Panduan Lengkap Subnetting CCNA
Panduan Lengkap Subnetting CCNA
Subnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian CCNA dengan berbagai variasi
soal. Juga menjadi momok bagi student atau instruktur yang sedang menyelesaikan kurikulum
CCNA 1 program CNAP (Cisco Networking Academy Program). Untuk menjelaskan tentang
subnetting, saya biasanya menggunakan beberapa ilustrasi dan analogi yang sudah kita kenal di
sekitar kita. Artikel ini sengaja saya tulis untuk rekan-rekan yang sedang belajar jaringan, yang
mempersiapkan diri mengikuti ujian CCNA, dan yang sedang mengikuti pelatihan CCNA
[Link] selesai membaca ini, silakan lanjutkan dengan artikel Penghitungan Subnetting, Siapa
Takut?.
Sebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan
analogi sebuah jalan. Jalan bernama Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah bernomor 01-08,
dengan rumah nomor 08 adalah rumah Ketua RT yang memiliki tugas mengumumkan informasi
apapun kepada seluruh rumah di wilayah Jl. Gatot Subroto.
Ketika rumah di wilayah itu makin banyak, tentu kemungkinan menimbulkan keruwetan dan
kemacetan. Karena itulah kemudian diadakan pengaturan lagi, dibuat gang-gang, rumah yang
masuk ke gang diberi nomor rumah baru, masing-masing gang ada Ketua RTnya sendiri-sendiri.
Sehingga ini akan memecahkan kemacetan, efiesiensi dan optimalisasi transportasi, serta setiap
gang memiliki previledge sendiri-sendiri dalam mengelola wilayahnya. Jadilah gambar wilayah
baru seperti di bawah:
Konsep seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. Disatu sisi ingin mempermudah
pengelolaan, misalnya suatu kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi dengan masing-masing
divisi memiliki 15 komputer (host). Disisi lain juga untuk optimalisasi dan efisiensi kerja
jaringan, karena jalur lalu lintas tidak terpusat di satu network besar, tapi terbagi ke beberapa
ruas-ruas gang. Yang pertama analogi Jl Gatot Subroto dengan rumah disekitarnya dapat
diterapkan untuk jaringan adalah seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST
ADDRESS (nomer rumah). Sedangkan Ketua RT diperankan oleh BROADCAST ADDRESS
([Link]), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network
tersebut.
Masih mengikuti analogi jalan diatas, kita terapkan ke subnetting jaringan adalah seperti gambar
di bawah. Gang adalah SUBNET, masing-masing subnet memiliki HOST ADDRESS dan
BROADCAST ADDRESS.
Terus apa itu SUBNET MASK? Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita
membagi jalan dan gang, atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi
sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. Semua itu bisa kita ketahui
dari SUBNET MASKnya. Jl Gatot Subroto tanpa gang yang saya tampilkan di awal bisa
dipahami sebagai menggunakan SUBNET MASK DEFAULT, atau dengan kata lain bisa disebut
juga bahwa Network tersebut tidak memiliki subnet (Jalan tanpa Gang). SUBNET MASK
DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:
Setelah anda selesai membaca artikel ini, silakan lanjutkan dengan membaca artikel
Penghitungan Subnetting, Siapa Takut?.
Lalu, beliau menambahkan tentang artikel yang lainnya yaitu “Memahami Perhitungan
Subnetting dengan Mudah”
Penulisan IP address umumnya adalah dengan [Link]. Namun adakalanya ditulis dengan
[Link]/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address [Link] dengan subnet mask
[Link]. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet
mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah:
11111111.11111111.11111111.00000000 ([Link]). Konsep ini yang disebut dengan
CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan
subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:
Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah
NETWORK ADDRESS [Link]/26 ?
Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting
akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan
broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:
[Link] [Link]
Subnet [Link] [Link]
8 2
Host [Link] [Link]
[Link] [Link]
Pertama 9 3
Host [Link] [Link] [Link] [Link]
Terakhir 2 6 0 4
Broadcas [Link] [Link] [Link] [Link]
t 3 7 1 5
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk
subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan
untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara
diatas untuk subnetmask lainnya.
Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet
mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya
pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama
untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama
persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga,
bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30
(kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan
maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.
Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang
menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address [Link]/18.
Penghitungan:
Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask
CIDR /25 sampai /30. Contoh network address [Link]/25.
[Link] [Link]
Subnet [Link] [Link] …
8 28
Host [Link] [Link]
[Link] [Link] …
Pertama 9 29
Host [Link] [Link] [Link] [Link]
…
Terakhir 6 4 6 54
Broadcas [Link] [Link] [Link] [Link]
…
t 7 5 7 55
Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca
pelan-pelan
Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja.
Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4
(terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet
terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua
subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.
Penghitungan:
Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami
penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini
pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel
berikutnya
Tahap berikutnya adalah silakan download dan kerjakan soal latihan subnetting. Jangan lupa
mengikuti artikel tentang Teknik Mengerjakan Soal Subnetting untuk memperkuat pemahaman
anda dan meningkatkan kemampuan dalam mengerjakan soal dalam waktu terbatas.
dan Pada tulisan terakhir, beliau menuliskan tentang “Pola Soal Subnetting dan Teknik
Mengerjakannya“
Pada saat mengajar dan memahamkan materi subnetting di kelas networking atau CCNA, saya
biasanya menggunakan metode seperti yang saya tulis di dua artikel sebelumnya:
Selama ini lancar-lancar saja dan tingkat pemahaman siswa cukup bagus. Kebetulan kemarin (6
Mei 2007) saya berkesempatan mencoba metode yang sama untuk ngajar adik-adik SMKN 1
Rangkasbitung. Pemahaman bisa masuk, hanya ada sedikit permasalahan pada saat mengerjakan
soal karena variasi soal yang beragam. Supaya lebih tajam lagi, saya perlu sajikan satu topik
khusus teknik mengerjakan soal-soal subnetting dengan berbagai pola yang ada. Anggap saja ini
adalah materi berikutnya dari dua materi sebelumnya. Contoh-contoh soal lengkap bisa
download dari sini.
Soal yang menanyakan subnetmask apa yang sebaiknya digunakan dengan batasan jumlah host
atau subnet yang ditentukan dalam soal. Untuk menjawab soal seperti ini kita gunakan rumus
menghitung jumlah host per subnet, yaitu 2 y – 2, dimana y adalah banyaknya binari 0 pada oktet
terakhir subnetmask. Dan apabila yang ditentukan adalah jumlah subnet, kita menggunakan
rumus 2x (cara setelah 2005) atau 2 x – 2 (cara sebelum 2005), dimana x adalah banyaknya binari
1 pada oktet terakhir subnetmask.
Perusahaan berencana untuk subnet jaringan untuk maksimal 27 host. subnetmask yang
akan memberikan host yang diperlukan dan meninggalkan alamat yang tidak digunakan
paling sedikit di setiap subnet?
Jawab: Karena kebutuhan host adalah 27, kita tinggal masukkan ke rumus 2y – 2,
dimana jawabannya tidak boleh kurang dari (atau sama dengan) 27. Jadi 2y – 2
>= 27, sehingga nilai y yang tepat adalah 5 (30 host). Sekali lagi karena y adalah
banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnetmask, maka kalau kita susun
subnetmasknya menjadi 11111111.11111111.11111111.11100000 atau kalau kita
desimalkan menjadi [Link]. Itulah jawabannya
Soal: You have a Class B network ID and need about 450 IP addresses per subnet.
What is the best mask for this network?
Anda memiliki ID jaringan Kelas B dan membutuhkan sekitar 450 alamat IP per subnet.
Apa topeng terbaik untuk jaringan ini?
Google Terjemahan untuk Bisnis:Perangkat Penerjemah
Jawab: 2y – 2 >= 450. Nilai y yang tepat adalah 9 (510 host). Jadi subnetmasknya
adalah: 11111111.11111111.11111110.00000000 atau kalau didesimalkan
menjadi [Link] (itulah jawabannya! ).
Jawab: Cari jumlah host per subnet yang paling besar, jadikan itu rujukan karena kalau kita
ambil terkecil ada kemungkinan kebutuhan host yang lebih besar tidak tercukupi. Jadi untuk
soal ini 2y – 2 >= 850. Nilai y yang paling tepat adalah 10 (1022 host). Jadi subnetmasknya
adalah 11111111.11111111.11111100.00000000 atau [Link]
Soal mengidentifikasi jenis alamat IP bisa kita jawab dengan menghitung blok subnet dan
mencari kelipatannya blok subnet yang paling dekat dengan alamat IP yang ditanyakan.
Host A terhubung ke LAN, tetapi tidak dapat terhubung ke Internet. Konfigurasi host
ditampilkan dalam pameran. Apakah dua masalah dengan konfigurasi ini?
Termasuk jenis soal yang paling banyak keluar, baik di ujian CCNA akademi (CNAP) atau
CCNA 604-801. Teknik mengerjakan soal yang menanyakan alamat subnet dan host yang valid
dari suatu subnetmask adalah dimulai dengan mencari blok subnetnya, menyusun alamat subnet,
host pertama, host terakhir dan broadcastnya, serta yang terakhir mencocokkan susunan alamat
tersebut dengan soal ataupun jawaban yang dipilih.
Soal: What is the subnetwork address for a host with the IP address
[Link]/28?
Apa alamat subnetwork untuk host dengan alamat IP [Link]/28?
Google Terjemahan untuk Bisnis:Perangkat Penerjemah
Jawab: CIDR /28 berarti [Link]. Blok subnet = 256-240 = 16,
netmasknya adalah kelipatan 16 (0, 16, 32, 48, 64, 80 …, 240). Kelipatan 16 yang
paling dekat dengan 68 (sesuai soal) adalah 64 dan 80. Jadi alamat IP [Link]
masuk di alamat subnet [Link].
Selain 4 pola soal diatas, kadang muncul soal yang cukup unik, sepertinya sulit meskipun
sebenarnya mudah. Saya coba sajikan secara bertahap soal-soal tersebut di sini, sambil saya
analisa lagi soal-soal subnetting yang lain lagi
Soal: Which combination of network id and subnet mask correctly identifies all IP
addresses from [Link] through [Link]?
Yang kombinasi jaringan id dan subnet mask benar mengidentifikasi semua alamat IP
dari [Link] melalui [Link]?
Google Terjemahan untuk Bisnis:Perangkat Penerjemah
Jawab: Teknik paling mudah mengerjakan soal diatas adalah dengan
menganggap [Link] dan [Link] adalah satu blok subnet. Jadi
kalau kita gambarkan seperti di bawah:
Subnet … [Link] …
Host Pertama … …
Host Terakhir … …
Broadcast … [Link] …
Dari sini berarti kita bisa lihat bahwa alamat subnet berikutnya pasti
[Link]
, karena rumus alamat broadcast adalah satu alamat sebelum alamat subnet
berikutnya. Nah sekarang jadi ketahuan blok subnetnya adalah 160-128 =
32
[Link]
224
di oktet ketiga? Ya karena yang kita kurangi (“goyang”) tadi adalah oktet ketiga.
Subnet … [Link] [Link] …
Host Pertama … …
Host Terakhir … …
Broadcast … [Link] …
Masih bingung? Atau malah tambah pusing? Tarik nafas dulu, istirahat cukup, sholat yang
khusuk dan baca lagi artikel ini pelan-pelan Insya Allah akan paham. Amiin
Sumber :
Cara
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
f. [Link]
Jawaban : B dan C
Penyelesaian :
2^n – 2 ≥ 25
2^n ≥ 27
n ≥5
[Link]
2^N – 2 ≥ 300
2^N ≥ 302
N ≥9
[Link]
Jadi, subnet mask yang memenuhi untuk menampung 25 subnet dan maksimum 300 host adalah
[Link] dan [Link].
2. Refer to the exhibit. Host A is being manually configured for connectivity to the LAN. Which
two addressing scheme combinations are possible configurations that can be applied to the host
for connectivity? (Choose two.)
Penyelesaian :
IP router yang menjadi acuan adalah IP router terdekat, yaitu [Link]/27. IP ini akan
menjadi gateway host A.
Mencari IP host A :
[Link]
Block subnet :
Subnet Range IP
IP router berada dalam subnet [Link], sehingga range IP host yang bisa digunakan adalah
[Link] - [Link].
Jadi, gateway host A adalah [Link]/27 dan yang termasuk kedalam host IP satu jaringan
adalah [Link] dan [Link].
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
f. [Link]
Jawaban : E
Penyelesaian :
[Link]
Subnet Range IP
....
....
....
....
....
....
[Link] - [Link]
[Link]
....
....
4. Which subnet masks would be valid for a subnetted Class B address? (Choose two.)
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
f. [Link]
Jawaban : D dan E
Penyelesaian :
Misalkan : Net ID = x dan Host ID y, maka format default subnet mask untuk kelas B adalah
x.x.y.y
ketentuan : Net ID (x) memiliki default subnet mask 255 untuk setiap oktetnya, sedangkan untuk
host ID (y) adalah relatif bisa diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan menjadi 255.255.y.y.
Jadi, subnet mask yang valid untuk kelas B adalah [Link] dan [Link].
5. Which combination of network id and subnet mask correctly identifies all IP addresses from
[Link] through [Link]?
Jawaban : D
Penyelesaian :
Mencari range subnet pada oktet ketiga = 159 – 128 – 1 = 30 host. (1 merupakan IP broadcast)
a. host address
b. multicast address
c. broadcast address
d. subnetwork address
Jawaban : C
Penyelesaian :
[Link]
Block subnet
7. What is the correct number of usable subnetworks and hosts for the IP network address
[Link] subnetted with a /29 mask?
a. 6 networks / 32 hosts
b. 14 networks / 14 hosts
c. 30 networks / 6 hosts
d. 62 networks / 2 hosts
Jawaban : C
Penyelesaian :
[Link]
Jumlah network = 2^n – 2
= 2^5 – 2
= 30 network
= 2^3 – 2
= 6 hosts
Jadi, jumlah subnetwork dan host persubnet adalah 30 network dan 6 host.
8. Company XYZ uses a network address of [Link]. It uses the mask of [Link] to
create subnets. What is the maximum number of usable hosts in each subnet?
a. 6
b. 14
c. 30
d. 62
Jawaban : C
Penyelesaian :
9. A company is planning to subnet its network for a maximum of 27 hosts. Which subnet mask
would provide the needed hosts and leave the fewest unused addresses in each subnet?
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
Jawaban : C
Penyelesaian :
2^N – 2 ≥ 27
N ≥5
[Link]
Jadi , subnet mask yang palig sedikitnya ada 27 host adalah [Link]
10. An IP network address has been subnetted so that every subnetwork has 14 usable host IP
addresses. What is the appropriate subnet mask for the newly created subnetworks?
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
Jawaban : C
Penyelesaian :
2^N – 2 ≥ 14
N ≥4
[Link]
11. A company is using a Class B IP addressing scheme and expects to need as many as 100
networks. What is the correct subnet mask to use with the network configuration?
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
f. [Link]
Jawaban : C
Penyelesaian :
2^n – 2 ≥ 100
n ≥7
Default subnet mask kelas B [Link], setelah penambahan network jumlah bit 1 subnet mask
menjadi :
11111111.11111111.11111110.00000000
[Link]
12. Given a host with the IP address [Link] and a default subnet mask, to which network
does the host belong?
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
Jawaban : C
Penyelasaian :
IP address [Link] termasuk ke kelas B memiliki default subnet mask [Link]. Cara
pencarian network address bisa dengan menggunakan operator AND yang membandingkan
antara IP address dan subnet mask.
10011000.00100000.01000001.00001101
11111111.11111111.00000000.00000000
___________________________________ AND
10011000.00100000.00000000.00000000
Jadi, dari hasil diatas dapat diketahui network IP [Link] adalah [Link].
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
Jawaban : C
Penyelesaian :
IP address [Link] memiliki prefiks 22 jadi subnet mask [Link]. Cara pencarian
network address bisa dengan menggunakan operator AND yang membandingkan antara IP
address dan subnet mask.
10011000.00010000.11010010.00000000
11111111.11111111.11111100.00000000
___________________________________ AND
10011000.00010000.11010000.00000000
Jadi, dari hasil diatas dapat diketahui network IP [Link] adalah [Link].
14. Which of the following IP addresses fall into the CIDR block of [Link]/22? (Choose
three.)
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
f. [Link]
Jawaban : B, C, dan E
Penyelesaian :
[Link]
Block subnet
Subnet Range IP
15. What is the subnetwork address for a host with the IP address [Link]/28?
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
Jawaban : C
Penyelesaian :
[Link]
Blok subnet
Subnet Range IP
16. The network address of [Link]/19 provides how many subnets and hosts?
Jawaban : F
Penyelesaian :
[Link]
Net ID = 2^3
=8
= 2^13-2
= 8190
17. You need 500 subnets, each with about 100 usable host addresses per subnet. What mask will
you assign using a Class B network address?
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
Jawaban : B
Penyelesaian :
2^n – 2 ≥ 500
n ≥9
2^N – 2 ≥ 100
N ≥7
[Link]
Jadi, subnet mask yang dibutuhkan untuk 500 subnet dan 100 host adalah [Link].
18. What is the subnetwork number of a host with an IP address of [Link]/21?
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
Jawaban : C
Penyelesaian :
[Link]
10101100.00010000.01000010.00000000
11111111.11111111.11111000.00000000
__________________________________ AND
10101100.00010000.01000000.00000000 = [Link]
19. What mask would you assign to the network ID of [Link] if you needed about 100
subnets with about 500 hosts each?
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
Jawaban : B
Penyelesaian :
2^n – 2 ≥ 100
n =7
2^N – 2 ≥ 500
N =9
[Link]
Jadi, subnet mask yang menampung 100 subnet dan 500 host dari network ID [Link] adalah
[Link].
20. You need to configure a server that is on the subnet [Link]/29. The router has the
first available host address. Which of the following should you assign to the server?
a. [Link] [Link]
b. [Link] [Link]
c. [Link] [Link]
d. [Link] [Link]
e. [Link] [Link]
Jawaban : C
Penyelesaian :
[Link]
Block subnet
Jadi, host address dan subnet mask yang termasuk ke dalam subnetwork [Link] adalah
[Link] dan [Link].
21. You need a minimum of 300 subnets with a maximum of 50 hosts per subnet. Which of the
following masks will support the business requirements? (Choose two.)
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
f. [Link]
Jawaban : B dan E
Penyelesaian :
2^N – 2 ≥ 50
N =6
[Link]
2^n – 2 ≥ 300
n =9
[Link]
Jadi, subnet mask yang memenuhi 300 subnets dan 50 hosts adalah [Link] dan
[Link].
22. If an Ethernet port on a router were assigned an IP address of [Link]/25, what would
be the valid subnet address of this host?
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
Jawaban : A
Penyelesaian :
[Link]
Block subnet
23. Refer to the exhibit. The internetwork in the exhibit has been assigned the IP address
[Link]. What would be the appropriate subnet mask to maximize the number of networks
available for future growth?
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
Jawaban : D
Penyelesaian :
2^N – 2 ≥ 850
2^N ≥ 852
N = 10
[Link]
Jadi, subnet mask yang memenuhi rancangan jaringan sesuai di gambar adalah [Link].
24. You have a network with a subnet of [Link]/22. Which are valid host addresses?
a. [Link] [Link]
b. [Link] [Link]
c. [Link] [Link]
d. [Link] [Link]
e. [Link] [Link]
f. [Link] [Link]
Jawaban : E
Penyelesaian :
[Link]
Block subnet
Subnet Range IP
.... ....
Jadi, IP yang termasuk ke dalam subnetwork tersebut adalah [Link] dengan subnet mask
[Link].
25 Your router has the following IP address on Ethernet0: [Link]/20. How many hosts can
be accommodated on the Ethernet segment?
a. 1024
b. 2046
c. 4094
d. 4096
e. 8190
Jawaban : C
Penyelesaian :
Subnet mask 11111111.11111111.11110000.00000000
= 2^12 – 2
= 4096 – 2
= 4094
Jadi, banyaknya host yang dimuat dalam satu segmen ethernet IP tersebut adalah 4094 host.
26. You have a /27 subnet mask. Which of the following are valid hosts? (Choose three.)
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
e. [Link]
f. [Link]
Jawaban : C, D, dan E
Penyelesaian :
[Link]
Block subnet
Kemungkinan IP :
- Melihat dari subnet mask, IP host berada di kelas C atau D (option B merupakan IP kelas A).
- Melihat dari block subnet, IP host tidak termasuk dalam subnet (option F ternasuk IP subnet)
dan broadcast (option A termasuk IP broadcast).
Jadi, melihat kemuungkinan tersebut, IP host yang valid adalah [Link], [Link],
dan [Link].
27. You have a Class B network ID and need about 450 IP addresses per subnet. What is the
best mask for this network?
a. [Link]
b. [Link]
c. [Link]
d. [Link]
Jawaban : C
Penyelesaian :
2^N – 2 ≥ 450
N =9
[Link]
Jadi, subnet mask yang memenuhi 450 IP address per subnet adalah [Link].
28. Host A is connected to the LAN, but it cannot connect to the Internet. The host configuration
is shown in the exhibit. What are the two problems with this configuration? (Choose two.)
e. The host IP address is on a different network from the Serial interface of the router.
Jawaban : A dan E
Penyelesaian :
Block subnet
Referensi :
- Sumber: Cisco Networking Academy Program, CCNA 1 and 2 Companion Guide, Cisco
Press, 2005 Todd Lammle, CCNA Study Guide 5th Edition, Sybex, 2005.
- [Link]
Apabila ada kesalahan dalam pembahasan soal, mohon dimaklumi dan diperbaiki ..
Hihiii ..
Poskan Komentar
Arsip Blog
▼ 2010 (31)
o ▼ September (2)
Soal-Soal Subnetting dan Pembahasan
Pengertian Intranet, Ekstranet, Internetwork, Inte...
o ► Juli (7)
o ► April (6)
o ► Januari (16)
► 2009 (2)
Mengenai Saya
Politeknik Telkom
Lihat profil lengkapku
Template Perjalanan. Gambar template oleh Jason Morrow. Diberdayakan oleh Blogger.