0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan23 halaman

Prosedur Pengambilan Sampel Oli SOS

Diunggah oleh

tesalonika.teca
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
55 tayangan23 halaman

Prosedur Pengambilan Sampel Oli SOS

Diunggah oleh

tesalonika.teca
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Schedule Oil Sampling

Report Interpretation

Sangatta Mine Project

Introduction

• Nama
• Posisi
• Pengalaman Singkat (TCI/LCI/Others)

1
Aturan Selama Pelatihan

Fasilitas Training

Situasi Darurat Aturan

Proaktif

Menghormati

Matikan HP / Getar

Daftar Isi

1 Definisi SOS
2 Tujuan SOS
3 Prosedur Pengambilan SOS
4 Membaca Laporan SOS
5 Membaca Laporan SOS
6 Follow Up Laporan SOS

2
Tujuan

Tujuan yang ingin di capai dari training


ini :
• Peserta training mampu melakukan
pengambilan sample oli dengan benar

• Peserta training mampu membaca atau


memahami data hasil atau report SOS dari
laboratorium

• Peserta training mampu melakukan follow


up terkait hasil sample oli yang telah di
periksa di laboratorium

Apa Itu SOS ?

S.O.S adalah salah satu program


condition monitoring yang merupakan
maintenance management tool untuk
memprediksi potensi kerusakan
secara dini dengan metode analisa
sampel oli di laboratorium.

3
Tujuan SOS

 Mendeteksi permasalahan lebih awal sehingga dapat


melakukan perbaikan sebelum terjadi kerusakan yang
lebih besar.
 Monitor apakah oli tersebut masih bagus / tidak untuk
digunakan kembali.
 Waktu perbaikan yang lebih pendek, karena dari S.O.S
akan diinformasikan kemungkinan kerusakan komponen
yang mana, sehingga akan menghemat waktu untuk
troubleshooting.

 Membantu dalam melakukan penilaian apakah


komponen tersebut bisa digunakan sampai
umurnya atau sampai komponen penggantinya
tersedia.
 Schedule downtime sesuai dengan yang
direncanakan.
 Akan lebih baik dalam mengelola budget yang
meliputi biaya perbaikan & downtime.
 Melengkapi history dari setiap komponen &
membantu dalam mengevaluasi performance unit
atau rencana penggantian.

4
Particle

Current HE systems Ukuran partikel Ø Rambut


clearance terkecil yang dapat manusia
dilihat mata telanjang

2 30 40
80

Prosedure pengambilan sample oli

Themperature
Pengambilan sampel dilakukan pada temperatur operasi normal mesin

New or different tool and clean


Gunakan alat sampling yang baru dan bersih, serta pastikan dibilas
dulu jika menggunakan alat yang sama pada beberapa komponen

True way ( port )


Hindari pengambilan sampel pada saluran buang (drain), tampungan
dan filter oli
Time
Ambil sample oli sesuai jadwal dan periode yang telah ditentukan

Label
Isi label SOS dengan informasi yang benar

5
Standard KITS

Prosedure pengambilan sample oli

1. Live Probe sampler (Pressure


Metode pengambilan Tap)
sample oli

2. Vacuum Extraction

6
1. Live Probe Sampler (Pressure Tap)

Running Machine (low idle)

Lakukan Flushing
Buang oli sekitar 100 ml ke dalam tampungan oli kotor

Bersihkan sos tap


Pastikan sos tap besrsih, colokkan probe isi botol sekitar ¾ kapastas botol

Pelabelan
Lepaskan probe dari sos tap, tutup botol, dan pasang label yang jelas

2. Vacuum Extraction

Langkah 1.
1. Parkir unit pada area service
2. Matikan engine & pasang Personal LockOut.
3. Lakukan pengukuran tube hose dengan mengacu pada
panjang deepstick dan lebihkan sekitar 30 cm. Atau potong
tube hose dengan panjang mencapai separuh kedalaman oli.

7
Langkah 2.
1. Masukkan tube hose pada kepala
Vacuum Pump dengan ujung tube
masuk sekitar 4 cm di kepala
pompa.
2. Kencangkan/eratkan pengikat tube
hose dengan cara putar ke kanan.

Langkah 3.
1. Pasang botol sampel baru pada vacuum pump.
2. Masukkan ujung lain tube hose kedalam oli
3. Ujung hose tidak boleh menyentuh dasar
compartment.

8
Langkah 4
1. Pompa vacuum pump untuk mengisap oli.
2. Pegang pompa dengan posisi botol sampel tegak. Botol sampel pada
pompa tidak boleh miring untuk menghindari sampel masuk kedalam
pompa.
3. Jika pompa terkontaminasi, lepaskan dan bersihkan kembali sebelum
digunakan lagi.
4. Isi botol sampel dengan oli sebanyak 75% volume botol.

Langkah 5
1. Lepaskan botol dari kepala pompa – segera tutup botol.
2. Longgarkan pengikat tube hose pada kepala pompa.
3. Dorong tube hose ke arah dalam kepala pompa.
4. Gunting bagian ujung tube hose yang tercelup oli sampel.
5. Lepas/Tarik tube hose ke arah keluar kepala pompa.
6. Tempelkan dan lengkapi label/stiker
7. Simpan peralatan kembali

9
Stop. Ini bukan standard
kita

Label oil

10
Sampel oli yang sebaiknya

 Dapatkan contoh sampel yang baik


 Lengkapi data pada label sampel
 Mengirimkan sampel secepatnya
 Jarak waktu sesuai Interval
 Pengambilan sampel yang teratur/rutin
 Sampel yang representative

Dari pengambilan sampel yang baik dan informasi yang


lengkap menghasilkan laporan yang akurat

Reading of Oil Analysis


Report

20/11/2024
P22

11
SOS Report

Laboratory Sample
Clients details ,
Number
equipment ID, Oil
type and what
compartment

12
This is the viscosity graph
which will demonstrate
how the oils resistance is
performing

Icon Condition

The status identifies the


condition of the sample,
Normal , Warning or
Problem sample

13
Laboratory sample
number

Date of each
sample analyzed

Date of each sample

Oil changed if known

Hours on Oil if
provided

Equipment hrs

14
Spectrometer readings of wear
metals, these will Highlight
GREEN if below caution,
YELLOW if above the caution set
limits & RED if above high set
limits

All wear metals are


colored to identify
problems

if above high set limits

15
All limits are displayed under the CAUTION
& HIGH, this is the recommended problem
limit, if any value is higher than that set
number, it will highlight a problem by
coloring the values yellow & red.

These are the


recommendations from
the Lab staff for this
sample

16
WEAR METAL

Metals Remark
Lead (Pb) • Timah hitam
• Material utama pada bantalan bearing & tahan karat
Iron/besi(Fe) • Unsur utama penyusun baja Paduan (96-97.5%)
• Indikator utama keausan
Aluminum (Al) • Material logam utama untuk rangka & engine block – ringan
dan kuat dalam paduan.
Copper (Cu) • Paduan Tembaga & Zinc (Kuningan)
• Paduan Tembaga & Tin_timah putih (Perunggu
Chromium (Cr) • Material logam utama untuk baja SS
• Umum ditemukan pada keausan shaft
Tin (Sn) • Timah putih
• Material utama pada bantalan bearing
Nickel (Ni) • Material logam untuk baja SS.
• Umum ditemukan pada keausan shaft

SUMBER PARTIKEL

17
SUMBER PARTIKEL

Contaminants may indicate either


dirt contamination in the oil sample
or ingestion of other chemical
substance that besides of oil
additives

Set limit ( Caution & High )

18
CONTAMINATIONS

Metals Remark
Silicon (Si) Kontaminan berupa pasir silica
Merupakan additive anti-foam. <20 ppm
Sodium (Na) Kontaminan utama bersumber dari water coolant

These are the additive


package details of the
used oil

No set limit for oil additives

19
Infra red is only used on
engine oils or when asked
by a client

Set limit

ISO Code briefed on separate


illustration

Physical tests display


water ingress, high iron
and viscosity readings

Set limit

20
This is the wear metal
graph that will help
identify problem elements

Follow Up of Oil Analysis


Report

20/11/2024
P42

21
How To Follow Up

SOS Report Job Sheet

22
Question

Terima Kasih

23

Anda mungkin juga menyukai