BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, peneliti dapat
mengambil kesimpulan bahwa intervensi bekam basah dapat menurunkan
tingkat nyeri leher belakang pasien hipertensi di PMK Omah Caring
Kebumen. Setelah dilakukan analisis data penelitian diketahui bahwa:
1. Karakteristik responden berdasarkan usia didominasi responden yaitu
dengan usia 46-55 tahun dan usia 56-65 tahun, berdasarkan jenis
kelamin, laki-laki lebih banyak daripada perempuan, dan berdasarkan
pekerjaan, paling banyak adalah petani.
2. Sebelum diberikan intervensi bekam basah mayoritas responden
memiliki tingkat nyeri nyeri sedang serta terdapat beberapa responden
dengan nyeri berat
3. Sesudah diberikan intervensi bekam basah mayoritas responden
memiliki tingkat nyeri leher ringan,bahkan ada yang tidak merasakan
nyeri leher belakang dan tidak terdapat yang berada dalam kategori
nyeri hebat dan nyeri berat.
4. Terdapat perbedaan yang signifikan antara selisih rata-rata penurunan
tingkat nyeri leher belakang pasien hipertensi.
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan penelitian yang telah dijabarkan, saran yang dapat
diberikan dari penelitian ini yaitu sebagai berikut:
57
58
1. Bagi Perawat
Terapi komplementer bekam adalah salah satu bentuk tindakan
yang dapat dilakukan perawat. Perawat diharapkan mampu
meningkatkan skill nya dalam bidang komplementer dan dapat bekam
dapat dijadikan salah satu pilihan intervensi untuk menurunkan nyeri
leher belakang.
2. Bagi Responden
Bagi responden yang merasakan penurunan nyeri leher belakang
setelah dilakukan intervensi bekam dapat melakukan terapi ulang setelah
satu bulan agar rasa nyeri yang dialami dapat terkontrol dan semakin
berkurang. Diharapkan responden yang telah merasakan penurunan nyeri
yang signifikan dapat memberikan informasi kepada teman atau
saudaranya yang mengalami nyeri serupa bahwa penanganan nyeri leher
belakang tidak selalu hanya minum obat pereda nyeri tetapi juga dapat
dikurangi dengan cara bekam sehingga hal ini dapat bermanfaat bagi
masyarakat luas. Perlu ditekankan bahwa bekam basah merupakan terapi
komplementer dan bukan merupakan terapi utama untuk menurunkan
hipertensi, responden dengan hipertensi tetap disarankan untuk
mengonsumsi obat antihipertensi dan menerapkan pola hidup sehat.
3. Bagi Peneliti Selanjutnya
Diharapkan penelitian ini dapat menjadi dasar penelitian
selanjutnya terkait efektifitas terapi bekam basah terhadap penurunan
nyeri. Diharapkan intervensi yang dilakukan peneliti selanjutnya lebih
59
dari satu kali untuk mengetahui efektifitas jangka panjang terapi bekam
terhadap skala nyeri. Peneliti selanjutnya juga diharapkan lebih
memperhatikan safety terutama penggunaan APD yang sesuai dan
prosedur sesuai SOP yang tepat, penangnan limbah medis karena
intervensi bekam berkaitan dengan cairan tubuh pasien. Peneliti
selanjutnya lebih diperhatikan konsumsi obat-obatan terutama obat
trombolitik atau antikoagulan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan
seperti perdarahan massive dan syok.