PROGRAM SUPERVISI
KEPALA SEKOLAH
TAHUN 2024 / 2025
DISUSUN OLEH :
WIRDANIMAR, [Link].I
NIP. 19710610 200604 2 007
SD NEGERI 03 AUR TAJUNGKANG
JL. IMAM BONJOL KEL AUR MULYO
KEC LEMBAH SEGAR
SAWAHLUNTO
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur dipersembahkan ke hadirat Allah Yang Maha Kuasa ,
atas rahmat dan karunia-Nya jualah kami dapat menyelesaikan penyusunan
Program Supervisi Tahun Pelajaran 2024-2025 pada SDN 03 Aur Tajungkang.
Program Supervisi Tahun 2024-2025 pada SDN 03 Aur Tajungkang
disusun dengan latar belakang tuntutan untuk memenuhi implementasi salah satu
kompetensi yang harus dikuasai dan dilaksanakan seorang Kepala Sekolah yaitu
Kompetensi Supervisi. Pogram Supervisi tahun 2024-2025i ni meliputi Supervisi
Manajerial dan Supervisi Akademis. Supervisi Akademis dilakukan sebagai salah
satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugas
pokoknya sedangkan Supervisi Manajerial dilakukan untuk meningkatkan kinerja
pengelolaan dan administrasi sekolah.
Harapan kami semoga Program Supervisi Tahun Pelajaran 2024-2025
dapat terlaksana dengan efektif dan bermanfaat bagi peningkatan kualitas
pembelajaran dan kualitas pengelolaan setiap unit kegiatan dan administrasi
sekolah.
Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyusunan
Program Supervisi Tahun 2024-2025 ini terutama Pengawas Pembina yang
memberi masukan bagi terwujudnya Program Supervisi ini.
Sawahlunto, Juli 2024
Kepala SDN 03 Aur Tajungkang
WIRDANIMAR, [Link].I
NIP. 19710610 200604 2 007
2
DAFTAR ISI
COVER / HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR .................................................................................................ii
DAFTAR ISI .............................................................................................................iii
BAB I. PENDAHULUAN............................................................................................1
A. Latar Belakang .................................................................................................1
B. Landasan Hukum ............................................................................................ 3
C. Tujuan ..............................................................................................................4
D. Visi Misi ...........................................................................................................5
E. Ruang Lingkup .................................................................................................7
BAB II. ANALISIS HASIL SUPERVISI TP 2023/2024 .........................................10
A. Analisa Hasil Supervisi Akademis TP 2023/2024 .........................................10
BAB III. RENCANA PELAKSANAAN SUPERVISI TP 2024/2025.....................12
A. Rencana Pelaksanaan Supervisi Akademis TP 2024/2025 ...........................12
B. Sasaran...........................................................................................................12
C. Kegiatan.........................................................................................................13
BAB IV. PELAKSANAAN SUPERVISI TP 2024/2025 ..........................................14
A. Metode .........................................................................................................14
1. Observasi Kelas .......................................................................................14
2. Saling Mengunjungi ................................................................................15
3. Demontrasi Mengajar ..............................................................................16
4. Super Klinis .............................................................................................16
5. Tindak Lanjut ..........................................................................................16
B. Jadwal Kegiatan ............................................................................................17
C. Pelaporan .......................................................................................................17
BAB V. PENUTUP ..................................................................................................18
3
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 6 Tahun 2018 tentang
Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah menegaskan bahwa seorang kepala
sekolah/madrasah harus memiliki tiga tugas pokok yaitu: melaksanakan tugas
pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan dan supervisi kepada guru dan tenaga
kependidikan,pada satuan pendidikan selain itu pembimbingan yang berlangsung
bertujuan untuk mengembangkan sekolah dan meningkatkan mutu sekolah
berdasarkan pembelajaran atau pembimbingan agar proses pembelajaran Kepala
sekolah/madrasah adalah guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala
sekolah/madrasah sehingga ia pun harus memiliki kompetensi yang disyaratkan
memiliki kompetensi guru yaitu: kompetensi paedagogik, kepribadian, sosial, dan
profesional. Salah satu indikator kompetensi profesional adalah kompetensi
pengembangan profesi. Satu di antara pengembangan profesi adalah kemampuan dalam
bidang supervisi pendidikan.
Supervisi bertujuan untuk melakukan pembinaan kepada guru dalam
melaksanakan pembelajaran di sekolah. Banyak guru pada saat sekarang ini yang
melakukan proses pembelajaran hanya sebagai pengajar saja tanpa memperhatikan
aspek-aspek yang lain. Oleh karena itu seorang kepala sekolah harus mampu membina
dan membimbing guru tersebut sehingga guru lebih profesional dalam melaksanakan
tugasnya. Membina dan membimbing oleh Kepala Sekolah dapat dilakukan melalui
Supervisi di sekolah
Kurikulum Merdeka menjadi satu pijakan bagi satuan pendidikan untuk
melaksanakan proses transformasi pembelajaran. Artinya, sebagai suatu pedoman yang
digunakan dalam KBM, maka Kurmer ini menjadi wajib untuk dipelajari, dipahami, dan
dilaksanakan.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 13 tahun 2007
tentang standar kepala sekolah/madrasah menjelaskan bahwa kepala sekolah harus
memiliki dimensi (1) kompetensi kepribadian, (2) manajerial (3) kewirausahaan, (4)
supervisi dan (5) sosial.
Salah satu tugas kepala sekolah adalah sebagai pembina dan pembimbing guru
agar bekerja dengan betul dalam proses pembelajaran siswanya. Supervisi pembelajaran
mempunyai tiga prinsip yaitu: (a) supervisi pembelajaran langsung mempengaruhi dan
mengembangkan perilaku guru dalam mengelola proses belajar mengajar; (b) perilaku
1
supervisor dalam membantu guru mengembangkan kemampuannya harus di desain
dengan jelas; (c) tujuan supervisi pembelajaran adalah guru makin mampu menjadi
fasilitator dalam belajar bagi siswanya.
Pada dasarnya tugas pokok kepala sekolah adalah menilai dan membina
penyelanggaraan di sekolah. Dengan kata lain salah satu tugas kepala sekolah sebagai
pembinaan yang dilakukan memberikan arahan, bimbingan, contoh dalam proses
pembelajaran di sekolah, yang berarti bahwa kepala sekolah merupakan supervisor yang
bertugas melaksanakan supervisi pembelajaran. Kompetensi supervisi kepala sekolah
berdasarkan Permendiknas nomor 13 tahun 2007 meliputi (1) tugas merencanakan
program supervisi akademik dalam rangka profesionalitas guru, (2) melaksanakan
supervisi akademik terhadap guru dengan menggunakan pendekatan dan teknik supervisi
yang tepat serta (3) menindaklanjuti hasil supervisi akademik terhadap guru dalam
rangka peningkatan profesionalisme guru. Ketiga komponen kompetensi ini seharusnya
dilakukan secara konsisten dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan secara luas.
Beberapa pandangan ahli berikut semakin memperjelas tentang pentingnya
supervisi oleh Kepala Sekolah, diantaranya Willes (1975), mengatakan bahwa supervisi
bertujuan untuk memelihara atau mengadakan perubahan operasional sekolah, dengan
cara mempengaruhi tenaga pengajar secara langsung demi mempertinggi kegiatan
belajar siswa. Supervisi tidak hanya berhubungan langsung dengan guru, tetapi berkaitan
dengan siswa dalam proses belajar. Ross L. (1980), mendefinisikan bahwa supervisi
adalah pelayanan kepada guru-guru yang bertujuan menghasilkan perbaikan pengajaran,
pembelajaran dan kurikulum.
Purwanto (1987) mengemukakan bahwa supervisi ialah suatu aktivitas pembinaan
yang direncanakan untuk membantu para guru dan pegawai sekolah dalam melakukan
pekerjaan secara efektif. Supervisi juga merupakan suatu proses pembimbingan dari
pihak atasan kepada guru-guru dan para personel sekolah lainnya yang lagsung
menangani belajar para siswa, untuk memperbaiki situasi belajar mengajar agar para
siswa dapat belajar secara efektif sehingga prestasi belajar secara efektif sehingga
prestasi belajar semakin meningkat (Pidarta, 1992)
Melalui supervisi diharapkan seorang guru dapat : (1) bekerja keras dan
demokratis, (2) ramah dan suka mendengarkan orang lain, (3) sabar, (4) luas pandangan
dan menaruh perhatian kepada orang lain, (5) penampilan pribadi yang menyenangkan
dan sopan santun, (6) jujur, (7) suka humor, (8) kemampuan kerja yang baik dan
konsisten, (9) menaruh perhatian pada problem siswa, (10) fleksibel dalam cara
2
mengajar, (11) bisa menggunakan pujian dan mau memperbaiki, (12) pandai dalam
mengajar pada bidang studi (Suhertian, 1994) (13) melaksanakan merdeka belajar.
Oleh karena itu supervisi dalam pendidikan sangat besar pengaruhnya terhadap
peningkatan kinerja guru yang nantinya akan berpengaruh untuk meningkatkan mutu
pendidikan. Karena itu dalam rangka melaksanakan tugas Kepala Sekolah sebagai
Supevisor/Penyelia maka perlu disusun program supervisi yang secara menyeluruh dan
sistematis menjabarkan rencana kegiatan yang akan dilakukan serta apa tindak lanjut dari
hasil supervisi setelah kegiatan dilakukan agar terjadi perbaikan yang signifikan dalam
kegiatan akademis di SDN 03 Aur Tajungkang.
B. Landasan Hukum.
1. Undang Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
2. Undang Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
3. Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan
4. Permendiknas RI Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan
Kompetensi Kepala Sekolah / Madrasah
5. Permendikbud No 20 tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan
Dasar dan Menengah
6. Permendikbud No 22 tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan
Menengah
7. Permendikbud No 23 tahun 2016 tentang Penilaian Pendidkan
8. Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2017 tentang Guru
9. Permendikbud No 15 Tahun 2018 tentang pemenuhan jam kerja Guru, Kepala
Sekolah dan Pengawas sekolah
10. Permendikbud No 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah.
11. Kepmendikbudristek No. 56 Tahun 2022 Pedoman Penerapan Kurikulum dalam
rangka Pemulihan Pembelajaran (Kurikulum Merdeka) sebagai pedoman Penerapan
Kurikulum Baru di Sekolah Non Peserta Program Sekolah Penggerak.
12. Kalender Pendidikan
3
C. Tujuan.
Penyusunan Program Supervisi Tahun Pelajaran 2024-2025 pada SDN 03 Aur
Tajungkang bertujuan sebagai berikut :
a. Tujuan umum:
1. Acuan bagi pelaksanaan kegiatan supervise di lingkungan SDN 03 Aur
Tajungkanb.
2. Meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kualitas kinerja kepala
sekolah selaku Penilai dan Pembina Pendidikan.
3. Meningkatkan efesiensi dan efektifitas semua sumber daya pendidikan dan
lingkungan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
4. Menjadi pedoman bagi kepala sekolah dalam menyusun program semester dan
program tahunan.
b. Tujuan khusus:
1. Meningkatkan kemampuan guru dalam melaksanakan kompetensinya yang
mencakup kompetensi pendagogik, kepribadian, sosial dan profesional.
2. Meningkatkan kemampuan, keterampilan dan sikap guru serta tenaga
kependidikan lainnya dalam mewujudkan PBM yang aktif, kreatif, efektif, dan
menyenangkan yang alami di sekolah/madrasah.
3. Meningkatkan kemampuan pendidik dalam melaksanakan tugas pokoknya
sebagai pendidik.
4. Meningkatkan pelaksanaan pembinaan kesiswaan.
5. Meningkatkan pemanfaatan media pendidikan.
6. Meningkatkan pelaksanaan pemanfaatan perpustakaan kelas sebagai sumber
belajar.
7. Meningkatkan disiplin pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik dalam
upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
8. Melaksanakan kebijakan pemerintah dan pemerintah Kota Sawahlunto dalam
upaya meningkatkan kualitas pendidikan.
4
D. Visi Misi dan Tujuan Sekolah
Pelaksanaan supervisi di SDN 03 Aur Tajungkang tidak terlepas dari visi dan
misi sekolah, yaitu:
1. VISI SEKOLAH
SDN 03 Aur Tajungkang sebagai lembaga pendidikan dasar perlu
mempertimbangkan harapan murid, orang tua murid, lembaga pengguna lulusan
sekolah dan masyarakat dalam merumuskan visinya. SDN 03 Aur Tajungkang juga
diharapkan merespon perkembangan dan tantangan masa depan dalam ilmu
pengetahuan dan teknologi, era informasi dan globalisasi yang sangat cepat. SDN 03
Aur Tajungkang ingin mewujudkan harapan dan respon dalam visi berikut :
“ MEWUJUDKAN GENERASI PELAJAR YANG BERIMAN,
BERAKHLAK MULIA, CINTA LINGKUNGAN, BERPRESTASI
DAN BERKARAKTER PANCASILA “
Indikator Visi
Meningkatnya nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia peserta didik.
Meningkatnya prestasi akademik dan non akademik peserta didik dalam
berbagai bidang.
Meningkatnya kesadaran dan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan.
Meningkatnya partisipasi peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler dan sosial.
Meningkatnya kerjasama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat
2. MISI SEKOLAH
Misi SDN 03 Aur Tajungkang adalah sebagai berikut:
1. Membentuk karakter peserta didik yang beriman, bertakwa berakhlak mulia, dan
berkarakter Pancasila
2. Menyelenggarakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan
3. Meningkatkan prestasi akademik dan non akademik peserta didik.
4. Menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan
5. Mengembangkan kreativitas, inovasi, dan jiwa kewirausahaan peserta didik
5
6. Menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler yang beragam
7. Membangun kerjasama yang baik dengan orang tua, masyarakat, dan
stakeholder lainnya
8. Melestarikan budaya dan nilai-nilai luhur bangsa
9. Membekali peserta didik berpikir kritis, komunikasi efektif, kolaborasi, dan
kreativitas.
10. Mendorong peserta didik untuk aktif terlibat dalam kegiatan sosial dan
lingkungan.
3. Tujuan Visi Misi SDN 03 Aur Tajungkang
Pendidikan di SD Negeri 03 Aur Tajungkang sesuai dengan visi “
Mewujudkan Generasi Pelajar Yang Beriman, Berakhlak Mulia, Cinta Lingkungan,
Berprestasi Dan Berkarakter Pancasila “. Atas dasar dasar tersebut rumusan tujuan
sekolah secara lebih spesifik, dapat kami uraikan sebagai berikut :
1. Peserta didik diharapkan menjadi induvidu yang memiliki iman, akhlak mulia,
jujur, bertanggung jawab dan peduli terhadap sesama.
2. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kemampuan berpikir kritis, kreatif,
dan analitis Peserta Didik.
3. Meningkatkan kemampuan Peserta Didik dalam hafalan Al-Qur’an.
4. Meningkatkan kemampuan Literasi Peserta Didik.
5. Meningkatkan kreatifitas dan inovasi terhadap penggunaan teknologi
informatika
6. Menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global dengan memiliki
daya saing yang tinggi dan mampu berkontribusi bagi masyarakat.
7. Peserta Didik diharapkan menjadi generasi yang peduli terhadap kelestarian
alam dan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan.
8. Mewujudkan sekolah sebagai pusat pembelajaran yang menyenangkan dan
inspiratif.
1. Tujuan Jangka Pendek (1-2 tahun)
1) Meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya nilai-nilai agama, moral,
dan lingkungan hidup melalui kegiatan sehari-hari seperti doa bersama,
kegiatan kebersihan lingkungan sekolah, dan diskusi kelompok.
2) Meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler yang beragam
untuk mengembangkan minat dan bakat.
6
3) Memperbaiki fasilitas sekolah yang mendukung kegiatan pembelajaran,
seperti perpustakaan, laboratorium, dan ruang kelas.
4) Mengimplementasikan program pembinaan karakter secara rutin, misalnya
melalui kegiatan mentoring
2. Tujuan Jangka Menengah (3-5 tahun)
1) Meningkatkan rata-rata nilai ujian nasional atau ujian sekolah.
2) Menghasilkan lulusan yang siap melanjutkan studi ke jenjang yang
lebih tinggi atau memasuki dunia kerja.
3) Menjadikan sekolah sebagai tempat yang nyaman, aman, dan
inspiratif bagi siswa untuk belajar dan berkembang.
4) Membangun kerjasama dengan berbagai pihak, seperti orang tua,
masyarakat, dan lembaga pendidikan lainnya, untuk mendukung
pencapaian visi sekolah.
5) Meraih prestasi di bidang akademik dan non akademik
6) Siswa memiliki rasa cinta tanah air, bangga dan berpengabdian
yang tinggi pada Nusa dan Bangsa Indonesia
7) Siswa mampu menerapkan cara hidup sehat dan melestarikan
lingkungan hidup
3. Tujuan Jangka Panjang (lebih dari 5 tahun)
1) Menghasilkan alumni yang berhasil di berbagai bidang dan
memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
2) Membangun masyarakat yang lebih baik: Melalui alumni yang
berkarakter, sekolah berkontribusi dalam membangun masyarakat
yang lebih baik, adil, dan sejahtera.
3) Menyediakan sarana TIK sebagi penunjang Proses Pembelajaran
4) Menambah koleksi buku perpustakaan sebagai sumber belajar
5) Melaksanakan kegiatan dan program yang kreatif dan inovatis dan
bermanfaat bagi peserta didik
E. Ruang Lingkup.
Adapun ruang lingkup Program Supervisi Tahun Pelajaran 2024/ 2025 pada
SDN 03 Aur Tajungkang adalah :
7
1. Supervisi Akademis :
a. Pengembangan CP, TP dan ATP
b. Pengembangan Modul Ajar
c. Pengembangan Modul P5
d. Peningkatan Penguasaan Metode Pembelajaran
e. Peningkatan Penguasaan Model Model Pembelajaran
f. Peningkatan Penguasaan Sistem Penilaian Hasil Belajar
g. Pelaksanaan Pembelajaran intrakurikuler
h. Pelaksanaan Penguatan Projek Profil Pelajar Pancasila (P5)
i. Pelakasanaan asesmen
j. BK/Pengembangan Diri
k. Refleksi Diri
2. Supervisi Internal Manajerial :
Supervisi internal manajerial di sekolah dasar adalah proses pengawasan
dan pengendalian yang dilakukan oleh kepala sekolah atau manajer di tingkat
sekolah dasar terhadap kinerja dan aktivitas para guru dan staf administrasi di
bawahnya. Tujuan dari supervisi internal manajerial di sekolah dasar adalah untuk
meningkatkan kualitas pendidikan, mencapai tujuan pendidikan, dan memastikan
efisiensi operasional sekolah.
Berikut beberapa aspek yang tercakup dalam supervisi internal manajerial
di sekolah dasar:
1. Pengawasan proses pembelajaran: Kepala sekolah akan memantau dan
mengawasi proses pembelajaran yang dilakukan oleh para guru untuk
memastikan bahwa pembelajaran berjalan sesuai dengan kurikulum dan
standar yang ditetapkan.
2. Evaluasi kinerja guru: Kepala sekolah akan mengevaluasi kinerja guru secara
berkala, memberikan umpan balik, dan memberikan dukungan untuk
membantu guru meningkatkan kualitas mengajar mereka.
3. Pengembangan kurikulum: Kepala sekolah berperan dalam mengembangkan
dan memastikan implementasi kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dan
perkembangan peserta didik.
4. Pengawasan manajemen administrasi: Selain mengawasi proses pembelajaran,
supervisi juga mencakup pengawasan dan pengendalian terhadap manajemen
administrasi sekolah, termasuk tata kelola dan penggunaan anggaran.
8
5. Pembinaan dan pengembangan guru: Kepala sekolah akan membantu
mengembangkan keterampilan dan kompetensi guru melalui bimbingan dan
pelatihan.
6. Pengawasan fasilitas dan keamanan: Memastikan kondisi fasilitas sekolah
yang aman dan layak digunakan untuk pembelajaran.
7. Monitoring kehadiran peserta didik: Memantau tingkat kehadiran siswa dan
mengambil tindakan preventif atau korektif jika ada masalah.
8. Koordinasi dengan orangtua dan masyarakat: Berkoordinasi dengan orangtua
dan masyarakat untuk memastikan dukungan mereka dalam menciptakan
lingkungan pendidikan yang kondusif bagi anak-anak.
Supervisi internal manajerial di sekolah dasar sangat penting untuk
meningkatkan kualitas pendidikan, mencapai tujuan pendidikan, dan menciptakan
lingkungan belajar yang optimal bagi siswa. Proses ini berjalan secara terus-
menerus dan melibatkan kerjasama antara kepala sekolah dan seluruh anggota
komunitas sekolah.
9
BAB 2
ANALISA HASIL SUPERVISI
TAHUN PELAJARAN 2023/2024
A. Analisa Hasil Supervisi Akademis Tahun Pelajaran 2023/2024
Adapun hasil analisis pelaksanaan program supervisi akademis tahun pelajaran
Tahun Pelajaran 2023/2024 sebagai berikut :
No Aspek Supervisi Ketuntasan
.
1 Penyusunan Perangkat Pembelajaran Tuntas (85%)
2 Pengamatan kelas/Observasi kelas Tuntas (80%)
3 Pemantauan kurikulum Tuntas (85%)
4 Evaluasi Kinerja Guru Tuntas (90%)
5 Manajemen Kelas Tuntas (85%)
6 Kolaborasi Tim Kerja Tuntas (80%)
7 Evaluasi Program Tuntas 85%)
8 Pelibatan Orang Tua Tuntas (85%)
9 Analisis Data Tuntas (80%)
10 Peningkatan Budaya Sekolah Tuntas (85%)
11 Pemamfaatan TIK Belum Tuntas (75%)
12 Pemamatauan Profil Pelajar pancasila Tuntas (85%)
Dalam melakukan supervisi sebagai Kepala Sekolah Dasar, ada beberapa aspek
yang perlu diperhatikan. Berikut adalah beberapa aspek supervisi yang penting:
1. Pengamatan Kelas: Melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan pembelajaran
di kelas. Observasi ini melibatkan penilaian terhadap metode pengajaran, interaksi
antara guru dan siswa, penggunaan materi ajar, pengelolaan kelas, dan efektivitas
pembelajaran secara keseluruhan.
2. Pemantauan Kurikulum: Memastikan bahwa kurikulum yang diterapkan di sekolah
sesuai dengan standar nasional dan memenuhi kebutuhan siswa. Melakukan tinjauan
10
terhadap rencana pembelajaran, pemilihan materi ajar, dan pencapaian kompetensi
yang diharapkan.
3. Evaluasi Kinerja Guru: Melakukan evaluasi terhadap kinerja guru secara rutin. Ini
meliputi penilaian terhadap persiapan pengajaran, metode pengajaran, penggunaan
teknologi dalam pembelajaran, evaluasi siswa, dan kemajuan akademik siswa.
4. Manajemen Kelas: Memantau pengelolaan kelas oleh guru, termasuk disiplin siswa,
pengaturan ruang kelas, dan pengelolaan waktu. Memastikan bahwa guru
memberikan lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran dan menangani masalah
disiplin dengan tepat.
5. Pengembangan Profesional: Mendukung pengembangan profesional guru melalui
pelatihan, workshop, atau program pengembangan lainnya. Mendorong guru untuk
terus meningkatkan kualitas pengajaran dan memperoleh pengetahuan baru dalam
bidang pendidikan.
6. Kolaborasi dan Tim Kerja: Mendorong kolaborasi dan kerja tim di antara guru dan
staf sekolah. Mengadakan pertemuan rutin, diskusi, atau kegiatan kolaboratif lainnya
untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pembelajaran.
7. Evaluasi Program: Melakukan evaluasi terhadap program-program yang ada di
sekolah, seperti program ekstrakurikuler, program pembinaan karakter, atau program
pengembangan siswa. Memastikan program-program tersebut efektif dan sesuai
dengan tujuan pendidikan sekolah.
8. Keterlibatan Orang Tua: Membangun hubungan yang baik dengan orang tua siswa
dan melibatkan mereka dalam proses pendidikan. Mengadakan pertemuan orang tua,
memberikan informasi terkait perkembangan siswa, dan menerima umpan balik dari
orang tua.
9. Analisis Data: Menganalisis data akademik dan non-akademik untuk mengidentifikasi
tren, kekuatan, dan kelemahan dalam kinerja sekolah. Menggunakan data tersebut
untuk mengambil keputusan yang berbasis bukti dan merencanakan perbaikan yang
diperlukan, khususnya pada numerasi yang masih dalam status kurang.
10. Peningkatan Budaya Sekolah: Membangun budaya sekolah yang inklusif, positif,
dan mendukung. Mendorong komunikasi yang terbuka, kolaborasi, dan semangat
belajar di antara semua anggota sekolah.
Dengan memperhatikan aspek-aspek ini dalam supervisi, Anda dapat membantu
meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dasar dan memberikan pengalaman belajar
yang baik bagi siswa.
11
·
BAB III
RENCANA PELAKSANAAN SUPERVISI
TAHUN PELAJARAN 2024/2025
A. Rencana Pelaksanaan Supervisi Akademis Tahun Pelajaran 2024/2025
Pelaksanaan Supervisi Akademis Tahun Pelajaran 2024-2025 yang disusun
berdasarkan hasil evaluasi dan analisis pelaksanaan supervisi akademis tahun
sebelumnya diharapkan akan memberikan dampak berupa perbaikan sekaligus
peningkatan mutu proses dan output proses pembelajaran langsung yang dilaksanakan
guru-guru mata pelajaran di kelas yang diindikasikan dengan adanya perbaikan pada :
1. Peningkatan pemahaman guru terhadap kurikulum merdeka Modifikasi Modul Ajar
2. Penggunaan Metode – Metode dan Model-Model Pembelajaran yang lebih variatif
dan meningkatkan antusiasme peserta didik dalam proses pembelajaran
3. Penggunaan instrumen penilaian sumatif yang sesuai dengan kemampuan peserta
didik
4. Pelaksanaan proses pembelajaran yang efektif dan efisien dengan mengacu kepada
tuntutan kebutuhan peserta didik
Agar pelaksanaan Supervisi Akademis Tahun Pelajaran 2024-2025 ini
berlangsung efektif dan dapat memvisitasi seluruh guru baik guru kelas maupun guru
mata pelajaran, maka beberapa komponen ini bertugas melakukan supervisi yaitu :
Kepala Sekolah, Pengawas SD dan Guru-Guru Senior yang kompeten dan dianggap
layak dan mampu
B. Sasaran
Adapun sasaran dari program supervisi tahunan kepala sekolah di SDN 03 Aur
Tajungkang adalah mencakup:
1. Guru Kelas : 6 orang
2. Guru Bidang Studi :
Guru Pendidikan Agama Islam : 1 orang
Guru PJOK : 1 orang
3. Pegawai Tata Usaha : 1 orang
12
4. Pegawai Perpustakaan : 1 orang
5. Penjaga Sekolah : 1 orang
C. Kegiatan
. Kegiatan-kegiatan supervisi sebagai salah satu tugas pokok kepala sekolah
disusun sebagai berikut:
1. Mengindentifikasi kemampuan guru dalam melaksanakan fungsinya sebagai
pendidik.
2. Mengindentifikasi kesiapan guru dalam melengkapi perangkat mengajar.
3. Mengindentifikasi kemampuan, keterampilan, dan sikap guru dalam mewujudkan
PAIKEM, Saintifik.
4. Mengindentifikasi dan membina guru dalam mengelola peserta didik.
5. Mengindentifikasi dan membina pemanfaatan perpustakaan kelas sebagai sumber
pembelajaran.
6. Mengidentifikasi peningkatan evaluasi hasil belajar khusus Literasi dan Numerasi
7. Mengindentifikasi dan membina pemanfaatan media pengajaran.
8. Mengindentifikasi dan membina pelaksanaan disiplin sekolah.
9. Mengarahkan pendidik dan tenaga kependidikan melaksanakan kebijakan
pemerintah/pemerintah Kota Sawahlunto dalam upaya meningkatkan kualitas
pendidikan seperti Olimpiade, lomba siswa berprestasi, lomba kreatifitas siswa dan
lain-lain.
10. Evaluasi Kegiatan ekstrakurikuler
11. Peningkatan hubungan yang baik dengan orang tua/wali murid
12. Peningkatan pengelolaan sarana dan prasarana
13. Peningkatan pengelolaan lingkungan dan Budaya Sekolah
14. Peningkatan sistem informasi manajemen
15. Peningkatan Kemitraan dan kerjasama dengan stakeholder
13
BAB IV
PELAKSANAAN SUPERVISI
TAHUN PELAJARAN 2024/2025
A. METODE
Ada beberapa metode yang akan dilakukan dalam pelaksanaan supervisi oleh
Kepala Sekolah, yaitu:
1. OBSERVASI KELAS
Observasi kelas merupakan salah satu cara paling baik memberikan supervisi
pembelajaran karena dapat melihat kegiatan guru, murid, dan masalah yang timbul,
meliputi:
a. Perencanaan
Kepala sekolah merencanakan dan menyusun program dalam satu semester atau
tahunan. Program tidak terlalu kaku, tergantung dari jumlah guru yang perlu di
observasi. Ada tiga macam observasi yaitu dengan pemberitahuan, tanpa
pemberitahuan, dan atas permintaan guru yang bersangkutan.
(1) Mekanisme Observasi
Persiapan yang diperhatikan meliputi:
a) Guru diberitahu oleh kepala sekolah bahwa kepala sekolah akan
mengadakan observasi.
b) Kesepakatan kepala sekolah dan guru menjadi tolak ukur tentang apa
yang diobservasi.
(2) Sikap Observer di dalam kelas:
a) Memberi salam kepada guru yang mengajar.
b) Mencari tempat duduk yang tidak mencolok.
c) Tidak boleh menegur kesalahan guru di dalam kelas.
d) Mencatat setiap kegiatan.
e) Bila ada memakai alat elektronika: tape recorder, kamera.
14
f) Mempersiapkan isian berupa check list.
b. Membicarakan hasil observasi
Hasil yang dicatat dibicarakan dengan guru, ada beberapa hal yang perlu di
kemukakan:
1) Kepala Sekolah mempersiapkan (bisa bertanya pada nara sumber atau sumber
lain di perpustakaan).
2) Waktu percakapan.
3) Tempat percakapan.
4) Sikap ramah simpatik tidak memborong percakapan.
5) Percakapan hendaknya tidak keluar dari data observasi.
6) Guru diberi kesempatan dialog dan mengeluarkan pendapat.
7) Kelemahan guru hendaknya menjadi motivasi guru dalam memperbaiki
kelemahan.
8) Saran untuk perbaikan diberikan yang mudah dan praktis.
9) Kesepakatan perbaikan disepakati bersama dengan menyenangkan.
c. Laporan Percakapan
1) Hasil pembicaraan didokumenkan menurut masing-masing guru yang telah di
observasi.
2) Isi dokumen dimulai dari tanggal, tujuan data yang diperoleh, catatan diskusi,
pemecahan masalah dan saran-saran.
2. SALING MENGUNJUNGI
Dalam kegiatan belajar mengajar sudah ada wadah dari kegiatan untuk
menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan pembelajaran guru-guru
antara lain:
a. Untuk tingkat SMP dan SMA adalah Musyawarah Guru Mata Pelajaran
(MGMP)
15
b. Untuk tingkat Sekolah Dasar adalah Kelompok Kerja Guru (KKG)
3. DEMONSTRASI MENGAJAR
Dalam kegiatan pembelajaran sangat sulit menentukan mana yang benar
dalam praktek mengajar. Menurut Siswoyo (1997) mengatakan bahwa “Mengajar
sebagai seni dan filsuf”. Menurut pendapat di atas mengajar dalam pekerjaan di
sekolah bukan pekerjaan yang mudah, sehingga kepala sekolah dalam demonstrasi
pembelajaran tidak perlu mengakui kelemahan dan perlu mencarikan ahli yang dapat
memberikan gambaran tentang pembelajaran yang baik.
4. SUPER KLINIS
Supervisi klinis termasuk bagian dari supervisi pengajaran. Perbedaannya
dengan supervisi yang lain adalah prosedur pelaksanaanya ditekankan kepada
mencari sebab-sebab atau kelemahan yang terjadi dalam proses pembelajaran dan
kemudian langsung diusahakan perbaikan kekurangan dan kelemahan tersebut.
Menurut Made Pidarta (1992), supervisi klinis diberitahukan bagi guru-guru
yang sangat lemah dalam melaksanakan tugasnya. Untuk memperbaiki tidak cukup
dilakukan satu atau dua kali supervisi, melainkan dibutuhkan serentetan supervisi
untuk memperbaiki satu persatu kelemahannya.
Pelaksanaan supervisi klinis menurut La Sulo (1987), mengemukakan ciri-ciri
supervisi sebagai berikut:
a. Bimbingan supervisor kepada guru bersifat bantuan, bukan perintah atau
instruksi.
b. Kesepakatan antara guru dan supervisor tentang apa yang dikaji dan jenis
keterampilan yang paling penting (diskusi guru dengan supervisor).
c. Instrumen dikembangkan dan disepakati bersama antara guru dengan supervisor.
d. Guru melakukan persiapan dengan aspek kelemahan-kelemahan yang akan
diperbaiki. Bila perlu berlatih di luar sekolah.
e. Pelaksanaannya seperti dalam teknik observasi kelas.
16
f. Balikan diberikan dengan segera dan bersifat obyektif.
g. Guru hendaknya dapat menganalisa penampilannya.
h. Supervisor lebih banyak bertanya dan mendengarkan dari pada memerintah atau
mengarahkan.
i. Supervisor dan guru dalam keadaan suasana tertutup dan terbuka.
j. Supervisi dapat digunakan untuk membentuk atau peningkatan dan perbaikan
keterampilan pembelajaran.
5. TINDAK LANJUT
Tindak lanjut bersifat partisipatif, karena melibatkan guru dalam
mendiskusikan kegiatan supervisi yang sudah dilaksanakan, sehingga akhirnya
kepala sekolah dapat mendorong guru-guru dalam memperbaiki pembelajaran. Hal
ini dapat dilakukan dengan mendiskusikan kembali berbagai temuan, atau hasil
pengamatan yang telah dilakukan oleh kepala sekolah terhadap guru.
Pada umumnya pelaksanaan tindak lanjut ditujukan untuk:
1. Meningkatkan kualitas, seperti kualitas pembelajaran, kualitas siswa, kualitas
kerjasama, kualitas bertanya.
2. Meningkatkan efektifitas, seperti siswa memahami apa yang diterangkan guru,
siswa melaksanakan tugas-tugas yang telah ditetapkan.
3. Meningkatkan efisiensi guru, seperti dapat memanfaatkan metode, strategi dan
penilaian pembelajaran.
B. JADWAL KEGIATAN
Jadwal pelaksanaan supervisi secara rinci dapat dilihat pada tabel berikut
(terlampir)
C. PELAPORAN
Hasil supervisi disusun sedemikian rupa oleh Kepala Sekolah untuk kemajuan
pendidikan disekolah kemudian dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan
Olahraga Kota Sawahlunto melalui Pengawas Sekolah.
17
BAB V
PENUTUP
Demikianlah program supervisi tahunan ini disusun dengan harapan menjadi
acuan bagi kepala sekolah dalam melaksanakan pembinaan terhadap guru dan tenaga
kependidikan. Selanjutnya kepala sekolah dapat memberikan laporan pada pengawas
sekolah di akhir tahun pelajaran.
18
19
20