0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan31 halaman

Praktikum ACL Extended pada Jaringan

Diunggah oleh

uswatun Hasanah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan31 halaman

Praktikum ACL Extended pada Jaringan

Diunggah oleh

uswatun Hasanah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS JARINGAN KOMPUTER

Accsess list Extended

Dosen pengampu:
Arini S.T.,M.T.

Oleh:
Midhat Pasya
11190910000109
Siti Nurliana
11190910000104

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
2021
4E
A. Access Control List (ACL)
a. Pengertian
Access control list merupakan suatu metode yang mengatur lalu lintas IP
pada pintu masuk jaringan dan memfilter paket data pada saat akan melewati router
apakah akan diizinkan melalui router atau ditolak (Rahmawati;2015).
b. Fungsi
Access control list (ACL) berfungsi untuk mengizinkan atau membatasi
paket data yang melintas pada sebuah jaringan. Jadi pengaturan ACL ini dilakukan
di dalam router yang terdapat pada sebuah jaringan. Router menguji semua paket
data untuk menentukan apakah paket tersebut diijinkan untuk lewat atau tidak
berdasarkan kriteria yang ditentukan di dalam access list. Router ACL membuat
keputusan berdasarkan alamat asal, alamat tujuan, protokol, dan nomor port.
c. Jenis ACL
1. ACL Standard
ACL ini kurang spesifik, hanya memfiltering berdasar ip host atau network
source nya saja. Apabila kita memblokir suatu service maka keseluruhan service
akan terblokir aksesnya. ACL Standard menggunakan nomor 0-99
2. ACL Extended
ACL ini lebih spesifik dibandingkan dengan ACL Standard, apabila ACL
standar hanya memfiltering berdasar ip host, maka ACL Ectended memfiltering
berdasarkan destination , protocol dan port yang digunakan. ACL Extended juga
dapat memilih service mana yang akan di blokir, misalnya sebuah protocol
computer di blokir untuk menuju ke web [Link], maka computer
tersebut masih bisa mengakses web [Link] menggunakan port atau
destination. ACL Extended menggunkan nomor 100-199.
B. Praktikum ACL Extended Menggunakan CISCO Packet Tracker
1. Buatlah Rangkaian seperti gambar berikut ini, sesuaikan switch,server,PC, dan Router
yang tertera pada gambar.

2. Klik Router, kemudian konfigurasikan FastEthernet 0/0, masukkan alamat ip address


sesuai dengan gambar. Jangan lupa centang kolom “on”
3. Apabila sudah mencentang pada kolom “on” tunggu hingga kolom commond ios
terdapat tulisan berikut

4. Konfigurasi untuk FastEthernet 0/0 selesai, sekarang kita akan mengkonfigurasi


FastEthernet 0/1. Ketikkan Ip Address sesuai dengan gambar tertera. Jangan lupa untuk
mencentang “on” dan menunggu command ios menampilkan tulisan seperti pada step
3.
5. Sekarang kita akan mengkonfigurasi PC 0, caranya klik gambar PC 0 pada simulasi,
kemudian pilih bagian desktop dan klik Ip Address

6. Setelah melalui step 5, isilah Ip Address sesuai dengan gambar dibawah ini.
7. Setelah selesai mengkonfigurasi PC 0, sekarang kita mengkonfigurasi PC 1

8. Setelah konfigurasi PC selesai, kita akan mengkonfigurasi Server. Cara


mengkonfigurasi server, sama dengan cara mengkonfigurasi PC yang membedakan
hanya Ip Address
9. Setelah semuanya telah dimkonfigurasi, sekrang kita akan mensimulasikan pengiriman
paket dari PC 0 dan PC 1 menuju server.
Klik gambar yang seperti surat pada bagian atas aplikasi CISCO

10. Arahkan gambar surat tersebut dari PC 0 menuju ke server


11. Apabila pengiriman paket berhasil, terdapat tulisan succsess pada bagian realtime

12. Setelah semua PC dapat mengirim paket ke Server, sekarang kita akan membuat PC 0
tidak dapat mengirimkan paket ke server menggunakan access-list.

Ketikkan tulisan berikut ini pada bagian CLI router sampai muncul tulisan seperti yang
dikotakkan
Atau bisa mengetikkannya terlebih dahulu kemudian di copy paste pada CLI seperti ini

13. Kemudian kita mengirimkan paket dari PC 0 dan PC 1 menuju server seperti pada step
9 dan 10.
ACL berhasil dilakukan.
14. Selain mengecek dengan realtime kita juga dapat mengecek melalui web dengan cara
sebagai berikut.

Klik PC 0 lalu klik tombol desktop dan pilih web browser

Setelah itu, ketikkan Ip Addrees Server pada kolom URL kemudian klik “go” disitu
tertulis “request timeout” karena akses PC 0 telah ditolak oleh server
Cara yang sama kita lakukan dengan PC 1, web berhasil diakses pada PC 1 karena PC
1 telah mendapat akses izin dari server

15. Lalu cara berikutnya adalah menggunakan Command Prompt pada CISCO
Klik PC 0 lalu klik desktop dan pilih command prompt
Ketikkan FTP dan Ip Adderess server, maka akan terjadi eror sebab PC 0 tidak
memiliki izin akses

Sebaliknya, apabila kita melakukan intruksi yang sama dengan PC 0 pada PC 1 kita
akan diminta username dan password untuk login FTP
Setelah masuk FTP server kita bisa melihat FTP directory dari server

Untuk mengecek username dan password FTP server kita bisa melihat nya di
keterangan FTP server seperti ini
Physical Config Ser' ices Desktop

E04AIL

Radius EAP

1 asoB42-k0. bn

3 c1B41-adv#xservi‹>eskP-rnz.124-1S.T1. bn
C. Praktikum ACL Extended Menggunakan ENSP
1. Buatlah rangkaian seperti gambar dibawah ini

2. Blok rangkaian kemudian klik kanan dan klik tombol start untuk menghidupkan
rangkaian.
3. Klik router 1, kemudian konfigurasikan seperti gambar dibawah ini

4. Jangan lupa untuk mengkonfigurasi router 2 seperti gambar dibawah ini


5. Konfigurasikan PC1, PC2, PC3, dan PC4. Jangan lupa mengklik tombol apply setelah
mengkonfigurasi
6. Setelah mengkonfigurasi semua PC, sekarang kita ke bagian command dan mengetes
apakah PC sudah saling terhubung atau belum
7. Ternyata belum terhubung sekarang saatnya kita mengkonfigurasi masing-masing
router agar dapat terhubung menggunakan ospf
ARZ
ARE AR2
Pte a se the ck she the z s ys t em dat a ha s be en strange d, and s ave dat a in mime

Conlignzration console time out, please pzess any key to log on

< R2>O sp:E

E z zOz : Onzeco gn1zed cOmaanO ZOund ac '’ ' pOs 1c1On .


<R2>s ys
eo v1ew, z eouzn usez v1ew w1oh Coz 1+Z .
[ R2] a sp:r
[ - - 1] a z ea 0
[ R2-a spa- 1-a z ea - 0 . 0 . 0 . 0 ] ne c 1S 2 . 1 6 8 . 2 . 0 0 . 0 . 0 . 25 5
[ R2-a op£- 1-a z ea - 0 . 0 . 0 . 0 ] . 1 . 1 . 0 0 . 0 . 0 . 3

Error: Dnrecognized command found at "' position.


[R2-ospf-1-area-0.0.0.O]net 10.l.l.0 [Link]
[R2-ospf-l-area-0.0.0.O]q
[R2-ospf-l]q
[R2]disp ip routing z

Erroz:Incomplete command found at pO9ltiOR.


[R2]disp ip routing t

E z zoz : Incomp1et:e oomaand °Eounct at:


[ R2]
[ R2] elf sp Ip zouc log c

E x xoz : Incorapl et e command :found at pO9ltiOR.


[ R2 ]
[ R2 ] di sp ip x out ing-Cabl e|

t AR2 I ' — a x
AR1 AR2
[ R2 ] dlsp Ip zouclog c

E x x o x : Incorapl et e command found at ' “ • po s i sion .


[R2 ]
t Rz j aisp ip routing-eaL'Ie
Rout e FI age : R - r e1 a y, D - do '›rv+1oad bo lib

Rouc log °£aE.1e s : Pub11o


Des t inal ions : 10 Routes : 10

De s t inacion/Na sk Pzoc o Px e .osc FI age NeueHop Interface

[Link]/29 Direct 0 0 D [Link] Gi gabiIEthe rueb

[Link]/32 Direct 0 0 D [Link] Gi gabicE che rue c


o/o/i
20 . 1 . 1 . 255 / 3 2 Di z e cL 0 0 D [Link] Gi gaLii tE one xne t

[Link]/8 Dizect 0 0 D [Link] InLoopBacko


[Link]/32 Direct 0 0 D [Link] InLoopBaokO
[Link]/32 Direct 0 0 D [Link] InLoopBaokO
[Link]/29 Direct 0 0 D [Link] GigabicE che rue c
o/o/o
[Link]/32 Dizect 0 0 D [Link] Gi gaLii tE one xne t

â S 2 . 1 68 . 2 . 2SSf 3 2 Di z e ce 0 0 D [Link] OigabitEthernet

255 . 255 . 255 . 255/ 3 2 Di xe L 0 0 D [Link] InLoopBa okO


8. Ternyata terdapat kesalahan pada bagian g/0/0/1 router 2

9. Ganti ip address pada g0/0/1


AR2 n x
AR1 AR2
nt: : ne xgbhoz s t-at us change d . l Pz oces ss I d=25s , Ne i ghho xAddxes s=2 . 1 . 2 . 10 , Ne xghho xE a
venc=LoaaingDone , Ne i ghhor Px evi one Sc ace=Loaaing, Ne i ghhor Cnr rencScace=WI I }
[ Rz j aisp ip zouc ing- t abIe
Route FIa gs : R - re I a y, D - down to aa co rib

Routing Tables: Public


Destinations : 11 Routes : l1

Des t- rna ci on/Nas k Pr oc o Pr e tos t: FI a gs NextHop Interface

[Link]/30 Direct 0 0 D [Link] Hi gal.i t-E the rue t-

[Link]/32 Direct 0 0 D [Link] it gal.i t-E the rue t-

[Link]/32 Direct 0 0 D [Link] it gal.i t-E the rue t-

[Link]/8 Direct 0 0 D J2 7 . 0 . 0 . IrtI.oopBaoIc0


[Link]/32 Direct 0 0 D J2 7 . 0 . 0 . InUOOpBaolcO
[Link]/32 Direct 0 0 D J2 7 . 0 . 0 . Ill.oopBaoIc0
[Link]/29 OSPF 10 2 D TO . 1. . 1 Gi gaE•i cE the zne c

[Link]/29 Direct 0 0 D [Link] HigaLii BE che rue c

[Link]/32 Direct 0 0 D [Link] Hi gabi BE che rue c

1 02 . 1 £8 . 2 . 255/ 32 Di xe cL 0 0 D [Link] Hi gabi BE che rue c

255 . 255 . 255 . 255/ 32 Di xe cL 0 0 D [Link] InLoopBackO

[R2]

gg AR1 a x
AR1 AR2
no : ne x ghhor s c anus change d. } Px oces s I d=25G , Ne x ghho xAddr es s=2 . â . 1 . 1 0 , Ne x ghho rE n
vent=LoadingDone, NeighbozPrevious5tate=Loading, NeigliborCtzrentState=Full}
[Rl]disp ip routing-table
Route Flags: R - relay, D - download to fib

Rouc Ing 7 ab1es : Pub11o


Destinations : 11 Rout ee : 11

Dse t rna ci on/Nas k Proto Pre Cost FI a gs NextHop Interface

i0.l.i.0/30 Direct 0 0 D [Link] OigabitEthernet

i0.l.i.l/32 Direct 0 0 D l2T.0.0.1 OigabitEthernet

i0.l.i.3/32 Direct 0 0 D [Link] OigabitEtheinet

/8
[Link] Direct 0 0 D [Link] InLoopBackO
/32 Direct 0
[Link] 0 D [Link] InLoopBackO
127.2'5'5.26'5.255/32 Direct 0 0 D l2T.0.0.1 InLoopBackO
[Link]/29 Direct 0 0 D [Link] OigabitEthernet

[Link]/32 Direct 0 0 D [Link] OigabitEthernet

[Link]/32 Direct 0 0 D [Link] GigabitEthernet

[Link]/29 OSPF 10 2 D [Link] Gi gabi BE the xne c

Direct 0 0 D [Link] InLoopBackO


10. Sekarang, konfigurasi telah berhasil. Setiap PC bisa mengirim dan menerima paket
11. Sekarang kita akan membuat PC 4 tidak menerima ataupun mengirim paket ke
computer lainnya.
12. PC 4 berhasil terblokir
13. Namun apabila kita mengganti IP Address dari PC 4, akses PC 4 tidak akan terblokir
untk mengirim atau menerima paket karena yang di blokir adalah IP Address dari PC
4. Berikut apabila kita mengganti IP Address dari PC 4

14. Apabila kita mengganti IP Addresnya lagi, maka PC 4 akan terblokir kembali.
Basic Config Comma„nd MCPacket UdpPacket Console

Host Name:

Obtain DN5 server address automatically

D2 168 . 2 . @ DNS1: 0 0 0 0

0 EM62: ONO0 0

Gateway: 2 2
Referensi

ACADEMY, E. (2018). 13. CCNA Lab 13 : Configuring Extended ACL (HTTP,FTP, ICMP)
(Packet Tracer). [Link] [Link]
CertBros. (2016). How to Configure Extended ACL Cisco. [Link]
[Link]
Leonardo, B. (2020). Konfigurasi Keamanan Jaringan dengan Extended ACL (Access Control
List) di Cisco Packet Tracer. [Link] [Link]
Indonesia Belajar. (2019). Cisco 02 | Belajar CISCO Router Dasar | CISCO Router | CISCO
Packet Tracer | Konfigurasi Dasar. [Link]
[Link]
SUMPIUH, R. J. (2017). Tutorial cisco packet tracer untuk pemula konfigurasi DHCP, DNS,
dan WEB Server. [Link] [Link]
Lee, A. (2016). konsep Dasar Subnetting Jaringan Komputer. [Link]
[Link]
HUMAIDI, A. (2017). 12 Menit Belajar ip address dan subneting Mahir.
[Link] [Link]
Ravendra, W. (2020). Praktek Access Control List (ACL) EXTENDED, Cisco Packet Treacer.
[Link] [Link]
Pangestu, C. (2018). Konfigurasi Extended Access List pada Cisco Packet Tracer.
[Link] [Link]
Armanda, N. (2017). MUDAH! Membuat Access Control List (ACL) pada Cisco Packet Tracer.
[Link] [Link]
AF, C. (n.d.). access list ensp. [Link] [Link]

Anda mungkin juga menyukai