0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan5 halaman

Memahami Kalimat If Conditional

Diunggah oleh

Lilis Suryani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
34 tayangan5 halaman

Memahami Kalimat If Conditional

Diunggah oleh

Lilis Suryani
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Apa yang Dimaksud

dengan Conditional Sentence?


Conditional artinya bergantung pada kondisi saat seseorang berbicara.
Definisi conditional sentence adalah kalimat pengandaian saat
seseorang ingin mengungkapkan suatu kondisi yang berbeda
dengan kenyataan. Contoh, “If the weather is nice, we can have a picnic.”

Dalam hal ini, kondisi tersebut mungkin saja berupa sesuatu yang bisa terjadi, atau
bahkan mustahil untuk terwujud.

Conditional sentence terdiri dari dua bagian, yaitu if-clause (klausa kondisi)
dan result clause (klausa hasil). Klausa kondisi menggambarkan kondisi atau situasi
yang harus terpenuhi untuk menghasilkan tindakan yang dijelaskan dalam klausa hasil.

Kapan Kita Bisa Menggunakan


Kalimat Conditional Sentence?
Kalimat conditional dapat dipakai saat menghadapi situasi seperti:

 Menyatakan peristiwa yang tidak nyata; hanya seperti yang kita bayangkan,
 Mengungkapkan peristiwa yang mungkin terjadi di masa depan,
 Menunjukkan peristiwa yang tidak mungkin terjadi,
 Memperlihatkan kebenaran umum; kebiasaan yang sering terjadi,
 Memberitahu peristiwa masa lalu yang kejadiannya tidak sesuai harapan, lalu terjadi
penyesalan.

Umumnya, conditional sentence adalah kalimat yang dikenal juga sebagai if


conditional.

Fungsi dari Conditional Sentence


Berdasarkan beberapa poin di atas, kita dapat menarik kesimpulan bahwa,
fungsi conditional sentence adalah untuk menyatakan hubungan sebab-akibat
antara suatu kondisi atau situasi tertentu dengan tindakan atau hasil yang mungkin
terjadi atau tidak terjadi.
Baca Juga: Cause and Effect (Sebab Akibat): Definisi, Fungsi, dan Contoh
Kalimat

Apa Perbedaan If clause dan If conditional?


Pada artikel Types of Sentences: Jenis Kalimat Bahasa Inggris kita sudah
mempelajari bahwa sebuah kalimat minimal terdiri dari satu klausa, yaitu klausa utama
(main clause/independent clause) yang dapat berdiri sendiri.

Istilah “If clause” biasanya mengacu pada frasa yang dimulai dengan “if”
dalam conditional sentence, sedangkan “If conditional” bisa merujuk secara umum
pada jenis-jenis conditional sentence yang menggunakan frasa “if”
kemudian diikuti oleh klausa lain.

Tipe Conditional Sentences dan Contohnya


(Conditional Sentences Types)
Types artinya tipe-tipe, conditional artinya pengandaian, dan sentence artinya
kalimat. Exactly, pada poin ini, yang akan kita bahas adalah tipe-tipe kalimat
pengandaian yang biasa digunakan dalam bahasa Inggris.

How many type of if clause? Kalau bertanya tentang berapa banyak jenis
klausa if untuk mengungkapkan khayalan dan pengandaian pada kondisi yang
berbeda, jawaban secara umum ada 4 conditional sentence types.

Tapi, di artikel ini English Academy akan membahas 5 tipe conditional


sentences supaya pengetahuan grammar kamu makin lengkap. Selain grammar,
kamu juga akan bertemu dengan beberapa tenses dalam bahasa Inggris.

1. Zero conditional sentence (Conditional Sentences Type


0)

Conditional sentence type 0 adalah kalimat untuk mengungkapkan kondisi berupa


tindakan yang bersifat kebenaran umum, pernyataan yang sebenarnya (general
truth), atau kejadian yang biasa terjadi.
Rumus conditional sentence type 0 adalah If + Subject + Verb 1,
Subject + Verb 1 + Complement yang mengadopsi formula dari simple
present tense.

Contoh kalimat:

“Jika kamu menghabiskan makanan bekal, Ibuku akan merasa senang.”


“Ibu menenangkanmu jika kamu merasa takut.”
“Kalau warna merah dicampur dengan putih, pasti berubah jadi warna pink.”

Contoh conditional sentence type 0:

 If you eat your lunch box, mother feels happy.


(Jika kamu memakan kotak makan siang-mu, Ibu merasa bahagia.)
 Mother comforts me if Ifeel scared.
(Ibu menghibur saya jika saya merasa takut.)
 If red mixes with white, it definitely turns out pink.
(Jika merah bercampur dengan putih, pasti hasilnya jadi warna merah muda.)
2. First conditional sentence (Conditional Sentences type
1)

Pada conditional sentence type 1, kamu dapat mengungkapkan kondisi yang


mungkin terjadi di masa yang akan datang. Kalimat ini familiar juga dengan
sebutan future conditional type 1 karena menggunakan pola simple future
tense.

Rumus conditional sentence type 1 adalah If + Subject + Verb 1, Subject


+ Will + verb 1 + Complement.

Contoh kalimat:

“Jika kamu ada disini, aku akan mengatakan perasaanku.”


“Anto akan datang jika Putri mengundangnya ke pesta ulang tahun.”
“Kalau Desi dan Ratu telat makan malam, mereka akan masuk angin.”

Dari tiga kalimat di atas, langsung kita buat contoh conditional sentence type
1 dengan struktur yang benar:

 If you are here, I will tell you my feelings.

Fakta: Kalau kamu ada di sini, mungkin aku berani mengungkapkan perasaanku.
Kalau nggak ada? Yah, nggak aku ungkapin.

 Anto will come if Putri invites him to her birthday party.

Fakta: Anto bakalan datang ke pesta Putri jika diundang. Kalau nggak? Anto mungkin
nggak datang.

 If Desi and Ratu have their dinner late, they will catch a cold.

Fakta: Desi dan Ratu nggak akan masuk angin jika mereka makan malam tepat
waktu.
Sebagai catatan, conditional sentence type 1 ini bisa menggunakan
selain will untuk mengungkapkan kondisi yang mungkin terjadi. Kamu bisa juga
memakai can, may, atau shall.

Jadi, rumus conditinal sentence yang digunakan adalah subject + modal (will,
can, may, shall) + verb 1

Anda mungkin juga menyukai