0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan17 halaman

Program Kerja TPPK SMPN 1 Tanah Pinoh

Diunggah oleh

saparwansahspd12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
32 tayangan17 halaman

Program Kerja TPPK SMPN 1 Tanah Pinoh

Diunggah oleh

saparwansahspd12
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PROGRAM KERJA

TIM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN


KEKERASAN DI SMP NEGERI 1 TANAH PINOH
TAHUN PELAJARAN 2024/2025

SMP NEGERI 1 TANAH PINOH


DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KABUPATEN MELAWI

i
KATA PENGANTAR

Salah satu indikator keberhasilan proses pembelajaran adalah adanya perubahan


sikap siswa baik terhadap kegiatan pembelajaran maupun kepedulian terhadap sesama
dan lingkungan. Adanya perubahan tidak terjadi secara instan melainkan melalui proses
yang panjang sehingga hasilnya akan maksimal. Untuk memperoleh hal tersebut
diperlukan kenyamanan dan keamanan peserta didik terhadap segala sesuatu yang akan
menimbulkan rasa tidak nyaman yang ditimbulkan oleh sesama peserta didik, pendidik,
tenaga kependidikan maupun mitra pendidikan.
Berkaitan dengan hal tersebut perlu disusun dan dikembangkan program-
program yang dapat memfasilitasi dan meningkatkan rasa aman peserta didik di
lingkungan satuan pendidikan, sehingga tidak akan pernah terjadi tindak kekerasan
dalam bentuk apapun.
Khusus di bidang tindakan pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan,
perlu disiapkan berbagai cara untuk mengatasainya mulai dari upaya penyadaran,
pencegahan, penanggulangan/respon dan pelaporan yang satu sama lain berkaitan dan
harus sinergis. Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan
Permendikbud Nomor 82 tahun 2015 tentang Sekolah Aman merupakan rujukan dalam
penyusunan program ini yang telah disusun bersama antara komponen kepala sekolah,
guru, siswa, tenaga kependidikan, perwakilan orang tua dan perwakilan tokoh
masyarakat serta daya dukung lingkungan sehingga diharapkan program ini dapat
terlaksana sesuai dengan rencana.
Kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan program ini,
kami ucapkan terimakasih.
Mudah-mudahan Allah meridhoi setiap usaha kita, aamiin.

Tanah Pinoh, Juli 2024


Kepala Satuan Pendidikan,

SAPARWANSAH, [Link].
NIP. 19671201 200012 1 003

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR......................................................................................................i
DAFTAR ISI....................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN.............................................................................................. 1
A. Latar Belakang..................................................................................................... 1
B. Dasar.................................................................................................................... 2
C. Tujuan.................................................................................................................. 2
D. Pengertian............................................................................................................ 2
E. Sistematika........................................................................................................... 3
BAB II PROFIL SEKOLAH........................................................................................ 4
A. Keadaan Guru/Tenaga Kependidikan Berdasarkan Jenjang Pendidikan.............. 4
B. Keadaan Siswa (Rombongan Belajar dan Jumlah Siswa).................................... 4
C. Keadaan Sarana/Prasarana................................................................................... 5
BAB III PROGRAM KEGIATAN.............................................................................. 6
A. Kegiatan Penyadaran............................................................................................ 6
B. Kegiatan Pencegahan........................................................................................... 8
C. Kegiatan Penanggulangan.................................................................................... 9
D. Kegiatan Pelaporan............................................................................................. 11
BAB IV RENCANA ANGGARAN DAN PEMBIAYAAN...................................... 12
A. Rencana Pengeluaran.......................................................................................... 12
B. Rencana Penerimaaan......................................................................................... 13
BAB V PENUTUP.......................................................................................................14

ii
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pendidikan merupakan barometer suatu kaum. Melalui pendidikan manusia
dapat meningkatkan perkembangan intelektual dan emosionalnya. Intelektual dan
emosional yang berkembang baik akan mampu melahirkan generasi yang semakin
beradab, berbudaya dan berkarakter sesuai dengan visi dan misi SMP Negeri 1 Tanah
Pinoh yaitu terwujudnya sekolah yang berprestasi, berkarakter dan berwawasan
lingkungan. Keberhasilan pendidikan merupakan tanggungjawab bersama antara guru,
orang tua dan masyarakat.
Siswa dapat berhasil dalam pendidikannya apabila berada dalam lingkungan
yang aman, nyaman dan menyenangkan serta semua warga sekolah terhindar dari
unsur-unsur atau tindakan kekerasan juga terpenuhi kebutuhannya baik di sekolah
maupun di rumah. Kebutuhan tersebut sesuai dengan hak yang harus didapatkan oleh
siswa sebagai seorang anak yaitu hak hidup, hak tumbuh kembang, hak mendapatkan
perlindungan dan hak untuk berpartisipasi.
Sejalan dengan hal di atas, Undang-Undang nomor 35 tahun 2014 tentang
Perlindungan Anak menegaskan bahwa anak di dalam lingkungan satuan pendidikan
wajib mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual
dan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama
peserta didik dan atau pihak lain.
Untuk mewujudkan apa yang menjadi cita-cita serta harapan bersama, sekolah
sebagai satuan pendidikan memiliki fungsi serta peran yang strategis agar siswa
terhindar dari kekerasan, antara lain dengan pembiasaan yang baik seperti penumbuhan
budi pekerti serta siswa dilibatkan dalam berbagai kegiatan positif di sekolah sehingga
mereka akan terbiasa mengisi waktu dengan hal-hal positif sebagai bekal untuk
kehidupannya di masa yang akan datang.
Kepada sekolah, masyarakat banyak menaruh tumpuan harapan agar
terbentuknya pribadi siswa yang berakhlakulkarimah selain meningkatkan kecerdasan
mereka, baik kecerdasan emosional maupun kecerdasan intelektualnya. Untuk
memenuhi harapan tersebut dan agar siswa merasa aman, nyaman dan menyenangkan di
lingkungan sekolah maka disususunlah tim Penanggulangan dan Pencegahan Tindak
Kekerasan di SMP Negeri 1 Tanah Pinoh disertai program kerjanya.

1
Program ini dimulai dari tindakan penyadaran, pencegahan, penanggulangan dan
respon serta pelaporan yang dilakukan oleh peserta didik/siswa, pendidik/guru, tenaga
kependidikan serta mitra satuan pendidikan agar sinergis dalam pelaksanaan berbagai
kegiatan di sekolah yang aman, nyaman dan menyenangkan.

B. Dasar
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003, tentang Sistem
Pendidikan Nasional
2. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2008 tentang
Pembinaan Kesiswaan
3. Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak
4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 tahun 2015 tentang
Penumbuhan Budi Pekerti
5. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 82 tahun 2015 tentang
Pencegahan Dan Penanggulangan Tindak Kekerasan Di Lingkungan Satuan
Pendidikan
6. Peraturan Bupati Bandung Nomor 78 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas
Peraturan Bupati Nomor 104 Tahun 2018 tentang Tugas, Fungsi, dan Tata
Kerja Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan
Perempuan dan Perlindungan Anak

C. Tujuan
Program ini disusun dengan tujuan:
1. Memberikan arahan/pedoman operasional pelaksanaan kerja tim pencegahan
dan penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan SMP Negeri 1
Tanah Pinoh.
2. Sebagai alat ukur tingkat ketercapaian kerja tim pencegahan dan
penanggulangan tindak kekerasan di SMP Negeri 1 Tanah Pinoh
3. Sebagai alat monitoring dan evaluasi kegiatan tim pencegahan dan
penanggulangan tindak kekerasan di SMP Negeri 1 Tanah Pinoh.

D. Pengertian
Program kegiatan tim pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan di
sekolah adalah rencana-rencana kegiatan dalam kurun waktu satu tahun pelajaran dalam

2
rangka melaksanakan tugas tim yang berkaitan dengan upaya-upaya pencegahan dan
penanggulangan tindak kekerasan di sekolah.
E. Sistematika
Program ini disusun dengan sistematika:
1. Kata Pengantar
2. Dafar Isi
3. Lembar Pengesahan
4. Bab I Pendahuluan
A. Latar Belakang
B. Dasar
C. Tujuan
D. Pengertian
E. Sistematika
5. Bab II Profil Sekolah
A. Keadaan Guru/Tenaga Kependidikan Berdasarkan Jenjang Pendidikan
B. Keadaan Siswa (Rombongan Belajar dan Jumlah Siswa)
C. Keadaan Sarana/Prasarana
6. Bab III Program Kegiatan
A. Penyadaran
B. Pencegahan
C. Penanggulangan
D. Pelaporan
7. Bab IV Rencana Anggaran dan Pembiayaan
A. Rencana Pengeluaran
B. Rencana Penerimaan
8. Bab V Penutup
Lampiran

3
BAB II
PROFIL SEKOLAH

SMP Negeri 1 Tanah Pinoh berlokasi di Desa Suka Maju Kecamatan Tanah
Pinoh Kabupaten Melawi. Sekolah ini merupakan SMP tertua di Kecamatan Tanah
Pinoh Kabupaten Melawi yang telah melahirkan lulusan pertamanya tahun 1967.
Berikut data pendidik, tenaga kependidikan dan peserta didik di SMP Negeri 1
Tanah Pinoh.

A. Keadaan Guru/Tenaga Kependidikan Berdasarkan Jenjang Pendidikan


Jenjang
Pendidikan S3 S2 S1 D3 D1 SMA SMP SD Jml
Jenis
Guru/pendidik - - 28 - - - - - 28
Tenaga
kependidikan/TU - - 1 - 1 2 - - 4

Jumlah - - 29 - 1 2 - - 32

B. Keadaan Siswa (Rombongan Belajar dan Jumlah Siswa)


Jenjang Jumlah Rombel Jumlah siswa
Kelas VII 5 152
Kelas VIII 5 144
Kelas IX 5 130
Jumlah 15 426

Para siswa memiliki latar belakang ekonomi yang bervariasi, dengan profesi
orangtua antara lain, buruh, petani, PNS, TNI, karyawan swasta dan lain-lain. Namun
pada umumnya berprofesi petani dan karyawan swasta.

5
C. Keadaan Sarana/Prasarana
Untuk mendukung kegiatan belajar mengajar serta berbagai aktivitas siswa
lainnya, sekolah memiliki berbagai fasilitas antara lain :
a. Ruang belajar (15 rombel)
b. Ruang Laboratorium IPA
c. Media
d. Ruang Kepsek
e. Ruang Ganti
f. Ruang Perpustakaan
g. Ruang BK
h. Lapangan Olahraga/Upacara
i. Ruang UKS
k. Ruang OSIS
l. Rumah Dinas Guru
m. Mess Siswa
n. WC Guru
o. WC Siswa
p. Mushola
q. Kantin
r. Halaman tempat kegiatan, dll.

6
BAB III
PROGRAM KEGIATAN

Sesuai dengan Undang-Undang tentang perlindungan anak, bahwa anak di


dalam lingkungan satuan pendidikan wajib mendapatkan perlindungan dari tindak
kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual dan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh
pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik dan atau pihak lain, dan karena
anak termasuk kelompok rentan maka perlu dilakukan usaha-usaha agar tidak terjadi
tindak kekerasan terhadap anak.
Kekerasan terhadap anak merupakan kegiatan terkait apapun yang dilakukan
baik secara individu atau institusi atau proses yang dilakukan atau gagal dilakukan yang
secara langsung atau tidak langsung membahayakan anak atau mengancam
keselamatan dan kesehatannya dalam perkembangan menuju kedewasaan.
Untuk mengantisipasi terjadinya tindak kekerasan terhadap anak, program
kegiatan tim pencegahan dan penanggulangan terhadap tindak kekerasan di lingkungan
SMP Negeri 1 Tanah Pinoh dikatagorikan menjadi:
1. Kegiatan Penyadaran
2. Kegiatan Pencegahan
3. Kegiatan Penanggulangan/respon
4. Kegiatan Pelaporan
Keempat kegiatan tersebut satu sama lain saling berkaitan dan merupakan suatu
sistem yang harus dijalankan secara sinergis agar diperoleh hasil maksimal untuk
kepentingan kemajuan peserta didik di lingkungan sekolah dan lingkungan tempat
tinggalnya, juga diperlukan adanya kerjasama dari semua pihak termasuk peran orang
tua dan pihak-pihak terkait.

A. Kegiatan Penyadaran
Penyadaran merupakan proses untuk membuat seseorang sadar dengan apa yang
dilakukannya serta konsekuensi yang akan diterima dari suatu perbuatan. Penyadaran
dalam hal ini dapat berupa kegiatan sosialisasi, diseminasi tentang pencegahan dan
penanggulangan tindak kekerasan, membuat media informasi atau slogan anti
kekerasan. Kegiatan berlaku untuk semua mulai dari pendidik, peserta didik, tenaga
kependidikan serta mitra satuan pendidikan. Pastikan mereka memahami dan mampu
menerapkan kebijakan keselamatan peserta didik serta menandatangani kebijakan
7
keselamatan peserta didik tersebut. Kebijakan keselamaatn peserta didik diperlukan
untuk menciptakan sikap dan perilaku yang pro perlindungan anak dan menghindarkan
anak dari risiko kekerasan yang terjadi di satuan pendidikan. Penyadaran merupakan
kegiatan awal dan sebagai pintu gerbang agar tidak terjadi tindak kekerasan di
lingkungan sekolah.
No Kegiatan Strategi Pelaksanaan Tujuan/Target
Dicantum pada visi misi Memberikan informasi awal
bagi seluruh warga sekolah
Dibuat poster anti Memberikan informasi awal
kekerasan bagi seluruh warga sekolah
dan mitra layanan
1
Pembuatan Media pendidikan
Informasi Dicantumkan pada Menyadarkan semua peserta
mading sekolah yang didik tentang tindakan anti
berisi ekspresi siswa kekerasan
tentang anti kekerasan
2 Sosialisasi tentang Disampaikan pada waktu Memberikan informasi dan
1 penyadaran rapat guru penguatan kepada pendidik
Pembuatan
kebijakan media dan tenaga kependidikan
informasi
keselamatan peserta Disosialisasikan pada Memberikan informasi
didik waktu rapat orang tua kepada orang tua peserta
didik
Sosialisasi anti bully Membangun komitmen
bersama pihak yang kuat
Kepolisian
Disampaikan pada waktu Memberikan informasi bagi
upacara semua peserta didik
Disampaikan pada waktu Memberikan informasi awal
pelaksanaan MPLS bagi peserta didik baru

8
No Kegiatan Strategi Pelaksanaan Tujuan/Target
Disampaikan pada waktu Memberikan informasi dan
bimtek OSIS penguatan bagi calon
pengurus OSIS dan
pendamping dari kelas 9
Disampaikan pada waktu Memberikan informasi pada
kegiatan eksktrakurikuler semua peserta
eksktrakurikuler
Pengadaan referensi Menambah wawasan
Hand Out tentang tentang tindakan anti
dampak bully kekerasan
Diadakan tugas siswa Menggali potensi peserta
membuat poster anti didik dan meningkatkan
kekerasan pada kesadaran anti kekerasan
kegiatan P5

B. Kegiatan Pencegahan
Pencegahan adalah tindakan/cara/proses preventif yang dilakukan agar
seseorang atau sekelompok orang tidak melakukan dan terhindar dari tindak kekerasan
di lingkungan satuan pendidikan. Kegiatan pencegahan dapat dilakukan dengan
membuat pakta integritas atau komitmen tidak akan ada tindakan kekerasan di satuan
pendidikan baik yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta
didik maupun mitra layanan pendidikan dan yang paling pokok adalah basic agama
yang kuat. Kegiatan pencegahan dimaksudkan untuk meminimalkan resiko pelanggaran
kebijakan keselamatan peserta didik. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan
pelatihan mengenai kebijakan keselamatan peserta didik. Bagi peserta didik pencegahan
diutamakan pada peserta didik yang beresiko.

9
No Kegiatan Strategi Pelaksanaan Tujuan/Target
Sosialisasi program terhadap Memberikan informasi kepada
semua warga sekolah semua warga sekolah
Membuat poster tentang Menanamkan kesadaran tentang
himbauan pencegahan anti tindakan anti kekerasan
1 Sosialisasi kekerasan
Prosedur perekrutan tenaga Merupakan tindakan preventif
pendidik, tenaga untuk keselamatan peserta didik
kependidikan, pelatih dan warga sekolah yang lain
eksktrakurikuler termasuk
mitra pendidikan
2 Diseminasi Penguatan basik agama pada Penguatan pendidikan karakter
mata pelajaran PABP religius pada peserta didik
Penerangan yang optimal di Meminimalkan terjadinya
Penyediaan lorong-lorong tindakan kekerasan
3
fasilitas sekolah/tempat rawan
Pengoptimalan sarana ruang Meminimalkan tindakan
ganti baju laki-laki dan kekerasan dan memberikan rasa
perempuan serta toilet secara aman serta nyaman kepada
terpisah peserta didik

C. Kegiatan Penanggulangan
Penanggulangan/respon adalah tindakan/cara/proses untuk menangani tindak
kekerasan di lingkungan satuan pendidikan secara sistemik dan komprehensif.
Penanggulangan diberikan kepada peserta didik yang terkena dampak tindak kekerasan
baik sebagai korban maupun sebagai pelaku. Dalam pelaksanaanya harus dipastikan
adanya petunjuk pelaksanaan merespon kekerasan yang terjadi di satuan pendidikan

10
yang dimulai dari identitas fakta, menangani secara proporsional dan memberikan
rujukan kepada pihak terkait.
No Kegiatan Strategi Pelaksanaan Tujuan/Target
Memberikan pertolongan Memberikan rasa aman
sesegera mungkin terhadap dan nyaman serta
korban tindakan anti mengurangi dampak
kekerasan resiko yang terjadi
Melakukan identifikasi Mendapatkan data dan
masalah, fakta kejadian dan fakta yang benar agar
Pertolongan dan
1. bukti fisik tidak salah penanganan
identifikasi masalah
Melaporkan hasil identifikasi Merupakan langkah
kepada kepala sekolah koordinasi terhadap
penaggungjawab
kegiatan di sekolah dan
mendapatkan solusi
dari permasalahan
Melakukan koordinasi Menghindari
dengan orang tua peserta kesalahfahaman dan
didik baik sebagai pelaku menemukan solusi
maupun korban tindakan anti yang tepat baik bagi
kekerasan korban maupun pelaku
Melakukan koordinasi Mencari solusi terbaik
dengan pihak atau lembaga untuk permasalahan
Koordinasi dan
2. terkait yang ada jika belum
rujukan
ditemukan solusi di
sekolah
Memberikan rujukan kepada Merupakan bentuk
pihak lain bila belum kerjasama dan
ditemukan solusi dari koodinasi karena
permasalahan adanya keterbatasan
dari sekolah
3. Edukasi dan Melakukan edukasi terhadap Agar semua warga
rehabilitasi warga sekolah untuk menjaga sekolah memahami dan
lingkungan sekolah tetap menghindari untuk
kondusif melakukan tindakan
anti kekerasan
Memberikan edukasi dan Meminimalkan
rehabilitasi terhadap peserta dampak yang timbul
didik yang mengalami akibat tindakan
tindakan kekerasan kekerasan dan
memberikan rasa aman
serta nyaman peseta
didik

11
No Kegiatan Strategi Pelaksanaan Tujuan/Target
Mengupayakan hak peserta Memenuhi salah satu
didik untuk tetap hak anak yaitu
mendapatkan layanan mendapatkan hak
pendidikan pendidikan

D. Kegiatan Pelaporan
Pelaporan merupakan suatu tindakan yang disampaikan oleh seseorang jika
ditemukan adanya indikasi tindak kekerasan. Mekanismenya bisa melalui tulisan
dengan disediakannya kotak saran agar temuan dapat disampaikan, penyampain
langsung kepada tim yang sudah dibentuk ataupun melaui kontak yang bisa dihubungi
oleh anak.
No Kegiatan Strategi Pelaksanaan Tujuan/Target
1. Saran dan keluhan Menyediakan kontak bantuan Memudahkan
yang mudah diakses penerimaan informasi

2. Pelaporan Menyediakan format Mengorganisasikan


pelaporan dan format setiap kegiatan yang
koordinasi dengan orang dilakukan dan
tua peserta didik dan pihak merupakan referensi
lain jika ditemukan masalah
serupa
3. Kode perilaku Menyediakan papan Merupakan tindakan
keselamatan peserta informasi/spanduk yang preventif (do dan don’t)
didik berisi kode keselamatan yang berlaku bagi
peserta didik (yang boleh dan semua warga sekolah
tidak boleh dilakukan)
4. Sanksi Membuat aturan /konsekuensi Merupakan salah satu
yang berlaku terhadap upaya memberikan efek
pelanggaran yang dilakukan jera agar tindak
dan disosialisasikan kepada kekerasan tidak terjadi
warga sekolah agar tidak di lingkungan sekolah
terjadi tindakan anti
kekerasan

12
BAB IV
RENCANA ANGGARAN DAN PEMBIAYAAN

Perencanaan kegiatan dapat terlaksana secara optimal sesuai denagn harapan


apabila didukung oleh banyak faktor salah satunya yaitu faktor pembiayaan. Untuk itu,
dalam rangka merealisasikan program pencegahan dan penanggulangan tindak
kekerasan di sekolah diupayakan pemanfaatan dana yang tersedia dan teralokasikan
pada RAKS yang bersumber dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Pada tahun pelajaran 2024/2025 program kegiatan berada menjelang akhir
semester ganjil, sehingga terdapat item kegiatan yang belum terakomodir pada RAKS,
namun demikian kegiatan yang tidak terlalu memerlukan biaya dapat direalisasikan
secepatnya.
Secara umum rencana anggaran yang berhubungan dengan kegiatan tim
pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan di lingkungan sekolah adalah
sebagai berikut:

A. Rencana Pengeluaran
No Kegiatan Nilai Anggaran (Rp)
Penyadaran
1 a. Sosialisasi rapat dewan guru 1.000.000,-
b. Pengelolaan mading sekolah 500.000,-
c. Sosialisasi di kegiatan ekstrakurikuler 500.000,-
d. Sosialisasi pada rapat orang tua 2.000.000,-
e. Pengadaan buku-buku referensi anti kekerasan 1.000.000,-
f. Sosialisasi di MPLS 500.000,-
g. Sosialisasi di bimtek OSIS 250.000,-
1.
2 Pencegahan
a. Sosialisasi program 1.000.000,-
b. Penyediaan format fakta integritas 250.000,-
c. Pembuatam poster 500.000,-

13
No Kegiatan Nilai Anggaran (Rp)
d. Penyediaan sarana penerangan 1.000.000,-
e. Pemeliharaan ruang ganti dan toilet siswa 1.000.000,-
Penanggulangan
a. Penyediaan format-format rujukan 250.000,-
3.
b. Transpor koordinasi dengan lembaga terkait 1.000.000,-
c. Pulsa untuk koordinasi dengan lembaga terkait 500.000,-
Pelaporan
4. Penyediaan format-format pelaporan 250.000,-
Konsumsi kegiatan evaluasi tim per pertemuan 4.000.000,-
5.

Jumlah (Rp) 15.500.000,-

B. Rencana Penerimaaan
Seluruh dana kegiatan berasal dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

14
BAB V
PENUTUP

Anak adalah amanat yang dititipkan oleh Allah SWT kepada kita sebagai orang
tuanya, baik ketika berada di rumah maupun di sekolah. Karena merupakan amanat
maka hak-haknya harus terpenuhi dengan baik sehingga diharapkan akan lahir generasi
penerus bangsa yang berbudi pekerti luhur dengan dilandasi iman dan taqwa. Karena
setiap anak memiliki latar belakang yang beragam, maka bukan hanya diperlukan
perencanaan yang terstruktur rapi dan dukungan dana yang memadai akan tetapi
diperlukan pula komitmen dan kolaborasi yang sinergis antar berbagai unsur, serta
adanya kesediaan untuk menanggung setiap resiko yang muncul.
Program Kerja ini tidak akan berarti apa-apa dan tidak akan berdampak apapun
apabila tidak ada kesediaan untuk bekerjasama dalam tim, bahu membahu, berat sama
dipikul dan ringan sama dijinjing yang disertai dengan keikhlasan agar apapun yang
ditanam akan berbuah manis untuk kemajuan dan perkembangan peserta didik yang
merupakan anak yang diamanatkan.
Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap
langkah kita menuju kebaikan, Amin Ya Rabbal Alamin .

15

Anda mungkin juga menyukai