Emas, bentuknya kecil, ringan dalam hitungan gram.
Sesuai dengan namanya, warnanya berkilau
demikian. Kecil-kecil cabe rawit. Itulah pepatah yang cocok untuk benda itu.
Ternyata si cabe rawit ini merupakan indikator utama perekonomian bangsa. Dari sisi harga
komoditas, per 30 September 2024, harga satu ons troi (troy ounce) yang setara dengan sekitar 31,1 gram
sebesar US$2,667.6. Harga per gram bila disamakan dengan nilai tukar rupiah 1 USD = Rp15.000,00,
harganya mencapai 40 juta rupiah.
Proses perolehan dan pengolahan logam mulia ini dari bijihnya hingga sampai di pasar melibatkan
beberapa tahap ekonomi (Produksi dan Distribusi):
1. Penambangan: Emas ditambang dari bijih, baik secara terbuka maupun bawah tanah.
2. Penghancuran: Bijih emas dihancurkan menjadi partikel kecil.
3. Penggilingan: Partikel digiling untuk memisahkan emas dari material lain.
4. Pengolahan Awal: Emas dipisahkan menggunakan metode gravitasi.
5. Pengolahan Kimia: Bijih dicampur dengan larutan sianida untuk melarutkan emas.
6. Pemulihan Emas: Emas dipisahkan dari larutan menggunakan karbon aktif.
7. Peleburan: Emas dilebur untuk menghilangkan impuritas dan membentuk batangan.
8. Pengemasan dan Distribusi: Emas batangan dikemas untuk dipasarkan oleh ANTM (Aneka
Tambang).
Tahapan ekonomi konsumsi dapat dilihat ketika masyarakat membeli emas dalam bentuk perhiasan
(seperti pada gambar) ataupun batangan
Meskipun harga emas cenderung naik secara nominal, hasil penelitian menunjukkan bahwa harga
emas secara riil relatif stabil selama ratusan tahun. Oleh karena itu, menyebut investasi emas mungkin
kurang tepat dan terkesan sebagai strategi pemasaran untuk produk-produk terkait emas, seperti gadai, cicil,
dan tabung emas.
Dalam dunia investasi, setiap jenis memiliki karakteristik dan potensi keuntungan yang berbeda.
Misalnya, investasi deposito dan obligasi memberikan bunga, saham menawarkan dividen dan capital gain,
sementara properti bisa menghasilkan pendapatan sewa. Namun, berbeda dengan emas, yang tidak akan
memberikan keuntungan langsung hanya dengan menyimpannya. Dalam jangka pendek, malah bisa
mengalami kerugian akibat selisih harga jual dan beli yang cukup besar.
Dengan harga yang stabil, emas lebih cocok dianggap sebagai bentuk tabungan daripada investasi.
Menabung dalam bentuk emas memberikan keamanan, karena mampu melawan inflasi, dan sebagai “aset
aman” di masa krisis.
Dalam ilmu ekonomi, saya belajar bahwa pendapatan yang diterima penting untuk ditabung.
Alokasi pendapatan yang ideal adalah dengan menggunakan metode budgeting 50/30/20.
• 50% Needs untuk kebutuhan, meliputi sewa atau cicilan rumah, belanja bahan masakan, utility, dan
lain-lain.
• 30% Wants untuk keinginan, mulai dari yang besar seperti travelling, hangout, sampai yang kecil
seperti biaya langganan streaming.
• 20% Saving untuk masa depan atau utang, yaitu tabungan dan investasi.
SEMANGAT MENABUNG