dan penyelidikan

2. Bu Beti ingin merancang sebuah percobaan IPA sederhana untuk melatih keterampilan siswa dalam
mengamati, mengukur, dan membuat prediksi tentang pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman.
a. Apa langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh bu Beti?
Jawab:
Tahapan-tahapan dalam metode ilmiah tersebut dilakukan secara berurutan, yaitu sebagai berikut.
- Melakukan pengamatan atau observasi.
- Membuat hipotesis dan mengidentifikasi variabel.
- Membuat rancangan percobaan.
- Melakukan eksperimen atau percobaan.
- Mengumpulkan dan menyajikan data.
- Menarik kesimpulan.

b. Tentukan variable bebas, variable terikat, dan variable control!


Jawab:
- Variabel bebas:
Pertumbuhan tanaman
- Variabel terikat:
Pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tumbuhan
- Variabel kontrol:
Melatih keterampilan siswa dalam mengamati, mengukur dan membuat prediksi tentang pengaruh
cahaya terhadap tumbuhan.

3. Menurut Anda bagaimana pembelajaran konsep klasifikasi makhluk hidup di sekolah dasar
menggunakan model konstruktivisme? Jelaskan!
Jawab:
proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Konstruktivisme dapat meningkatkan
aktivitas belajar siswa pada materi ciri-ciri mahluk hidup di Sekolah Dasar. model pembelajaran
Konstruktivisme dapat merubah perilaku belajar siswa yang kurang perhatian terhadap pembelajaran
menjadi lebih perhatian, kurang respon menjadi lebih aktif dalam merespon pertanyaan guru dan siswa,
kurang tanggung jawab menjadi lebih bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas dari guru, kurang
aktif dalam menanggapi menjadi lebih aktif dalam mengemukakan pendapat dan mengajukan
pertanyaan, dari yang pasif membuat catatan menjadi lebih aktif dalam membuat catatan pembelajaran.
Selain itu juga dapat menanamkan nilai nilai pendidikan karakter kerja sama, komunikatif, dan rasa
percaya diri.

4. Jelaskan dan berikan contoh: a. Adaptasi morfologi pada tumbuhan b. Adaptasi fisiologi pada hewan c.
Adaptasi tingkah laku pada manusia
Jawab:
Berikut penjelasan serta contoh dari:
a) Adaptasi morfologi adalah cara penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya
melalui bentuk tubuh dan struktur tubuh luar atau alat-alat tubuh makhluk hidup.
Contoh Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan
- Untuk tumbuhan yang hidup di air (hidrofit)
1. Daun teratai yang lebih lebar untuk membantu mempercepat penguapan.
2. Batang enceng gondok yang menyimpan udara untuk dapat mengapung di air.

- Untuk tumbuhan yang hidup di tempat lembab (higrofit)


1. Batang pada umumnya tidak terlihat karena berada di dalam tanah.
2. Daunnya lebar dan tipis, sedangkan pada daun yang masih muda biasanya tumbuh melingkar atau
menggulung.

- Untuk tumbuhan yang hidup di daerah kering/gurun (xerofit)


1. Kaktus memiliki daun yang kecil sehingga dapat mengurangi penguapan.
2. Kaktus juga mempunyai batang yang besar sebagai tempat cadangan air.

b) Adaptasi fisiologi adalah cara penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya melalui
perkembangan fungsi pada organ-organ tubuhnya. Adaptasi fisiologi sulit diamati karena terjadi
pada bagian dalam organ tubuh makhluk hidup. Contoh pada hewan:
1. Perbedaan panjang usus dan enzim pencernaan pada hewan herbivora, karnivora, dan omnivora.
2. Kemampuan ekolokasi pada kelelawar untuk membantu saat terbang dikegelapan.
3. Ikan yang hidup di perairan berkadar garam tinggi memiliki urine yang lebih pekat.
4. Cacing tanah mengeluarkan zat kapur untuk menetralkan asam di kerongkongannya.

c) Adaptasi tingkah laku adalah cara penyesuaian makhluk hidup terhadap lingkungannya melalui
respon tingkah lakunya. Contoh pada Manusia:
1. Orang akan menutup telinga jika mendengarkan guntur/petir.
2. Mata berkedip ketika terkena debu.

Anda mungkin juga menyukai