TUGAS TUTORIAL SESI 2
EKMA4315 / AKUNTANSI BIAYA / 3 SKS
PROGRAM STUDI MANAJEMEN
PERIODE 2024.2
1. Pada Bulan Juli 2024, PT Selalu Gaya menerima project pemesanan blazer dari beberapa
pihak sebagai berikut:
a. Universitas Terbuka dengan kode Job #A1
b. Komisi Pemberantasan Korupsi dengan kode Job #A2
c. Perseorangan dengan kode Job #A3
d. Kementerian Hukum dan HAM dengan kode Job #A4
Adapun transaksi yang dilakukan selama Bulan Desember 2023 adalah sebagai berikut:
Tanggal Transaksi
2/12 Pembelian bahan baku langsung berupa kain bahan spandex dengan kode
#BB12 secara kredit sebesar Rp63.000.000
3/12 Pembelian bahan baku langsung berupa pewarna pakaian dengan kode
#BB04 secara kas sebesar Rp26.750.000
9/12 Terdapat penggunaan bahan baku langsung yaitu pewarna pakaian dengan
harga Rp18.500.000. Bahan baku ini digunakan untuk kode Job #A2
sebanyak Rp4.500.000, #A4 sebesar Rp14.000.000
15/12 Tarif overhead ditetapkan atas dasar jam kerja mesin. Selama Bulan Juli
2023 overhead dianggarkan sebesar Rp24.000.000 dengan kapasitas jam
kerja mesin sebanyak 750 jam.
Sampai tanggal 15/8, masing-masing job menggunakan jam mesin:
- Job #A1 sebanyak 325 jam
- Job #A2 sebanyak 150 jam
- Job #A3 sebanyak 285 jam
- Job #A4 sebanyak 100 jam
31/12 Overhead sesungguhnya:
- Perlengkapan sebesar Rp3.500.000
- Gaji kebersihan sebesar Rp1.750.000
- Listrik sebesar Rp1.400.000
- Perawatan ducting sebesar Rp Rp1.900.000
- Sewa gudang sebesar Rp 4.600.000
- Depresiasi mesin sebesar Rp2.500.000
31/12 Job #A2, #A3, dan #A4 telah selesai. Kos produksi riil yang digunakan
adalah sebagai berikut:
- Job #A2 sebesar Rp8.750.000
- Job #A3 sebesar Rp5.250.000
- Job #A4 sebesar Rp.2.400.000
31/12 Biaya upah dengan rincian sebagai berikut:
- Job #A1 sebesar Rp10.500.000
- Job #A2 sebesar Rp12.250.000
- Job #A3 sebesar Rp8.400.000
- Job #A4 sebanyak Rp5.325.000
Buatlah Jurnal Umum atas transaksi-transaksi di atas.
2. Terlampir adalah data Kos Produksi PT Selalu Gaya selama Bulan Januari Tahun 2024
sebagai berikut:
Keterangan Departemen
Pewarnaan
Kos Barang Dalam
Proses Awal
Kos dari departemen Rp0
sebelumnya
Bahan Baku Rp436.000
Tenaga Kerja Rp103.000
Overhead Rp246.000
Kos Ditambahkan
Bahan Baku Rp908.000
Tenaga Kerja Rp360.000
Overhead Rp451.000
Adapun data lainnya adalah sebagai berikut:
1) Persentase Barang Dalam Proses Awal:
75% untuk Bahan Baku
35% untuk Tenaga Kerja
70% untuk Overhead
2) Persentase ditransfer ke Departemen Pengeringan:
40% untuk Bahan Baku
15% untuk Tenaga Kerja
50% untuk Overhead
3) Jumlah Barang Dalam Proses Awal di Departemen Pewarnaan adalah 1.250 dan
jumlah yang dimasukkan di Bulan Januari 2024 sebesar 4.000.
4) Jumlah Barang Dalam Proses ditransfer ke Departemen Pengeringan adalah 3.800 dan
jumlah Barang Dalam Proses Akhir di Departemen Pewarnaan Bulan Januari 2023
sebesar 1.450.
Berdasarkan kasus di atas:
1. Saudara diminta membuat Laporan Kos Dibebankan Bulan Januari Tahun 2024 dengan
menggunakan metode FIFO untuk Departemen Pewarnaan! Saudara juga diminta
mencantumkan Kos/Unit masing-masing untuk Bahan Baku, Tenaga Kerja, dan Overhead!
2. Saudara diminta membuat Laporan Kos Dibebankan Bulan Januari Tahun 2024 dengan
menggunakan metode FIFO untuk Departemen Perakitan CPU! Saudara juga diminta
mencantumkan Kos/Unit masing-masing untuk Bahan Baku, Tenaga Kerja, dan Overhead!
JAWABAN
1. Buatlah Jurnal Umum atas transaksi-transaksi di atas.
Berikut ini adalah Jurnal Umum atas transaksi-transaksi pada bulan Desember 2024:
Tanggal Keterangan Debit Kredit
2/12 Persediaan Bahan Baku (BB12) Rp63.000.000
Utang Usaha Rp63.000.000
3/12 Persediaan Bahan Baku (BB04) Rp26.750.000
Kas Rp26.750.000
9/12 Job #A2 - Persediaan Bahan Baku (BB04) Rp4.500.000
Job #A4 - Persediaan Bahan Baku (BB04) Rp14.000.000
Persediaan Bahan Baku (BB04) Rp18.500.000
15/12 Beban Overhead Pabrik Rp18.000.000
Akumulasi Beban Overhead Pabrik Rp18.000.000
31/12 Perlengkapan Rp3.500.000
Gaji Kebersihan Rp1.750.000
Biaya Listrik Rp1.400.000
Beban Perawatan Ducting Rp1.900.000
Sewa Gudang Rp4.600.000
Akumulasi Depresiasi Mesin Pabrik Rp2.500.000
Beban Overhead Pabrik Rp15.650.000
31/12 Job #A2 - Biaya Produksi Rp8.750.000
Job #A3 - Biaya Produksi Rp5.250.000
Job #A4 - Biaya Produksi Rp2.400.000
Persediaan Barang Jadi (Job #A2, #A3, #A4) Rp16.400.000
Persediaan Bahan Baku (BB12, BB04) Rp18.500.000
Beban Upah Rp36.475.000
Kas Rp36.475.000
Catatan:
Persediaan Bahan Baku (BB12) = Bahan baku langsung berupa plastik ABS
Persediaan Bahan Baku (BB04) = Bahan baku langsung berupa lightsync RGB
Job #A1, Job #A2, Job #A3, Job #A4 = kode project pemesanan CPU dari
beberapa pihak
Beban Overhead Pabrik = biaya produksi selain bahan baku langsung dan
biaya upah, yang terdiri dari tarif overhead yang ditetapkan atas dasar jam
kerja mesin
Akumulasi Beban Overhead Pabrik = akumulasi beban overhead pabrik selama
bulan Desember
2. Saudara diminta membuat Laporan Kos Dibebankan Bulan Januari Tahun 2024 dengan
menggunakan metode FIFO untuk Departemen Pewarnaan! Saudara juga diminta
mencantumkan Kos/Unit masing-masing untuk Bahan Baku, Tenaga Kerja, dan Overhead!
Jawaban :
Untuk membuat laporan kos dibebankan bulan Januari Tahun 2023 dengan menggunakan
metode FIFO untuk Departemen Pemasangan Memori SSD, pertama-tama kita perlu
menentukan jumlah unit yang diproduksi dan kos per unit untuk setiap jenis biaya.
1. Menentukan Jumlah Unit yang Diproduksi:
Barang Dalam Proses Awal: 1.250 unit
Jumlah yang Dimasukkan di Bulan Januari 2023: 4.000 unit
Barang Dalam Proses Akhir: 1.450 unit
Jumlah Unit yang Diproduksi: (Barang Dalam Proses Awal + Jumlah yang
Dimasukkan - Barang Dalam Proses Akhir) = (1.250 + 4.000 - 1.450) = 3.800 unit
2. Menentukan Kos Per Unit untuk Setiap Jenis Biaya:
Bahan Baku:
Kos dari Departemen Sebelumnya: Rp. 436.000 x 75% = Rp.
327.000
Kos Ditambahkan: Rp. 908.000
Total Kos Bahan Baku: (Kos dari Departemen Sebelumnya + Kos
Ditambahkan) = (Rp. 327.000 + Rp. 908.000) = Rp. 1.235.000
Kos Per Unit Bahan Baku: (Total Kos Bahan Baku / Jumlah Unit yang
Diproduksi) = (Rp.1.235.000 / 3.800) = Rp. 325 per unit
Tenaga Kerja:
Kos dari Departemen Sebelumnya: Rp. 103.000 x 35% = Rp. 36.050
Kos Ditambahkan: Rp. 360.000
Total Kos Tenaga Kerja: (Kos dari Departemen Sebelumnya + Kos
Ditambahkan) = (Rp. 36.050 + Rp. 360.000) = Rp. 396.050
Kos Per Unit Tenaga Kerja: (Total Kos Tenaga Kerja / Jumlah Unit
yang Diproduksi) = (Rp. 396.050 / 3.800) = Rp. 104,22 per unit
Overhead:
Kos dari Departemen Sebelumnya: Rp. 246.000 x 70% = Rp.
172.000
Kos Ditambahkan: Rp. 451.000
Total Kos Overhead: (Kos dari Departemen Sebelumnya + Kos
Ditambahkan) = (Rp. 172.000 + Rp451.000) = Rp. 623.000
Kos Per Unit Overhead: (Total Kos Overhead / Jumlah Unit yang
Diproduksi) = (Rp. 623.000 / 3.800) = Rp. 163,95 per unit
3. Membuat Laporan Kos Dibebankan Bulan Januari Tahun 2023: Departemen
Pemasangan Memori SSD
Biaya Jumlah Kos/Unit Total Kos
Bahan Baku 4.000 Rp. 325 Rp. 1.300.000
Tenaga Kerja 4.000 Rp. 104,22 Rp. 416.880
Overhead 4.000 Rp. 163,95 Rp. 655.800
Total Rp. 2.372.680
Dari tabel di atas, dapat dilihat bahwa total kos dibebankan untuk Departemen Pewarnaan
pada bulan Januari Tahun 2024 sebesar Rp. 2.372.680. Kos per unit untuk bahan baku
adalah Rp. 325, untuk tenaga kerja adalah Rp. 104,22, dan untuk overhead adalah Rp.
163,95.
3. Saudara diminta membuat Laporan Kos Dibebankan Bulan Januari Tahun 2024 dengan
menggunakan metode FIFO untuk Departemen Pewarnaan! Saudara juga diminta
mencantumkan Kos/Unit masing-masing untuk Bahan Baku, Tenaga Kerja, dan Overhead!
Untuk menggunakan metode rata-rata, kita perlu menghitung terlebih dahulu biaya total dan
jumlah unit yang ada di Departemen Pewarnaan. Berdasarkan data yang diberikan, kita dapat
menghitung sebagai berikut :
Biaya total di Departemen Pewarnaan:
Bahan Baku: Rp. 436.000 (Kos dari departemen sebelumnya) + Rp. 908.000
(Kos ditambahkan) = Rp. 1.344.000
Tenaga Kerja: Rp. 103.000 (Kos dari departemen sebelumnya) + Rp. 360.000
(Kos ditambahkan) = Rp. 463.000
Overhead: Rp. 246.000 (Kos dari departemen sebelumnya) + Rp. 451.0000
(Kos ditambahkan) = Rp. 697.000
Jumlah unit di Departemen Pewarnaan:
Barang dalam proses awal: 1.250 unit
Barang yang dimasukkan pada Januari 2024: 4.000 unit
Total unit yang tersedia: 1.250 + 4.000 = 5.250 unit
Barang dalam proses akhir: 1.450 unit
Barang dalam proses ditransfer: 3.800 unit
Kita dapat menggunakan biaya total dan jumlah unit ini untuk menghitung kos
per unit menggunakan metode rata-rata:
Kos per unit untuk Bahan Baku:
(Rp1.344.00 + 75% x biaya awal) / (5.250 unit + 75% x 1.250 unit) = (Rp1.344.000
+ Rp. 327.000) / 6.187,5 unit = Rp. 270,1 /unit
Kos per unit untuk Tenaga Kerja:
(Rp. 463.000 + 35% x biaya awal) / (5.250 unit + 35% x 1.250 unit) = (Rp651.000 +
38.050) / 5.687,5 unit = Rp. 121,15/unit
Kos per unit untuk Overhead:
(Rp. 697.000 + 70% x biaya awal) / (5.250 unit + 70% x 1.250 unit) = (Rp.697.000 + Rp..
172.200) / 6.125 unit = Rp. 141,91/unit
Dengan menggunakan kos per unit ini, kita dapat membuat Laporan Kos Dibebankan untuk
Departemen Pewarnaan sebagai berikut:
Laporan Kos Dibebankan untuk Departemen Pewarnaan (metode rata-rata)
Bahan Baku Tenaga Kerja Overhead
Barang dalam proses awal - - -
Barang yang dimasukkan Rp. 270,1 Rp. 121,15 Rp. 141,91
Total Rp. 270,1 Rp. 121,15 Rp. 141,91
Barang dalam proses akhir - - -
Barang dalam proses ditransfer Rp. 270,1 Rp. 121,15 Rp. 141,91
Total Rp. 270,1 Rp. 121,15 Rp. 141,91
Catatan:
Kos per unit dihitung menggunakan metode rata-rata. Biaya awal untuk setiap departemen
dihitung dengan menjumlahkan kos dari departemen sebelumnya dengan jumlah barang dalam
proses awal dikali persentase kosnya.
Untuk Departemen Pemasangan Memori SSD, biaya awal sebesar:
Bahan Baku: Rp 0 (dari departemen sebelumnya) + (1.250 unit x 75% x Rp. 436.000) = Rp
Tenaga Kerja: Rp 0 (dari departemen sebelumnya) + (1.250 unit x 35% x Rp 193.000) = Rp
Overhead: Rp 0 (dari departemen sebelumnya) + (1.250 unit x 70% x Rp 316.000) = Rp
Total biaya awal untuk Departemen Pemasangan Memori SSD = Rp 719.125
Selanjutnya, kita dapat menghitung rata-rata kos per unit untuk setiap elemen biaya dengan
menggunakan rumus:
Rata-rata kos per unit = (Kos awal + Kos ditambahkan) / (Jumlah barang dalam proses awal +
Jumlah barang yang dimasukkan)
Bahan Baku: (Rp 421.500 + Rp 1.060.000) / (1.250 unit + 4.000 unit) = Rp 211.933,33
Tenaga Kerja: (Rp 60.625 + Rp 458.000) / (1.250 unit + 4.000 unit) = Rp 89.541,67
Overhead: (Rp 237.000 + Rp 571.000) / (1.250 unit + 4.000 unit) = Rp 124.541,67
Dengan demikian, laporan kos dibebankan untuk Departemen Pemasangan
Memori SSD dengan menggunakan metode rata-rata adalah sebagai berikut:
Elemen Biaya Kos Per Unit Jumlah Barang Total Kos Dibebankan
Bahan Baku Rp 211.933 4.000 unit Rp 847.732
Tenaga Kerja Rp 89.542 4.000 unit Rp 358.168
Overhead Rp 124.542 4.000 unit Rp 498.168
Total kos dibebankan untuk Departemen Pemasangan Memori SSD adalah Rp 1.704.068.