Hukum Bacaan Mad dalam Al-Qur'an VIII
Hukum Bacaan Mad dalam Al-Qur'an VIII
AL-QUR’AN HADIS
KELAS VIII
DI SUSUN OLEH:
WAHYUNI
( 2121102)
PAMONG :
Ismet fauzi, [Link].
1. Fase Capaian : D
Pembelajaran
2. Elemen : Tajwid
3. Capaian : Peserta didik mampu menerapkan hukum bacaan Mad
Pembelajaran Tabi'i, Mad Far'i, dan bacaan Gharib agar dapat
membiasakan membaca Al-Quran dengan baik dan
benar, sebagai prasyarat membaca Al-Qur’an secara fasih
untuk menjalankan kewajiban menghayati dan
mengamalkannya dalam kon tek beragama, berbangsa,
dan bernegara.
4. Tujuan Pembelajaran : a. Peserta didik mampu Menjelaskan pengertian mad
'iwaḍ, mad layyin dan mad 'ariḍ lissukun.
b. Peserta didik mampu Menjelaskan ciri-ciri hukum
bacaan mad 'iwaḍ, mad layyin dan mad 'ariḍ lissukun
c. Peserta didik mampu Mendeskripsikan cara membaca
mad 'iwaḍ, mad layyin dan mad 'ariḍ lissukun
d. Peserta didik mampu Menyimpulkan cara membaca
mad 'iwaḍ, mad layyin dan mad 'ariḍ lissukun.
e. Peserta didik mampu Mengidentifikasi hukum bacaan
mad 'iwaḍ, mad layyin dan mad 'ariḍ lissukun dalam
al-Qur'an surah pendek pilihan
f. Peserta didik mampu Mempraktikkan hukum bacaan
mad 'iwaḍ, mad layyin dan mad 'ariḍ lissukun dalam
al-Qur'an surah pendek pilihan.
5. Kompetensi Awal : Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan
Muslim dari Aisyah ra. bahwa Rasulullah Saw. bersabda:
“Yang mahir membaca al-Qur‟an bersama malaikat
yang terhormat, dan yang membaca al-Qur‟an sedang
ia terbata-bata serta mengalami kesulitan maka baginya
dua pahala”.
Dalam hadis tersebut sangat jelas diterangkan betapa
pentingnya membaca al-Qur‘an sehingga yang
bacaannya terbata-bata pun tetap mendapat pahala,
bahkan dua pahala dan bagi yang mahir membacanya
mendapat kedudukan mulia bersama malaikat. Agar
bacaan kita lancar, baik dan benar maka harus belajar.
Dan dalam Bab ini kalian akan belajar tajwid tentang mad
'iwaḍ, mad layyin, dan mad 'ariḍ lissukun
6. Profil Pelajar : Profil Pelajar Pancasila yang ingin dicapai adalah
Pancasila bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak
mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta
kebhinnekaan global
7. Profi Pelajar : Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin yang ingin dicapai
Rahmatanlil’Alamin adalah taaddub, tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan
tasamuh.
8. SARANA DAN Media :LCD proyektor, komputer/laptop, jaringan
PRASARANA internet, dan lain-lain
Sumber Belajar: LKPD, Buku Teks, laman E-learning,
E-book, dan lain-lain.
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Peserta didik menyadari bahwa dengan mempelajari materi hukum bacaan mad 'iwaḍ,
mad layyin dan mad 'ariḍ lissukun dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
Pertanyaan Pemantik Pertemuan Ke-1
a. Apa arti Mad 'Iwad secara bahasa?
b. Apa pengertian Mad 'Iwad menurut istilah?
c. Jelaskan ciri-ciri Mad 'Iwad!
d. Bagaimana cara membaca Mad 'Iwad?
e. Tulis contoh hukum bacaan Mad 'Iwad!
PERTEMUAN KE-3
Hukum Bacaan Mad ‘Arid Lissukun
KEGIATAN PENDAHULUAN
• Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam.
• Melakukan pembiasaan berdoa, memeriksa kehadiran, kerapihan pakaian, posisi
tempat duduk peserta didik dan kebersihan kelas.
• Guru memberikan motivasi, memberikan pertanyaan pemantik materi yang akan
diajarkan.
• Guru memotivasi peserta didik untuk tercapainya kompetensi dan karakter yang
sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila (bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
dan berakhlak mulia, bernalar kritis dan kreatif, bergotong royong, serta
kebhinnekaan global) dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin (taaddub,
tawassuth, tathawwur wa ibtikar, dan tasamuh)
KEGIATAN INTI
Kegiatan • Peserta didik diberi motivasi dan panduan untuk melihat,
Literasi mengamati, membaca dan menuliskannya kembali. Mereka
diberi tayangan dan bahan bacaan terkait materi Hukum
Bacaan Mad ‘Arid Lissukun
Critical • Guru memberikan kesempatan untuk mengidentifikasi sebanyak
Thinking mungkin hal yang belum dipahami, dimulai dari pertanyaan
faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik.
Pertanyaan ini harus tetap berkaitan dengan materi Hukum
Bacaan Mad ‘Arid Lissukun
Collaboration • Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk
mendiskusikan, mengumpulkan informasi, mempresentasikan
ulang, dan saling bertukar informasi mengenai Hukum
Bacaan Mad ‘Arid Lissukun
Communication • Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompok atau
individu secara klasikal, mengemukakan pendapat atas
presentasi yang dilakukan kemudian ditanggapi kembali oleh
kelompok atau individu yang mempresentasikan
Creativity • Guru dan peserta didik membuat kesimpulan tentang hal-hal
yang telah dipelajari terkait Menjelaskan isi teks yang didengar
yang berkaitan: Hukum Bacaan Mad ‘Arid Lissukun
KEGIATAN REFLEKSI DAN KONFIRMASI
• Guru membimbing peserta didik menyimpulkan pembelajaran yang telah dilakukan
• Melakukan refleksi dan tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran
yang telah dilaksanakan
• Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan pesan dan motivasi tetap
semangat belajar dan diakhiri dengan berdoa.
E. PEMBELAJARAN DIFERENSIASI
• Untuk siswa yang sudah memahami materi sesuai dengan tujuan pembelajaran dan
mengeksplorasi topik ini lebih jauh, disarankan untuk membaca hukum bacaan mad
'iwaḍ, mad layyin dan mad 'ariḍ lissukun dari berbagai referensi yang relevan.
• Guru dapat menggunakan alternatif metode dan media pembelajaran sesuai dengan
kondisi masing-masing agar pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan
(joyfull learning) sehingga tujuan pembelajaran bisa tercapai.
• Untuk siswa yang kesulitan belajar topik ini, disarankan untuk belajar kembali tata cara
pada pembelajaran di dalam dan atau di luar kelas sesuai kesepataan antara guru dengan
siswa. Siswa juga disarankan untuk belajar kepada teman sebaya.
F. ASESMEN / PENILAIAN
a. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
Untuk mengetahui kesiapan siswa dalam memasuki pembelajaran, dengan pertanyaan:
Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
1 Apakah pernah membaca buku terkait ?
2 Apakah kalian ingin menguasai materi pelajaran dengan baik ?
3 Apakah kalian sudah siap melaksanakan pembelajaran dengan metode
inquiry learning, diskusi ?
c. Asesmen Sumatif
a. Asesmen Pengetahuan
Teknik Asesmen:
• Tes : Tertulis
• Non Tes : Observasi
Bentuk Instrumen:
• Asesmen tidak tertulis : Daftar pertanyaan
• Asesmen tertulis : Jawaban singkat
b. Asesmen Keterampilan
• Teknik Asesmen : Kinerja
• Bentuk Instrumen : Lembar Kinerja
Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung, khususnya
saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis.
UJI KOMPETENSI
1. Penilaian Pengetahuan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Jelaskan pengertian mad „iwaḍ, mad layyin, dan mad „ariḍ lissukun menurut bahasa dan
istilah!
2. Untuk menjawab soal no 2 dan 3,perhatikan QS. Al-Insan (76): 1-3 ! Tulislah hukum bacaan
mad „iwaḍ yang terdapat dalam ayat tersebut dan jelaskan alasannya!
3. Jelaskan bagaimana cara membaca waqaf pada setiap akhir ayat tersebut!
4. Abdullah sedang membaca QS. Al-Quraisy (106): 1 – 4, setiap akhir ayat ia membaca waqaf
kecuali pada ayat ke [Link] mad layyin yang terdapat dalam QS. Al-Quraisy (106): 1 –
4 yang dibaca Abdullah dan jelaskan alasannya!
5. Jika kalian membaca QS. Al-Fatihah (1): 1-7, bagaimana cara membaca setiap akhir ayat
dan jelaskan alasannya!
2. Penilaian Keterampilan
Bacalah ayat – ayat berikut sesuai ketentuan hukum bacaan mad„iwaḍ, mad layyin, dan mad
„ariḍ lissukun dengan baik dan benar!
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LKPD 1
Ayo kita buka mushaf al-Qur‘an Juz 29 QS. Al-Insan (76): 1 – 10, kemudian bacalah ayat-
ayat tersebut dengan tartil!
Cermati QS. Al-Insan (76): 1 – 10, kemudian buatlah identifikasi Mad 'Iwaḍ yang
dituliskan dalam tabel berikut!
Ayo berlatih membaca hukum mad „iwaḍ dalam QS. Al-Insan (76): 1 – 10!
Simaklah bacaan temanmu sesuai intruksi guru pendamping dengan membubuhkan ceklis
(✓) dalam kolom keterangan!
Keterangan
No Nama Siswa
Sangat Fasih Fasih Kurang Fasih
1
2
3
4
5
dst
LKPD 2
Ayo kita buka mushaf al-Qur‘an Juz 30 QS. Al-Quraisy (106): 1 – 4, kemudian bacalah
dengan tartil!
➢ Membaca al-Qur‘an Juz 30 QS. Al-Quraisy (106): 1 – 4
Keterangan
No Nama Siswa
Sangat Lancar Lancar Kurang Sesuai
1
2
3
4
5
dst
Cermati QS. Al-Quraisy (106): 1 – 4, kemudian buatlah identifikasi Mad Layyin yaang
dituliskan dalam tabel berikut!
➢ Identifikasi Mad Layyin Mad Layyin
No Lafaz Bacaan Sebab Cara Membaca Ayat Ke-
1
2
3
4
5
dst
Ayo berlatih membaca hukum Mad Layyin dalam QS. Al-Quraisy (106): 1 – 4!
Simaklah bacaan temanmu sesuai intruksi guru pendamping dengan membubuhkan ceklis
(✓) dalam kolom keterangan!
Keterangan
No Nama Siswa
Sangat Fasih Fasih Kurang Fasih
1
2
3
4
5
dst
LKPD 3
Ayo kita buka mushaf al-Qur‘an Juz 29 QS. An-Naba (79): 1 – 5, kemudian bacalah dengan
tartil!
➢ Membaca al-Qur‘an Juz 29 QS. An-Naba (79): 1 – 5
Keterangan
No Nama Siswa
Sangat Lancar Lancar Kurang Sesuai
1
2
3
4
5
dst
Cermati QS. An-Naba (79): 1 – 5, kemudian buatlah identifikasi Mad 'ariḍ lissukun yang
dituliskan dalam tabel berikut!
No Lafaz Bacaan Sebab Cara Membaca Ayat Ke-
1
2
3
4
5
Ayo berlatih membaca hukum Mad 'ariḍ lissukun dalam QS. An-Naba (79): 1 – 5! Simaklah
bacaan temanmu sesuai intruksi guru pendamping dengan membubuhkan ceklis (Ѵ) dalam
kolom keterangan!
➢ Praktik Mad 'ariḍ lissukun dalam QS. An-Naba (79): 1 – 5
Keterangan
No Nama Siswa
Sangat Fasih Fasih Kurang Fasih
1
2
3
4
5
dst
LAMPIRAN 2
MATERI BAHAN AJAR
BAHAN AJAR 1
Mad Iwadl
Pengertian Mad Iwadl :
➢ Iwadl secara Bahasa berarti pengganti tanwin.
➢ Mad Iwadl secara istilah adalah mad yang terjadi apabila ada fathah tanwin di akhir
ayat atau bertemu tanda waqaf.
Khusus fathah tanwin yang berada pada ta marbutah ( ) ةtidak dibaca Panjang
atau mad, karena huruf tersebut berubah menjadi suara ha ()ه.
Panjang bacaan mad iwadl:
➢ Panjang bacaan mad iwadl yaitu 2 harakat/ 1 alif.
Contoh mad iwad:
➢ ثَ َمنًاا َق ِلي ًْلا
BAHAN AJAR 2
Mad layyin
Pengertian mad layyin:
➢ Menurut Bahasa layyin artinya ; lunak
➢ Menurut istilah mad layyin adalah : apabila ada ya sukun ( ْ ) يatau wawu sukun
( ْ )وdidahului huruf yang berharakat fathah dan setelahnya huruf yang berharkat
hidup yang dibaca waqaf.
Panjang bacaan mad layyin:
➢ Panjang bacaan mad layyin adalah 2 harakat/ 1 alif
Contoh bacaan mad layyin:
➢ مِ ْناا َخ ْوفا
BAHAN AJAR 3
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM.
• Al-Qur’an : bacaan mulia yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi Muhammad Saw.
melalui Malaikat Jibril secara mutawatir dan ibadah membacanya.
• Hadis: perkataan, perbuatan, ketetapan dan persetujuan Nabi Muhammad yang
dijadikan landasan syri‘at Islam.
• Murattal: membaca al-Qur‘an difokuskan pada kebenaran bacaan dan lagu al-Qur‘an
hanya standard saja, bacaan al-Qur‘an terdengar lebih cepat.
• Tajwid: suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara membunyikan atau
mengucapkan huruf-huruf yang terdapat dalam kitab suci al-Qur‘an sesui hak-haknya.
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
• Usup Sidik, AL-QUR‘AN HADIS MTS KELAS VIII, Direktorat Jenderal Pendidikan
Islam Kementerian Agama RI, Jakarta: 2020
.
................................2024