0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
41 tayangan4 halaman

Komponen Utama Kamar Mesin Kapal

Er

Diunggah oleh

gajah sports
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
41 tayangan4 halaman

Komponen Utama Kamar Mesin Kapal

Er

Diunggah oleh

gajah sports
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Home » TEKNIKA » Apa Saja Yang Ada Di Dalam Kamar Mesin Kapal (Engine Room)

Apa Saja Yang Ada Di Dalam Kamar Mesin


Kapal (Engine Room)
in March 05, 2011
Kamar Mesin (Engine Room), suatu ruangan khusus dikapal yang didalamnya dipasang
mesin-mesin yang dibutuhkan untuk operasi kapal (menjalankan kapal/berlayar) serta
muatannya (muat dan bongkar), termasuk untuk penunjang kehidupan awak kapal dan orang-
orang lain diatas kapal.

1. Ruang Kontrol Mesin (Engine Control Room), salah satu ruangan didalam kamar
mesin dimana semua alat-alat kontrol mesin-mesin yang beroperasi dipasang,
termasuk sistem kontrol energi listrik, agar pengawasan terhadap mesin-mesin lebih
efektif dan efisien.
2. Mesin Induk (Main Propulsion Engine), suatu instalasi mesin yang terdiri dari
berbagai unit/sistem pendukung dan berfungsi untuk menghasilkan daya dorong
terhadap kapal, sehingga kapal dapat berjalan maju atau mundur.
3. Mesin-mesin Bantu (Auxiliary Engines), unit-unit dan instalasi-instalasi permesinan
yang dibutuhkan untuk membantu pengoperasian kapal, termasuk untuk mesin induk,
operasi muatan, pengemudian, navigasi dll., termasuk, tetapi tidak terbatas pada
mesin-mesin dibawah ini.
4. Mesin Generator (Generator Engine), suatu instalasi mesin / unit penggerak
generator atau pembangkit tenaga listrik, merupakan salah satu mesin bantu yang
paling penting dikapal untuk menghasilkan tenaga / energi listrik. Jenis mesin ini
biasanya mesin Diesel, kecuali dikapal yang menggunakan uap sebagai energi
panasnya, mesin ini digerakkan dengan turbin uap.
5. Generator, bagian yang menjadi satu dengan mesin generator yang mampu
membangkitkan energi atau arus listrik yang dibutuhkan untuk operasi kapal seperti
menjalankan motor-motor listrik untuk mesin kemudi, pompa, kompresor udara, dll.,
serta untuk penerangan, pemanas, dll.,
6. Pompa-pompa (Pumps), alat untuk memindahkan zat cair seperti air tawar, air laut,
bahan bakar dan lain-lain, yang biasanya dilengkapi dengan sistem perpipaan,
termasuk katup isap, katup tekan dan katup-katup lain, saringan, tangki-tangki, alat-
alat pengaman dll. Jenis-jenis pompa a.l.:
7. Pompa Pendingin Air Tawar (Fresh Water Cooling Pump), untuk memindahkan
sekaligus men-sirkulasikan air tawar melalui berbagai sistem pipa-pipa, pendingin
(cooler), tangki ekspansi, berbagai katup, saringan dan lain-lain, berfungsi untuk
mendinginkan blok silinder/badan mesin penggerak akibat terjadinya pembakaran
didalam silinder mesin.
8. Pompa Pendingin Air Laut (Sea Water Cooling Pump), yang mengisap air laut
diluar kapal dan mensirkulasikannya untuk mendinginkan air tawar, minyak lumas
dan lain-lain agar temperaturnya tetap pada temperatur yang dikehendaki. Setelah
digunakan, air laut ini kembali dibuang ke laut.
9. Pompa Servis Umum (General Service Pump), unit pemindah air laut yang
mempunyai fungsi ganda, artinya bisa digunakan untuk berbagai keperluan seperti
pendingin air tawar, minyak lumas, juga untuk mengalirkan air laut untuk pemadaman
kebakaran, dan lain-lain.
10. Pompa Minyak Lumas (Lube Oil Pump), unit pemindah minyak lumas yang
dibutuhkan untuk melumasi bagian-bagian mesin yang saling bergesekan, sekaligus
menyerap panas yang ditimbulkan akibat gesekan tersebut. Minyak lumas ini
disirkulasikan melalui unit pendingin agar temperatur tidak melebihi ketentuan.

Lo cooler

1. Pompa Bahan Bakar (Fuel Oil Pump), terdiri dari berbagai unit, misalnya pompa
transfer untuk memindahkan bahan bakar dari satu tangki ke tangki lain, atau pompa
booster untuk mengalirkan bahan bakar ke unit-unit separator, dan/atau ke mesin-
mesin dimana bahan bakar ini akan dibakar didalam silinder.
2. Pompa Ballast (Ballast pump), pompa yang digunakan untuk mengisi dan
mengosongkan air laut ke dan dari tangki-tangki balas di kapal. Tangki-tangki ini
dimaksudkan untuk menyeimbangkan kapal agar tegak dan tidak miring, atau untuk
memperbaiki stabilitas kapal agar nilai GM-nya tetap positif, terutama sewaktu kapal
dalam pelayaran tanpa muatan.
3. Pompa Got (Bilge Pump), salah satu pompa yang fungsinya untuk membuang air
berminyak (oily water) yang ada di got (bilge) kamar mesin. Pompa ini harus
dilengkapi unit separator air berminyak (oily water separator), agar cairan yang
dibuang kelaut mengandung minyak tidak lebih dari 15 ppm.
4. Pompa Sanitair (sanitary pump), baik untuk air tawar maupun air laut, yaitu pompa
untuk menyalurkan air tawar maupun air laut ke sistem sanitair kapal, yaitu ke kamar-
kamar mandi dan WC.
5. Kompresor Udara (Air Compressor), unit yang berfungsi menyediakan udara
dengan tekanan tertentu, biasanya antara 20 – 30 bar) untuk berbagai kebutuhan,
terutama untuk start mesin induk.
6. Botol Udara (Air Bottle), unit penyimpan udara bertekanan tinggi
7. Mesin Pendingin (Refrigerator), suatu instalasi permesinan yang terdiri dari
kompresor, pendingin media pendingin, kondensor, katup ekspansi, evaporator dan
lainlain, yang ditujukan untuk mendinginkan satu ruangan atau lebih ruangan untuk
menyimpan bahan makanan diatas kapal.
8. Mesin AC, suatu instalasi permesinan seperti halnya mesin pendingin, tetapi
tujuannya mendinginkan ruangan-ruangan seperti salon, kabin-kabin awak kapal, dll.,
agar suhunya rendah dan nyaman
9. Pemindah Panas (Heat Exchanger), terdiri dari: Pendingin (Cooler) untuk Udara,
Air Tawar, Minyak Lumas, dll., yaitu unit yang berfungsi menurunkan temperatur
suatu zat yang menjadi akibat operasi mesin, agar temperaturnya konstan dan tidak
melebihi ketentuan. Di unit ini selalu ada zat yang akan didinginkan dan zat atau
media pendingin yang biasanya terdiri dari air laut.
10. Pemanas (Heater) untuk Bahan Bakar, Minyak Lumas, Air Tawar, dll., yaitu
peralatan untuk memanaskan suatu zat, misalnya bahan bakar agar kekentalannya
turun, atauk memanaskan ruangan dimusin dingin, dll.
11. Kondensor (Condenser), yang pada dasarnya berfungsi untuk merubah bentuk zat
dari uap atau gas menjadi bentuk cair. Unit ini biasanya terdapat pada turbin uap dan
mesin pendingin.
12. Ketel Uap (Steam Boiler), instalasi yang berfungsi untuk merubah air (tawar)
menjadi uap yang mem[unyai tekanan lebih dari 1 bar. Uap ini digunakan untuk
berbagai kebutuhan seperti menjalankan mesin atau turbin uap, media pemanas
berbagai zat atau ruangan-ruangan akomodasi diwaktu musin dingin atau didaerah
dingin. Bahkan sering digunakan didapur untuk keperluan berbagai alat pemanas
makanan / minuman.
13. Ketel Gas Buang (Exhaust Gas Boiler), yang terdapat pada kapal-kapal yang
menggunakan mesin Diesel sebagai mesin induknya. Sewaktu mesin induk jalan,
untuk menghemat bahan bakar, maka pemanasan air untuk dijadikan uap dilakukan
dengan memanfaatkan panas gas buang mesin induk yang tidak terpakai lagi.
14. Mesin-mesin Dek (Deck Machineries), unit-unit atau instalasi permesinan yang
dibutuhkan untuk operasi kapal, termasuk sewaktu berlayar dilaut, maupun selama
operasi muatan di pelabuhan. Unit-unit ini dioperasikan oleh awak kapal bagian dek,
namun perawatan dan perbaikannya dibawah tanggung jawab awak kapal mesin.
15. Mesin Kemudi (Steering Gear), instalasi penggerak daun kemudi untuk merubah
arah / haluan kapal. Unit mesinnya terletak diburitan, diatas batang kemudi, namun
dapat dioperasikan dari anjungan melalui unit telemotor.
16. Mesin Jangkar (Windlass), unit mesin yang berada dihaluan kapal, untuk
menurunkan dan menaikkan jangkar sewaktu berlabuh diluar pelabuhan.
17. Mesin Kapstan (Penarik tali tambat), unit yang dibutuhkan untuk menggulung
dan/atau mengulur tali tambat, sewaktu kapal akan sandar atau lepas dari dermaga.
18. Mesin Pengangkat Muatan (Crane), unit-unit mesin untuk mengangkat muatan
keatas kapal dan memasukkannya kedalam palka (ruang muat kapal) atau menaikkan
muatan jika akan dibongkar ke dermaga.
19. Pembangkit Air Tawar (Fresh Water Generator), suatu unit pembangkit air tawar,
atau merubah air laut menjadi air tawar dengan cara menguapkan air laut kemudian
diembunkan sehingga menjadi air tawar.
20. Pemisah Zat Cair (Separator), terdiri dari: Pemisah Bahan Bakar (Fuel Oil
Separator), suatu unit permesinan yang gunanya untuk memisahkan bahan bakar
dengan zat-zat lain, terutama air dan endapan-endapan yang terkandung didalam
bahan bakar sehingga bahan bakar yang akan disuplai ke mesin tetap murni dan
bersih.
21. Pemisah Minyak Pelumas (Lube Oil separator), unit pemisah minyak lumas,
biasanya hanya untuk minyak lumas mesin induk, agar terpisah dari air dan kotoran-
kotoran lain, sehingga kualitas minyak lumas tetap terjaga.
22. Pembersih Bahan Bakar (Purifier), hampir sama dengan separator bahan bakar,
tetapi disini fungsinya untuk memisahkan bahan bakar dengan air dan zat-zat lain
yang tidak diinginkan.
23. Penjernih (Clarifier) untuk bahan bakar, yang fungsinya hampir sama dengan
separator, hanya disini bahan bakar akan dijernihkan dan dipisahkan dari endapan-
endapan atau lumpur-lumpur yang belum dapat dipisahkan oleh purifier. Biasanya
unit ini dipasang seri dengan purifier untuk menghasilkan bahan bakar yang benar-
benar murni dan jernih.
24. Separator Air Berminyak (Oily Water Separator), untuk memisahkan air got
kamar mesin dari kandungan minyak akibat kebocoran minyak yang jatuh ke got
kamar mesin. Sesuai peraturan MARPOL, air yang dibuang ke laut tidak boleh
mengandung minyak lebih dari 15 ppm.
25. Pembakar (Incinerator), suatu unit yang digunakan untuk membakar sampah-
sampah dan minyak-minyak kotor yang tidak boleh dibuang ke laut sesuai peraturan
yang tercantum didalam MARPOL.
26. Instalasi Pembuang Kotoran (Sewage Plant), digunakan untuk menampung dan
kemudian membuang ke laut, kotoran-kotoran manusia setelah diberi bahan penetral.
27. Main Switch Board (Papan Penghubung Induk), suatu unit sistem listrik kapal
yang biasanya dipasang di ruang kontrol, dimana arus listrik dari setiap generator
dikontrol dan didistribusikan keseluruh bagian kapal yang perlu melalui papan-papan
distribusi.
28. Lo Cooler Lub Oil Cooler adalah suatau alat yang digunakan untuk mendinginkan
Oli yang keluar dari Mesin Induk atau Mesin bantu dengan pendinginan Air Laut
29. Distribution Board (Papan Distribusi), bagian sistem distribusi dari main
switchboard yang ditempatkan diberbagai lokasi untuk memudahkan kontrol
pemakaian arus listrik. Dari sini arus listrik didistribusikan lagi ke unit-unit yang
memerlukan melalui kotak-kotak distributor.
30. Distribution Box (Kotak Distribusi), bagian dari papan distribusi, biasanya
dilengkapi dengan switch-switch untuk starter jika arus listriknya digunakan untuk
menjalankan motor listrik.
31. Motor Listrik (Electric Motor), suatu unit penggerak dengan energi listrik untuk
menggerakkan alat-alat tertentu seperti pompa, kompresor, separator dan lain-lain.
32. Mesin-mesin Darurat (Emergency Engines) Generator Darurat (Emergency
Generator), yang digunakan jika tiba-tiba terjadi “black-out) akibat tidak berfungsinya
generator. Generator ini bekerja secara otomatis atau manual atau dapat juga
digantikan dengan sistem baterei (accumulator) yang bekerja secara otomatis.
Generator darurat dapat distart dengan tangan atau dengan baterei.
33. Kompresor Udara Darurat (Emergency Air Compressor), yang akan difungsikan
jika kompresor udara rusak dan tidak dapat difungsikan karena tidak ada arus listrik
yang menggerakkan motornya. Kompresor ini dijalankan dengan mesin tersendiri dan
dapat distart dengan tangan.

Enter your email to

Anda mungkin juga menyukai