0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan5 halaman

Penelitian Hutan Wakaf di Bogor

Diunggah oleh

Savran Billahi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan5 halaman

Penelitian Hutan Wakaf di Bogor

Diunggah oleh

Savran Billahi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

FORM CATATAN HARIAN

Nama Peneliti : Savran Billahi

Hari, Tanggal & Jam : Jum’at, 11 Oktober 2024


Tempat : Bogor

Alamat : IPB & Pamijahan, Bogor

Kegiatan : Penelitian Inovasi Akar Rumput Green Islam: Tradisi


Keberlanjutan Musim Indonesia
Teknik : Wawancara mendalam, diskusi, dan observasi

Kegiatan di Lapangan : 1. Pada Kamis (10/10), peneliti sudah mengadakan janji


temu dengan dua informan, Ketua Yayasan Hutan
Wakaf Khalifah Muhamad Ali dan interlokal peneliti
yang juga aktivis di Desa Cibunian Edih dan mengurus
semua urusan penelitian, termasuk akomodasi.
2. Peneliti menggunakan perjalanan darat dengan mobil
pribadi menuju Bogor hingga 3 jam.
3. Informan pertama peneliti temui di Institut Pertanian
Bogor. Selain menjadi Ketua Yayasan Hutan Wakaf,
Khalifah merupakan dosen dan Ketua Prodi Ilmu
Ekonomi Syariah di FEB IPB. Peneliti diterima di ruang
kerjanya di FEB IPB setelah shalat Jum’at.
4. Sebelumnya, peneliti menyediakan waktu untuk
makan siang sebelum bertemu Khalifah di kafe di
dalam kampus IPB.
5. Peneliti melakukan diskusi dan kegiatan wawancara
hingga total 2,5 jam di ruangannya.
6. Informan mengetahui sekilas tentang riset PPIM,
karena Hutan Wakaf bekerja sama dengan Mosaic.
7. Beberapa waktu sebelum penulis bertemu dengan
Khalifah, Yayasan Hutan Wakaf baru saja merilis buku
tentang Hutan Wakaf.
8. Sebelum bertemu dengan Khalifah, peneliti telah
mengontak dan berdiskusi tentang Hutan Wakaf
dengan Sekretaris Hutan Wakaf, Jannah.
9. Informan sangat terbuka dengan kedatangan penulis
dan inisiatif riset PPIM tentang Islam dan lingkungan
10. Setelah melakukan kegiatan wawancara, pada sore
harinya peneliti melanjutkan perjalanan menuju Desa
Cibunian. Namun, karena sudah gelap, peneliti
mencari penginapan secara on the spot. Sebagai
catatan, tidak ada penginapan seperti hotel dengan
standar yang baik yang tersedia ke arah desa. Peneliti
pun berinisiatif untuk bertanya dan ternyata beberapa
rumah menyediakan pelayanan penginapan.
11. Malam harinya, peneliti berkoordinasi dengan Edih
untuk merencanakan kegiatan penelitian pada esok
harinya.
12. Catatan: Desa Cibunian berada di lokasi perbatasan
Kabupaten Bogor dengan Sukabumi. Dari IPB
membutuhkan perjalanan jika lancar kurang lebih satu
jam. Namun, jalan menuju ke desa merupakan jalanan
padat dan macet.

Isi Wawancara : 1. Yayasan Hutan Wakaf Bogor memiliki area hutan


wakaf di Desa Cibunian dan Purwabakti.
2. Inisiatif hutan wakaf berawal dari tesis Khalifah
tentang pengelolaan wakaf saat studi Malaysia.
3. Desa Cibunian merupakan desa yang rawan longsor
dan berbatasan dengan Hutan Lindung Halimun.
4. Dalam melakukan inisiatifnya, masyarakat
diberdayakan dengan maksimal dengan membentuk
beberapa kelompok.
5. Keberadaan hutan wakaf dikembangkan secara
bertahap, saat ini baru membuka hutan wakaf di Desa
Purwabakti (baru 3 bulan) dengan luas lahan hanya
1,5 hektar
6. Khalifah menganggap penting pengelolaan wakaf
secara luas. Pada umumnya wakaf hanya
diperuntukkan untuk masjid dan makam, namun
banyak objek yang belum menjadi objek wakaf,
termasuk hutan.
7. Keberadaan hutan wakaf merupakan penerapan dari
Green Islam, yang juga bisa mendorong inovasi-
inovasi dari masyarakat. Misal, yang dilakukan Edih di
Desa Cibunian.
8. Kelompok masyarakat yang diajak terlibat berasal dari
berbagai latar belakang, antara lain aktivis desa, tokoh
agama, ibu-ibu, anak muda, dan masyarakat umum.
9. Keberadaan hutan wakaf seringakli mendorong pihak-
pihak luar desa datang ke desa Cibunian, seperti
peneliti dari Kyoto University, Mesir, Malaysia, KLHK,
Baznas, dan sebagainya.

Observasi : 1. Peneliti belum mengamati keberadaan hutan wakaf


dan aktivisme lingkungan desa pada hari ini.

Dokumen Pendukung : Jenis Filename


Audio 1
Foto 3
Video
Lainnya

Lampiran Foto
Jenis
Keterangan Dokumentasi
Kelamin
Khalifah dan
1 Savran L
(Peneliti)

Ketua
Yayasan
2 L
Hutan Wakaf
Khalifah
Perjalanan
peneliti
(sendiri) ke
3 Desa
Pamijahan
menjelang
malam

Anda mungkin juga menyukai