0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan8 halaman

Kunjungan Lapangan Bumil KEK dan Anemia

Bumil resti

Diunggah oleh

jtgv6c5qx4
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan8 halaman

Kunjungan Lapangan Bumil KEK dan Anemia

Bumil resti

Diunggah oleh

jtgv6c5qx4
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KABUPATEN KUPANG

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS FATUMONAS
KECAMATAN AMFOANG TENGAH
Email: puskesmasfatumonas@[Link]
Hotline Service: 08214484253

LAPORAN
TENTANG KEGIATAN KUNJUNGAN LAPANGAN BUMIL KURANG ENERGI
KRONIK,ANEMIA,BUMIL RISTI

A. Pendahuluan
1. Gambaran Umum/Latar Belakang
Program pembangunan kesehatan di Indonesia dewasa ini masih
diprioritaskan pada upaya peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak,
terutama pada kelompok yang rentan salah satu kelompok tersebut adalah ibu
hamil. Ibu hamil perlu di persiapkan seoptimal mungkin secara fisik dan mental
selama dalam masa kehamilan sehingga didapatkan ibu dan bayi yang sehat.
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya pemberdayaan ibu dan
keluarga dengan bantuan bidan untuk mengatasi masalah yang mungkin di
jumpai selama masa kehamilan. Dalam memberikan pelayanan kebidanan
dasar juga perlu di perhatinan bahwa sasaran langsung pelayanan adalah ibu
dan janin. Pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu dan anak mempunyai tugas
untuk melakukan pemriksaan kehamilan dan konseling terhadapap ibu hamil
serta keluarga agar ibu hamil dapat melalui kehamilannya dengan
sehat dan selamat. Kehamilan resiko tinggi adalah kehamilan dimana
ibu hamil maupun janin yang dikandungnya berada dalam risiko
kematian ataupun kesakitan selama kehamilannya , persalinan maupun
setelah kelahirannya (post partum) angka kejadian kehamilan resiko tinggi
kurang lebih 20% dari semua kehamilan. Ibu hamil perlu di persiapkan
seoptimal mungkin secara fisik dan mental selama dalam masa kehamilan
sehingga didapatkan ibu dan bayi yang sehat.
Pada tahun 2023 data capaian ibu hamil dengan resti di Puskesmas
Fatumonas adalah 23 ibu hamil dari capaian 114 ibu hamil. Kehamilan adalah
sejak dimulainya konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya hamil normal adalah
280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari). Kehamilan sebagai keadaan fisiologis
dapat diikuti proses patologis yang mengancam keadaan ibu dan janin. Tenaga
kesehatan harus dapat mengenal perubahan yang mungkin terjadi sehingga
kelainan yang dapat dikenal lebih dini. Misalnya perubahan yang terjadi adalah
oedema yang terjadi pada tungkai bawah pada trimester terakhir dapat
merupakan fisiologis. Namun bila disertai oedema di tubuh bagian atas seperti
muka dan lengan terutama bila diikuti peningkatan tekanan darah dicurigai
adanya preeklamsi.
Menurut Riskesdas tahun 2018 data ibu hamil KEK di Indonesia mencapai
17,3 %. Ada 23 % bayi yang lahir di Indonesia dalam keadaan stunting, jumlah
ibu hamil KEK di wilayah kerja puskesmas Fatumonas tahun 2023 ada 72 ibu
hamil dari capaian 114 ibu hamil. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi ibu gizi ibu
selama hamil, oleh karena itu Program KIA Puskesmas Fatumonas melakukan
kolaborasi dengan Program Gizi untuk menanggulangi ibu hamil kekurangan
energi kronis. Ibu hami perlu dipersiapkan seoptimal mungkin secara fisik dan
mental selama dalam masa kehamilan sehingga didapatkan ibu dan bayi yang
sehat. Perdarahan pada trimester pertama dapat merupakan fisiologis yaitu
tanda Hartman yaitu akibat proses nidasi blastosis ke endometrium yang
menyebabkan permukaan perdarahan berlangsung sebentar, sedikit dan tidak
membahayakan kehamilan tapi dapat merupakan hal patologis yaitu abortus,
kehamilan ektopik atau mola hidatidosa. Kehamilan resiko tinggi adalah
keadaan yang dapat mempengaruhi keadaan optimalisasi ibu maupun janin
pada kehamilan yang dihadapi. Kehamilan resiko tinggi adalah keadaan yang
dapat mempengaruhi keadaan optimalisasi ibu maupun janin pada kehamilan
yang dihadapi. Kehamilan resiko tinggi adalah beberapa situasi dan kondisi
serta keadaan umum seorang selama masa kehamilan, persalinan, nifas akan
memberikan ancaman pada kesehatan jiwa ibu maupun janin yang
[Link] hamil yang mengalami anemia akan mengalami kendala
dalam mencukupi sel darah merah yang mengangkut oksigen ke jaringan.
Padahal selama kehamilan tubuh harus dapat memproduksi lebih banyak darah
untuk menunjang pertumbuhan bayi yang sehat. Anemia pada ibu hamil dapat
digolongkan anemia ringan dan anemia berat. Pada dasarnya kedua jenis
anemia pada ibu hamil harus mendapatkan penanganan segera untuk tetap
menyelamatkan ibu dan janin dari kekurangan darah selama kehamilan.
Pemberian tablet tambah darah sebagai salah satu upaya penting dalam
pencegahan dan penanggulangan anemia yang merupakan cara yang efektif
karena dapat mencegah dan menanggulangi anemia akibat kekurangan zat besi
dan atau asam folat.

2. Landasan Hukum
a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan;
b. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2023 tentang
Standar Harga Satuan Regional/Perda yang berlaku;
c. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2019
tentang Pusat Kesehatan Masyarakat;
d. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2022
tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun
2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020-
2024;
e. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk
Teknis Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan Tahun
Anggaran 2024;
f. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2023
tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2024;
g. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 204 Tahun 2022 tentang
Pengelolaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik Bidang Kesehatan Tahun
Anggaran 2023;
h. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2099 Tahun
2023 tentang Data Puskesmas Teregistrasi Semester I tahun 2023
i. Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor 8461 Tahun
2023 tentang Pedoman Penyelenggaraan Integrasi Pelayanan
Kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat dengan Fasilitas Kesehatan
Tingkat Pertama Lain dalam Pelaksanaan Program Prioritas.
j. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2018 tentang Standar Pelayanan
Minimal
k. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar
Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar Pada SPM Bidang Kesehatan
l. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang DAK Non
Fisik
m. Peraturan Mentri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar
Teknis pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan
Minimal Bidang Kesehatan.
n. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 8 tahun 2019 tentang
Pemberdayaan Bidang Kesehatan.
3. Maksud dan Tujuan
a. Maksud Kegiatan
Turunnya angka kematian dan kesakitan ibu akibat komplikasi dan risiko
kehamilan dalam persiapan persalinan
b. Tujuan
1. Memberikan pemahaman tentang pengertian kehamilan resiko tinggi
2. Memberikan pemahaman tentang factor yang mempengaruhi terjadinya
kehamilan resiko tinggi
3. Memberikan pemahaman tentang penatalaksanaan kehamilan resiko
tinggi
4. Memberikan pemahaman tentang cara mangantisipasi kehamilan
dengan risiko tinggi.
B. Kegiatan Yang Dilaksanakan
NO. Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan
1. Kunjungan lapangan bumil kurang - Tahap Persiapan ( mempersiapkan
energi kronik, anemia, bumil risti sarana dan prasarana yang
dibutuhkan)
- Pelaksanaan
o Mendatangi rumah pasien
o Memberitahu maksud dan tujuan
kegiatan
o Melakukan pemeriksaan ANC
o Konseling Kesehatan sesuai kondisi
ibu hamil
o Membuat janji untuk kunjungan
berikutnya
o Membuat askeb
- Pertanggunjawaban
Pembuatan SPJ dan
pertanggunjawaban kegiatan

.
C. Hasil Yang Dicapai
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 Juli 2024 pada pukul 10.00 wita, di
rumah Ny. D.N Desa Fatumonas wilayah kerja puskesmas Fatumonas. Hasil
pemeriksaan pasien yang didapatkan dari kegiatan Kunjungan Lapangan Bumil
KEK,Anemia, Bumil Resti adalah sebagai berikut:

Identitas Pasien :
IBU SUAMI
Nama : Ny. D. N Tn. S.T
Umur : 17 tahun 25 tahun
Agama : Kristen Kristen
Suku/Bangsa : Indonesia Indonesia
Pendidikan : SMP SMP
Pekerjaan : IRT Petani
Alamat : 02/03/ Fatumonas 02/03/ Fatumonas
No. HP : - -

Subyektif : Ibu mengatakan hamil anak ke 1 anak hidup 0 dan tidak pernah
keguguran, saat ini ibu tidak ada keluhan ,Gerakan bayi dirasakan
aktif HPHT : 09-2-2024 (TAPI : 16-11-2024)

Obyektif : KU Baik,Kes CM,BB 53 kg,lila 21,5 cm, TD :112/60 mmhg, S:36,5 c,


N: 82x/mnt, RR:22x/mnt
1. Leopold I : 2 jari atas pusat (20 cm)
2. Leopold II : Teraba Balotemen kepala pada salah satu fosa iliaka
dan bokong pada fosa iliaka yang lain pada perut ibu, dan teraba
punggung pada sebelah kanan
3. Leopold III : Tidak ditemukan bagian terendah janin
4. Leopold IV: -
Djj 134x/mnt
TBBJ : 2.015 Gr
Skor kartu PR : 8

Assessment : G1P0A0AH0 UK 23 minggu T/H intra uterin dengan Letak lintang +


KEK
Planning : 1. Informasikan hasil pemeriksaan kepada ibu
2. KIE ibu tentang tanda bahaya kehamilan pada trimester II dan
3. III seperti keluar darah dari jalan lahir, keluar cairan ketuban
sebelum waktunya,nyeri perut yang hebat,sakit kepala
hebat,pandangan kabur dan demam lebih dari 38C
4. KIE ibu tentang bahaya persalinan dengan faktor kelainan
letak
5. KIE ibu tentang persiapan persalinan seperti KTP, KK, Kartu
KIS, Pakaian, Tabungan dan calon pendonor
6. KIE ibu untuk melakukan pemeriksaan USG,
7. KIE ibu untuk makan makanan bergizi dan istirahat cukup
8. Informasikan kunjungan berikutnya 2 minggu lagi atau sewaktu
waktu jika ibu mengalami keluhan sebelum waktu yang telah
ditentukan

Implementasi : 1. Menginformasikan hasil pemeriksaan kepada ibu


2. Memberikan KIE pada ibu tentang tanda bahaya kehamilan
pada trimester II dan III seperti keluar darah dari jalan
lahir,Keluar air ketuban sebelum waktunya,nyeri perut yang
hebat,sakit kepala hebat,pandangan kabur dan demam lebih
dari 38 C
3. Memberikan KIE ibu tentang bahaya persalinan dengan faktor
risiko kelainan letat atau mal posisi
4. Memberikan KIE pada ibu tentang persiapan persalinan seperti
KTP, KK, Kartu KIS, Pakaian, Tabungan dan calon pendonor
5. Memberikan KIE pada ibu untuk melakukan pemeriksaan USG
6. Memberikan KIE pada ibu untuk makan makanan bergizi dan
istirahat cukup
7. Menginformasikan pada ibu untuk kunjungan berikutnya 2
Minggu lagi sewaktu waktu jika ibu mengalami keluhan
sebelum waktu yang telah ditentukan di pustu atau puskesmas

Evaluasi : 1. Ibu mengerti akan informasi yang telah diberikan


2. Ibu berjanji akan melaksanakan arahan yang bidan berikan
3. Ibu berjanji akan melakukan pemeriksaan USG dan akan
melakukan kunjungan ulang 1 minggu lagi sewaktu waktu jika
ibu mengalami keluhan sebelum waktu yang telah ditentukan
di pustu atau puskesmas

D. Kesimpulan dan saran


Untuk memantau perkembangan dan dampak pelaksanaan Kunjungan
lapangan bumil kurang energi kronik, anemia, bumil risti perlu dilakukan
monitoring dan evaluasi secara berkala dan berkesinambungan. Seluruh
pelaksanaan kegiatan dibuatkan pelaporan dan didokumentasikan.
E. Penutup
Demikian Laporan Kegiatan ini dibuat untuk dapat digunakan sebagai bahan
evaluasi program di tingkat Puskesmas.

Di buat di : Fatumonas
Pada Tanggal : 14 Juli 2024
Petugas

Margaritha Eka Johirputri Taek,[Link]


Penata Muda/III/a
NIP. 19940820 202012 2 007

Ariesta Tapatab [Link]

DOKUMENTASI

Anda mungkin juga menyukai