0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan7 halaman

Teknik Dasar Memainkan Pianika untuk Pemula

Diunggah oleh

Ella aruna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan7 halaman

Teknik Dasar Memainkan Pianika untuk Pemula

Diunggah oleh

Ella aruna
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Perbesar

Ilustrasi Cara Memainkan Pianika untuk Pemula. Foto: [Link].


ADVERTISEMENT

Untuk kamu yang ingin belajar pianika, kamu bisa


mempelajari cara memainkan pianika untuk pemula berikut
ini. Pastikan kamu mengikuti setiap tahap memainkan alat
musik tiup ini dengan benar.
ADVERTISEMENT

Dikutip dari Perancangan Media Pembelajaran Alat Musik


Pianika Menggunakan Greenfoot, Eggy L, dkk. (2015:36),
pianika merupakan alat musik tiup kecil yang dimainkan
dengan tiupan langsung atau memakai pipa lentur yang
dihubungkan ke mulut.
Cara Memainkan Pianika

Perbesar

Ilustrasi Cara Memainkan Pianika. Foto: [Link].


Alat musik tiup ini memiliki tuts berwarna putih dan hitam
seperti pada piano. Pada pianika, tuts berwarna putih
berguna untuk memainkan nada asli dan tuts hitam untuk
nada kromatis. Berikut ini cara memainkan pianika untuk
kamu para pemula.
Dalam memainkan alat musik pianika ini, posisikan tangan
kiri kamu untuk memegang pianika yang akan kamu
mainkan. Sementara itu, tangan kanan menekan tuts untuk
memainkan melodi lagu, yang ingin kamu mainkan.
Untuk memainkannya, kamu harus meniup bagian selang
atau peniup pianika tersebut, sementara jari-jari tangan
kanan kamu menekan tuts.
Berlatih Memainkan Alat Musik Melodis
Pianika[sunting | sunting sumber]

Notasi pianika sama dengan piano

Pianika adalah alat musik tiup kecil sejenis harmonika, tetapi memakai bilah-bilah keyboard yang
luasnya sekitar tiga oktaf. Pianika dimainkan dengan tiupan langsung, atau memakai pipa lentur
yang dihubungkan ke mulut. Umumnya pianika dimainkan sebagai alat pendidikan di sekolah.
Pianika tergolong alat musik tiup. Dalam bermain musik pianika dapat digunakan untuk memainkan
melodi pokok, kontra melodi, bila memungkinkan dapat juga untuk mengiringi lagu. Kegunaan tuts
pianika:

1. Tuts putih berfungsi untuk memainkan nada-nada pokok/asli.


2. Tuts hitam berfungsi untuk memainkan nada-nada kromatis.
Dalam memainkan alat musik pianika, tangan kiri memegang pianika dan tangan kanan menekan
untuk memainkan melodi lagu, sedangkan mulut meniupnya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bermain alat musik pianika adalah:

 Memainkan dengan lima jari, setiap jari mempunyai tugas untuk menekan tuts-tuts
tertentu.
 Cara meniup diusahakan halus dan rata.
 Bentuk tangan kanan seperti memegang bola sehingga memungkinkan jari bergerak
dengan leluasa.
Penjarian pada pianika biasannya menggunakan tangan kanan yang terdiri dari:

 ibu jari sebagai jari nomor 1


 jari telunjuk sebagai jari nomor 2
 jari tengah sebagai jari nomor 3
 jari manis sebagai jari nomor 4
 jari kelingking sebagi jari nomor 5

Perbedaan Pianika dan Piano[sunting | sunting sumber]


Pianika itu sama dengan piano, baik yang klasik maupun elektrik. Namun, bedanya pianika harus
ditiup dulu dalam memainkannya. Tidak ada tiupan maka tidak ada juga nada yang keluar walau
tutsnya kita tekan. Dan juga jumlah tuts yang ada di pianika lebih sedikit, jika di bandingkan dengan
piano.
eknik bermain alat musik pianika.

1. Memainkan pianika dengan menggunakan lima jari.


2. Tiup pianika secara perlahan dan halus.
3. Atur nafas agar tidak tersendat saat meniup.
4. Perhatikan penempatan jari.

Pembahasan
Alat musik merupakan benda yang menghasilkan nada atau ritme. Alat
musik digunakan untuk mengiringi musik atau menghasilkan musik. Musik
adalah suatu ilmu yang mempelajari suara dan menghasilkan suara. Menurut
kamus besar bahasa Indonesia musik adalah ilmu atau seni menyusun nada
atau suara dalam urutan, kombinasi, dan hubungan temporal untuk
menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai kesatuan dan
kesinambungan. Musik adalah sebuah karya yang menghasilkan sebuah lagu
atau nada. Musik biasanya digunakan untuk mendengarkan suara -suara
yang indah, namun terkadang musik juga bisa menjadi obat bagi orang-orang
tertentu, bagi mereka musik adalah penyembuhan yang ampuh dan juga
mudah dicari.
Berbicara tentang alat musik dan musik, salah satu alat
musik yaitu pianika adalah alat musik yang cara penggunaannya adalah
ditiup. Pianika adalah peralatan musik diatonik untuk ensambel musik
kecil. Pianika memiliki banyak nada yang dasar adalah nada do re mi fa sol la
si dan do. Pianika biasanya digunakan untuk mengiringi musik atau marching
band. Dalam bermain pianika kita harus memperhatikan not yang kita pencet
agar kita tidak salah pencet dan membuat nada yang sumbang. Begitu juga
dengan pernapasan kita harus pintar dalam mengatur napas agar bunyi yang
dihasilkan dapat didengar dengan baik.
Pengertian Vokal,
Teknik Vokal, dan
Unsur-Unsurnya
olah vokal

By Ida Nurhayati, [Link].20 Apr 2019, 12:43:47 WIB SENI BUDAYA

Pengertian Vokal, Teknik Vokal, dan Unsur-Unsurnya - Dalam seni musik terdapat 2 unsur yaitu; vokal
dan instrument. Untuk menyempurnakan vokal dalam bermusik terdapat istilah teknik vokal. Berikut ini
ulasan kami mengenai pengertian vokal, teknik vokal dan unsur-unsur teknik vokal.

Pengertian Vokal

Vokal berasal dari kata bahasa latin vocalis yang berarti berbica atau bersuara. Vokal dalam seni musik
adalah alunan nada-nada yang keluar dari suara manusia. Vokal merupakan jenis bermusik yang paling
populer, karena dapat dilakukan dimanapun meski tanpa tambahan alat apapun.

Setiap manusia mempunyai vokal yang berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh perbedaan bentuk dan
kemampuan alat pembentuk suara manusia satu dengan lainnya. Batas wilayah nada yang dapat
disuarakan oleh seseorang disebut Ambitus suara. Dalam bermusik vokal akan semakin indah apabila
diiringi dengan instrumen. Instrument adalah nada-nada yang keluar dari alat musik yang digunakan.
Pengertian Teknik Vokal

Teknik Vokal adalah cara memproduksi suara yang baik dan benar, sehingga suara yang keluar
terdengar jelas, indah, merdu, dan nyaring. Selain ditentukan oleh organ-organ tubuh, mutu, dan
pembentukannya, suara manusia juga didukung oleh beberapa unsur-unsur teknik vokal,
diantaranya sebagai berikut.

Unsur-Unsur Teknik Vokal

1. Artikulasi, merupakan cara pengucapan kata demi kata maupun huruf demi hurup dengan jelas dan
benar. Faktor yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan artikulasi yang baik, antara lain.
 Sikap badan yang baik dan benar dalam menyanyikan lagu,
 Posisi mulut yang baik dan benar pada waktu menyanyi,
 Latihan vokalisis,
 Teknik pembentukan bunyi vokal, dan
 Teknik pembentukan bunyi konsonan.
2. Pernapasan, adalah usaha untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya yang kemudian
disimpan, dan dikeluarkan sedikit demi sedikit sesuai dengan keperluan. Udara yang digunakan saat
bernyanyi lebih banyak daripada pada saat bernafas sehari-hari. Oleh karena itu, usahakan mengisi paru-
paru sebanyak mungkin saat menyanyi. Teknik pernapasan dalam menyanyi dibagi menjadi tiga, yaitu
teknik pernapasan dada, perut, dan diafragma.

3. Phrasering, adalah aturan penggalan kalimat yang baik dan benar sehingga mudah dimengerti dan
sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Untuk mendapatkan phrasering yang baik, seorang penyanyi
harus memahami arti sebuah kalimat, memahami tujuan/ pesan sebuah lagu, serta memahami bahwa
susunan nada dan syair lagu adalah satu keatuan yang utuh.

Dalam menyanyikan kalimat lagu secara utuh, tidaklah sesederhana "membaca kalimat" karena
disamping harus memahami kalimat yang diucapkan dengan sejelas mungkin, seorang penyanyi juga
harus memahami tanda-tanda dinamika, tekanan nada, susunan nada, dan lain-lain yang harus
dikerjakan bersamaan dengan pemenggalan kalimat.

4. Sikap Badan, adalah posisi badan ketika seseorang sedang bernyanyi, bisa dengan duduk atau berdiri
yang terpenting saluran pernapasan tidak terganggu. Sikap badan sangat mempengaruhi produksi suara
seseorang saat menyanyi, baik penyanyi solo maupun penyanyi kelompok. Sikap tubuh pada saat
menyanyi yang benar, baik pada saat bernyanyi dengan posisi duduk maupun posisi berdiri, antara lain.

a. Bernyanyi pada sikap duduk

 Posisi duduk yang tegap, rileks, dada ke depan.


 Posisi kedua kaki di depan dan menempel pada lantai.
 Busungkan dada agar tulang rusuk berkembang dan rongga dada bertambah besar.
b. Bernyanyi pada sikap berdiri

 Posisi kedua kaki harus siap menjadi tumpuan saat berdiri, rilekskan badan dan jangan tegang
karena dapat mempengaruhi produksi suara.
 Posisi kedua bahu datar dan busungkan dada agak ke depan agar suara yg keluar lebih
maksimal, dan rilekskan kedua lengan.
 Renggangkan kedua kaki dengan santai, lalu salah satu kaki agak sedikit maju kedepan.
 Kedua lutut harus rileks dan mudah digerakkan.
5. Resonansi, adalah usaha untuk memperindah suara dengan memfungsikan rongga-rongga udara
yang ikut bervibrasi/ bergetar di sekitar mulut dan tenggorokan. Kualitas dan kuantitas suara hasil
penguatan resonansi akan membedakan warna suara satu instrumen dengan instrumen lainnya. Sebagai
contoh, Violin menghasilkan suara tipis dan tinggi, berbeda dengan contra bass yang menghasilkan
suara tebal dan besar. Warna suara dari kedua instrumen jelas berbeda karena secara fisik keduanya
memiliki ruang resonansi yang berbeda jauh. Demikian pula pada setiap manusia pasti memiliki
perbedaan, baik bentuk, ukuran , maupun kualitasnya. Namun, pada saat bernyanyi semua memiliki
fungsi yang sama yaitu rongga resonan menguatkan dan memperbesar getaran suara dari sumbernya
(pita suara).

Terdapat 3 rongga resonansi pada manusia yaitu:

 Resonan atas (nasal cavities/ langit langit keras) yaitu semua rongga di atas mulut dan
tenggorokan pada kepala manusia.
 Resonan tengah yakni mulut dan bagian belakang mulut (pharink).
 Resonan bawah (dada).
6. Vibrato, adalah usaha untuk memperindah sebuah lagu dengan cara memberi gelombang atau suara
yang bergetar teratur, biasanya diterapkan diakhir sebuah syair lagu. Tidak semua syair lagu
menggunakan vibrato, adakalanya syair lagu itu polos atau dikurangi. Vibrato yang berlebihan dapat
mengubah nada dan vocal, sedangkan vibrasi yang di buat-buat dapat memberi kesan seperti
kedinginan.

7. Improvisasi, adalah usaha memperindah lagu dengan merubah sebagian melodi lagu secara
profesional, tanpa merubah melodi pokoknya. Beberapa penyanyi sering membuat variasi pada lagu
yang dibawakan secara spontanitas tanpa persiapan terlebih dahulu, hal ini dinamakan improvisasi vokal.
Adapun syair lagu yang dibawakan tidak berubah meskipun lagu telah diimprovisasi. Yang berubah
adalah panjang pendeknya nilai not dan aksen setiap suku kata.

8. Intonasi, adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau secara tepat. Ketepatan intonasi
dalam setiap lagu merupakan dambaan setiap penyanyi. Untuk menguasai intonasi yang tepat, terdapat
beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
 Percaya diri, rileks, tidak tegang dan tidak takut mencapai nada-nada tinggi dalam menyanyi,
 Konsentrasi dan hilangkan keraguan dalam mengambil nada sehingga tinggi nada tidak turun,
 Latihan pernafasan dengan diafragma agar nafas lebih panjang,
 Selaraskan pita suara, terutama pada setiap ulangan nada dan nada yang ditahan,
 Peka terhadap suara lain terutama iringan,
 Latihan interval untuk membidik lompatan-lompatan nada dengan tepat,
 Latihan nada-nada peralihan register suara, untuk menyanyikan lagu yang berpindah kunci,
 Latihan nada-nada pada batas wilayah suara, baik itu suara tinggi maupun rendah,
 Pengucapan huruf-huruf hidup dengan jelas agar tinggi nada tidak berubah,
 Tidak terpengaruh tangga nada lain, seperti terbawa kebiasaan menyanyikan tangga nada lagu-
lagu daerah asal.

Anda mungkin juga menyukai