PERAN STRATIFIKASI SOSIAL TERHADAP PRAKTEK BOKA
PADA PERKAWINAN MASYARAKAT KALEDUPA
MENURUT HUKUM KELUARGA ISLAM
PROPOSAL
Oleh:
LASMAN
NIM:………………..
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) WAKATOBI
2024
ii
PERAN STRATIFIKASI SOSIAL TERHADAP PRAKTEK BOKA
PADA PERKAWINAN MASYARAKAT KALEDUPA
MENURUT HUKUM KELUARGA ISLAM
Diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana Hukum
(S.H.) Pada Program Studi Hukum Keluarga Islam Jurusan Syariah
Oleh:
LASMAN.
NIM.
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) WAKATOBI
2024
iii
PERSETUJUAN PEMBIMBING
Pembimbing Peneliti saudari LASMAN, NIM: ……… Mahasiswa Jurusan Syariah
Program Studi Hukum Keluarga Islam Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI)
Wakatobi dengan seksama meneliti dan mengoreksi skripsi yang bersangkutan
dengan judul : “PERAN STRATIFIKASI SOSIAL TERHADAP PRAKTEK
BOKA PADA PERKAWINAN MASYARAKAT KALEDUPA MENURUT
HUKUM KELUARGA ISLAM” Memandang bahwa propsal tersebut telah
memenuhi syarat-syarat ilmiah dan dapat disetujui untuk diajukan ke ujian
munaqasyah.
Demikian persetujuan ini diberikan untuk diproses selanjutnya.
Wakatobi, ……………………….. 2024
Pembimbing I Pembimbing II
Rasidah, [Link].,MM Arifa Rakhman, [Link].,MM.
NUP……………….. ……………………...
iv
KATA PENGANTAR
Bismillahirrahmaanirrahim
Puji syukur kehadirat Allah Subhanahu wata’ala, atas segala rahmat dan
karuniah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan propsal ini, dengan
judul “Peran Stratifikasi Sosial Terhadap Praktek Boka Pada Perkawinan
Masyarakat Kaledupa Menurut Hukum Keluarga Islam”. Karena Keterbatasan
ilmu dan pengetahuan yang penulis miliki, maka dengan tangan terbuka dan hati
yang lapang, penulis menerima kritik dan saran dari berbagai pihak demi
kesempurnaan di masa yang akan datang. Banyak hambatan dan tantangan yang
penulis hadapi mulai dari awal perkuliahan sampai penulisan skripsi ini. Ucapan
banyak terima kasih kepada;
Terima kasih kepada seluruh pihak yang selalu memberikan arahan, bimbingan
serta petunjuk dalam penulisan karya ilmiah ini, Untuk itu pada kesempatan ini
penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Ketua Yayasan Hasanah Wakatobi Bapak Suhardin. Safei, S. Pd.I.,[Link].
2. Ketua STAI Wakatobi Bapak Dr. Suruddin, [Link].,[Link].
3. Ketua I STAI Wakatobi Bapak Drs. La Karim, M.M.
4. Ketua II STAI Wakatobi Bapak La Dao, [Link]., M.M.
5. Ketua III STAI Wakatobi Ibu Rasidah, [Link]., M.M.
6. Ketua Program Studi Hukum keluarga Islam Bapak Wawan Tuanus, [Link], S.H.I.
7. Dosen Pembimbing I Bapak Rasidah, [Link]., M.M. dan Dosen Pembimbing II
Arifah Rakhman, [Link] MM. yang telah bersedia meluangkan waktu dan
kesempatan untuk mengarahkan penulis dalam penyusunan skripsi ini
v
8. Seluruh jajaran dosen STAI Wakatobi.
9. Seluruh keluarga, yang telah menjadi motifasi selama penyusunan propsal ini.
Tiada kata yang patut diucapkan selain terima kasih yang sebesar besarnya.
Mudah-mudahan Allah Swt membalas dengan kebaikan dan pahala yang berlimpah.
Aamiin.
Wangi-wangi ………………………… 2024
Penulis
LASMAN.
NIM……………..
vi
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN SAMPUL...................................................................................i
PERSETUJUAN PEMBIMBING.................................................................iii
KATA PENGANTAR......................................................................................iv
DAFTAR ISI....................................................................................................vi
DAFTAR TRANSLITERASI........................................................................vii
ABSTRAK.......................................................................................................xiv
BAB I PENDAHULUAN..........................................................................1-5
A. Latar Belakang Masalah............................................................1
B. Rumusan Masalah.....................................................................4
C. Tujuan Penelitian.......................................................................4
D. Manfaat Penelitian....................................................................4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.................................................................6-28
A. Kajian Teoretis..........................................................................6
B. Penelitian Relevan.....................................................................23
C. Kerangka Konseptual................................................................27
BAB III METEDEOLOGI PENELITIAN…………………………….. 29-34
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian................................................29
B. Lokasi dan Waktu Penelitian.....................................................29
C. Data dan Sumber Data..............................................................30
D. Metode Pengumpulan Data.......................................................31
E. Instrumen Penelitian..................................................................31
F. Teknik Analisis Data.................................................................32
G. Pengujian Keabsahan Data........................................................34
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................35
vii
DAFTAR TRANSLITERASI
1. Konsonan
Dibawah ini daftar huruf arab dan transliterasinya dengan huruf latin
Huruf arab Nama Huruf latin Nama
ا Alif Tidak dilambangkan Tidak dilambangkan
ب Ba B Be
ت Ta T Te
ث Ṡa ṡ es (dengan titik di atas)
ج Jim J Je
ح Ḥa ḥ Ha(dengan titik di bawah)
خ Kha Kh ka dan ha
د Dal D De
ذ Ẑal ẑ zet (dengan titik di atas)
ر Ra R Er
ز Zai Z Zet
س Sin S Es
ش Syin Sy es dan ye
ص Ṣad ṣ es (dengan titik di bawah)
ض Ḍad ḍ de (dengan titik di bawah)
ط A ṭ te (dengan titik di bawah)
ظ A ẓ Zet(dengan titik di bawah)
ع ‘ain ‘ koma terbalik (di atas)
غ Gain G Ge
ف Fa F Ef
ق Qaf Q Ki
ك Kaf K Ka
ل Lam L El
م Mim M Em
ن Nun N En
و Wau W We
ﻫ Ha H Ha
ء Hamzah ' Apostrof
ى Ya Y Ye
2. Vokal
viii
Vokal bahasa Arab, seperti vokal bahasa Indonesia yang terdiri dari vokal
tunggal atau monoftong dan vokal rangkap atau diftong.
a. Vokal Tunggal
Vokal tunggal bahasa Arab yang lambangnya berupa tanda atau harkat,
transliterasinya sebagai berikut:
Tanda Nama Huruf Latin Nama
َ Fathah A A
ِِ Kasrah I I
ۥ Dhammah U U
b. Vokal Rangkap
Vokal rangkap dalam bahasa Arab yang lambangnya berupa gabungan antara
harkat dan huruf, yaitu:
Tanda Nama Huruf Latin Nama
…ْي fathah dan ya Ai a dan i
…ْو fathah dan wau Au a dan u
[Link]
Maddah atau vokal panjang yang lambangnya berupa harkat dan huruf,
transliterasinya berupa huruf dan tanda, yaitu:
Harakat
Nama Huruf dan tanda Nama
dan huruf
ix
...ﺍ... َى fathah dan alif atau
A a dan garis di atas
ya
…ى
kasrah dan ya I i dan garis di atas
…ۥ
Hammah dan wau U u dan garis di atas
[Link]’marbuṭah
Transliterasi untuk ta’marbutah adan dua:
a. Ta’marbutah hidup
Ta’marbutah yang hidup atau mendapat harakat fathah, kasrah dan dammah,
transliterasinya adalah “t”.
b. Ta’marbutah mati
Ta’marbutah yang mati atau mendapat harakat sukun, transliterasinya dalah
“h”.Kalau pada kata terakhir denagn ta’marbutah diikuti oleh kata yang menggunkan
kata sandang al serta bacaan kedua kata itu terpisah maka ta’marbutah itu
ditransliterasikan dengan ha(h).
[Link]
Syaddah atau tasydid yang dalam tulisan Arab dilambangkan dengan sebuah
tanda, tanda syaddah atau tasydid, dalam transliterasi ini tanda syaddah tersebut
dilambangkan dengan huruf, yaitu huruf yang sama denganhuruf yang diberi tanda
syaddah itu.
[Link] Sandang
x
Kata sandang dalam tulisan Arab dilambangkan dengan huruf, yaitu ال,
namun dalam transliterasi ini kata sandang itu dibedakan atas kata sandang yang
diikuti oleh huruf syamsiyah dan kata sandang yang diikuti huruf qamariyah.
a. Kata sandang yang diikuti oleh huruf syamsiyah.
Kata sandang yang diikuti oleh huruf syamsiyah ditranslite-rasikan dengan
bunyinya, yaitu huruf /1/ diganti dengan huruf yang sama dengan huruf yang
langsung mengikuti kata sandang itu.
b. Kata sandang yang diikuti oleh huruf qamariyah
Kata sandang yang diikuti oleh huruf qamariyah ditranslite-rasikan sesuai
aturan yang digariskan di depan dan sesuai dengan bunyinya. Baik diikuti huruf
syamsiyah maupun huruf qamariyah, kata sandang ditulis terpisah dari kata yang
mengikuti dan dihubungkan dengan tanda sempang.
7. Hamzah
Dinyatakan di depan bahwa ditransliterasikan dengan apostrof. Namun, itu
hanya berlaku bagi hamzah yang terletak di tengah dan diakhir kata. Bila hamzah itu
terletak diawal kata, isi dilambangkan, karena dalam tulisan Arab berupa alif.
8. Penulisan Kata
Pada dasarnya setiap kata, baik fi’il, isim maupun harf ditulis terpisah. Hanya
kata-kata tertentu yang penulisannya dengan huruf Arab sudah lazim dirangkaikan
dengan kata lain karena ada huruf atau harakat yang dihilangkan maka transliterasi
ini, penulisan kata tersebut dirangkaikan juga dengan kata lain yang mengikutinya.
9. Huruf Kapital
xi
Meskipun dalam sistem tulisan Arab huruf kapital tidak dikenal, dalam
transliterasi ini huruf tersebut digunakan juga. Penggunaanhuruf kapital seperti apa
yang berlaku dalam Pedoma Umum Ejaan Bahasa Indonesia, di antaranya: Huruf
kapital digunakan untuk menuliskan huruf awal nama diri dan permulaan kalimat.
Bilamana nama diri itu didahului oleh kata sandang, maka yang ditulis dengan huruf
kapital tetap huruf awal nama diri terebut, bukan huruf awal kata sandangnya.
Penggunaan huruf awal kapital hanya untuk Allah Swt apabila dalam tulisan arabnya
memang lengkap demikian kalau tulisan itu disatukan dengan kata lain sehingga ada
huruf atau harakat yang dihilangkan, huruf kapital tidak digunakan.
xii
ABSTRAK
NAMA : LASMAN.
NIM : 2032015
JUDUL SKRIPSI : PERAN STRATIFIKASI SOSIAL TERHADAP
PRAKTEK BOKA PADA PERKAWINAN
MASYARAKAT KALEDUPA MENURUT HUKUM
KELUARGA ISLAMWAKATOBI MENURUT HUKUM
KELUARGA
Tujuan Penelitian: (1) Untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang Nafkah
rumahtangga di Kelurahan Pongo! (2) Untuk mengetahui nafkan rumahtangga di
Kelurahan Pongo (3) Untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang nafkah
rumahtangga di Kelurahan Pongo Kabupaten Wakatobi menurut hukum keluarga
Islam.
Jenis penelitian yang dilakukan pada penelitian deskriptif kualitatif Lokasi
pada penelitian ini akan difokuskan di Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi.
sumber data yang dikumpulkan pada penelitian ini berupa data primer dan data
sekunder. Dengan menggunakanmetode pengumpulan data observasi, wawancara,
dan dokumentasi
Hasil Penelitian ini adalah Peran suami dan istri di Kelurahan Pongo dalam
keluarga dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya dan tradisi yang terwariskan dari
generasi ke generasi. Meskipun ada pandangan yang kuat bahwa suami bertanggung
jawab utama dalam memberi nafkah secara finansial, namun realitasnya
menunjukkan bahwa banyak istri juga turut serta dalam mencari nafkah, meskipun
dalam skala yang lebih kecil atau dengan cara yang lebih terbatas. Pentingnya
keseimbangan dalam peran antara suami dan istri dalam keluarga ditekankan, dengan
kerjasama dalam memenuhi kebutuhan ekonomi dan tanggung jawab lainnya.
Meskipun terdapat perbedaan pandangan, namun keberhasilan rumah tangga
sangatlah bergantung pada kemampuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, baik
secara finansial maupun dalam hal perawatan anak-anak dan rumah tangga. Dari
perspektif Hukum Keluarga Islam, pentingnya peran suami dalam memberikan
nafkah kepada istri dan keluarga diatur dengan jelas. Prinsip-prinsip keadilan,
keseimbangan, dan kasih sayang dalam hubungan keluarga ditekankan, dengan
pentingnya memberikan nafkah dengan penuh kerelaan sebagai bagian dari tanggung
jawab suami sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam Q.S. At-Talaq (65:7)
Kata Kunci: Persepsi, Masyarakat, Nafkah, Rumahtangga
xiii