0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan43 halaman

RPP PPKn: Pelanggaran HAM dan Kewajiban

rpp

Diunggah oleh

Siti aisyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
5 tayangan43 halaman

RPP PPKn: Pelanggaran HAM dan Kewajiban

rpp

Diunggah oleh

Siti aisyah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1

2
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP
PPKn
2023/2024

Nama sekolah : SMK MA’ARIF HUSNUL KHATIMAH


Mata Pelajaran : PPKn
Kelas/ Semester : XII/ 1 Tahun Pelajaran
: 2023/2024
Materi Pokok/ Tema : Pert emuan pert ama Kasus-kasus Pelanggaran Hak
Asasi Manusia dan PengingkaranKewajiban warga negara dalam kehidupan
berbangsa dan bernegara.
Pertemuan Kedua Upaya penanganan hak dan pengingkaran warga Negara
Alokasi Waktu : 2 X 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI..1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI..2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-
jawab, responsif,dan proaktif melalui keteladanan, pemberian nasihat,
penguatan, pembiasaan, dan pengkondisian secara berkesinambungan
serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
sosial
dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalampergaulan dunia
KI. 3 Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif sesuai
dengan bidang dan lingkup kajian Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan pada tingkat teknis, spesifik,detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian
dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional,
dan internasional
KI.4 Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang kajian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas
yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara
efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan
solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di
bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru,
membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah
konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta
mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung

3
B. Kompetensi Dasar Dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Komptensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.1Menganalisis nilai- Pertemuan Pertama
nilai
Pancasila terkait dengan 3.1.1 Mengidentifikasi kasus- kasus
kasus- kasus pelanggaran pelanggaran hak dan pengingkaran
hak asasi manusia dan kewajiban warga negara dari berbagai
pengingkaran kewajiban sumber
warga negaradalam 3.1.2 Mengidentifikasi dengan penuh
kehidupan
tanggung jawab menggunakan
berbangsadan bernegara high- order thinking skills
(HOTS)tentang Kasus- kasus
pelanggaran hak dan pengingkaran
kewajiban warga negara
3.1.3 Mendeskripsikan faktor-faktor
penyebab kasus pelanggaran hak
warga negara
3.1.4 Menganalisis contoh kasus
pengingkaran kewajiban warga negara
Pertemuan Kedua
3.1.5 Menganalisis upaya
penanganan pelanggaran hak
dan pengingkaran kewajiban
warga negara
3.1.6 Menjelaskan data dari berbagai
sumber dengan penuh rasa tanggung
jawab tentang Kasus- kasus
pelanggaran hak dan pengingkaran
kewajiban warga negara
3.1.7 Menganalisis dan menyimpulkan
kasus- kasuspelanggaran hak dan
pengingkaran kewajiban warga
negara.
3.1.8 Menalar hasil analisis kasus
pelanggaran hak dan pengingkaran
kewajiban sebagai warga negara
beserta solusinya sesuai dengan nilai-
nilai Pancasila.
4.1Menyaji hasil analisis 4.1.1 Menyajikan hasil pengumpulan data
nilai-
secara bertanggung jawab dalam
nilai Pancasila terkait
dengan kasus- kasus bentuk display atau power point
pelanggaran hak tentang kasus- kasus pelanggaran hak
asasimanusia dan dan pengingkaran kewajiban warga
pengingkaran kewajiban negara.
warga negara dalam
4.1.2 Mempersentasekan hasil analisis
4
kehidupan berbangsa dan kasus- kasuspelanggaran hak dan
bernegara pengingkaran kewajiban warga
Negara beserta solusinya sesuai
dengan nilai-nilai pancasila
4.1.3 Menyanjikan hasil diskusi tentang
kasus pelanggaran hak dan
pengingkaran kewajiban

5
C. Tujuan Pembelajaran

Selama mengikuti proses pembelajaran dengan Problem Based Learning


peserta didik dapat:
Pertemuan Pertama
1. Mengidentifikasi kasus- kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara dari
berbagai sumber
2. Mengidentifikasi dengan penuh tanggung jawab menggunakan high-order thinking skills
(HOTS)tentang Kasus- kasus pelanggaran hak danpengingkaran kewajiban warga negara
3. Mendeskripsikan faktor-faktor penyebab kasus pelanggaran hak warga negara
4. Menganalisis contoh kasus pengingkaran kewajiban warga negara

Pertemuan kedua

1. Menganalisis upaya penanganan pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara
2. Menjelaskan data dari berbagai sumber dengan penuh rasa tanggung jawab tentang
Kasus- kasuspelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara
3. Menganalisis dan menyimpulkan kasus- kasuspelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban
warga negara.
4. Menalar hasil analisis kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban sebagai warga negara
beserta solusinya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila

E. Materi Pembelajaran
Materi Pembelajaran Bab
1
1. Kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara.
a. Penyebab terjadinya pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara.
b. Kasus pelanggaran hak warga negara.
c. Kasus pengingkaran kewajiban warga negara.
2. Penanganan pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga.
a. Upaya pemerintah dalam penanganan kasus pelanggaran hak dan
pengingkaran kewajiban warga negara.
b. Membangun partisipasi masyarakat dalam pencegahan terjadinya pelanggaran
hak dan kewajiban warga negara.

[Link] Pembelajaran
1) Pendekatan : Saintifik
2) Model Pembelajaran : Discovery learning, Problem Based Learning (PBL)
3) Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran
[Link]
Pembelajaran
Media :
 Worksheet atau lembar kerja (siswa)
 lembar penilaian
 Cetak: buku, modul, brosur, leaflet, dan gambar.
 Manusia dalam lingkungan: guru, pustakawan, laboran

[Link]/Bahan :
 Penggaris, spidol, papan tulis
 Laptop & infocus

G. Kegiatan
Pembelajaran 2 X 45
Menit
Langkah-langkah Pertemuan Pertama
Langkah Sintak Model Deskripsi Kegiatan Alokasi
Pembelajaran Pembelajaran Waktu
Kegiatan Orientasi PENGUATAN 10 Mnt
Pendahulu PENDIDIKAN
an KARAKTER(PPK)
 Guru mempersiapkan suasana
belajar yang menyenangkan.
 Guru meminta salah satu siswa
untuk memimpin doa
sesuai denganagamanya masing-
masing
 Guru menyampaikan indikator
pencapaian kompetensi yang
akandicapai dan manfaatnya
dalam kehidupan sehari-hari.
 Guru menyampaikan garis besar
cakupan materi, yaitu substansi
hakdan kewajiban warga negara
dalam nilai dasar Pancasila.
 Guru menyampaikan kegiatan
yang
akan dilakukan,
yaitu
diskusikelompok.
Aperpepsi  Mengaitkan 5 Menit
materi/tema/kegiatan
pembelajaran yang akan
dilakukan dengan pengalaman
peserta didik dengan
materi/tema/kegiatan
sebelumnya
 Mengingatkan kembali
materi prasyarat dengan
bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang
ada keterkaitannya dengan
pelajaran
yang akan dilakukan
Motivasi  Memberikan gambaran 10 Menit
tentang manfaat
mempelajari pelajaran yang
akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek
ini kerjakan dengan baik
dan
sungguh-sungguh ini dikuasai
dengan baik, maka peserta
didik
diharapkan dapat
menjelaskan tentang materi
:
 Konsep Hak dan
Kewajiban Asasi
Manusia
 Menyampaikan tujuan
pembelajaran pada
pertemuan yang
berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Kegiatan Inti Stimulation(stimullasi/ LITERASI 40 Menit
pemberian rangsangan  Siswa dibagi menjadi beberapa
kelompok masing-masing
berjumlah5–6 orang.
 2) Siswa diminta untuk mengamati
dengan membaca Bab 1, Subbab
B:materi hak dan kewajiban warga
negara dalam nilai dasar Pancasila.
 3) Guru memberikan informasi
tambahan terkait dengan substansi
hakdan kewajiban warga negara
dalam Pancasila.
 4) Guru memberikan stimulasi
dengan mengajukan
pertanyaanpertanyaanyang dapat
menghadapkan siswa pada kondisi
internalyang mendorong eksplorasi
Problem statemen 10 Menit
(pertanyaan/identifikasi  Siswa secara kelompok mengidentifi
masalah kasi sekaligus mencatatpertanyaan
yang ingin diketahui berkaitan
dengan substansi hak dankewajiban
warga negara dalam Pancasila. Guru
membimbing danterus mendorong
siswa untuk terus menggali rasa ingin
tahu dengan
mengisi daftar pertanyaan sebagai
berikut:
 Guru memberi motivasi dan
penghargaan bagi kelompok
yangmenyusun pertanyaan
terbanyak dan sesuai dengan
IndikatorPencapaian Kompetensi.
Guru mengamati keterampilan siswa
secaraperorangan dan kelompok
dalam menyusun pertanyaan
 membaca dari berbagai sumber lain
yangrelevan, media massa, internet,
web atau media sosial lainnya,
danmengumpulkan informasi untuk
mengerjakan Tugas Mandiri 1.2,yaitu
mengidentifi kasi jenis hak dan
kewajiban warga negara yangterkait
dengan nilai dasar Pancasila.
 Peran guru dalam kegiatan ini adalah;
a) Menyediakan berbagai sumber
belajar seperti buku teks siswadan
buku referensi lain.
b) Menjadi sumber belajar bagi siswa
dengan memberikankonfi rmasi
atas jawaban siswa, atau
menjelaskan jawabanpertanyaan
kelompok yang tidak terjawab.
c) Menunjukkan buku atau sumber
belajar lain yang dapat
dijadikanreferensi untuk
menjawab pertanyaan.

Data processing  Siswa mencari informasi dan 5 Menit


pengolahan Data mendiskusikan jawaban atas
pertanyaanyang disusun dengan
 Siswa berdiskusi dalam kelompoknya
untuk mendapatkanpendalaman
pemahaman materi, menganalisis dan
menyimpulkaninformasi yang didapat
terkait dengan substansi hak dan
kewajibanwarga negara dalam dalam
nilai dasar Pancasila, serta
menyusunlaporan secara tertulis.
 Siswa menyusun laporan hasil
analisisnya. Laporan disusun
secarakelompok dan individu untuk
dikumpulkan pada akhir pertemuan
ini.

Generali zation  Siswa secara acak (2–3 orang) 5 Menit


(menarik kesimpulan) diminta untuk
mempresentasikan hasil diskusi
kelompoknya. Siswa yang lain
diminta untuk menanggapi atau
melengkapi hasilpresentasi
tersebut
 Gurumemberikan konfi
rmasi/penguatan atas jawaban
siswa
Kegiatan PENGUATAN PENDIDIKAN 5 Menit
Penutup KARAKTER
 Siswa melakukan refl eksi dan
menyimpulkan materi yang
telahdibahas pada pertemuan
ini.
 Guru menyampaikan informasi
kegiatan untuk pertemuan
berikutnya
 Guru dan siswa menutup kegiatan
dengan mengucapkan
Langkah-langkah Pertemuan kedua
Langkah Sintak Model Deskripsi Kegiatan Alokasi
Pembelajar Pembelajaran Waktu
an
Kegiatan Orientasi .Penguatan Pendidikan Karakter 10 Menit
Pendahulu (PPK)
an  Guru mempersiapkan suasana
belajar yang menyenangkan.
 Guru meminta salah satu siswa
untuk memimpin doa sesuai
denganagamanya masing-masing
 Guru menyampaikan garis besar
cakupan materi dan kegiatan
yang Akan dilakukan
Apersepsi  Guru mendiskusikan materi yang 5 Menit
sudah dipelajari dan
dikembangkansebelumnya yaitu
tentang substansi hak dan
kewajiban warga negaradalam
nilai instrumental Pancasila dan
mengaitkan dengan materi
yangakan dipelajari yaitu
substansi hak dan kewajiban
warga negara dalamnilai praksis
Pancasila
 Guru mendiskusikan kompetensi
yang akan dicapai dan
manfaatnyadalam kehidupan
sehari- hari.
Motivasi  Memberikan gambaran tentang 10 Menit
manfaat mempelajari pelajaran
yang akan dipelajari dalam
kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek ini
kerjakan dengan baik dan
sungguh-sungguh ini dikuasai
dengan baik, maka peserta
didik diharapkan dapat
menjelaskan tentang materi :
Penanganan pelanggaran hak
dan pengingkaran kewajiban
warga
 Menyampaikan
tujua pembelajara pada
pertemuan yang berlangsung

Kegiatan Inti LITERASI 40 Menit


 Siswa dibagi menjadi
beberapa kelompok masing-
masing berjumlah5–6 orang.
 Siswa diminta untuk
mengamati dengan
membaca Bab 1, Sub bab
B
materi substansi hak dan kewajiban
warga negara dalam nilai praksissila-
sila Pancasila
Data processing 10 Menit
(pengolahan Data  Guru memberikan informasi
tambahan terkait dengan substansi
hak dankewajiban warga negara
dalam nilai praksis Pancasila.
 Guru memberikan stimulasi
dengan mengajukan pertanyaan-
pertanyaanyang dapat
menghadapkan siswa pada kondisi
internal yang mendorong
eksplorasi.
 Siswa secara kelompok
mengidentifikasi sekaligus
mencatat pertanyaanyang ingin
diketahui berkaitan dengan
substansi hak dan
kewajibanwarga negara dalam
nilai
praksis Pancasila.

 Guru memberi motivasi dan


penghargaan bagi kelompok yang
menyusun pertanyaan terbanyakdan
sesuai dengan Indikator Pencapaian
Kompetensi.
 Guru mengamati keterampilan
siswa secara perorangan
dankelompok dalam
menyusun
Pertanyaan
Generali zation Literasi,Collaboration 5 Menit
(menarik kesimpulan  Siswa mencari informasi dan
mendiskusikan jawaban atas
pertanyaanyang disusun dengan
membaca dari berbag sumber lain
yang relevan,media massa,
internet, web atau media sosial
lainnya.
Literasi, Collaboration, Critical
Thinking
 Peran guru dalam kegiatan ini
adalah;
a) Menyediakan berbagai sumber
belajar seperti buku teks siswa
danbuku referensi lain.
b) Menjadi sumber belajar bagi
siswa dengan memberikan konfi
rmasi atas jawaban siswa, atau
menjelaskan jawaban
pertanyaan kelompokyang tidak
terjawab.
c) Menunjukkan buku atau sumber
belajar lain yang dapat dijadikan
referensi untuk menjawab
pertanyaan.
 Siswa berdiskusi dalam
kelompoknya untuk mendapatkan
pendalaman pemahaman materi,
menganalisis dan menyimpulkan
informasi yangdidapat terkait
dengan substansi hak dan kewajiban
warga negara dalamdalam nilai
praksis Pancasila, serta menyusun
laporan secara tertulis.

Generali zation Communication 5 Menit


(menarik kesimpulan  Siswa secara bergantian
mempresentasikan hasil diskusi
[Link] dari kelompok
lain memberikan tanggapan atas
hasil presentasidari kelompokpenyaji

 Guru memberikan konfi rmasi


terhadap hasil presentasi setiap
[Link] diskusi kelompok
dikumpulkan untuk mendapatkan
penilaian
Kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter 5 Menit
Penutup (PPK)
 Siswa melakukan refleksi dan
menyimpulkan materi yang
telah dibahas pada pertemuan
ini.
 Guru menyampaikan informasi
kegiatan untuk pertemuan
berikutnyayaitu akan membahas
kasus pelanggaran hak dan
pengingkarankewajiban warga
negara.
 Guru dan siswa menutup
kegiatandengan membaca doa
sesuai kepercayaan dan
keyakinan masing-masing
serta mengucapkan rasa syukur
kepada Tuhan Yang Maha
Esa bahwa pertemuan kali ini
telah berlangsung dengan
lancar

Penilaian proses pembelajaran


 Penilaian sikap
Obsevasi Siswa
 Pngetahuan
Tes Tertulis dan Penugasan
 Keterampilan
Teknik :observasi
bentuk Instrumen :
Jurnal

Polewali, 2024
Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

ST. AISYA, [Link]


NIP:
LAMPIRAN :

MATERI

Kasus pelanggaran hakdan pengingkaran kewajiban warga negara


A. Makna Hak dan Kewajiban Warga Negara
Hak asasi manusia adalahhak yang melekat pada diri setiappribadi manusia. Karena itu,
hak asasi manusia itu berbeda daripengertian hak warga negara.
Hak warga negara merupakanseperangkat hak yang melekatdalam diri manusia
dalamkedudukannya sebagai anggota darisebuah negara. Hak asasi sifatnyauniversal,
tidak terpengaruh statuskewarganegaraan seseorang. Akantetapi, hak warga negara
dibatasi oleh status [Link] kata lain, tidak semuahak warga negara
adalah hak asasi manusia. Akan tetapi dapat dikatakan bahwa semua hak asasi
manusiajuga merupakan hak warga negara. Misalnya hak setiap warga
negara untuk menduduki jabatan dalam pemerintahan Republik Indonesia
adalah hanya hakwarga negara Indonesia saja ketentuan ini, tidak berlaku bagi orang
yangbukan warga negara Indonesia Bagaimana dengan konsep kewajiban warga negara?
Kewajiban secarasederhana dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang harus
dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, kewajiban warga
negaradapat diartikan sebagai tindakan atau perbuatan yang harus dilakukan oleh seorang
warga negara sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang undangan yang berlaku.
Apa yang membedakannya dengan kewajiban asasi?
Kewajiban asasi merupakan kewajiban dasar setiap orang. Dengan katalain, kewajiban
asasi terlepas dari status kewarganegaraan yang dimilikioleh orang tersebut. Sementara
itu, kewajiban warga negara dibatasi olehstatus kewarganegaraan seseorang. Akan tetapi,
konsep kewajiban warganegara memiliki cakupan yang lebih luas, karena meliputi pula
kewajibanasasi. Misalnya, di Indonesia menghormati hak hidup merupakan
kewajibansetiap orang terlepas apakah ia warga negara Indonesia atau bukan.
Adapunkewajiban bela negara hanya merupakan kewajiban warga negara
Indonesia,sementara warga negara asing tidak dikenakan kewajiban [Link] dan
kewajiban warga negara merupakan dua hal yang saling [Link] memiliki
hubungan kausalitas atau hubungan sebab [Link] mendapatkan hak karena
kewajibannya dipenuhi. Misalnya,seorang pekerja mendapatkan upah, setelah
melaksanakan pekerjaan yangmenjadi kewajibannya. Selain itu, hak yang didapatkan
seseorang sebagai akibat dari kewajiban yang dipenuhi oleh orang lain. Misalnya,
seorangpelajar mendapatkan ilmu pengetahuan pada mata pelajaran tertentu, sebagaisalah
satu akibat dari dipenuhinya kewajiban oleh guru, yaitu melaksanakankegiatan
pembelajaran di kelas. Hak dan kewajiban warga negara juga tidak dapat dipisahkan
karena bagaimanapun darikewajiban itulah muncul hak dan begitupun [Link]
tetapi, sering terjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. Misalnya,
setiap warga negara berhak atas perkerjaan dan penghidupan yang layak. Meski menjadi
hak, tetapi pada kenyataannya,banyak warga negara belum merasakan kesejahteraan
dalam menjalani kehidupannya. Hal ini disebabkan oleh ketidak seimbangan antara hak
dan kewajiban. Apabila keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangan sosial yang
berkepanjangan.

Hak dan kewajiban warga negara dalam nilai praksis Pancasila dapat terwujud apabila
nilai- nilai dasar dan instrumental dari Pancasila itu sendiri dapat dilaksanakan dalam
kehidupan sehari-hari oleh seluruh warga negara.
Oleh sebab itu, setiap warga negara harus menunjukkan sikap positif dalamkehidupan
sehari- hari.

No Sila Pancasila Sikap Positif yang Ditunjukkan


1 Ketuhanan Yang Maha Esa a. Hormat-menghormati dan bekerjasama antar umat
beragama sehingga terbina kerukunan hidup.
b. Saling menghormati kebebasan beribadah sesuai dengan
agama dan kepercayaannya.
c. Tidak memaksakan suatu agamadan kepercayaan
kepada oranglain.
2 Kemanusian yang Adil dan a. Mengakui persamaan derajat,hak dan kewajiban antara
Beradab sesamemanusia.
b. Saling mencintai sesama manusia.
c. Tenggang rasa kepada orang lain.
d. Tidak semena-mena kepada oranglain.
e. Menjunjung tinggi nilai-nilaikemanusiaan.
f. Berani membela kebenaran dankeadilan.
g. Hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa
lain.
3 Persatuan Indonesia a. Menempatkan persatuan, kesatuan,kepentingan, dan
keselamatanbangsa dan negara di ataskepentingan
pribadi atau golongan.
b. Rela berkorban untuk kepentinganbangsa dan negara .
c. Cinta tanah air dan bangsa.
d. Bangga sebagai Bangsa Indonesiadan ber-Tanah Air
Indonesia.
e. Memajukan pergaulan demipersatuan dan kesatuan
bangsayang ber-Bhinneka Tunggal Ika.
4 Kerakyatan yang Dipimpin a. Mengutamakan kepentingannegara dan masyarakat.
oleh Hikmat Kebijaksanaan b. Tidak memaksakan kehendakkepada orang lain.
dalam Permusyawaratan/ c. Mengutamakan musyawarahdalam mengambil
Perwakilan keputusan untukkepentingan bersama.
d. Menerima dan melaksanakansetiap keputusan
musyawarah.
e. Mempertanggungjawabkan setiapkeputusan
musyawarah secaramoral kepada Tuhan Yang Maha Esa
5 Keadilan Sosial bagi Seluruh a. Menjaga keseimbangan antara hakdan kewajiban.
Rakyat Indonesia b. Menghormati hak-hak orang lain.
c. Suka memberi pertolongan kepadaorang lain.
d. Menjauhi sikap pemerasan kepadaorang lain.
e. Menjauhi sifat boros dan gayahidup mewah.
f. Rela bekerja keras.
g. Menghargai hasil karya orang lain.
A. Kasus Pelanggaran Hak dan PengingkaranKewajiban Warga Negara
1. Penyebab Terjadinya Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban
Warga Negara
Pelanggaran hak warga negara terjadi ketika warga negara tidak dapatmenikmati atau
memperoleh haknya sebagaimana yang ditetapkan olehundang-undang. Pelanggaran hak
warga negara merupakan akibat dari adanyapelalaian atau pengingkaran terhadap
kewajiban baik yang dilakukan olehpemerintah maupun oleh warga negara sendiri.
Misalnya, kemiskinan yang
masih menimpa sebagian masyarakat Indonesia. Hal itu dapat disebabkanprogram
pembangunan tidak berjalan sebagaimana mestinya. Atau, biasjuga disebabkan oleh
perilaku warga negara sendiri yang tidak mempunyaiketerampilan sehingga kesulitan
mendapatkan pekerjaan yang [Link] hak dan pengingkaran kewajiban warga
negara di antaranyadisebabkan oleh faktor-faktor berikut.
a. Sikap egois atau terlalu mementingkan diri sendiri.
Sikap ini akan menyebabkan seseorang selalu menuntut haknya, sementarakewajibannya
sering diabaikan. Seseorang yang mempunyai sikap seperti ini akan menghalalkan segala
cara supaya haknya bisa terpenuhi, meskipuncaranya tersebut dapat melanggar hak orang
lain.
b. Rendahnya kesadaran berbangsa dan bernegara.
Hal ini akan menyebabkan pelaku pelanggaran berbuat [Link] tidak mau tahu
bahwa orang lain pun mempunyai hak yang harusdihormati. Sikap tidak mau tahu ini
berakibat muncul perilaku atautindakan penyimpangan terhadap hak dan kewajiban
warga negara.
c. Sikap tidak toleran.
Sikap ini akan menyebabkan munculnya saling tidak menghargai dan tidakmenghormati
atas kedudukan atau keberadaan orang lain. Sikap ini padaakhirnya akan mendorong
orang untuk melakukan pelanggaran kepadaorang lain.
d. Penyalahgunaan kekuasaan.
Di dalam masyarakat terdapat banyak kekuasaan yang berlaku. Kekuasaandi sini tidak
hanya menunjuk pada kekuasaan pemerintah, tetapi jugabentuk-bentuk kekuasaan lain
yang terdapat di dalam masyarakat. Salahsatu contohnya adalah kekuasaan di dalam
perusahaan. Para pengusaha
yang tidak memperdulikan hak-hak buruhnya jelas melanggar hak warganegara. Oleh
karena itu, setiap penyalahgunaan kekuasaan mendorongtimbulnya pelanggaran hak dan
kewajiban warga negara.
e. Ketidaktegasan aparat penegak hukum.
Aparat penegak hukum yang tidak bertindak tegas terhadap setiappelanggaran hak dan
pengingkaran kewajiban warga negara, tentu sajaakan mendorong timbulnya pelanggaran
lainnya. Penyelesaian kasuspelanggaran yang tidak tuntas akan menjadi pemicu bagi
munculnya kasuskasuslain. Para pelaku cenderung mengulangi perbuatannya,
dikarenakanmereka tidak menerima sanksi yang tegas atas perbuatannya itu. Selain
haltersebut, aparat penegak hukum yang bertindak sewenang- wenang jugamerupakan
bentuk pelanggaran terhadap hak warga negara dan menjadicontoh yang tidak baik, serta
dapat mendorong timbulnya pelanggaran
yang dilakukan oleh masyarakat.
f. Penyalahgunaan teknologi.
Kemajuan teknologi dapat memberikan pengaruh yang positif, tetapibisa juga
memberikan pengaruh negatif bahkan dapat memicu timbulnyakejahatan. Anda tentunya
pernah mendengar terjadinya kasus penculikanyang berawal dari pertemanan dalam
jejaring sosial. Kasus tersebut
menjadi bukti apabila kemajuan teknologi tidak dimanfaatkan untukhal-hal yang sesuai
aturan, tentu saja akan menjadi penyebab timbulnyapelangaran hak warga negara. Selain
itu juga, kemajuan teknologidalam bidang produksi ternyata dapat menimbulkan dampak
negatif,
misalnya munculnya pencemaran lingkungan yang bisa mengakibatkanterganggunya
kesehatan manusia.
2. Kasus Pelanggaran Hak Warga Negara
Anda tentunya pernah melihat para anak jalanan sedang mengamen diperempatan jalan
raya. Mungkin juga Anda pernah didatangi pengemis yangmeminta sumbangan. Nah,
anak jalanan dan pengemis merupakan salah satugolongan warga negara yang kurang
beruntung, karena tidak bisa mendapatkanhaknya secara utuh. Kondisi yang mereka
alami salah satunya disebabkan oleh terjadinya pelanggaran terhadap hak mereka sebagai
warga negara, misalnyapelanggaran terhadap hak mereka untuk mendapatkan pendidikan
sehinggamereka menjadi putus sekolah dan akibatnya mereka menjadi anak jalanan.
Pelanggaran terhadap hak warga negara bisa kita lihat dari kondisi yangsaat ini terjadi
misalnya sebagai berikut.
a. Proses penegakan hukum masih belum optimal dilakukan, misalnyamasih terjadi
kasus salah tangkap, perbedaan perlakuan oknum aparatpenegak hukum terhadap
para pelanggar hukum dengan dasar kekayaanatau jabatan masih terjadi, dan
sebagainya. Hal itu merupakan bukti hwa amanat Pasal 27 ayat (1) UUD NRI
Tahun 1945 yang menyatakan“Segala warga negara bersamaan kedudukannya di
dalam hukum danpemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan
itu dengantidak ada kecualinya” belum sepenuhnya dilaksanakan.
b. Saat ini, tingkat kemiskinan dan angka pengangguran di negara kitamasih cukup
tinggi, padahal Pasal 27 ayat (2) UUD NRI Tahun 1945mengamanatkan bahwa
“Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaandan penghidupan yang layak bagi
kemanusiaan”.
c. Makin merebaknya kasus pelanggaran hak asasi manusia seperti
pembunuhan, pemerkosaan, kekerasan dalam rumah tangga, dansebagainya. Padahal,
Pasal 28A–28J UUD NRI Tahun 1945 menjaminkeberadaan Hak Asasi Manusia.
d. Masih terjadinya tindak kekerasan mengatasnamakan agama,
misalnyapenyerangan tempat peribadatan, padahal Pasal 29 ayat (2) UUD
NRITahun 1945 menegaskan bahwa “negara menjamin kemerdekaan tiap-
tiappenduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk
beribadatmenurut agamanya dan kepercayaannya itu”.
e. Angka putus sekolah yang cukup tinggi mengindikasikan belum terlaksanasecara
sepenuhnya amanat Pasal 31 ayat (1) UUD NRI Tahun 1945 yangmenyatakan
bahwa “setiap warga negara berhak mendapat pendidikan”.
f. Pelanggaran hak cipta, misalnya peredaran VCD/DVD bajakan, perilakuplagiat
dalam membuat sebuah karya dan sebagainya.

Contoh-contoh yang diuraikan di atas membuktikan bahwa tidakterpenuhinya hak warga


negara dikarenakan adanya kelalaian ataupengingkaran dalam pemenuhan kewajiban
sebagaimana yang dipersyaratkandalam UUD NRI Tahun 1945 dan ketentuan perundang-
undangan lainnya. Hal-hal tersebut apabila tidak segera diatasi, dapat mengganggu
kelancaranproses pembangunan yang sedang dilaksanakan.
3. Kasus Pengingkaran Kewajiban Warga Negara
Anda tentunya sering membaca slogan “orang bijak taat pajak”. Slogansingkat
mempunyai makna yang sangat dalam, yaitu ajakan kepada setiapwarga negara untuk
memenuhi kewajibannya, salah satunya adalah membayarpajak. Kewajiban warga negara
bukan hanya membayar pajak, tetapi masihbanyak lagi bentuk lainnya seperti taat aturan,
menjunjung tinggi pemerintahan,dan bela negara. Kewajiban-kewajiban tersebut apabila
dilaksanakan akan mendukung suksesnya program pembangunan di negara ini serta
mendorongterciptanya keadilan, ketertiban, perdamaian, dan sebagainya.
Pada kenyataannya, saat ini, banyak terjadi pengingkaran terhadapkewajiban-kewajiban
warga negara. Dengan kata lain, warga negara banyakyang tidak melaksanakan
kewajibannya sebagaimana yang telah ditetapkanoleh undang-undang. Pengingkaran
tersebut biasanya disebabkan olehtingginya sikap egoisme yang dimiliki oleh setiap
warga

negara sehingga yang ada di pikirannya hanya sebatas bagaimana cara mendapat haknya,
sementarayang menjadi kewajibannya dilupakan. Selain itu, rendahnya kesadaranhukum
warga negara juga mendorong terjadinya pengingkaran kewajibanoleh warga negara.
Pengingkaran kewajiban warga negara banyak sekali bentuknya, mulaidari sederhana
sampai yang berat, di antaranya adalah sebagai berikut.

[Link] sampah sembarangan


[Link] aturan berlalu lintas, misalnya tidak memakai helm, mengemuditetapi tidak
mempunyai Surat Izin Mengemudi, tidak mematuhi ramburambulalu lintas, berkendara
tetapi tidak membawa Surat Tanda NomorKendaraan (STNK), dan sebagainya.
c. Merusak fasilitas negara, misalnya mencorat-coret bangunan milik
umum,merusak jaringan telepon.
d. Tidak membayar pajak kepada negara, seperti pajak bumi dan bangunan,pajak
kendaraan bermotor, retribusi parkir dan sebaganya.
e. Tidak berpartisipasi dalam usaha pertahanan dan keamanan negara,misalnya
mangkir dari kegiatan siskamling.
Pengingkaran kewajiban tersebut apabila tidak segera diatasi akan berakibatpada proses
pembangunan yang tidak lancar. Selain itu pengingkaran terhadapkewajiban akan
berakibat secara langsung terhadap pemenuhan hak warganegara.
1. Instrumen Penilaian dan Rubrik
a. Penilaian Pengetahuan
1) Kisi-kisi dan Soal
2. Instrumen Penilaian dan Rubrik
a. Penilaian Pengetahuan
2) Kisi-kisi dan Soal

Kompetensi IPK Indikator Soal Bentuk Soal Tes Kunci Jawaban Skor
Dasar Soal
3.1 Menganalisis 3.1.1 Mengidentifikasi 1. Peserta didik dapat Tes tulis1. Analisis pengertian1. - Hak adalah 10
nilai- nilai hakikat hak dan kewajiban menjelaskan hak dan sesuatu yang
Pancasila terkait warga negara. pengertian hak dan kewajiban ! harus didapatkan
dengan kasus- 3.1.2 Menganalisa kewajiban oleh setiap orang
kasus substansi hak dan 2. Kemukakan yang telah ada 10
pelanggaran hak kewajiban warga negara 2. Peserta didik dapat macam macam sejaklahir.
asasi manusia dalam nilai dasar Pancasila. menjelaskan dan kewajiban manusia -Kewajiban adalah
dan 3.1.3 Menganalisa memberikan contoh terhadap Tuhan segala sesuatu
pengingkaran substansi hak dan macam macam Yang Maha Esa ! yang harus
kewajiban warga kewajiban warga negara kewajiban manusia dilakukan. 10
negar dalam dalam nilai instrumental terhadap Tuhan 3. Analisis hubungan
kehidupan Pancasila. Yang Maha Esa antara warga 2. a) Berbakti serta
berbangsa dan 3.1.4 Menganalisa negara dan taat menjalankan
bernegara. substansi hak dan 3. Peserta didik dapat negara ! perintah Nya
kewajiban warga negara menjelaskan b) Menjauhi
dalam nilai praksis hubungan antara 4. Identifikasi hak semua 10
Pancasila. warga negara dan dan kewajiban laranganNya
3.1.3 Menganalisis faktor- negara warga negara c) Melaksanakan
faktor penyebab kasus dalam aspek ibadah setiap
pelanggaran hak warga 4. Peserta didik dapat ekonomi ! waktu
negara. menjelaskan hak 10
d) Bersyukur
dan kewajiban
3.1.5 Menganalisis 5. Kemukakan ketika
warga negara
contoh kasus pengingkaran macam macam hak memperoleh
dalam aspek
kewajiban warga negara. siswa di sekolah kebaikan
ekonomi
3.1.6 Menganalisis upaya 5. Peserta didik dapat (5)! sekecil
penanganan pelanggaran apapun.
menjelaskan
hak dan
macam macam hak
6. Berikan contoh
pengingkaran kewajiban
siswa di sekolah
bentuk 3. Warga negara
pengingkaran adalah rakyat
kewajiban warga yang menetap di
6. Peserta didik dapat
negara (5) ! suatu wilayah
tertentu,dalam
hubungandengan
negara,warga
negara memiliki
hubungan timbal
balik dengan
negara,warganeg
ara punya
kewajiban
terhadap negara
dan demikian
juga negara
mepunyaikewajib
an terhadap
warga negara.

4. Hak :a) Hak


mendapatkan
pekerjaan
b) Hak mendapat
upah/gaji
Kewajiban :
a) Kewajiban
untuk bekerja
dengan baik
b) Kewajiban
untuk
membayar
pajak

5. a) Mendapat
perlakuan yang
adil dari guru
b) Berhak
dilindungi dan
dijaga selama
mengikuti
kegiatan di
sekolah
c) Mendapat
apresiasi atas
prestasi yang
didapatkan
d) Berhak mendapat
nilai hasil belajar
e)
f) .
warga negara. menjelaskan dan 6. – Membuang sambah 10
3.1.7 Menganalisis memberikan 7. Sebutkan sembarangan
bentuk-bentuk partisipasi contoh bentuk Faktor yang – Melanggar aturan
masyarakat dalam pengingkaran menyebabkan berlalulintas
pencegahan terjadinya kewajiban warga terjadinya – Merusak fasilitas negara
pelanggaran hak dan negara pelanggaran – Tidak membayar pajak pada
kewajiban warga negara. hak dan negara 10
7. Peserta didik dapat pengingkaran – Tidak berpartisifasi dalam
menyebutkan (5) ! usaha pertahanan dan
Faktor yang 8. Jelaskan keamanan
menyebabkan yang harus
terjadinya dilakukan 7. - adanya kelalaian dari
pelanggaran hak pemerintah pemerintah/negara atau oleh
dan pengingkaran dalam warga negara dalam 10
memecahkan pemenuhan hak warga
8. Peserta didik dapat persoalan negaranya, misalnya masih
menjelaskan yang pelanggaran ada yang hidup terlantar,
harus dilakukan hak dan putus sekolah
pemerintah dalam pengingkaran – tingginya sikap egoisme
memecahkan kewajiban yang dimiliki oleh setiap
persoalan sebagai warga warga negara
pelanggaran hak negara (5) ! – rendahnya kesadaran hukum
dan pengingkaran warga negara
kewajiban sebagai
– sikap nasionalisme,
warga negara
patriotisme yang masih
rendah
8 – memberikan sanksi
yang tegas bagi warga
negara yang mengingkari
kewajiban
– menegakkan supremasi
hukum dan perundang-
undangan secara konsisten
dan bertanggungjawab
– meningkatkan kemakmuran
dan kesejahteraan
masyarakat, yang berpihak
pada pemberdayaan
ekonomi rakyat
– negara menjamin
terpenuhinya segala
kebutuhan
warganya dalam bidang
politik, ekonomi, sosial
budaya dan hankam

2) Rubrik Penilaian Tes tertulis NILAI = Skor Perolehan X 100


Skor maximal
Penskoran Jawaban dan Pengolahan Nilai
1. Nilai 10 : jika jawaban benar sempurna
2. Nilai 8 : jika jawaban mendekati benar
3. Nilai 5 : jika jawaban setengah benar
4. Nilai 2 : jika jawaban ada unsur benar
5. Niali 0 : jika jawaban salah

b. Penilaian Keterampilan
1) Format Penilaian Presentasi
Aspek Sikap Yang Jml
No Nama Siswa Dinilai Sko Nila Predik
. 1 2 3 4 5 r i at
1
2
3
4
5

Rubrik Penilaian Presentasi :

No. Aspek Yang Dinilai Indikator Skor


1 Kemampuan komunikasi Berani menyampaikan hasil pekerjaanya / 1-4
menanggapi hasil pekerjaan temanya
2 Kebenaran substansi Sesuai dengan konsep dan teori yang 1-4
materi benar dari sisi keilmuan
3 Sistematis Runut dan logis 1-4
4 Wawasan Berpikir kritis dan menguasai materi 1-4
5 Penggunaan bahasa Menggunakan bahasa yang baik, sopan dan 1-4
benar

Keterangan :
Jumlah Skor Maksimal : 20
Nilai Akhir : (Skor Perolehan/ Jumlah Skor Maksimal) x 100

Predikat : Kurang (D) : <= 55


Cukup (C) : 56 - 70
Baik (B) : 71 – 85
Sangat Baik (A): 86 – 100

2) Format Penilaian Portofolio


Aspek Sikap Yang Jml
No. Nama Siswa Dinilai Skor Nilai Predikat
1 2 3 4
1
2
3
4
5
Rubrik Penilaian Portofolio :

No. Aspek Yang Dinilai Indikator Skor


1 Sistematika Penulisan hasil pekerjaan ditulis secara rinci 1–4
berdasarkan aturan pengerjaan soal
2 Penggunaan Bahasa Menggunakan bahasa yang baik dan benar 1–4
3 Performa Tampilan hasil pekerjaannya rapi 1–4

Keterangan :
Skor Maksimal : 12

Nilai Akhir : (Skor Perolehan/ Jumlah Skor Maksimal) x 100 Predikat : Kurang (D) : <= 55
Cukup (C) : 56 - 70
Baik (B) : 71 – 85
Sangat Baik (A): 86 – 100

c. Penilaian Sikap
1. Observasi Pribadi Siswa

RUBRIK PENILAIAN SIKAP :JURNAL GURU

No Tangg al Nama Siswa Catatan Perilaku Butir Sikap Pos/ Tindak Lanjut
Neg
1
2
3
4
5
2. Format Penilaian Observasi Sikap Spiritual dan Sosial
Nama Sekolah : ………………………………………………..
Kelas : ………………………………………………..
Kompetensi Dasar : ………………………………………………..
Materi Pokok : ………………………………………………
Periode Penilaian : ………………….s.d ……………….....

Sikap Spiritual dan Sosial

Taatmenjalank an
3. Tangg. Jawab

5. Gtng Royong

Nilai Kualitatif
No Nama Siswa Deskripsi

6. Kerjasama

9. Responsif
[Link]

Total Skor
Rata-Rata
4. Toleran
2. Disiplin

7. Santun
8. Damai
1. Jujur

agama
1.
2.
3.
4.
5.

Program Remedial :

• Remedial Tes diberikan kepada siswa yang mendapatkan nilai di bawah 70 (untuk pengetahuan dan
keterampilan), dengan catatan jumlah siswa yang remedialnya sebanyak maksimal 30% dari jumlah
seluruh siswa di kelas.
• Dan jika jumlah siswa yang remedial mencapai 50% maka diadakan remedial teaching terlebih dahulu,
lalu dilanjutkan remedial tes

Program remidial pada materi ini ditempuh dengan cara sebagai berikut :
a) Memberikan penguatan materi yang sudah dipelajari sebelumnya
b) Memberikan ujian ulang pada nomor soal yang masih dibawah KKM

Program Pengayaan :

Program pengayaan diberikan/ditawarkan kepada siswa yang mendapatkan nilai diatas 70 sebagai bentuk
pendalaman terhadap materi yang diberikan
Program pengayaan dilakukan dengan cara :
a) Memfasiltasi peserta didik untuk mencari materi terkait NKRI dalam Konsep Ketatanegaraan RI
b) Mengajukan ujian lisan kepada peserta didik yang mengikuti program pengayaan

Polewali, 02 januari 2024


Mengetahui
Kepala Sekolah Guru PPKn
RUWAIDA, [Link]., [Link]. ST. AISYA, [Link]
NIP. 197804142009032010
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
MATA PELAJARAN : Pendidikan Pancasila Kewarganegaraan
KELAS/SEMESTER : XII/2
TAHUN PELAJARAN : 2023/2024

 Hari : C. PENILAIAN
 Nama Siswa : Sangat Baik Cukup Kurang
 Tanggal : Baik
95-100 86-95 78-85 -78
Kasus – kasus pelanggaran
hak dan pengingkaran
kewajiban dala kehidupan
berbangsa dan bernegara
No. B. SOAL
Untuk mengetahui sejauh mana pemahaman kalian tentang unit ini, jawablah pertanyaan
berikut.

1. Analisis pengertian hak dan kewajiban

2. Kemukakan macam macam kewajiban manusia terhadap Tuhan Yang Maha Esa !

3. Analisis hubungan antara warga negara dan negara !


4. Identifikasi hak dan kewajiban warga negara dalam aspek ekonomi

5. Kemukakan macam macam hak siswa di sekolah (5)!

6. Berikan contoh bentuk pengingkaran kewajiban warga


negara (5) !

7. Sebutkan Faktor yang menyebabkan terjadinya pelanggaran hak dan pengingkaran


(5) !

8. Jelaskan yang harus dilakukan pemerintah dalam memecahkan persoalan pelanggaran hak dan
pengingkaran kewajiban sebagai warga negara (5) !

*****SELAMAT MENGERJAKAN****
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD)

Sekolah : SMK MA’ARIF HUSNUL KHATIMAH


Mata pelajaran : PPKn
Topik/materi : Kasus – kasus pelanggaran hak dan pengingkaran
kewajiban dala kehidupan berbangsa dan bernegara
Kelas/semester : XII / 2
Alokasi waktu : 2 x 45 menit ( 1 x pertemuan )

KELOMPOK
ANGGOTA 1. 4.
2. 5.
3. 6.
PROGRAM
KEAHLIAN

KD

3.21Menganalisis nilai-nilai Pancasila terkait dengan kasus-kasus pelanggaran hak dan


pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

4.21menyaji hasil analisis tentang nilai-nilai Pancasila terkait dengan kasus-kasus pelanggaran
pengingkaran kewajiban warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
IPK
3.21.1 Mengidentifikasi kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga
negara dari berbagai sumber
3.21.2 Mengidentifikasi dengan penuh tanggung jawab menggunakan high-order thinking
skills (HOTS) tentang Kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban
warga negara.

4.21.1 Menyajikan hasil pengumpulan data secara bertanggung jawab dalam bentuk display
atau power point tentang Kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban
warga negara
4.21.2 Menyajikan tulisan ilmiah tentang kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkaran
kewajiban warga Negara
TUJUAN PELAJARAN
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peerta didik diharapkan mampu:
1. Peserta didik mampu mengidentifikasi kasus-kasus pelanggaran hak dan
pengingkaran kewajiban warga negara dari berbagai sumber
2. Peserta didik mampu mengidentifikasi dengan penuh tanggung jawab
menggunakan high-order thinking skills (HOTS) tentang Kasus-kasus pelanggaran
hak dan pengingkaran kewajiban warga negara.
3. Peserta didik mampu menyajikan hasil pengumpulan data secara bertanggung
jawab dalam bentuk display atau power point tentang Kasus-kasus pelanggaran
hak dan pengingkaran kewajiban warga negara.
4. Peserta didik mampu menyajikan tulisan ilmiah tentang kasus-kasus pelanggaran hak
dan pengingkaran kewajiban warga Negara

MATERI SINGKAT
Negara sangat menjamin warga negara dalam memperoleh haknya dan melaksanakan
kewajibannya sebagai warga negara. Seharusnya jika semuanya menyadari bahwa setiap orang
memiliki hak dan kewajiban. Negara Indonesia akan damai sekali bahkan dunia sekalipun.
Namun pada kenyataannya hampir setiap hari kita mendengar bahkan menyaksikan masih
banyak pelanggaran-pelanggaran terhadap hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Pelanggaran terhadap hak dan pengingkaran kewajiban sebagai warga negara biasanya
disebabkan oleh :
a) Sikap egois dan mementingkan diri sendiri,
b) Kesadaran berbangsa dan bernegara yang rendah,
c) Tidak toleran,
d) Penyalahgunaan kekuasaan
Pengingkaran kewajiban terjadi ketika seseorang yang telah diberi kewajiban tidak
menjalankan kewajibannya sebagai mana mestinya. Banyak sekali orang yang tidak
memperhatikan kewajibannya. Padahal ini harus ditunaikan, sebelum seseorang menerima dan
mempertanyakan haknya
Petunjuk Penggunaan LKPD

Untuk mempermudah dan membantu kalian dalam mempelajari dan memahami isi materi ,
berikut ini diberikan beberapa petunjuk, yaitu sebagai berikut:
1. Bacalah materi singkat ini secara keseluruhan, pada materi ini kegiatan pembelajaran.
2. Upayakan kalian benar-benar memahaminya dengan cara berdiskusi dengan teman
sejawat maupun melalui pemahaman kalian sendiri.
3. Kerjakan penugasan mandiri, latihan soal dan refleksi yang tersedia dengan sungguh-
sungguh. Jika kalian serius dan jujur, maka kalian akan dapat mengetahui sampai dimana
pencapaian kompetensi dan memudahkan juga dalam belajar.
4. Setelah mempelajari materi ini kalian akan mempunyai pemahaman yang lebih terperinci
tentang kasus-kasus pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara
Indonesia.

YUK LATIHAN SOAL!

Menganalisis Kasus Pelanggaran Kewajiban


Coba kalian amati dan analisi kasus di bawah ini dan kaitkan dengan pelanggaran kewajiban
warga negara, khususnya dengan dengan UU No. 39 Tahun 1999 tantang Ham Asasi Manusia.
Dari kasus di bawah ini, identifikasikan pasal – pasal yang dilanggar dari undang – undang
tersebut.

Tawuran Pelajar di Pamulang, Satu Orang Tewas


Tawuran antarpelajar kembali terjadi di wilayah Kota Tangerang Selatan, Banten. Kepala
Polisi Resort Kota Tangerang Selatan AKBP Sarly Sollu mengatakan peristiwa tawuran pelajar
terjadi sekitar pukul 15.45 di Jalan Raya.
“Korban yang meninggal dunia berstatus pelajar”, ujar AKBP Sollu. AKBP Sollu
menyebutkan korban tewas akibat bacokan senjata tajam pada pelipis sebelah kiri. “Korban saat
ini sudah dibawa ke RSUD Pamulang untuk diotopsi demi keperluan penyelidikan,” ujar
Kapolres.
Adapun kronologi singkat tawuran terjadi saat pelajar SMA A yang berjumlah 16 orang
dihadang depan gang oleh siswa SMK P. Pertemuan antar dua sekolah tersebut akhirnya
memicu terjadinya tawuran. Warga dibantu pihak keamanan berupaya membubarkan aksi aksi
para pelajar yang brutal dengan menggunakan senjata tajam, sehingga korban dunia tidak
mampu dielakkan.
Hingga kini lanjut Kapolres, berkat kerjasama antara aparat dan masyarakat, 13 orang
pelajar yang terlibat tawuran telah diamankan, dan beberapa diantaranya diduga sebagai
tersangka yang menyebabkan seseorang tewas. “13 orang pelajar ini yang ada saat tawuran,
semua kita amankan di kepolisian untuk diproses. Kita sedang mengejar informasi siapa dalang
utama dari tawuran ini dan pelaku pembacokan,” ujar Kapolsek.

Jika memperhatikan contoh kasus diatas, telah terjadi kasus pengingkaran kewajiban.
Banyak kasus serupa yang terjadi dikehidupan sehari – hari. Tidak hanya lingkup sekolah dan
masyarakat,

Tugas Kelompok

Tugas kelompok ini merupakan salah satu tugas proyek yang dapat dikumpulkan pada akhir
semester.
1. Buatlah kelompok kerja yang terdiri dari 5 – 6 orang siswa
2. Carilah informasi sebanyak mungkin tentang pelanggaran hak warga negara
dan pengingkaran kewajiban warga negara
3. Rangkum informasi tersebut maksimal 10 halaman
4. Buatlah laporan dari hasil kerja kalian
5. Kumpulkan hasil kerja pada akhir semester 1.

Penilaian Presentasi

Aspek yang Dinilai

Nama Peserta Keterampilan


No. Kemampuan Keterampilan Nilai
Didik Menjawab
Penampilan Menjelaskan Kerja sama
Pertanyaan
dan Sikap Pokok dalam
secara
Presentasi Kelompok
Sistematis
Kegiatan Diskusi
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Materi : Kasus – Kasus Pelanggaran dan Pengingkaran Hak dan Kewajiban
Warga Negara dalam Kehidupan Berbangsa dan Berbangsa
Kelas/Semester : XII / 1

Aspek yang Dinilai Nilai

No. Nama Peserta Kemampuan Keterampilan Keterampilan


Didik Menjelaskan Menjawab Kerja sama
Hasil Pertanyaan dalam
Diskusi Kelompok
Refleksi

Hak dan kewajiban mengiringi kehidupan kita dalam bermasyarakat. Penempatan hak
dan kewajiban harus seimbang, agar tercipta keteraturan, sikap yang dapat dikembangkan dalam
menghargai hak dan kewajiban adalah sikap peduli, tanggung jawab terhadap lingkungan dan
resposif baik di lingkungan sekolah ataupun tempat tinggal.
Untuk membantu Anda dalam menilai diri setelah mempelajari materi ini, isilah table ini
dengan tanda centang (√), sesuai keadaan sebenarnya.

No Kemampuan yang dipahami Skor


1 2 3 4
1 mensyukuri karunia Tuhan Yang Maha Esa yang diberikan
kepada kita semua
2 memahami hak dan kewajiban warga negara
3 Menyajikan dan menganalisis kasus pelanggaran hak dan
pengingkaran kewajiban
4 menampilkan sikap dan tindakan yang sesuai dengan hak dan
kewajiban sebagai warga negara
Jumlah
Keterangan Penskoran

4 = sangat baik 3 = baik ,2 = cukup baik 1 = kurang baik


43

Anda mungkin juga menyukai