1.
Jurnal Umum
Kita akan membuat jurnal umum untuk transaksi-transaksi yang disebutkan dalam soal.
1. 1 Agustus - Pembukaan PT. Jasa Energi
Kas Rp 500.000.000
Modal Disetor Rp 500.000.000
Jurnal:
markdown
Salin kode
Kas Rp 500.000.000
Modal Disetor Rp 500.000.000
(Pembukaan PT Jasa Energi)
2. 8 Agustus - Sewa Tempat Usaha
Nilai sewa: Rp 10.000.000 + PPN 10% = Rp 11.000.000
Sewa dibayar untuk satu tahun (12 bulan), jadi biaya sewa per bulan = Rp 11.000.000 / 12 = Rp 916.667
Jurnal:
markdown
Salin kode
Sewa Dibayar Di Muka Rp 11.000.000
Kas Rp 11.000.000
(Pembayaran sewa tempat usaha)
Beban Sewa Rp 916.667
Sewa Dibayar Di Muka Rp 916.667
(Beban sewa bulan Agustus)
3. 10 Agustus - Pembelian ATK
Pembelian ATK sebesar Rp 2.500.000 (tidak ada PPN)
Jurnal:
markdown
Salin kode
ATK Rp 2.500.000
Kas Rp 2.500.000
(Pembelian ATK)
4. 11 Agustus - Pembelian Mesin Genset
Pembelian mesin genset untuk disewakan sebesar Rp 100.000.000 + PPN 10% = Rp 110.000.000
Jurnal:
markdown
Salin kode
Mesin Genset Rp 100.000.000
PPN Masukan Rp 10.000.000
Kas Rp 110.000.000
(Pembelian mesin genset)
5. 12 Agustus - Pembelian AC
Pembelian 10 unit AC untuk dijual: 10 unit @Rp 3.000.000 = Rp 30.000.000 + PPN 10% = Rp 33.000.000
Jurnal:
markdown
Salin kode
Persediaan AC Rp 30.000.000
PPN Masukan Rp 3.000.000
Kas Rp 33.000.000
(Pembelian AC untuk dijual)
6. 25 Agustus - Pembayaran Gaji
Herman: Rp 8.000.000
Santi: Rp 6.500.000
Sutrisno: Rp 5.000.000
Adam: Rp 5.000.000
Eko: Rp 5.000.000
Total gaji: Rp 8.000.000 + Rp 6.500.000 + Rp 5.000.000 + Rp 5.000.000 + Rp 5.000.000 = Rp 29.500.000
PPH 21 dihitung berdasarkan tarif progresif sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku, untuk contoh kita asumsikan PPH 21
Perhitungan PPH 21: Kita asumsikan penghasilan karyawan tidak ada potongan lainnya selain PPH 21 (misalnya tanpa tunjang
Herman (Rp 8.000.000): PPH 21 dihitung dengan tarif progresif 5% (untuk gaji di bawah Rp 50.000.000) = Rp 400.000
Santi (Rp 6.500.000): PPH 21 = Rp 325.000
Sutrisno (Rp 5.000.000): PPH 21 = Rp 250.000
Adam (Rp 5.000.000): PPH 21 = Rp 250.000
Eko (Rp 5.000.000): PPH 21 = Rp 250.000
Total PPH 21: Rp 400.000 + Rp 325.000 + Rp 250.000 + Rp 250.000 + Rp 250.000 = Rp 1.475.000
Jurnal pembayaran gaji beserta PPH 21:
markdown
Salin kode
Beban Gaji Rp 29.500.000
PPH 21 Rp 1.475.000
Kas Rp 28.025.000
(Pembayaran gaji dan PPH 21)
7. 20 Agustus - Pembayaran Biaya Listrik, Telepon, dan Internet
Listrik: Rp 4.000.000
Telepon: Rp 700.000
Internet: Rp 1.500.000
Total biaya: Rp 4.000.000 + Rp 700.000 + Rp 1.500.000 = Rp 6.200.000
Jurnal:
markdown
Salin kode
Beban Listrik Rp 4.000.000
Beban Telepon Rp 700.000
Beban Internet Rp 1.500.000
Kas Rp 6.200.000
(Pembayaran biaya listrik, telepon, dan internet)
8. Pendapatan Penyewaan Mesin Genset
PT. Makmur Abadi: Rp 20.000.000 + PPN 10% = Rp 22.000.000
PT. Selaras Indah: Rp 10.000.000 + PPN 10% = Rp 11.000.000
PT. Harapan Indah: Rp 25.000.000 (tanpa PPN)
Jurnal:
markdown
Salin kode
Kas Rp 22.000.000
PPN Keluaran Rp 2.000.000
Pendapatan Penyewaan Mesin Rp 20.000.000
(Pendapatan sewa PT. Makmur Abadi)
Kas Rp 11.000.000
PPN Keluaran Rp 1.000.000
Pendapatan Penyewaan Mesin Rp 10.000.000
(Pendapatan sewa PT. Selaras Indah)
Kas Rp 25.000.000
Pendapatan Penyewaan Mesin Rp 25.000.000
(Pendapatan sewa PT. Harapan Indah)
9. Pendapatan Penjualan AC
Fujico: 2 unit @Rp 3.500.000 = Rp 7.000.000 + PPN 10% = Rp 7.700.000
Ibu Meri: 1 unit @Rp 3.500.000 = Rp 3.500.000 + PPN 10% = Rp 3.850.000
Bpk Hasan: 3 unit @Rp 3.500.000 = Rp 10.500.000 + PPN 10% = Rp 11.550.000
Jurnal:
markdown
Salin kode
Kas Rp 7.700.000
PPN Keluaran Rp 700.000
Pendapatan Penjualan AC Rp 7.000.000
(Pendapatan penjualan AC - Fujico)
Kas Rp 3.850.000
PPN Keluaran Rp 350.000
Pendapatan Penjualan AC Rp 3.500.000
(Pendapatan penjualan AC - Ibu Meri)
Kas Rp 11.550.000
PPN Keluaran Rp 1.050.000
Pendapatan Penjualan AC Rp 10.500.000
(Pendapatan penjualan AC - Bpk Hasan)
2. Laporan Rugi-Laba per 31 Desember
Pendapatan:
Pendapatan Penyewaan Mesin Genset:
PT. Makmur Abadi: Rp 20.000.000
PT. Selaras Indah: Rp 10.000.000
PT. Harapan Indah: Rp 25.000.000
Pendapatan Penjualan AC:
Fujico: Rp 7.000.000
Ibu Meri: Rp 3.500.000
Bpk Hasan: Rp 10.500.000
Total Pendapatan:
Rp 20.000.000 + Rp 10.000.000 + Rp 25.000.000 + Rp 7.000.000 + Rp 3.500.000 + Rp 10.500.000 = Rp 76.000.000
Beban:
Beban Gaji: Rp 29.500.000
Beban Sewa: Rp 916.667
Beban Listrik: Rp 4.000.000
Beban Telepon: Rp 700.000
Beban Internet: Rp 1.500.000
Beban ATK: Rp 2.500.000
Total Beban:
Rp 29.500.000 + Rp 916.667 + Rp 4.000.000 + Rp 700.000 + Rp 1.500.000 + Rp 2.500.000 = Rp 39.116.667
Laba (Rugi) Bersih:
Rp 76.000.000 - Rp 39.116.667 = Rp 36.883.333
3. Neraca per 31 Desember
Aset:
Kas: Rp 500.000.000 - Rp 11.000.000 (sewa) - Rp 2.500.000 (ATK) - Rp 110.000.000 (mesin genset) - Rp 33.000.000 (AC) - Rp
Kewajiban:
PPH 21 yang belum dibayar: Rp 1.475.000 kas
persediaan ac
Ekuitas:
Modal Disetor: Rp 500.000.000
Laba Ditahan: Rp 36.883.333
Total Kewajiban dan Ekuitas:
Total Kewajiban dan Ekuitas = Rp 500.000.000
ontoh kita asumsikan PPH 21 berdasarkan penghasilan bruto.
H 21 (misalnya tanpa tunjangan keluarga, dll).
000.000) = Rp 400.000
1-Aug kas 500,000,000 390,375,000
modal 500,000,000
8-Aug sewa dibayar dimuka 11,000,000
kas 11,000,000
beban sewa 916,667
sewa dibayar dimuka 916,667
10-Aug perlengkapan kantor 2,500,000
kas 2,500,000
11-Aug mesin genset 100,000,000
ppn masukan 10,000,000
kas 110,000,000
12-Aug persediaan AC 30,000,000
ppn masukan 3,000,000
kas 33,000,000
20-Aug Beban Listrik 4,000,000
Beban Telepon 700,000
Beban Internet 1,500,000
Kas 6,200,000
25-Aug beban gaji 29,500,000
pph 21 1,475,000
kas 28,025,000
30-Aug kas 7,700,000
ppn keluaran 700,000
pendapatan penjualan ac 7,000,000
30-Aug kas 3,850,000
ppn keluaran 350,000
pendapatan penjualan ac 3,500,000
30-Aug kas 11,550,000
ppn keluaran 1,050,000
pendapatan penjualan ac 10,500,000
30-Aug kas 22,000,000
ppn keluaran 2,000,000
pendapatan sewa mesin 20,000,000
30-Aug kas 11,000,000
ppn keluaran 1,000,000
pendapatan sewa mesin 10,000,000
30-Aug kas 25,000,000
ppn keluaran 2,500,000
pendapatan sewa mesin 22,500,000
774,216,667 774,216,667
Pendapatan:
Pendapatan Penyewaan Mesin Genset:
PT. Makmur Abadi 20,000,000
PT. Selaras Indah 10,000,000
PT. Harapan Indah 25,000,000
Pendapatan Penjualan AC:
Fujico 7,000,000
Ibu Meri 3,500,000
Bpk Hasan 10,500,000
76,000,000
= Rp 76.000.000 Beban:
Beban Gaji 29,500,000
Beban Sewa 916,667
Beban Listrik 4,000,000
Beban Telepon 700,000
Beban Internet 1,500,000
Beban ATK 2,500,000
39,116,667
LABA 36,883,333
et) - Rp 33.000.000 (AC) - Rp 28.025.000 (gaji) - Rp 6.200.000 (biaya) + Rp 22.000.000 (pendapatan sewa) + Rp 11.000.000 (pendapatan se
1.000.000 (pendapatan sewa) + Rp 25.000.000 (pendapatan sewa) + Rp 7.700.000 (penjualan AC) + Rp 3.850.000 (penjualan AC) + Rp 11.5
0.000 (penjualan AC) + Rp 11.550.000 (penjualan AC) = Rp 500.000.000 (Perhitungan ini membutuhkan detail lebih lanjut, tetapi akan teta
ail lebih lanjut, tetapi akan tetap menyeluruh)