Penilaian Kinerja Guru 2024/2025
Penilaian Kinerja Guru 2024/2025
KINERJA GURU
2024/2025
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Menurut Peraturan Menteri Agama Nomor 38 Tahun 2018 tentang
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru, dalam merencanakan PKB
guru diperlukan Asesmen Guru. Asesmen guru diperlukan untuk mengetahui
kompetensi dan kinerja awal guru sebelum melaksanakan PKB. Bentuk asesmen guru
terdiri dari asesmen kompetensi guru (AKG) dan penilaian kinerja guru (PKG).
Menurut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009, PKG adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas
utama guru dalam rangka pembinaan karier, kepangkatan, dan jabatannya.
PKG digunakan untuk memotivasi guru dalam meningkatkan kemampuan
profesionalisme dan kompetensinya sebagai pendidik profesional. PKG merupakan
bagian dari proses untuk meyakinkan semua fihak bahwa setiap guru adalah seorang
professional yang sangat memperhatikan peserta didik untuk memperoleh kesempatan
terbaik agar dapat berkembang sesuai kapasitas dan potensi masing-masing.
Profesi guru masih sangat diminati oleh masyarakat, apalagi setelah adanya
kebijakan pemerintah tentang sertifikasi yang memberikan tunjangan jabatan sebesar
satu kali gaji pokok dan tunjangan-tunjangan lain yang cukup menjanjikan, disisi lain
pemerintah juga menuntut guru untuk profesional dalam bekerja. Menurut Mulyasa
(2013), sebaiknya peningkatan mutu pendidikan ditunjang oleh guru profesional yang
bermutu, yang dapat memerankan tugas dan fungsinya dengan baik dalam rangka
mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas melalui proses pembelajaran
yang berkualitas pula.
Pengukuran kinerja suatu lembaga pendidikan merupakan hal yang sangat
penting. Untuk melakukan evaluasi dan merencanakan pendidikan masa depan
diperlukan pengukuran kinerja secara tepat, khususnya terhadap kinerja guru sebagai
pelaksana bahkan ujung tombak pendidikan. Dalam hal ini, berbagai informasi
diperlukan untuk menjamin bahwa layanan pendidikan dan pembelajaran telah
dilakukan secara efektif, efisien, dan akuntabel.
Pendidik dalam hal ini guru tidak hanya mempunyai tanggung jawab langsung
kepada atasannya akan tetapi juga kepada orang tua siswa dan masyarakat pada
umumnya. Kinerja mereka, baik maupun buruk, harus dipertanggung jawabkan kepada
masyarakat. Apalagi bila diingat yang memperkerjakan guru, mereka berkewajiban
mengadakan sistem penilaian kinerja yang obyektif dan dapat dipertanggung jawabkan
kepada masyarakat.
B. Dasar Hukum
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional;
2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
yang telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013;
4. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 12 tahun 2007 tentang Standar
Pengawas Madrasah/Madrasah;
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar
Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah;
6. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi birokrasi Nomor
16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;
7. Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan kepala Badan Kepegawaian
Negara Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 Tahun 2010 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Jabatan fungsional guru dan Angka kreditnya;
8. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Nomor 35 Tahun 2010 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;
9. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 tentang penyelengaraan
Pendidikan;
10. Peraturan Menteri Agama Nomor 66 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua
Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan
Pendidikan Madrasah ;
11. Peraturan Menteri Agama Nomor 38 Tahun 2018 tentang Pengembangan
Keprofesian Berkelanjutan (PKB) guru ;
12. Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1843 Tahun 2021
tentang Petunjuk Teknis Penilaian Kinerja Guru Madrasah.
C. Fokus Permasalahan
Penilaian kinerja guru (PKG) dapat diartikan sebagai suatu upaya untuk
memperoleh gambaran tentang pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap guru dalam
melaksanakan kegiatan pembelajaran yang meliputi perencanaan, pelaksanaan dan
evaluasi, yang ditunjukkan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Dalam
melaksanaakan pembelajaran berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan
kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang standar proses.
D. Tujuan
Penilaian Kinerja Guru ( PKG ) yang dilaksanakan bertujuan untuk:
1. Menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi yang diperlukan
pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang
relevan dengan fungsi madrasah.
2. Menjamin bahwa guru melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya secara
profesional.
3. Menentukan persentase perolehan hasil penilaian kinerja untuk perhitungan angka
kredit yang diperoleh guru atas kinerja pembelajaran, pembimbingan, atau
pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi madrasah yang
dilakukannya pada tahun berjalan.
4. Menjadi dasar untuk menyusun program pengembangan keprofesian berkelanjutan
sebagai guru profesional.
E. Manfaat
Dengan dilaksanakannya Penilaian Kinerja Guru ( PKG ) diharapkan para guru dapat
mengambil manfaat dari kegiatan tersebut, diantara manfaat yang bisa diambil dari
kegiatan Penilaian Kinerja Guru ( PKG ) ini adalah :
1. Untuk mengidentifikasi tingkat kualitas kinerja guru dalam melaksanakan tugas
utamanya serta tingkat kualitas kinerja guru dengan tugas tambahan yang relevan
dengan fungsi madrasah
2. Untuk memotivasi guru dalam meningkatkan kemampuan profesuinalisme dan
kompetensinya sebagai pendidik professional
3. Untuk membantu guru dalam meningkatkan pengetahuan dan ketterampilannya
pada kompetensi tertentu sesuai keperluan melalui PKB
F. Waktu Pelaksanaan
Demi terlaksananya kegiatan Penilaian Kinerja Guru (PKG) di MA Darul Qur’an
Wahid Hasyim berjalan dengan baik dan efektif, maka pelaksanaan kegiatan Penilaian
Kinerja Guru ditentukan mulai tanggal 15 April 2025 sampai 1 Mei 2025.
BAB II
KERANGKA PIKIR
Program Penilaian Kinerja Guru Madrasah Aliyah Darul Qur'an Yogyakarta ini
disusun dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi madrasah serta kondisi psikologis
pendidik di madrasah. Harapannya, guru tidak lagi merasa terbebani dengan adanya
supervisi akademis. Justru sebaliknya, guru merasa tertantang untuk dinilai karena ia akan
memperoleh balikan dan masukan demi perbaikan pembelajarannya di masa mendatang.
Program ini dapat berjalan dengan lancar bila semua guru mendukungnya. Untuk
itu, guru perlu meningkatkan kesadaran pentingnya PKG untuk meningkatkan
profesionalisme guru itu sendiri. Selain itu, guru juga perlu menyadari bahwa supervisi
akademis tidak selalu harus dilakukan oleh kepala madrasah, guru senior dapat membantu
tugas-tugas supervisi akademis itu.
Kami menyadari bahwa program ini belum sempurna. Kritik dan saran demi
perbaikan program ini sangat kami harapkan.
LAMPIRAN :
1. SK Tim Penilai PKG
KOP MADRASAH
SURAT KEPUTUSAN
KEPALA MADRASAH ALIYAH DARUL QUR’AN WAHID HASYIM
Nomor : 568/A.01/MADAQU-YWHY/X/2024
MEMUTUSKAN
Menetapkan : Pertama : Susunan Tim Penilai Kinerja Guru ( PKG ) Tahun
Pelajaran 2024 – 2025 seperti pada lampiran I
Kedua : Segala biaya yang timbul akibat pelaksanaan
Keputusan ini dibebankan pada anggaran madrarah
Ketiga : Apabila ada kekeliruan pada Keputusan ini akan
diadakan pembetulan sebagaimana mestinya.
Keempat : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan
dan berakhir hingga terselesaikannya laporan
kegiatan PKG.
Ditetapkan di : Sleman
Pada Tanggal : 6 Oktober 2024
Kepala Madrasah
Ditetapkan di : Sleman
Pada Tanggal : 6 Oktober 2024
Kepala Madrasah
8 M. Tahsinul Qowim,
18 April 2025 B. Arab Nisfatul Laili, [Link] [Link]
9 M. Tahsinul Qowim,
19 April 2025 MTK Daniatul muamanah, S.E [Link]
10 M. Tahsinul Qowim,
19 April 2025 MTK Rindi Muktiana, [Link] [Link]
14 M. Tahsinul Qowim,
23 April 2025 [Link] Chintya Maharani,[Link] [Link]
15 M. Tahsinul Qowim,
24 April 2025 [Link]
Seni budaya Dina Khoirunnisa,S.T
16 M. Tahsinul Qowim,
24 April 2025 Raja Bintang, [Link]
Penjas Orkes [Link]
20 Oktia Permata
25 April 2025
fisika Siti Fatmah, [Link] sari, [Link]
22 Oktia Permata
26 April 2025
Kimia Indri Oktaviani,[Link] sari, [Link]
25 Oktia Permata
29 April 2025
Ekonomi Baihakil Aziz, S.E sari, [Link]
28 Oktia Permata
30 April 2025
B. jawa Arini Nur Hidayati, [Link] sari, [Link]