Modul PBL Zakat Fitrah SD Kelas 5
Modul PBL Zakat Fitrah SD Kelas 5
A. IDENTITAS MODUL
Penyusun : ERIK EKSTRADA, [Link].I
Instansi : UPT SDN 08 ATAR
Tahun Penyususn : 2024
Jenjang Sekolah : Sekolah Dasar (SD)
Mata Pelajaran : PAI dan Budi Pekerti
Fase :C
Kelas/Semester : V/I
Bab/Tema : Hidup Lapang dengan Berbagi
Materi Pokok : Zakat Fitrah
Alokasi waktu : 3 x 35 menit (1 kali pertemuan)
B. KOMPETENSI AWAL
1. Siswa memahami dasar-dasar rukun Islam, termasuk zakat fitrah secara umum.
2. Siswa memiliki pengetahuan dasar mengenai konsep berbagi dan kepedulian sosial.
D. SARANA PRASARANA
1. Sarana : Laptop, infokus
2. Prasarana: Ruang kelas
3. Materi dan Sumber Bahan Ajar
- Buku Pendidikan agama Islam dan Budi Pekerti Kurikulum merdeka
- Buku PAI yang relevan
- Gambar, video yang relevan dengan materi zakat fitrah
KOMPETENSI INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan makna zakat fitrah dengan benar.
2. Menjelaskan ketentuan- ketentuan zakat fitrah dengan benar.
C. PEMAHAMAN BERMAKNA
1. Menunaikan zakat fitrah tidak hanya memenuhi kewajiban agama tetapi juga
memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
2. Zakat fitrah bertujuan untuk membersihkan diri dan mempererat hubungan sosial
dalam Masyarakat.
D. PERTANYAAN PEMANTIK
1. Apa yang kamu ketahui tentang zakat fitrah dari cerita atau pengalaman yang pernah
kamu lakukan?
2. Apa dampak zakat fitrah terhadap diri kamu dan orang yang menerima zakat fitrah
tersebut?
3. Bagaimana perasaanmu ketika kamu tahu bahwa zakat fitrahmu dapat membantu
orang lain yang membutuhkan?
E. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Alokasi waktu: (3 x 35 Menit)
Alokasi
Uraian Kegiatan
Waktu
1. Kegiatan Pendahuluan 10
1) Pada awal pembelajaran guru memberi salam dan menyapa peserta didik Menit
dengan ucapan selamat datang dalam pembelajaran Pendidikan Agama
Islam dan Budi Pekerti
2) Peserta didik bersama guru membaca doa, dan membaca salah satu surat
pendek sebelum pembelajaran dimulai.
3) Guru mengkondisikan kelas agar siap untuk belajar dan mencek kehadiran
peserta didik.
4) Guru memulai dengan kegiatan ringan yang relevan, seperti meminta
peserta didik berbagi cerita singkat tentang pengalaman mereka dalam
memberikan zakat fitrah. Ini bertujuan untuk mengaitkan pengalaman
pribadi mereka dengan konsep zakat fitrah.
5) Peserta didik menyimak penyampaian tujuan pembelajaran dari guru yang
meliputi pemahaman tentang makna zakat fitrah dan ketentuan-ketentuan
zakat fitrah yang akan dikuasai oleh peserta didik.
6) Asesmen Awal: Peserta didik menjawab soal asesmen awal dari guru untuk
mengukur pengetahuan awal peserta didik. Asesmen ini dilakukan dapat
dilakukan melalui lembar soal asesmen awal/Quizizz yang telah disediakan
guru.
7) Hasil asesmen awal akan dijadikan sebagai bahan untuk menentukan
tingkat pemahaman awal peserta didik oleh guru dari materi zakat fitrah
yang akan dipelajari.
2. Kegiatan Inti 60
a. Orientasi Masalah: Menit
1) Peserta didik mengamati gambar/video yang disajikan oleh guru tentang
materi zakat fitrah.
2) Guru memperkenalkan masalah melalui sebuah kasus yang sering ditemui
dalam masyarakat terkait zakat fitrah yaitu:
a) Kasus 1: Seorang kepala keluarga yang penghasilannya pas-pasan
bahkan sangat kurang dan tidak mencukupi kebutuhan hidupnya
sehari-hari. Apakah dia masih tetap mengeluarkan zakat fitrah?
b) Kasus 2: Ketika dipagi hari menjelang melaksanakan shalat hari raya
idul fitri. Banyak warga yang masih bingung apakah mereka masih
bisa untuk membayar zakat fitrah?
c) Kasus 3: Di tengah Masyarakat ada yang membayar zakat dalam
bentuk beras atau makanan pokok dan ada yang membayar dengan
uang. Apakah boleh membayar zakat fitrah dalam bentuk uang?
(Critical Thingking)
b. Mengorganisasikan peserta didik
1) Guru membagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok yang terdiri atas
3-5 orang. (Collaboration)
2) Guru menjelaskan tugas yang harus dilakukan oleh masing-masing
kelompok. Adapun nama kelompok dan tugas yang diberikan oleh guru
yaitu:
a) Kelompok Ibrahim
• Tugasnya: Mendiskusikan makna zakat fitrah, orang yang berhak
menerima zakat fitrah dan jawaban dari kasus 1.
b) Kelompok Daud
• Tugasnya: Mendiskusikan waktu-waktu dalam membayar zakat
fitrah dan jawaban kasus 2.
c) Kelompok Muhammad
• Tugasnya: Mendiskusikan bahan/benda yang dibayarkan dalam
zakat fitrah dan jawaban kasus 3.
3) Peserta didik mempersiapkan diri untuk melakukan penyelidikan.
F. ASESMEN PEMBELAJARAN
1. Asesmen Awal
a. Teknik Penilaian : Tes Tertulis/Tes melalui Quizizz
b. Instrumen Penilaian : Pilihan Ganda
1) Apa yang kamu ketahui tentang makna dari zakat fitrah?
a. Zakat yang dikeluarkan pada awal Ramadan sebagai bentuk bersyukur.
b. Zakat yang wajib dikeluarkan pada bulan Ramadan sebagai bentuk
penyucian diri dan untuk membantu orang miskin.
c. Zakat yang dikeluarkan pada akhir Ramadan untuk menyambut Idul Fitri.
d. Zakat yang dikeluarkan untuk membangun infrastruktur publik.
2) Kapan waktu yang tepat untuk mengeluarkan zakat fitrah?
a. Hanya di bulan Ramadan sebelum Idul Fitri.
b. Setiap hari sepanjang tahun.
c. Pada hari pertama bulan Ramadan.
d. Setelah salat Idul Fitri.
3) Apa syarat utama bagi seseorang untuk wajib membayar zakat fitrah?
a. Memiliki lebih dari satu anak.
b. Memiliki kemampuan finansial yang cukup pada akhir bulan Ramadan.
c. Menyelesaikan ibadah haji.
d. Memiliki rumah sendiri.
4) Berapa besaran zakat fitrah yang harus dikeluarkan?
a. Setengah kilogram beras atau nilai setara.
b. Satu kilogram daging.
c. Dua kilogram buah-buahan.
d. Setengah kilogram emas.
5) Siapa yang berhak menerima zakat fitrah?
a. Semua orang yang kurang mampu, termasuk orang yang tidak beragama
Islam.
b. Hanya keluarga dekat dari orang yang mengeluarkan zakat.
c. Orang miskin dan membutuhkan di kalangan umat Islam.
d. Hanya orang-orang yang sedang melakukan perjalanan jauh
2. Asesmen Formatif
a. Asesmen Sikap Spiritual
Teknik Penilaian : Penilaian Diri
Instrumen Penilaian : Rubrik
Nama Peserta didik : ..........................
Tidak Kadang-
No Uraian Jarang Sering Selalu
Pernah Kadang
Menunjukkan niat baik dan keikhlasan
1 1 2 3 4 5
dalam memberikan zakat fitrah.
Menghargai dan menghormati orang yang
2 1 2 3 4 5
menerima zakat fitrah.
Berpartisipasi aktif dalam kegiatan
3 pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah 1 2 3 4 5
di sekolah atau komunitas.
Menunjukkan rasa syukur atas kesempatan
4 1 2 3 4 5
untuk berzakat dan membantu orang lain.
Memiliki pemahaman dan kesadaran yang
5 1 2 3 4 5
baik tentang makna dan tujuan zakat fitrah.
Petunjuk Penggunaan:
1. Bacalah setiap uraian dengan seksama.
2. Berikan skor pada setiap uraian berdasarkan penilaian diri Anda.
3. Jumlahkan semua skor untuk mendapatkan total skor.
b. Asesmen Pengetahuan
Teknik Penilaian : Tes Tertulis
Instrumen Penilaian : Pilihan Ganda
1) Kisi-Kisi soal
2) Soal
1. Apa yang dimaksud dengan zakat fitrah?
a. Zakat yang dikeluarkan pada saat bulan Ramadan untuk membersihkan
diri dan harta
b. Zakat yang dikeluarkan pada saat haji
c. Zakat yang dikeluarkan untuk membayar utang
d. Zakat yang diberikan untuk membeli makanan
2. Apa manfaat utama dari zakat fitrah?
a. Menambah kekayaan pribadi
b. Membantu membersihkan harta dan jiwa
c. Mengurangi biaya sekolah
d. Memperbaiki rumah
3. Siapa yang wajib membayar zakat fitrah?
a. Hanya orang yang kaya
b. Semua umat Islam yang mampu
c. Hanya anak-anak
d. Hanya orang tua
4. Bagaimana cara menghitung zakat fitrah?
a. Berdasarkan persentase dari penghasilan bulanan
b. Berdasarkan jumlah harta yang dimiliki
c. Berdasarkan jenis makanan pokok, seperti 2.5 kg beras per orang
d. Berdasarkan jumlah uang yang disimpan di bank
5. Kepada siapa zakat fitrah sebaiknya disalurkan?
a. Kepada keluarga yang kaya
b. Kepada orang-orang yang membutuhkan, seperti fakir miskin
c. Kepada teman-teman di sekolah
d. Kepada pemerintah
6. Dalam skenario berikut, berapa banyak zakat fitrah yang perlu
dikumpulkan untuk 8 keluarga jika setiap keluarga menerima 4 kg beras?
a. 12 kg beras b. 32 kg beras c. 16 kg beras d. 24 kg beras
7. Jika zakat fitrah dihitung dalam bentuk uang, berapa banyak uang yang
harus dibayar jika 1 kg beras setara dengan Rp30.000 dan zakat fitrah yang
dikeluarkan adalah 5 kg beras?
a. Rp100.000 b. Rp150.000 c. Rp200.000 d. Rp250.000
8. Dalam konteks distribusi zakat fitrah, apa yang penting untuk dipastikan?
a. Zakat disalurkan hanya kepada teman dekat
b. Zakat disalurkan ke semua yang memerlukan secara adil
c. Zakat disimpan di rumah
d. Zakat diberikan pada hari raya saja
9. Mengapa zakat fitrah biasanya dibayarkan sebelum hari raya Idul Fitri?
a. Agar zakat dapat digunakan untuk membeli makanan
b. Untuk memastikan penerima zakat dapat merayakan Idul Fitri dengan
lebih baik
c. Karena zakat fitrah tidak diterima setelah Idul Fitri
d. Untuk menghindari hukuman dari pemerintah
10. Apa yang harus dilakukan seseorang jika tidak mengetahui jumlah pasti
zakat fitrah yang harus dikeluarkan?
a. Mengabaikan pembayaran zakat
b. Membayar jumlah yang tidak pasti
c. Bertanya kepada orang yang lebih tahu atau mencari informasi yang
benar
d. Menggunakan uang untuk keperluan pribadi
c. Asesmen Keterampilan
Tabel Asesmen Psikomotor
Nama Peformance Jumlah
No. Ketertiban Kekompakan
Kelompok (Keaktifan) Nilai
1
2
3
4
Pedoman Penskoran:
1) Ketertiban (0-10):
• 0-2: Tidak tertib sama sekali, sering mengganggu.
• 3-5: Kurang tertib, beberapa kali mengganggu.
• 6-8: Tertib, sedikit gangguan.
• 9-10: Sangat tertib, tidak ada gangguan.
2) Kekompakan (0-10):
• 0-2: Tidak bekerja sama dengan kelompok, sering berselisih.
• 3-5: Kurang kompak, terkadang ada konflik.
• 6-8: Cukup kompak, bekerja sama dengan baik.
• 9-10: Sangat kompak, bekerja sama dengan sangat baik.
3) Keaktifan (0-10):
• 0-2: Tidak aktif, tidak berpartisipasi dalam kegiatan.
• 3-5: Kurang aktif, sedikit partisipasi.
• 6-8: Aktif, berpartisipasi dengan baik.
• 9-10: Sangat aktif, berpartisipasi secara maksimal.
Contoh Pengisian Tabel Asesmen Psikomotor:
Jumlah
No Nama Kelompok Ketertiban Kekompakan Keaktifan
Nilai
1 I 8 7 9 24
2 II 6 8 7 21
3 III 7 6 9 22
2. Remidial
Kegiatan Remedial bertujuan: Membantu siswa yang belum memahami materi
zakat fitrah dengan memberikan soal yang lebih sederhana dan mendasar. Adapun
Langkah-langkah kegiatan remedial yaitu:
a. Identifikasi siswa yang belum mencapai KKTP pada materi zakat fitrah.
b. Lakukan analisis terhadap kesulitan belajar yang dialami oleh siswa, misalnya
melalui wawancara atau tes diagnostik.
c. Berikan program remedial yang sesuai dengan kebutuhan siswa, seperti:
1) Memberikan penjelasan ulang atau pengajaran tambahan tentang konsep-
konsep dasar zakat fitrah.
2) Menyediakan modul atau bahan ajar tambahan yang lebih sederhana dan lebih
mudah dipahami.
3) Melakukan pendampingan atau bimbingan individual untuk membantu siswa
memahami materi.
4) Memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan mempraktikkan
langsung terkait ketentuan zakat fitrah.
d. Setelah program remedial, lakukan evaluasi untuk mengetahui apakah siswa telah
mencapai KKTP.
e. Berikan penghargaan atau umpan balik positif kepada siswa yang telah berhasil
mencapai KKTP setelah mengikuti program remedial.
Dengan adanya program pengayaan dan remedial ini, seluruh siswa dapat
memahami materi zakat fitrah dengan baik.
H. GLOSARIUM
1. Zakat Fitrah:
• Definisi: Zakat fitrah adalah zakat yang diwajibkan bagi setiap Muslim untuk
dikeluarkan pada akhir bulan Ramadan, sebelum hari raya Idul Fitri. Zakat ini
bertujuan untuk membersihkan harta dan jiwa, serta membantu kaum miskin agar
dapat merayakan hari raya dengan lebih baik.
• Tujuan: Membersihkan diri dari dosa dan membantu mereka yang membutuhkan,
serta memastikan semua umat Islam dapat merayakan Idul Fitri dengan lebih layak.
2. Kadar Zakat Fitrah: Kadar zakat fitrah adalah jumlah zakat yang harus dikeluarkan oleh
setiap individu. Biasanya diukur dalam bentuk makanan pokok, seperti beras, dengan
jumlah standar sekitar 2.5 kg per orang.
3. Penerima Zakat: Penerima zakat adalah orang-orang yang berhak menerima zakat, yaitu
mereka yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar mereka. Dalam konteks zakat
fitrah, penerima termasuk fakir miskin, yatim piatu, dan mereka yang membutuhkan.
4. Ramadhan: Ramadhan adalah bulan ke-9 dalam kalender Hijriah, di mana umat Islam
diwajibkan untuk berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam. Ramadan adalah waktu
untuk beribadah, berdoa, dan memperbaiki diri.
5. Idul Fitri: adalah hari raya yang dirayakan oleh umat Islam pada akhir bulan Ramadan
sebagai tanda berakhirnya puasa. Ini adalah waktu untuk merayakan kemenangan
spiritual dan sosial serta berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan teman.
6. Pembayaran Zakat: Pembayaran zakat adalah proses memberikan zakat kepada yang
berhak menerimanya. Dalam konteks zakat fitrah, ini biasanya dilakukan sebelum hari
raya Idul Fitri untuk memastikan penerima dapat merayakan hari raya dengan layak.
7. Distribusi Zakat: Distribusi zakat adalah proses penyaluran zakat kepada penerima yang
berhak. Distribusi harus dilakukan dengan adil dan sesuai dengan ketentuan syariat
untuk memastikan bantuan sampai kepada yang membutuhkan.
I. DAFTAR PUSTAKA
Hafidz, M. dan Prawito, E., 2023. Pendidikan Agama Islam untuk Kelas 5 SD: Panduan
Lengkap untuk Zakat Fitrah. Bandung: Penerbit Ilmu Edukasi
Kuntowijoyo, 2011. Zakat dan Fiqh Sosial. Yogyakarta: Penerbit LKiS.
M. Quraish Shihab, 2017. Wawasan Al-Qur'an: Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Masalah
Agama dan Sosial. Jakarta: Lentera Hati.
Muiz, A., & Hidarya, I. (2022). Analisis Hukum Islam terhadap penentuan zakat
fitrah. Sharia: Jurnal Kajian Islam, 1(1), 1–12.
Saprida, S., & Choiriyah, C. (2023). Sistem Penyaluran dan Perhitungan Zakat
Fitrah. AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 4(1), 261-268.
Setiawan, A., 2024. Buku Ajar Pendidikan Agama Islam: Fokus pada Zakat dan Infak.
Yogyakarta: Penerbit Sains dan Budaya.
Sutardjo, 2012. Hukum Zakat dalam Islam. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
ZAKAT FITRAH
1. Makna Zakat Fitrah
Zakat fitrah adalah salah satu jenis zakat yang diwajibkan dalam agama Islam
dan harus dibayar oleh setiap Muslim pada akhir bulan Ramadan, sebelum Hari Raya
Idul Fitri. Tujuan utama dari zakat fitrah adalah untuk membersihkan jiwa dari sifat-
sifat buruk dan kekurangan selama bulan puasa serta untuk membantu orang-orang
yang membutuhkan, sehingga mereka dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh
kebahagiaan tanpa merasa kekurangan.
a. Pengertian: Zakat fitrah berasal dari kata "fitrah," yang berarti "asal" atau "keadaan
alami." Zakat fitrah berarti zakat yang diberikan untuk mengembalikan kebersihan
jiwa dan menyempurnakan ibadah puasa selama Ramadan.
b. Tujuan: Zakat fitrah bertujuan untuk membersihkan hati dari sifat sombong dan
untuk memberikan bantuan kepada mereka yang kurang mampu, sehingga mereka
bisa merayakan Idul Fitri dengan layak. Ini juga sebagai bentuk syukur kepada
Allah atas nikmat-Nya.
2. Ketentuan Zakat Fitrah
Ketentuan zakat fitrah mencakup aturan mengenai siapa yang wajib membayar,
jenis bahan yang bisa dijadikan zakat fitrah, serta cara menghitung dan
mendistribusikannya. Ketentuan ini memastikan bahwa zakat fitrah dapat dilaksanakan
dengan benar dan bermanfaat bagi semua pihak.
a. Siapa yang Wajib Membayar:
• Zakat fitrah diwajibkan bagi setiap Muslim yang mampu, baik pria maupun
wanita, dewasa atau anak-anak. Kewajiban ini juga mencakup keluarga yang
mampu secara finansial.
• Kriteria Kemampuan: Seseorang dikategorikan mampu jika memiliki lebih dari
kebutuhan dasar dirinya dan keluarganya pada hari raya Idul Fitri.
b. Jenis Bahan untuk Zakat Fitrah:
• Zakat fitrah dapat diberikan dalam bentuk bahan makanan pokok seperti beras,
kurma, gandum, atau bahan makanan lokal yang berlaku di suatu daerah. Bahan
tersebut harus dalam kondisi baik dan cukup untuk memenuhi kebutuhan orang
miskin.
• Nilai Uang: Di beberapa daerah, zakat fitrah juga bisa dibayar dalam bentuk
uang dengan nilai yang setara dengan harga bahan makanan pokok yang
ditetapkan.
c. Cara Menghitung:
• Jumlah: Jumlah zakat fitrah yang harus dibayar biasanya setara dengan satu sha’
(ukuran standar dalam Islam) dari bahan makanan pokok yang berlaku di tempat
tersebut atau sebanyak 2,5 kg. Jika dalam bentuk uang, jumlahnya disesuaikan
dengan nilai pasar bahan tersebut.
• Contoh Perhitungan: Jika harga beras per kilogram adalah Rp 10.000, dan satu
sha’ setara dengan 2.5 kilogram beras, maka zakat fitrah dalam bentuk beras
adalah Rp 25.000. Jika dibayar dalam bentuk uang, nilai yang dibayarkan harus
sesuai dengan harga beras yang sama.
d. Distribusi:
• Zakat fitrah harus disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerima zakat
(mustahik), seperti fakir miskin, dan mereka yang membutuhkan. Distribusi
harus dilakukan dengan adil dan tepat waktu sehingga mereka bisa merayakan
Idul Fitri dengan layak.
e. Waktu Pembayaran: Zakat fitrah harus dibayarkan sebelum pelaksanaan shalat
Idul Fitri, biasanya pada akhir bulan Ramadan.
Zakat fitrah merupakan kewajiban ibadah dalam Islam yang bertujuan untuk
membersihkan jiwa dan membantu mereka yang kurang mampu menjelang Idul Fitri.
Dengan memenuhi ketentuan zakat fitrah, seorang Muslim dapat meraih kebersihan
spiritual dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Memahami makna dan
ketentuan zakat fitrah penting untuk memastikan pelaksanaannya sesuai dengan
prinsip-prinsip Islam dan memberikan dampak positif bagi komunitas.
B. LAMPIRAN 2: LKPD ZAKAT FITRAH