Laporan Pendampingan Guru Penggerak Surakarta
Laporan Pendampingan Guru Penggerak Surakarta
Pengajar Praktik
Rifai
Angkatan 11 - Kota Surakarta
DAFTAR ISI
B. TUJUAN ............................................................................................................................ 2
D. SASARAN ......................................................................................................................... 2
E. PELAKSANAAN ............................................................................................................. 3
J. EVALUASI ..................................................................................................................... 24
K. PENUTUP ....................................................................................................................... 28
K. LAMPIRAN .................................................................................................................... 28
1
A. Latar Belakang
B. Tujuan
C. Indikator Keberhasilan
D. Sasaran
Calon Guru penggerak sebagai Sasaran Pendampingan Individu 6 adalah sebagai berikut
No Tempat Alamat Kab./Kota Provinsi
1 Gideon Herman Wibisono Jalan Sadewa Kota Surakarta Jawa Tengah
No.40,
Brondongan,
Serengan, Kec.
Serengan, Kota
Surakarta, Jawa
Tengah 57155
3
E. Pelaksanaan
Pelaksanan pendampingan individu 6 di Wilayah Sasaran pengajar praktik yang bertugas ini
diselenggarakan secara tatap muka (luring) pada tanggal 14 November sampai dengan 21
November 2024, adapun jadwal sebagai tertuang dalam tabel di bawah ini:
4
Surakarta, Jawa
Tengah 57155
F. Pihak Terkait
Pihak yang terkait pada pelaksanaan pendampingan individu 6 adalah sebagai berikut:
mendatang.
Sesi kedua Pengajar Praktik menanyakan kepada CGP perubahan dalam pembelajaran
yang sudah diterapkan selama 6 bulan, mendiskusikan dampak pada diri guru dan murid
yang terjadi.
Sesi ketiga Pengajar Praktik membahas hasil identifikasi pemetaan aset di sekolah yang
telah didiskusikan sebelumnya bersama kepala sekolah, rekan sejawat, orangtua murid,
tokoh masyarakat, dan murid-murid. Sekolah sebagai sebuah ekosistem memiliki unsur
abiotik dan unsur biotik. Kedua unsur tersebut dapat dijabarkan ke dalam 7 modal atau
aset sekolah, yaitu modal manusia, fisik, sosial, politik, lingkungan/alam, agama dan
budaya, dan finansial. Pemetaan aset sangat penting untuk mengetahui potensi atau
kekuatan yang dimiliki sekolah sehingga dapat dimaksimalkan untuk program yang
berpihak pada murid demi kemajuan sekolah. Kemudian Pengajar Praktik mewawancarai
salah satu guru di sekolah tentang pemetaan aset. Bagaimana mengidentifikasi aset, apa
kendala, apa tantangan, dan sebagainya. Percakapan berlangsung selama 30 menit.
Sesi terakhir pada inti pendampingan adalah berdiskusi terkait persiapan panen hasil
belajar, memastikan CGP mengetahui dan memahami kelengkapan apa saja yang akan
dibawa dan ditampilkan saat pelaksanaan panen hasil belajar
Ketiga, bagian akhir pendampingan individu 6
Pada akhir pendampingan pengajar praktik mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih
telah berbagi praktik baik yang sudah dilakukan dari pembelajaran daring, lalu
mendorong untuk terus memetakan sumber daya dalam melakukan perubahan dan
perbaikan pembelajaran. Setelah tiga jam, proses PI pun selesai. Diakhiri dengan foto
bersama. Kini tinggal mempersiapkan diri untuk lokakarya 6 dan lokakarya panen raya.
H. Alur Kegiatan
I. Hasil Kegiatan
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
1 Tempat: 1. Berdasarkan hasil feedback 360 apa yang kurang baik/
SD Negeri perlu ditingkatkan menurut responden terhadap
Beton Surakarta kompetensi bapak/Ibu? Jelaskan menurut masing-masing
Tanggal: responden (kepala sekolah, rekan sejawat, dan murid)
Kamis, 14 Jawaban :
November 2024 Kepala Sekolah: Kepala sekolah mungkin
Nama CGP: menunjukkan bahwa saya perlu meningkatkan
Erni Mujiyati keterampilan manajemen kelas untuk memastikan
suasana belajar yang kondusif dan terorganisir.
Rekan Sejawat: Rekan sejawat mungkin menilai
bahwa saya perlu lebih banyak kolaborasi dan berbagi
strategi pembelajaran efektif dengan guru lain.
9
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
Murid: Murid mungkin merasa bahwa saya perlu lebih
memperhatikan kebutuhan individu mereka dan
memberikan dukungan lebih personal.
2. Apa rencana Bapak/Ibu ke depannya untuk dilakukan
mengenai kompetensi guru penggerak yang harus
Bapak/Ibu miliki?
Jawaban : Rencana saya ke depannya adalah mengikuti
pelatihan dan workshop terkait inovasi pembelajaran,
memperbanyak membaca literatur tentang metode
pembelajaran terbaru, serta aktif berpartisipasi dalam
komunitas guru penggerak untuk saling berbagi pengalaman
dan pengetahuan.
3. Siapa saja yang akan Bapak/Ibu libatkan untuk
meningkatkan kompetensi guru penggerak yang harus
Bapak/Ibu miliki?
Jawaban : Saya akan melibatkan kepala sekolah sebagai
mentor, rekan sejawat untuk diskusi dan berbagi praktik
terbaik, serta murid untuk memberikan umpan balik tentang
metode pengajaran yang saya terapkan.
4. Setelah Bapak/ Ibu menjalani 6 bulan pendidikan guru
penggerak, perubahan apa yang Bapak/ Ibu rasakan yang
berkaitan dengan kompetensi Bapak/ Ibu sebagai guru?
Jawaban : Setelah 6 bulan, saya merasa lebih percaya diri
dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang
inovatif dan interaktif. Saya juga lebih mampu menyesuaikan
metode pengajaran dengan kebutuhan individu murid.
5. Berdasarkan yang Bapak/ Ibu alami, perubahan apa saja
yang terjadi pada diri murid Bapak/ Ibu setelah Bapak/ Ibu
menjalani program 6 bulan ini?
10
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
Jawaban : Murid saya menjadi lebih aktif dalam pembelajaran,
menunjukkan peningkatan motivasi belajar, serta lebih sering
berpartisipasi dalam diskusi kelas dan kegiatan kelompok.
6. Bagaimana proses Bapak/Ibu dalam
menemukan/mengidentifikasi sumber daya yang ada di
sekolah?
Jawaban : Proses saya melibatkan observasi langsung,
berdiskusi dengan rekan sejawat dan murid, serta mengevaluasi
fasilitas dan materi yang ada. Saya juga memanfaatkan
teknologi untuk mencari informasi tambahan yang dapat
digunakan dalam pembelajaran.
7. Apa saja kendala dan tantangan yang Bapak/Ibu hadapi
saat melakukan identifikasi sumber daya sekolah dan
bagaimana Bapak/Ibu mengatasinya?
Jawaban : Salah satu kendala yang saya hadapi adalah
keterbatasan akses terhadap sumber daya tertentu. Untuk
mengatasinya, saya bekerja sama dengan pihak sekolah untuk
mencari solusi, seperti mendatangkan ahli dari luar atau
mengadakan program pendanaan untuk pengadaan sumber
daya tambahan.
8. Bagaimana perasaan Bapak/Ibu ketika berhasil
mengidentifikasi sumber daya sekolah?
Jawaban :Saya merasa sangat puas dan termotivasi ketika
berhasil mengidentifikasi sumber daya yang dapat
meningkatkan kualitas pembelajaran. Hal ini memberikan saya
semangat untuk terus mencari cara baru dalam memperkaya
pengalaman belajar murid.
2 Tempat: 1. Berdasarkan hasil feedback 360, apa yang kurang baik/perlu
SMA Negeri 1 ditingkatkan menurut responden terhadap kompetensi
Surakarta bapak/ibu? Jelaskan menurut masing-masing responden
Surakarta (kepala sekolah, rekan sejawat, dan murid)
11
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
Tanggal: Jawaban:
Jumat, 15 Kepala Sekolah: Menyatakan bahwa saya perlu lebih
November 2024 meningkatkan kemampuan dalam merencanakan dan
Nama CGP: melaksanakan evaluasi pembelajaran secara sistematis.
Ana Dwi Ventri Terkadang, evaluasi yang saya buat belum sepenuhnya
Naning mencakup semua aspek yang diinginkan untuk melihat
Widiyanti perkembangan siswa secara menyeluruh.
Rekan Sejawat: Mengatakan bahwa saya perlu lebih
terbuka dalam berbagi ide atau berkolaborasi dengan
rekan sejawat lainnya. Terkadang saya cenderung
bekerja secara individual dan kurang melibatkan teman
sejawat dalam perencanaan atau pemecahan masalah
bersama.
Murid: Beberapa murid merasa saya perlu lebih kreatif
dalam membuat pembelajaran yang lebih menarik dan
bervariasi. Mereka berharap metode yang saya gunakan
bisa lebih mengakomodasi berbagai gaya belajar yang
ada di kelas.
2. Apa rencana Bapak/Ibu ke depannya untuk dilakukan
mengenai kompetensi guru penggerak yang harus Bapak/Ibu
miliki?
Jawaban : Ke depan, saya berencana untuk lebih fokus pada
pengembangan kompetensi saya dalam mengelola
pembelajaran yang berbasis pada karakteristik peserta didik.
Saya akan memperdalam pemahaman mengenai pendekatan
yang lebih inklusif dan inovatif dalam mengajar. Selain itu,
saya juga berencana untuk terus memperkuat keterampilan saya
dalam mengembangkan komunitas belajar di sekolah dan
bekerja lebih kolaboratif dengan sesama guru.
12
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
3. Siapa saja yang akan Bapak/Ibu libatkan untuk
meningkatkan kompetensi guru penggerak yang harus
Bapak/Ibu miliki?
Jawaban : Untuk meningkatkan kompetensi guru penggerak,
saya akan melibatkan beberapa pihak berikut:
Rekan Sejawat: Agar saya bisa belajar bersama dan
saling mendukung dalam menerapkan praktik terbaik
dalam pembelajaran.
Kepala Sekolah: Untuk mendapatkan arahan dan
masukan terkait kebijakan serta strategi peningkatan
kualitas pembelajaran di sekolah.
Murid: Saya akan mendengarkan umpan balik mereka
agar dapat lebih memahami kebutuhan mereka dalam
proses pembelajaran.
Komunitas Profesional: Saya akan bergabung dengan
komunitas guru atau kelompok diskusi untuk saling
bertukar pengalaman dan strategi mengajar yang lebih
efektif.
4. Setelah Bapak/Ibu menjalani 6 bulan pendidikan guru
penggerak, perubahan apa yang Bapak/Ibu rasakan yang
berkaitan dengan kompetensi Bapak/Ibu sebagai guru?
Jawaban : Setelah menjalani pendidikan guru penggerak
selama 6 bulan, saya merasakan peningkatan yang signifikan
dalam kemampuan saya untuk merancang pembelajaran yang
lebih inklusif dan berbasis pada kebutuhan siswa. Saya juga
lebih percaya diri dalam mengimplementasikan teknologi
dalam pembelajaran, serta lebih mampu memimpin dan
mengelola diskusi kelas dengan lebih efektif. Selain itu, saya
merasa lebih memiliki kesadaran terhadap pentingnya peran
saya dalam membentuk karakter siswa, tidak hanya dari sisi
akademis, tetapi juga sosial dan emosional.
13
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
5. Berdasarkan yang Bapak/Ibu alami, perubahan apa saja yang
terjadi pada diri murid Bapak/Ibu setelah Bapak/Ibu menjalani
program 6 bulan ini?
Jawaban : Setelah saya menjalani program ini, saya melihat
perubahan positif pada murid-murid saya, terutama dalam hal
motivasi dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran. Mereka
menjadi lebih aktif dalam berdiskusi dan bertanya, serta lebih
berani mengemukakan pendapat. Saya juga melihat adanya
peningkatan dalam kemampuan mereka untuk bekerja sama
dalam kelompok, yang saya nilai sebagai dampak dari
pembelajaran yang lebih kolaboratif dan berbasis proyek.
Selain itu, saya merasa ada peningkatan dalam sikap mereka
yang lebih positif terhadap pelajaran dan lebih peduli terhadap
perkembangan diri mereka sendiri.
6. Bagaimana proses Bapak/Ibu dalam
menemukan/mengidentifikasi sumber daya yang ada di
sekolah?
Jawaban : Proses identifikasi sumber daya dimulai dengan
pemetaan kebutuhan siswa dan potensi yang ada di sekolah.
Saya berdiskusi dengan kepala sekolah dan rekan-rekan guru
untuk mengeksplorasi kekuatan dan kelemahan yang ada, baik
dalam hal sarana-prasarana, kemampuan guru, maupun potensi
siswa. Saya juga mengidentifikasi berbagai program eksternal
yang dapat mendukung pengembangan sekolah, seperti
kerjasama dengan lembaga pendidikan lain atau organisasi
sosial. Selain itu, saya memanfaatkan data akademik dan
observasi langsung untuk lebih memahami sumber daya yang
tersedia.
7. Apa saja kendala dan tantangan yang Bapak/Ibu hadapi saat
melakukan identifikasi sumber daya sekolah dan bagaimana
Bapak/Ibu mengatasinya?
14
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
Jawaban : Salah satu kendala yang saya hadapi adalah
kurangnya waktu untuk melakukan identifikasi secara
mendalam, mengingat banyaknya kewajiban yang harus
diselesaikan dalam rutinitas harian. Untuk mengatasi hal ini,
saya mencoba untuk memprioritaskan kegiatan ini dengan
melibatkan waktu rapat khusus bersama rekan guru dan kepala
sekolah untuk mendiskusikan potensi dan sumber daya yang
ada. Selain itu, keterbatasan fasilitas juga menjadi tantangan,
namun saya berusaha mencari solusi kreatif, seperti
memanfaatkan teknologi yang ada atau mencari alternatif
sumber daya dari luar sekolah.
8. Bagaimana perasaan Bapak/Ibu ketika berhasil
mengidentifikasi sumber daya sekolah?
Jawaban : Saya merasa sangat puas dan bangga ketika berhasil
mengidentifikasi berbagai sumber daya yang ada di sekolah. Itu
memberikan rasa percaya diri bahwa sekolah kami memiliki
banyak potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung
proses pembelajaran. Selain itu, perasaan ini mendorong saya
untuk lebih proaktif dalam merancang strategi pembelajaran
yang dapat memaksimalkan sumber daya tersebut, baik itu
berupa fasilitas, bakat siswa, atau kerjasama dengan pihak luar.
Saya merasa lebih optimis bahwa dengan pemanfaatan yang
tepat, kami bisa mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik.
3 Tempat: 1. Berdasarkan hasil feedback 360 apa yang kurang baik/
SMK "Al perlu ditingkatkan menurut responden terhadap
Islam" kompetensi bapak/Ibu? Jelaskan menurut masing-
Surakarta masing responden (kepala sekolah, rekan sejawat, dan
Tanggal: murid)
Senin, 18 Jawaban : Berdasarkan hasil feedback 360, terdapat beberapa
November 2024 hal yang perlu saya tingkatkan. Kepala sekolah menyarankan
Nama CGP: agar saya lebih proaktif dalam mengikuti perkembangan
15
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
Winda teknologi pendidikan. Rekan sejawat menilai bahwa saya perlu
Sririyanti lebih sering berbagi praktik baik dalam pembelajaran.
Sementara itu, murid-murid berharap agar saya lebih sering
memberikan umpan balik yang konstruktif terhadap hasil
pekerjaan mereka.
2. Apa rencana Bapak/Ibu ke depannya untuk dilakukan
mengenai kompetensi guru penggerak yang harus
Bapak/Ibu miliki?
Jawaban : Rencana ke depan, saya akan fokus pada
pengembangan kompetensi dalam merancang pembelajaran
yang berpusat pada murid. Saya akan mengikuti pelatihan-
pelatihan terkait, mempelajari berbagai model pembelajaran
inovatif, serta aktif berdiskusi dengan rekan guru penggerak
lainnya. Selain itu, saya juga akan berusaha untuk
menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan
menyenangkan bagi semua murid.
3. Siapa saja yang akan Bapak/Ibu libatkan untuk
meningkatkan kompetensi guru penggerak yang harus
Bapak/Ibu miliki?
Jawaban : Untuk meningkatkan kompetensi, saya akan
melibatkan beberapa pihak, yaitu:
Rekan guru penggerak: Melalui diskusi kelompok, sharing
pengalaman, dan kolaborasi dalam proyek-proyek
pembelajaran.
Kepala sekolah: Meminta bimbingan dan dukungan dalam
mengimplementasikan program-program inovasi pembelajaran.
Komunitas Pendidikan: Mengikuti workshop atau seminar
yang diselenggarakan oleh para ahli di bidangnya.
Murid: Melalui survei dan wawancara untuk mengetahui
kebutuhan dan harapan mereka terhadap pembelajaran.
16
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
4. Setelah Bapak/ Ibu menjalani 6 bulan pendidikan guru
penggerak, perubahan apa yang Bapak/ Ibu rasakan yang
berkaitan dengan kompetensi Bapak/ Ibu sebagai guru?
Jawaban : Setelah mengikuti program guru penggerak, saya
merasa lebih percaya diri dalam merancang dan melaksanakan
pembelajaran yang aktif dan menyenangkan. Saya juga lebih
memahami pentingnya kolaborasi dengan rekan guru dan
orang tua murid. Selain itu, saya menjadi lebih reflektif
terhadap praktik pembelajaran saya dan selalu berusaha untuk
memperbaiki diri.
5. Berdasarkan yang Bapak/ Ibu alami, perubahan apa saja
yang terjadi pada diri murid Bapak/ Ibu setelah Bapak/ Ibu
menjalani program 6 bulan ini?
Jawaban : Murid-murid saya menjadi lebih aktif dan terlibat
dalam proses pembelajaran. Mereka lebih berani untuk
bertanya dan menyampaikan pendapat. Selain itu, mereka juga
menunjukkan peningkatan dalam kemampuan berpikir kritis
dan menyelesaikan masalah.
6. Bagaimana proses Bapak/Ibu dalam
menemukan/mengidentifikasi sumber daya yang ada di
sekolah?
Jawaban : Saya memulai dengan melakukan pemetaan seluruh
sumber daya yang ada di sekolah, baik itu sumber daya
manusia, fisik, maupun keuangan. Kemudian, saya melakukan
wawancara dengan para guru, staf, dan murid untuk
mengetahui potensi dan kebutuhan mereka. Selain itu, saya
juga mencari informasi dari berbagai sumber, seperti laporan
sekolah, buku panduan, dan internet.
7. Apa saja kendala dan tantangan yang Bapak/Ibu hadapi
saat melakukan identifikasi sumber daya sekolah dan
bagaimana Bapak/Ibu mengatasinya?
17
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
Jawaban : Salah satu kendala yang saya hadapi adalah
kurangnya data yang terdokumentasi dengan baik. Untuk
mengatasi hal ini, saya membuat formulir survei dan
menyebarkannya kepada seluruh warga sekolah. Selain itu,
saya juga melakukan observasi langsung ke lapangan untuk
mendapatkan data yang lebih akurat.
8. Bagaimana perasaan Bapak/Ibu ketika berhasil
mengidentifikasi sumber daya sekolah?
Jawaban :Saya merasa sangat senang dan puas ketika berhasil
mengidentifikasi sumber daya sekolah. Dengan mengetahui
potensi yang dimiliki, saya dapat merancang program-program
yang lebih efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas
pembelajaran.
4 Tempat: 1. Berdasarkan hasil feedback 360 apa yang kurang baik/
SD Negeri perlu ditingkatkan menurut responden terhadap
Mojosongo 5 kompetensi bapak/Ibu? Jelaskan menurut masing-
Surakarta masing responden (kepala sekolah, rekan sejawat, dan
Tanggal: murid)
Selasa, 19 Jawaban :
November 2024 Kepala Sekolah: Kepala sekolah mungkin menyoroti
Nama CGP: perlunya peningkatan dalam kompetensi
Elyas Rochani manajerial dan kemampuan berkolaborasi dengan rekan
Indrayanti sejawat. Mereka bisa mencatat bahwa guru perlu lebih
aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan
sekolah yang melibatkan semua pihak
Rekan Sejawat: Rekan sejawat mungkin memberikan
umpan balik terkait komunikasi dan kerjasama tim.
Mereka dapat mencatat bahwa ada kebutuhan untuk
memperbaiki cara berinteraksi dalam kelompok kerja,
serta meningkatkan dukungan terhadap satu sama lain
dalam proses pembelajaran
18
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
Murid: Dari perspektif murid, umpan balik bisa
menunjukkan kurangnya keterlibatan aktif dalam
pembelajaran. Murid mungkin merasa bahwa metode
pengajaran yang digunakan kurang menarik atau tidak
cukup interaktif, sehingga mengurangi motivasi mereka
untuk belajar
2. Apa rencana Bapak/Ibu ke depannya untuk dilakukan
mengenai kompetensi guru penggerak yang harus
Bapak/Ibu miliki?
Jawaban :
Mengikuti pelatihan tambahan yang fokus pada
pengembangan kompetensi pedagogik dan manajerial.
Menerapkan metode pengajaran yang lebih inovatif dan
interaktif untuk meningkatkan keterlibatan siswa.
Berkolaborasi dengan rekan sejawat untuk berbagi
praktik terbaik dan pengalaman dalam pengajaran
3. Siapa saja yang akan Bapak/Ibu libatkan untuk
meningkatkan kompetensi guru penggerak yang harus
Bapak/Ibu miliki?
Jawaban :
Kepala Sekolah: Sebagai pemimpin, kepala sekolah akan
memberikan arahan dan dukungan.
Rekan Sejawat: Kerjasama dengan rekan sejawat sangat
penting untuk berbagi pengalaman dan strategi pengajaran.
Murid dan Orang Tua: Melibatkan murid dan orang tua
dalam proses pembelajaran untuk mendapatkan umpan
balik langsung dan meningkatkan relevansi pembelajaran
4. Setelah Bapak/ Ibu menjalani 6 bulan pendidikan guru
penggerak, perubahan apa yang Bapak/ Ibu rasakan yang
berkaitan dengan kompetensi Bapak/ Ibu sebagai guru?
19
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
Jawaban :
Peningkatan dalam kemampuan mengelola kelas dan
menerapkan metode pembelajaran yang lebih efektif.
Perubahan positif dalam hubungan dengan murid, di
mana mereka lebih terbuka untuk berpartisipasi aktif
dalam kelas.
Kesadaran diri yang lebih tinggi mengenai kekuatan dan
kelemahan pribadi sebagai pendidik
5. Berdasarkan yang Bapak/ Ibu alami, perubahan apa saja
yang terjadi pada diri murid Bapak/ Ibu setelah Bapak/ Ibu
menjalani program 6 bulan ini?
Jawaban :
Meningkatnya motivasi belajar dan partisipasi aktif dalam
kegiatan kelas.
Perkembangan keterampilan sosial mereka, seperti
kerjasama dalam kelompok.
Peningkatan prestasi akademik akibat pendekatan
pembelajaran yang lebih menarik dan relevan
6. Bagaimana proses Bapak/Ibu dalam
menemukan/mengidentifikasi sumber daya yang ada di
sekolah?
Jawaban :
Observasi langsung terhadap fasilitas dan materi
pembelajaran yang ada.
Diskusi dengan rekan kerja untuk mengidentifikasi
potensi sumber daya manusia di lingkungan sekolah.
Menggunakan umpan balik dari murid untuk mengetahui
kebutuhan mereka dalam proses belajar
20
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
7. Apa saja kendala dan tantangan yang Bapak/Ibu hadapi
saat melakukan identifikasi sumber daya sekolah dan
bagaimana Bapak/Ibu mengatasinya?
Jawaban :
Kurangnya waktu untuk melakukan observasi
menyeluruh di sekolah.
Resistensi dari beberapa rekan sejawat terhadap
perubahan cara kerja.
Untuk mengatasi hal ini, pendekatan kolaboratif
dilakukan dengan mengajak diskusi terbuka serta
menjadwalkan waktu khusus untuk observasi bersama
8. Bagaimana perasaan Bapak/Ibu ketika berhasil
mengidentifikasi sumber daya sekolah?
Jawaban :
Rasa pencapaian karena dapat melihat potensi yang ada di
lingkungan sekitar.
Keyakinan bahwa dengan memanfaatkan sumber daya
tersebut, kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan secara
signifikan.
Keterhubungan yang lebih baik dengan rekan kerja dan
siswa karena adanya pemahaman bersama tentang sumber
daya yang tersedia
5 Tempat: 1. Berdasarkan hasil feedback 360 apa yang kurang baik/
SMP Negeri 19 perlu ditingkatkan menurut responden terhadap
Kota Surakarta kompetensi bapak/Ibu? Jelaskan menurut masing-
Tanggal: masing responden (kepala sekolah, rekan sejawat, dan
Rabu, 20 murid)
November 2024 Jawaban : Berdasarkan hasil feedback 360, saya menyadari
bahwa ada beberapa area yang perlu saya tingkatkan. Hal
pertama yang harus saya lakukan adalah memperbaiki cara
saya berkomunikasi dengan rekan sejawat, agar lebih terbuka
21
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
Nama CGP: dan kolaboratif. Selain itu, saya juga perlu lebih aktif dalam
Gideon Herman melibatkan siswa dalam proses pembelajaran, dengan
Wibisono memberikan lebih banyak ruang bagi mereka untuk
berekspresi dan berdiskusi. Feedback juga menunjukkan
perlunya peningkatan dalam teknik evaluasi pembelajaran
yang lebih mendalam dan berkelanjutan.
2. Apa rencana Bapak/Ibu ke depannya untuk dilakukan
mengenai kompetensi guru penggerak yang harus
Bapak/Ibu miliki?
Jawaban : Setelah selesai mengikuti Pendidikan Guru
Penggerak, saya berencana untuk lebih fokus pada
implementasi pembelajaran yang lebih berbasis pada
pengembangan karakter dan keterampilan abad 21. Saya juga
ingin terus meningkatkan kolaborasi dengan rekan-rekan
sejawat dan memperkuat peran saya dalam menggerakkan
komunitas belajar di sekolah. Selain itu, saya akan terus
memperdalam pemahaman tentang berbagai metode dan
pendekatan pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan
kualitas pembelajaran di kelas.
3. Siapa saja yang akan Bapak/Ibu libatkan untuk
meningkatkan kompetensi guru penggerak yang harus
Bapak/Ibu miliki?
Jawaban :
Rekan Sejawat: Sebagai mitra kolaboratif dalam
mengembangkan metode pembelajaran dan berbagi ide.
Kepala Sekolah: Untuk mendapatkan dukungan dan
kebijakan yang relevan guna meningkatkan kualitas
pembelajaran di sekolah.
Siswa: Agar dapat memperoleh umpan balik langsung
dari mereka mengenai apa yang paling efektif dan
bermanfaat dalam proses pembelajaran.
22
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
Komunitas Profesional dan Pusat Pelatihan: Untuk
memperluas wawasan dan keterampilan saya dalam
konteks pendidikan yang lebih luas.
4. Setelah Bapak/ Ibu menjalani 6 bulan pendidikan guru
penggerak, perubahan apa yang Bapak/ Ibu rasakan yang
berkaitan dengan kompetensi Bapak/ Ibu sebagai guru?
Jawaban : Setelah mengikuti program Pendidikan Guru
Penggerak selama 6 bulan, saya merasa ada peningkatan yang
signifikan dalam kompetensi saya sebagai guru. Saya menjadi
lebih percaya diri dalam mengelola pembelajaran yang
berorientasi pada kebutuhan siswa dan berbasis pada
pengembangan karakter. Saya juga merasa lebih terbuka untuk
mencoba pendekatan-pendekatan baru dalam mengajar dan
lebih mampu mendorong partisipasi aktif siswa dalam kelas.
Secara keseluruhan, program ini memberikan saya wawasan
baru dalam mengembangkan diri sebagai seorang guru yang
lebih reflektif dan berorientasi pada hasil.
5. Berdasarkan yang Bapak/ Ibu alami, perubahan apa saja
yang terjadi pada diri murid Bapak/ Ibu setelah Bapak/ Ibu
menjalani program 6 bulan ini?
Jawaban : Setelah menjalani program ini, saya melihat
beberapa perubahan positif pada diri murid saya. Mereka
menjadi lebih aktif dalam bertanya, berdiskusi, dan
berkolaborasi dalam kelompok. Saya juga melihat peningkatan
dalam kepercayaan diri mereka, karena saya memberikan
mereka lebih banyak kesempatan untuk mengekspresikan
pendapat dan ide mereka. Selain itu, saya merasa siswa-siswa
saya lebih responsif terhadap pembelajaran berbasis proyek
dan lebih terbuka terhadap ide-ide baru. Secara keseluruhan,
ada peningkatan dalam keterlibatan siswa dalam proses belajar
mengajar.
23
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
6. Bagaimana proses Bapak/Ibu dalam
menemukan/mengidentifikasi sumber daya yang ada di
sekolah?
Jawaban : Langkah pertama yang saya lakukan adalah
mengidentifikasi kebutuhan pembelajaran yang ada di kelas.
Saya berdiskusi dengan rekan-rekan guru dan kepala sekolah
untuk memahami sumber daya yang tersedia, baik dari segi
materi, fasilitas, maupun potensi siswa. Selanjutnya, saya
melakukan pemetaan terhadap sumber daya yang ada,
termasuk melihat kekuatan dan kelemahan yang ada di
sekolah. Saya juga menggali potensi eksternal yang dapat
diakses oleh sekolah, seperti mitra dari komunitas atau
lembaga lain yang dapat membantu meningkatkan kualitas
pembelajaran. Setelah itu, saya merumuskan rencana untuk
memaksimalkan sumber daya tersebut dalam mendukung
proses belajar mengajar.
7. Apa saja kendala dan tantangan yang Bapak/Ibu hadapi
saat melakukan identifikasi sumber daya sekolah dan
bagaimana Bapak/Ibu mengatasinya?
Jawaban : Beberapa kendala yang saya hadapi dalam
mengidentifikasi sumber daya sekolah adalah terbatasnya
waktu untuk melakukan pemetaan secara menyeluruh, serta
kurangnya dokumentasi yang sistematis mengenai sumber
daya yang ada. Untuk mengatasi hal ini, saya mencoba
mengatur waktu khusus untuk melakukan pemetaan sumber
daya dan berdiskusi dengan rekan-rekan guru untuk lebih
memahami potensi yang ada. Saya juga berusaha untuk lebih
proaktif dalam mencari sumber daya eksternal yang dapat
mendukung pengembangan sekolah, seperti kerja sama dengan
pihak luar atau organisasi pendidikan. Dengan demikian,
24
Tgl
No Hasil Pendampingan
Pendampingan
meskipun ada tantangan, saya tetap berupaya untuk
memanfaatkan setiap potensi yang ada.
8. Bagaimana perasaan Bapak/Ibu ketika berhasil
mengidentifikasi sumber daya sekolah?
Jawaban : Saya merasa sangat puas dan termotivasi ketika
berhasil mengidentifikasi sumber daya yang ada di sekolah.
Rasa percaya diri saya meningkat karena saya tahu bahwa
sekolah memiliki banyak potensi yang dapat digali lebih dalam
untuk mendukung proses pembelajaran. Selain itu, saya merasa
lebih siap untuk merancang pembelajaran yang lebih efektif dan
berbasis pada sumber daya yang tersedia. Hal ini juga membuat
saya semakin yakin bahwa dengan pemanfaatan yang tepat, kita
dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi
siswa.
J. EVALUASI
Evaluasi pada pelaksanaan pendampingan individu 6 ini adalah:
1. Permasalahan yang muncul
Secara umum tidak ada permasalahan yang berarti. Hal ini karena sudah ada komunikasi
awal sebelum pendampingan individu 6 dilaksanakan. Permasalahan yang dihadapi sejauh
ini masih bisa diatasi. Permasalahan tersebut, yaitu terkait dengan persiapan panen hasil
belajar yang nanti akan dilaksanakan secara berkelompok dengan sesama CGP dampingan
pengajar praktik. Persiapannya perlu didiskusikan secara berkelompok pula.
2. Rekomendasi dan saran dari Pengajar Praktik.
Saran dalam pelaksanaan Pendampingan Individu agar dapat meningkatkan kualitas
pendampingan berikutnya, diharapkan CGP semakin mengembangkan kemampuan dan
keterampilan pembelajran serta mempraktikkan coaching dengan teman sejawat agar
tercapaitujuan program guru penggerak yaitu pembelajaran yang berpihak pada murid.
25
K. Penutup
Laporan pelaksanaan pendampingan individu 6 ini diharapkan menjadi bahan
informasi, evaluasi dan kontrol pelaksanaan pendampingan individu maupun lokakarya
pada Program Pendidikan Guru Penggerak. Informasi yang didapatkan merupakan bahan
tindak lanjut bagi pemangku kebijakan, penyelenggara serta pihak-pihak lain untuk
tercapainya tujuan dari program Pendidikan Guru Penggerak.
L. Lampiran
1. Produk pendampingan individu 6
2. Daftar hadir pendampingan individu 6
3. Foto kegiatan pendampingan individu 6
4. Scan dokumen pendukung lain (Surat Keterangan tidak hadir, dll)
DOKUMENTASI PENDAMPINGAN INDIVIDU
SD NEGERI BETON SURAKARTA
SMA NEGERI 1 SURAKARTA
SMK “Al Islam” SURAKARTA
SD NEGERI MOJOSONGO 5 SURAKARTA
SMP NEGERI 19 KOTA SURAKARTA
HASIL KARYA CGP DALAM PEMBELAJARAN