BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Analisi Karakteristik Madrasah
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi
dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan
kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Tujuan tertentu
ini meliputi tujuan pendidikan nasional serta kesesuaian dengan kekhasan, kondisi
dan potensi daerah, satuan pendidikan dan peserta didik. Oleh sebab itu kurikulum
disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program
pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah.
Kurikulum MTs NU 03 Al Hidayah Kendal disusun sebagai pedoman
dalam penyelenggaraan kegiatan pembelajaran. Kurikulum MTs NU 03 Al Hidayah
ini dikembangkan dengan mengacu pada Capaian Pembelajaran (CP) yang sudah
disusun secara Nasional kemudian diimplementasikan dalam kegiatan
pembelajaran berdasar Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) yang sudah disusun.
Penyusunan Kurikulum MTs NU 03 Al Hidayah Kendal, ini mengakomodir
kebutuhan para pelajar mengembangkan kemampuan ketrampilan abad 21 yang
meliputi integrasi PPK, literasi, 6 C (Creative, Critical thinking, communicative,
Collaborative, Computational Thinking dan Compassion, dan HOTS (Higher
Order Thinking Skill).
1.1.1 Prinsip Pengembangan Kurikulum Madrasah
Prinsip penyusunan Pengembangan kurikulum operasional di
madrasah adalah:
a. Berpusat pada pelajar, yaitu pembelajaran harus memenuhi keragaman
potensi, kebutuhan perkembangan dan tahapan belajar, serta
kepentingan pelajar.
b. Kontekstual, menunjukkan kekhasan dan sesuai dengan karakteristik
satuan pendidikan.
1
2
c. Esensial, yaitu memuat semua unsur informasi penting/utama yang
dibutuhkan dan digunakan di satuan pendidikan. Bahasa yang
digunakan lugas, ringkas, dan mudah dipahami.
d. Akuntabel, dapat dipertanggungjawabkan karena berbasis data dan
aktual.
e. Melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
f. Pemerataan dan peningkatan mutu.
Pengembangan kurikulum madrasah melibatkan komite madrasah
dan berbagai pemangku kepentingan, antara lain orang tua, organisasi,
berbagai sentra, serta industri dan dunia kerja, di bawah koordinasi dan
supervisi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kendal yang
menyelenggarakan urusan di bidang Pendidikan sesuai dengan
kewenangannya.
Untuk memberikan layanan kebutuhan dan tuntutan masa depan
pelajar agar menjadi insan yang memiliki kemampuan daya saing di era
generasi 4.0, dengan tetap menjunjung tinggi nilai luhur bangsa yang
tersirat dalam sila-sila Pancasila serta mengembangkan cinta budaya
daerah dan bangsa, maka MTs NU 03 Al Hidayah Kendal menyusun
Kurikulum ini sesuai dengan karakteristik pelajar dan budaya lokal daerah
setempat.
Pelajar MTs NU 03 Al Hidayah Kendal diharapkan mempunyai life
skill yang berguna dan mampu mengaplikasikannya dalam masyarakat dan
dunia Pendidikan. Sehingga harapan dari Pemerintah Kabupaten Kendal
untuk mencetak generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan
jaman akan terwujud. Salah satu upaya untuk mencapai harapan tersebut
dilakukan melalui kreasi budaya literasi pada pelajar. Sehingga pelajar
mampu menghasilnya salah satu karya yang mencerminkan Profil Pelajar
Pancasila dan Profil Pelajr Rahmatan lilalamin yang mampu bernalar
kritis dan berkebhinekaan global. Capaian pembelajaran yang diharapkan
adalah terciptanya profil pelajar yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan
YME dan berakhak mulia, yang mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong
3
royong dan berkebhinekaan global.
Kurikulum MTs NU 03 Al Hidayah Kendal disusun dengan
mengacu pada peraturan perundangan terkait pendidikan yang berlaku
baik itu dari pusat ataupun dari daerah. Sedangkan secara pedagogis,
Kurikulum MTs NU 03 Al Hidayah Kendal mengacu pada kemampuan
guru sebagai tenaga professional dalam pembelajaran dan penilaian.
Secara detail profil MTs NU 03 Al Hidayah Kendal dapat dijabarkan
sebagai berikut:
a. Identitas Madrasah
1) Nama Madrasah : MTs NU 03 Al Hidayah Kendal
2) Alamat : Jl. Taat No. 4- Utara Masjid Agung
Kendal [Link] Kec. Kendal
Kab. Kendal
3) NSM : 121233240035
4) NPSN : 20364508
5) Telephone/Fax/HP : 0294 381871
6) Jenjang : MTs
7) Status : Swasta
8) Tahun Berdiri : 1987
9) Status Akreditasi : Terakreditasi A
10) Sertifikat Akreditasi : (Masa berlaku)
b. Sarana dan Prasarana
1) Status tanah :
2) Luas tanah seluruhnya :
3) Luas gedung / bangunan :
4) Luas halaman madrasah :
5) Luas lapangan :
c. Keadaan Gedung
1) Ruang Kepala Madrasah : 1 ruang
2) Ruang Tata Usaha : 1 ruang
3) Ruang Guru : 1 ruang
4) Ruang Belajar/Kelas : 6 ruang
4
5) Ruang Perpustakaan : 1 ruang
6) Ruang Lab Komputer : 1 ruang
7) Ruang Lab IPA : 1 ruang
8) Ruang OSIS : 1 ruang
9) Ruang BP / BK : 1 ruang
10) Ruang UKS : 1 ruang
11) Kamar Mandi/WC Guru : 2 ruang
12) Kamar Mandi/WC Pelajar : 4 ruang
d. Pendidik dan Tenaga Kependidikan
1) Pendidik
Tabel : 1.1
Pendidik
Jenis Kualifikasi Sertifikasi
Status Kelamin Pendidikan
L P <S1 S1 S2 Sudah Belum
ASN 1 1 1
GTY 1 1 1
GTT 6 7 15 11 2
% 46,7% 53,3% 100% 85,7% 14,3%
2) Tenaga Kependidikan :
Tabel : 1.2
Tenaga Pendidik
Jenis Sertifikat
KualifikasiPendidikan
Status Kelamin Keahlian
L P SD SMP SMA S1 S2 Punya Tidak
ASN
PTY 2 2 1 3 4
PTT
% 50% 50% 25% 75% 100%
3) Keterangan :
a) Mayoritas Pendidik dan Tenaga Kependidikan berdomisili di
sekitar wilayah kecamatan Kendal Kota.
b) Mayoritas Pendidik dan Tenaga Kependidikan berijazah S1
e. Pelajar.
Pelajar MTs NU 03 Al Hidayah Kendal mayoritas berasal dari
wilayah sekitar madrasah, berasal dari wilayah kecamatan Kendal
Kota. Beberapa juga berasal dari luar kecamatan tersebut bahkan
5
berasal dari kabupaten lain. Dan mayoritas pelajar MTs NU 03 Al
Hidayah Kendal tinggal/bermukim rumah/ di Pondok Pesantren Putri
Al Hidayah.
Jumlah pelajar MTs NU 03 Al Hidayah Kendal. berdasar kelas :
Tabel : 1.3
Jumlah Pelajar
Jumlah
No Kelas Jml Rombel Total
L P
1 VII 2
2 VIII 1
3 IX 2
4 TOTAL 5 54 61 115
f. Alumni
Alumni MTs NU 03 Al Hidayah Kendal Sebagian besar
melanjutnya studinya di beberapa sekolah//madrasah tingkat atas
baik Negeri maupun swasta, ada pula beberapa pelajar yang
melanjutkan studinya ke Pondok Pesantren.
Alumni MTs NU 03 Al Hidayah Kendal memiliki perkumpulan
yang bernama IKA-TSANTREE KENDAL . Para alumni ini memiliki
kepedulian yang sangat besar baik kepada madrasah maupun kepada
adik angkatannya yang masih menjadi pelajar di madrasah
g. Program Unggulan
Untuk memberi pelayanan pendidikan kepada pelajar yang kaya
pengalaman belajar, MTs NU 03 Al Hidayah Kendal melaksanakan
sejumlah program unggulan, antara lain:
1) Program beasiswa pelajar prestasi
2) Program hafalan Al Qur’an
3) Progra hafalan bacaan ibadah
4) Program pembiasaan Ibadah
5) Program pengembangan bakat, minat dan prestasi akademik
6) Bekerjasama dengan pihak terkait dalam peningkatan prestasi
akademik dan non akademik
7) Program belajar luar kelas
6
1.1.2 Analisis Karakteristik Satuan Pendidikan
Terdapat poin-poin Analisa SWOT yang meliputi Stregth (kekuatan),
Weakness (kelemahan), Opportunity (peluang), dan Treath (ancaman)
madrasah yang dapat diidentifikasi dari gambaran umum kondisi dan
karakteristik MTs NU 03 al Hidayah Kendal tersebut di atas. Adapun poin-
poin tersebut adalah sebagai berikut :
a. Kekuatan
1) Madrasah sudah berdiri lama sehingga cukup dikenal di
masyarakat sekitar maupun luar.
2) Lokasi yang terletak di daerah strategis dan daerah pusat
perekonomian menambah daya tarik madrasah.
3) Fasilitas cukup sehingga memudahkan memberikan pelayanan
pendidikan yang berkualitas.
4) Ruang kelas siap digunakan untuk pembelajaran berbasis digital.
5) Memiliki banyak tenaga pendidik yang cukup kompeten dan
cukup menguasai penggunaan TIK.
6) Memiliki banyak jalinan kerjasama dengan lembaga/organisasi
pendukung.
7) Memiliki banyak jalinan kerjasama dengan MA/SMA baik yang
negeri atau yang swasta
8) Masyarakat sekitar yang egaliter (sederajat) menyebabkan orang
tua memilih madrasah dengan pertimbangan utama kualitas
pembelajaran dan lulusannya.
b. Kelemahan
1) Letak madrasah di area padat dan komersial tinggi membuat
madrasah tidak memiliki lahan madrasah yang luas.
2) Fasilitas yang cukup lengkap menyebabkan biaya yang
dikeluarkan untuk perawatan menjadi besar.
3) Jumlah tenaga pendidik yang memiliki sertifikat pendidik masih
dibawah 95%.
7
4) Mayoritas pelajar berlatar belakang ekonomi menengah ke bawah
menyebabkan madrasah dituntut untuk memberikan layanan
pendidikan diatas rata-rata.
5) Hampir semua pelajar berencana melanjutkan pendidikannya ke
jenjang tinggi sehingga madrasah harus mempersiapkan program
kelanjutan Pendidikan sebaik-baiknya.
c. Peluang
1) Terdapat banyak lembaga pendukung layanan pendidikan di
sekitar memudahkan membangun banyak kerjasama.
2) Jenis masyarakat pedesaan yang berjiwa kemajuan ke depan
memberi peluang mengembangkan minat pribadi-sosial dan bisnis
pelajar.
3) Infrastruktur TIK yang maju memudahkan madrasah membangun
pembelajaran berbasis digital.
4) Terdapat beberapa Lembaga/instansi yang dekat dengan
madrasah, membuka kesempatan Kerjasama dalam
meningkatkan mutu madrasah.
5) Perkembangan IPTEK terbaru memberikan kesempatan untuk
mengembangkan proses belajar dan fasilitas madrasah untuk
menciptakan pembelajaran yang aktif, efektif dan
menyenangkan.
d. Ancaman
1) Semakin banyak sekolah di sekitar yang menjadi kompetitor
dalam penerimaan pelajar baru, terlebih adanya sistem zonasi
pada PPDB Sekolah Negeri yang berada di daerah sekitar
madrasah.
2) Pengaruh kondisi lingkungan masyarakat dengan munculnya café-
café dengan fasilitas wifi dan tempat-tempat hiburan menjadi
tantangan dalam proses pembentukan karakter.
8
3) Penyalahgunaan teknologi dapat menimbulkan dampak negatif
pada proses pendidikan dengan mudah beredarnya konten
pornografi, SARA dan berita bohong di kalangan pelajar
Berdasarkan analisis konteks yang dilakukan, MTs NU 03 Al
Hidayah Kendal sebagai Madrasah yang diminati masyarakat wilayah
sekitar, dengan potensi wilayah/letak daerah yang memiliki beberapa
kekuatan diantaranya: 1) input pelajar berasal dari keluarga yang peduli
terhadap kepentingan pendidikan; 2) lingkungan gedung perkantoran
yang memudahkan sekolah untuk melakukan koordinasi dan komunikasi;
3) kultur masyarakat Kendal; 4) sarana pendukung layanan proses
pembelajaran yang memadai; 5) merupakan salah satu madrasah yang
terletak di lingkungan yang asri dan rindang; dan 6) letak madrasah
sangat strategis karena akses yang mudah
Selain kekuatan/kelebihan sebagaimana tersebut di atas, MTs NU
03 Al Hidayah Kendal juga mempunyai beberapa kelemahan yaitu: 1)
sarana pendukung untuk pengembangan potensi/skill yang terbatas (tidak
memiliki lapangan olahraga yang sesuai standar SNP); dan 2)
Laboratorium IPA yang kurang representatif; namun hal tersebut tidak
mengurangi semangat warga Madrasah dalam belajar. Hal ini dibuktikan
dengan prestasi yang pernah diperoleh baik itu akademik maupun non-
akademik.
Masyarakat di sekitar MTs NU 03 Al Hidayah Kendal sebagian
besar adalah Nelayan, Petani, pegawai swasta, pegawai pemerintahan,
BUMN dan sebagian lain adalah pedagang serta wiraswasta. Sebagai
madrasah yang berada pada lingkungan pedesaan dan input pelajar yang
mayoritas dari wilayah desa, serta kondisi desa yang tidak begitu luas
dengan tidak memiliki sumber daya alam yang luas pula, maka profil
pelajar yang dihasilkan adalah pelajar yang memiliki potensi mengkreasi
ide dan keterampilan untuk mewujudkan daerahnya menjadi destinasi
wisata wirausaha. Wisata wirausaha tersebut diantaranya adalah
kerajinan batik, kuliner khas daerah, dan budidaya kembang. Dalam
9
rangka meningkatkan potensi tersebut, MTs NU 03 Al Hidayah Kendal
mengadakan kerjasama dengan dunia usaha dan Sumber daya
alam/lingkungan lain seperti yang ada di kecamatan Kendal.
1.1.3. Karakteristik Sosial Budaya Lingkungan Madrasah
MTs NU 03 Al Hidayah Kendal berada pada daerah pusat Kota
Kendal dengan latar belakang sosial dan budaya yang beragam, sikap
dan prilaku masyarakat kota besar yang individual dan ekslusif melebur
dengan sikap masyarakat asli yang tercermin dengan masih tingginya
semangat gotong royong, kepedulian terhadap sesama, sopan santun
masih terjaga serta kehidupan beragama yang baik.
Lokasi MTs NU 03 Al Hidayah Kendal, bagian utara berbatasan
dengan jalan Ta’at sedangkan bagian selatan perbatsan dengan jalan
nasional jalan Soekarno Hatta, bagian timur berbatasan dengan Masjid
Agung Kendal, sebelah barat perbatsan dengan pemukiman penduduk
dan pertokoan, dengan memiliki akses jalan keluar dan masuk hanya dari
gerbang utama sehingga memudahkan pemantauan arus keluar masuk.
a. Input pelajar berasal dari keluarga yang peduli terhadap kepentingan
pendidikan;
b. Lingkungan gedung perkantoran yang memudahkan Madrasah untuk
melakukan koordinasi dan komunikasi;
c. Kultur masyarakat Kendal yang bernuansa Islam;
d. Sarana pendukung layanan proses pembelajaran yang memadai;
e. Merupakan salah satu Madrasah rujukan yang terletak di jantung
Kota dengan lingkungan yang asri dan rindang; dan
f. Letak Madrasah sangat strategis karena akses yang mudah.
1.1.4. Kemitraan Satuan Pendidikan
Dalam rangka meningkatkan layanan kepada pelajar dan mengatasi
kelemahan serta kendala yang dialami oleh madrasah, MTs NU 03 Al
Hidayah Kendal melakukan berbagai upaya, antara lain menjalin
kerjasama dengan berbagai pihak sebagai berikut.
a. Dinas Kesehatan (puskesmas)
10
Salah satu kerjasama yang dilakukan MTs NU 03 Al Hidayah
Kendal dengan sangat baik yang ada di tingkat kecamatan yaitu
Puskesmas Kec. Kendal Kota dalam bidang Usaha Kesehatan
Sekolah (UKS). Tujuan utama UKS yaitu meningkatkan kemampuan
hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang sehat.
b. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kendal
Kerjasama yang dilakukan dengan BNN Kabupaten Kendal yaitu
penyampaian informasi dan edukasi P4GN serta penyampaian materi
mengenai penggolongan narkotika dan penjelasan mengenai bahaya
narkoba bagi diri sendiri dan lingkungan di setiap tahun ajaran baru
pada saat kegiatan MATSAMA.
c. Komando Rayon Militer (Koramil)
MTs NU 03 Al Hidayah Kendal di setiap tahun, lebih tepatnya
diawal tahun ajaran baru biasanya melakukan kegiatan PBB yang
dilatih langsung dari Koramil Kecamatan Kendal
d. Pemerintah Desa
Kerjasama dengan pemerinta kelurahan Pekauman terkait
pemanfaatan sumber daya manusia secara mutualisme, sekolah
memanfaatkan sumber daya manusia di masyarakat dan sebaliknya,
masyarakat memanfaatkan sumber daya yang dimiliki sekolah.
e. Dinas Lingkungan Hidup (DLH)
Kerjasama MTs NU 03 Al Hidayah Kendal dengan DLH ini
berkaitan dengan Gerakan Peduli dan Budaya Lingkungan Hidup di
Sekolah (Adiwiyata) untuk mewujudkan mutu Pendidikan sekolah
yang berbasis kelestarian lingkungan hidup.
f. Usaha Kecil Mikro dan Menengah
MTs NU 03 Al Hidayah Kendal menjalin kerjasama dengan pelaku
usaha kecil mikro dan menengah, Pelajar diharapkan mampu
mempelajari sistem produksi dan pemasaran hasil usaha yang
dilakukan masyarakat sekitar. Hal tersebut sangat mendukung
pembentukan ketrampilan dan jiwa kewirausahaan para pelajar.
11
g. Takmir Masjid Agung Kendal
MTs NU 03 Al Hidayah Kendal bekerjasama dengan takmir Masjid
agung Kendal terutama dalam melaksanakan praktik pada
pembelajaran ibadah/keagamaan.
h. Komite Madrasah
Komite MTs NU 03 Al Hidayah Kendal merupakan organisasi
mandiri yang beranggotakan orangtua/wali pelajar, komunitas
madrasah, serta tokoh masyarakat yang peduli Pendidikan.
1.2. Landasan Yuridis
1. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang
sistem pendidikan Nasional.
2. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 32 tahun 2004 tentang
pemerintahan daerah.
3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup.
4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 tahun 2021 tentang
Standar Nasional Pendidikan.
5. Peraturan Menteri Pendidikan Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2016
Tentang Standar SKL
6. Peraturan Menteri Pendidikan Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2016
tentang Standar ISI
7. Permendikbud RI Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan
Karakter;
8. Permendikbud RI Nomor 35 Tahun 2018 tentang Perubahan atas
Permendikbud Nomor 58 Tahun 2014 tetang Kurikulum 2013 SMP/MTs;
9. Permendikbud Nomor 37 Tahun 2018 tentang Perubahan atas
Permendikbud Nomor 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan
Kompetensi Dasar Pelajaran Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan
Pendidikan Menengah;
12
10. Permen LH RI No 05 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Program
Adiwiyata)
11. Peraturan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor
97/D/H/2019 tentang Pedoman Teknis Penyelenggaraan Penguatan
Pendidikan Karakter pada Satuan Pendidikan;
12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 53 tahun 2015 tentang
pedoman Penilaian hasil belajar tingkat dasar dan menengah;
13. Keputusan Menteri Agama Nomor 183 tahun 2019 tentang Kurikulum PAI
dan Bahasa Arab pada Madrasah;
14. Keputusan Menteri Agama Nomor 184 tahun 2019 tentang Pedoman
Implementasi Kurikulum pada Madrasah;
15. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 tentang Perlindungan dan
Pengelolaan Lingkungan Hidup;
16. Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Nomor: SE/DJ.I/HM.01/114/2014
tanggal 6 Juni 2014 tentang pelaksanaan Kurikulum 2013 pada Madrasah;
17. Peraturan Gubernur Jatim No. 19 Tahun 2014 Tertanggal 3 April 2014
Tentang Mata Pelajaran Bahasa Daerah Sebagai Muatan Lokal Wajib di
Sekolah / Madrasah;
18. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 1891 Tahun 2021
tentang Petunjuk Teknis Penanaman dan Penguatan Karakter Moderat
Siswa Madrasah.
19. Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Nomor 3211 Tahun 2022
Tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab Kurikulum Merdeka
pada Madrasa;
20. Keputusan Direktur Jendral Pendidikan Islam Nomor 3811 Tahun 2022
tentang Madrasah Pelaksana Kurikulum Merdeka Tahun Pelajaran
2022/2023;
21. Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
Republik Indonesia Nomor 262/M/2022 Perubahan atas Keputusan
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56/M/2022
13
tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka
Pemulihan Pembelajaran.
22. Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor
009/H/Kr/2022 Tentang Dimensi, Elemen, Dan Subelemen Profil Pelajar
Pancasila Pada Kurikulum Merdeka.
23. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi
Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2024 tentang Kurikulum pada
Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang
Pendidikan Menengah
24. Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 450 tahun 2024
tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan
MAK
1.3. Tujuan Pengembangan Kurikulum
Tujuan pengembangan kurikulum di MTs NU 03 Al Hidayah Kendal
ini berdasarkan Juknis No. 6981 Tahun 2019 adalah sebagai berikut:
1. Peningkatan iman dan taqwa serta akhlak mulia Keimanan dan ketaqwaan
serta akhlak mulia menjadi dasar pembentukan kepribadian peserta didik
secara utuh. Kurikulum disusun untuk memungkinkan semua mata
pelajaran dapat menunjang peningkatan iman dan taqwa serta akhlak
mulia.
2. Peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat sesuai dengan tingkat
perkembangan dan kemampuan peserta didik Perkembangan ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni Pendidikan merupakan proses
sistematik untuk meningkatkan martabat manusia secara holistik yang
memungkinkan potensi diri (afektif, kognitif, psikomotor ) berkembang
secara optimal. Sejalan dengan itu, kurikulum disusun dengan
memperhatikan potensi, tingkat perkembangan minat, kecerdasan
intelektual, emosional, sosial, spiritual, dan kinestetik peserta didik.
14
3. Keragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan Daerah
memiliki potensi, kebutuhan, tantangan dan keragaman karasteritik
lingkungan. Masing-masing daerah memerlukan pendidikan sesuai
dengan karakteristik daerah dan pengalaman hidup sehari-hari. Oleh
karena itu, kurikulum harus memuat keragaman tersebut untuk
menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan pengembangan
daerah. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan
4. Tuntutan pembangunan daerah dan nasional Dalam era otonomi dan
desentralisasi untuk mewujudkan pendidikan yang otonom dan
demokratis perlu memperhatikan keragaman dan mendrong partisipasi
masyrakat dengan tetap mengedepankan wawasan nasional. Untuk itu,
keduanya harus di tampung secara berimbang dan saling mengisi.
5. Tuntutan dunia kerja Kegiatan pembelajaran harus dapat mendukung
tumbuh kembangnya pribadi peserta didik yang berjiwa kewirausahaan
dan mempunyai kecakapan hidup. Oleh karena itu, kurikulum perlu
memuat kecakapan hidup untuk membekali peserta didik memasuki
dunia kerja. Hal ini sangat penting terutama bagi satuan pendidikan
kejuruan dan peserta didik yang tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih
tinggi.
6. Perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS)
Pendidikan perlu mengantisipasi dampak global yang membawa
masyarakat berbasis pengetahuan di mana IPTEKS sangat berperan
sebagai penggerak utama perubahan. Pendidikan harus terus-menerus
melakukan adaptasi dan penyesuaian perkembangan IPTEKS sehingga
tetap relevan dan kontekstual dengan perubahan. Oleh karena itu,
kurikulum harus dikembangkan secara berkala dan berkesinambungan
sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
7. Moderasi Beragama Kurikulum harus dikembangkan untuk mendukung
peningkatan iman dan takwa serta akhlak mulia dengan tetap
memelihara toleransi dan kerukunan umat beragama. Oleh karena itu,
15
muatan kurikulum semua mata pelajaran harus ikut mendukung
perilaku kehidupan beragama yang moderat.
8. Dinamika perkembangan global Pendidikan harus menciptakan
kemandirian, baik pada individu maupun bangsa, yang sangat penting
ketika dunia digerakkan oleh pasar bebas. Pergaulan antar bangsa
yang semakin dekat memerlukan individu yang mandiri dan mampu
bersaing serta mempunyai kemampuan untuk hidup berdampingan dengan
suku dan bangsa lain.
9. Persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan Pendidikan diarahkan
untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik
yang menjadi landasan penting bagi upaya pemeliharaan persatuan
dan kesatuan bangsa dalam kerangka (Negara Kesatuan Republik
Indonesia) NKRI. Oleh karena itu, kurikulum harus mendorong
perkembangan wawasan dan sikap kebangsaan serta persatuan nasional
untuk memperkuat keutuhan bangsa dalam wilayah NKRI.
10. Kondisi sosial budaya masyarakat setempat Kurikulum harus
dikembangkan dengan memperhatikan karakteristik sosial budaya
masyarakat setempat dan menunjang kelestarian keragaman budaya.
Penghayatan dan apresiasi pada budaya setempat harus terlebih dahulu
ditumbuhkan sebelum mempelajari budaya dari daerah dan bangsa lain.
11. Kesetaraan Gender Kurikulum harus diarahkan kepada terciptanya
pendidikan yang berkeadilan dan memperhatikan kesetaraan gender
12. Karakteristik satuan pendidikan Kurikulum harus dikembangkan sesuai
dengan visi, misi, tujuan, kondisi, dan ciri khas satuan pendidikan.
13. Pendidikan Anti Korupsi Kurikulum diarahkan pada pembentukan
karakter termasuk mengembangkan kejujuran dan nilai integritas sedini
mungkin agar anak menjadikannya sebagai kebiasaan dan pandangan
hidup termasuk di dalamnya pendidikan anti korupsi.
14. Pendidikan Anti Narkoba Dalam upaya mencegah permasalahan sosial
global saat ini kurikulum harus menjamin terwujudnya karakter
16
peserta didik yang tangguh dan tidak mudah terbawa pada perilaku
menyimpang termasuk penggunaan narkoba.
Kurikulum disusun dijadikan pedoman kegiatan pembelajaran baik
intrakurikuler maupun ekstrakurikuler di MTs NU 03 Al Hidayah Kendal
Kecamatan Kendal Kota Kabupaten Kendal termasuk didalamnya untuk
penyusunan program perencanaan pembelajaran.
1.4. Prinsip-prinsip Pengembangan Kurikulum
Kurikulum dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan di bawah
koordinasi Kementerian Agama Kabupaten berdasarkan Juknis No. 6981 Tahun
2019. Kurikulum MTs NU 03 Al Hidayah Kendal dikembangkan berdasarkan
prinsip-prinsip sebagai berikut:
1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, kepentingan peserta
didik dan lingkungannya.
Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa peserta didik
memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, menjadi warga
negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Untuk mendukung
pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik
disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, kepentingan peserta
didik dan tuntutan lingkungan. Memiliki posisi sentral berarti kegiatan
pembelajaran berpusat pada peserta didik.
2. Beragam dan Terpadu
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan keragaman
karakteristik peserta didik, kondisi daerah, jenjang dan jenis pendidikan,
serta menghargai dan tidak diskriminatif terhadap perbedan agama,
suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender.
Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum,
muatan lokal, dan ekstar kurikuler secara terpadu, serta disusun dalam
keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar subtansi.
17
3. Tanggap Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni
Kurikulum dikembangkan atas dasar kesadaran bahwa ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni yang berkembang secara dinamis. Oleh
karena itu, semangat dan isi kurikulum memberikan pengalaman belajar
peserta didik untuk mengikuti dan memanfaatkan perkembangan ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni.
4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan Pengembangan kurikulum
dilakukan dengan melibatkan pemangku kepentingan (stakeholders)
untuk menjamin relevansi pendidikan dengan kebutuhan kehidupan
termasuk di dalamnya kehidupan kemasyarakatan, dunia usaha dan
dunia industri. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan pribadi,
keterampilan sosial, keterampilan akademik dan keterampilan vokasional
sangat penting.
5. Menyeluruh dan berkesinambungan
Subtansi kurikulum mencakup keseluruhan dimensi kompetensi, bidang
kajian keilmuan dan mata pelajaran yang direncanakan dan disajikan
secara berkesinambungan antar semua jenjang pendidikan.
6. Belajar Sepanjang Hayat
Kurikulum diarahkan kepada proses pengembangan, pembudayaan, dan
pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat. Kurikulum
mencerminkan keterkaitan antara unsur-unsur pendidikan formal, non
formal, dan informal dengan memperhatikan kondisi dan tuntutan
lingkungan yang selalu berkembang, serta arah pengembangan manusia
seutuhnya.
7. Seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah
Kurikulum dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan
daerah untuk membangun kehidupan bermasyrakat, berbangsa dan
bernegara. Kepentingan nasional dan daerah harus saling mengisi dan
memberdayakan sejalan dengan 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila,
UUD 1945, Bhinekka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan
Republik Indonesia (NKRI).