Modul Pembelajaran Virus SMA Kelas X
Modul Pembelajaran Virus SMA Kelas X
BIO.E.10.1 – 10.8
A. IDENTITAS UMUM
Disusun oleh:
Perkiraan Jumlah
Jenjang Kelas Model Pembelajaran Alokasi Waktu
Peserta Didik
B. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
a. Materi Ajar
b. Rubrik Penilaian
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
10.1Peserta didik dapat mengetahui sejarah virus dan ciri – ciri virus dengan menelaah
beberapa referensi materi virus
10.2Peserta didik mampu membedakan proses replikasi virus baik itu siklus litik maupun
siklus lisogenik
10.3Peserta didik mampu mengidentifikasi peranan virus dengan menyajikan daftar
peranan virus yang menguntungkan dan merugikan
10.4Peserta didik mampu mengkaji artikel mengenai vaksin, pencegahan dan pengobatan
infeksi virus dalam peranan bioteknologi.
10.5Peserta didik mampu membuat project kampanye terkait peranan virus baik
menguntungkan atau merugikan melalui media sosial ataupun madding (poster/
podcast/ karikatur/ video/ infografis/ tulisan artikel)
Elemen Capaian Pembelajaran : Pemahaman Sains
Keterampilan Proses
F. METODE/MODEL PEMBELAJARAN
1. Model : Problem Based Learning (Pertemuan 1), Project Based Learning (Pertemuan
2, 3, 4, 5, 6, 7, dan 8)
2. Metode : Presentasi, diskusi, dan tanya jawab
G. MATERI PRASYARAT
Ciri – ciri makhluk hidup
H. PERTANYAAN PEMANTIK
Dua tahun belakangan ini dunia dihebohkan dengan munculnya virus COVID-19
yang mulai menyebar ke seluruh penjuru dunia. Para ilmuwan mulai mengembangkan
vaksin untuk meminimalisir infeksi dan penyebaran yang diakibatkan oleh virus tersebut.
Sebenarnya apa sih vaksin itu? Mengapa perlu ada vaksin? Apakah anggota
keluarga/ kerabat kalian ada yang sudah menerima vaksin?
I. PEMAHAMAN BERMAKNA
Peserta didik akan memahami bahwa virus merupakan partikel mikroskopik yang
dapat menginfeksi sel – sel organisme hidup. Virus berkembang biak dengan cara
melakukan replikasi di dalam sel inang dan kemudian akan mengambil alih fungsi sel
inang tersebut, sehingga akan menyebabkan gangguan/penyakit tertentu.
lOMoARcPSD|27211820
Pengetahuan tentang virus akan bermanfaat dalam menjaga kesehatan diri untuk
mencegah penyakit – penyakit yang disebabkan oleh virus. Meskipun sebagian besar virus
bersifat merugikan dan menyebabkan penyakit, namun virus juga memiliki beberapa
manfaat diantaranya untuk pembuatan vaksin, interferon, profag, dan peta kromosom.
J. KEGIATAN PEMBELAJARAN
TUJUAN
Peserta didik dapat mengetahui sejarah virus dan ciri – ciri virus dengan menelaah
beberapa referensi materi virus
Peserta didik mampu mengidentifikasi peranan virus dengan menyajikan daftar peranan
virus yang menguntungkan dan merugikan
Peserta didik mampu mengkaji artikel mengenai vaksin, pencegahan dan pengobatan
infeksi virus dalam peranan bioteknologi.
Persiapan Pembelajaran
Presensi Peserta didik
Buku tulis untuk mencatat dan alat tulis (pulpen, pensil, penggaris, penghapus)
Bahan belajar (Buku paket berisi materi virus)
Lembar kerja Peserta didik
Apabila muncul pertanyaan yang tidak diharapkan, Guru mengutarakan kepada Peserta didik, b
Materi Virus
mm) sehingga sangat sulit untuk diamati. Virus juga merupakan penyebab penyakit dan memiliki risiko penularan cukup ting
lOMoARcPSD|27211820
3. Bentuk
Pertanyaan Kelompok
Setelah mengawali pemahaman peserta didik mengenai sejarah penemuan virus dan karakterist
lOMoARcPSD|27211820
Guru menyimpulkan Hasil Refleksi di pertemuan hari ini untuk menentukan apakah akan
lanjut ke selanjutnya atau perlu adanya pengulangan pembelajaran:
PERANGKAT ASESMEN
1) Asesmen formatif (diberikan pada saat pre-test dan post-test)
Silahkan pilih jawaban yang paling tepat!
1. Virus tidak dimasukkan dalam klasifikasi makhluk hidup karena dianggap bukan
makhluk hidup. Alasan yang mendukung pernyataan tersebut adalah….
a. Virus berukuran mikroskopis
b. Virus tidak dapat melakukan metabolism secara mandiri
c. Virus hanya memiliki asam nukleat DNA atau RNA saja
d. Virus bersifat parasite obligat
e. Struktur tubuh virus bagian luar berupa protein (kapsid)
2. Perhatikan beberapa jenis virus berikut.
(1) TMV
(2) TYLC
(3) Virus NCD
(4) Bakteriofag
(5) SARS-CoV-2
(6) Virus flu burung
Virus yang menjadi penyebab penyakit pada manusia dan hewan ditunjukkan oleh
nomor….
a. (1) dan (5)
b. (2) dan (3)
c. (3) dan (4)
d. (4) dan (6)
e. (5) dan (6)
3. Perhatikan hal – hal yang berkaitan dengan reproduksi virus berikut.
(1) Sel – sel inang pecah
lOMoARcPSD|27211820
a. Spike
b. Nucleocapside
c. Membrane
d. Envelope
e. RNA viral genome
𝑥 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔
𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
Nilai Peserta Didik
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
=
3) Asesmen Sikap
Indikator:
1. Memberi tanggapan berupa pertanyaan atau jawaban
2. Melakukan diskusi kelompok
3. Mengolah informasi dan gagasan
4. Merefleksi pemikirannya sendiri
5. Sopan terhadap teman dan guru
Rubrik :
lOMoARcPSD|27211820
Skor Deskriptor
5 Jika peserta didik menunjukkan 5 indikator
4 Jika peserta didik menunjukkan 4 indikator
3 Jika peserta didik menunjukkan 3 indikator
2 Jika peserta didik menunjukkan 2 indikator
1 Jika peserta didik menunjukkan 1 indikator
0 Jika peserta didik tidak menunjukkan satupun dari indikator
𝑥 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔
𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
Nilai Peserta Didik
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
=
1. Aktivitas
Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran, silahkan berikan kegiatan
berikut sebagai pengayaan.
a. Aktivitas Pemberian bimbingan secara individu. Hal ini dilakukan apabila ada beberapa
anak yang mengalami kesulitan yang berbeda – beda, sehingga memerlukan bimbingan
secara individual. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang
dialami oleh peserta didik.
b. Pemberian bimbingan secara kelompok. Hal ini dilakukan apabila dalam pembelajaran
klasikal ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan sama.
c. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda. Pembelajaran
ulang dilakukan apabila semua peserta didik mengalami kesulitan. Pembelajaran ulang
dilakukan dengan cara penyederhanaan materi, variasi cara penyajian, penyederhanaan
tes/pertanyaan.
d. Pemanfaatan tutor sebaya, yaitu peserta didik dibantu oleh teman sekelas yang telah
mencapai KKM, baik secara individu maupun kelompok.
2. Materi (terlampir)
3. Asesmen Remedial
Gunakan perangkat asesmen formatif yang sebelumnya telah diberikan atau bisa membuat
soal yang setara dengan asesmen formatif tersebut.
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
TUJUAN
Peserta didik dapat mengetahui sejarah virus dan ciri – ciri virus
Peserta didik mampu membedakan proses replikasi virus
Peserta didik mampu mengidentifikasi peranan virus
Persiapan Pembelajaran
Presensi Peserta didik
Buku tulis untuk mencatat dan alat tulis (pulpen, pensil, penggaris, penghapus)
Bahan belajar (Buku paket berisi materi virus) atau sumber lainnya
Laptop
Ponsel dan Paket Data
Lembar kerja Peserta didik
KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pembukaan (10 Menit)
- Guru membuka kelas dengan salam dan berdoa. Kemudian, memeriksa kehadiran
peserta didik dan mengingatkan untuk selalu menjaga protokol kesehatan (prokes)
selama proses pembelajaran tatap muka (PTM).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang harus dicapai peserta didik.
- Guru menanyakan materi minggu lalu kepada peserta didik.
Kegiatan Inti (60 Menit)
Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan
perhatian pada topik materi: Sejarah dan Ciri – Ciri virus
Stimulus
Guru menampilkan gambar beberapa tokoh peneliti virus, peserta didik
mencoba untuk menebak nama tokoh beserta penelitiannya
Guru mengelompokkan peserta didik sebanyak 3 orang setiap kelompok
Identifikasi
Guru memberikan LKPD serta menjelaskan teknis pengerjaannya
Masalah
kepada peserta didik.
Guru mengarahkan Peserta didik untuk mencari referensi ketika
menyusun draft presentasi
Guru membimbing Peserta didik untuk mencari aspek wajib sebagai
Pengumpulan bahan presentasi yaitu:
Data 1. Kesesuaian materi dengan draft presentasi yang disajikan tiap
kelompok
2. Kesesuaian penulisan nama ilmiah virus (jika ada) sesuai tata nama
penulisan ilmiah
lOMoARcPSD|27211820
KEGIATAN
1. Draft materi presentasi sesuai dengan ketentuan yaitu:
a. Kelompok 1 : Sejarah Penemuan Virus
b. Kelompok 2 : Ukuran dan Bentuk Tubuh Virus
c. Kelompok 3 : Struktur Tubuh Virus
d. Kelompok 4 : Cara Hidup dan Reproduksi Virus
e. Kelompok 5 : Klasifikasi Virus
f. Kelompok 6 : Peranan Merugikan Virus dalam Kehidupan
g. Kelompok 7 : Peranan Menguntungkan Virus dalam Kehidupan
h. Kelompok 8 : Pandemi Covid-19 (Dampak dan Solusinya)
i. Kelompok 9 : Pencegahan dan Pengobatan Infeksi Virus
j. Kelompok 10 : Pembiakan Virus
k. Kelompok 11 : Viroid dan Prion
l. Kelompok 12 : Macam – macam vaksin Covid-19 (Pengertian Vaksin, Manfaat, dan
Fakta)
2. Draft materi dikerjakan di buku latihan dari perwakilan anggota kelompok atau langsung
dikerjakan di powerpoint perwakilan anggota kelompok.
MATERI
Cara hidup virus yaitu dengan parasite obligat intraseluler, artinya virus hanya
dapat hidup pada sel hidup. Virus hanya mampu hidup apabila berhasil menginfeksi sel
inang baik yang berupa sel organisme monoseluler ataupun organisme multiseluler.
Materi genetik yang dibawa juga bergantung pada sel inangnya. Apabila akan menyerang
hewan dan manusia, maka virus membawa materi genetik berbentuk DNA. Sedangkan
jika menyerang tumbuhan virus akan membawa materi genetik berupa RNA. Beberapa
cara virus untuk bertahan hidup dengan memanfaatkan inang, antara lain:
1. Inang Bakteri
Salah satu organisme monoseluler yang bisa dijadikan sebagai inang oleh virus adalah
bakteri. Dengan bergantung hidup pada bakteri, maka virus dapat mereplikasi dirinya.
Misalnya virus berupa bakteriofage bisa menyerang bakteri Escherichia coli untuk
bertahan hidup.
2. Inang Organisme Eukariotik
Virus yang menginfeksi organisme eukariotik hanya mampu menyerang jaringan
tertentu saja. Adapun organisme eukariotik adalah tumbuhan, hewan, dan manusia. Virus
yang menyerang tumbuhan umumnya membawa materi genetik RNA akan menginfeksi
jaringan yang luka pada tanaman tersebut. Selanjutnya tumbuhan akan menularkan
penyakit akibat virus ke tumbuhan lain dengan perantara serangga.
Virus patogen yang menyerang hewan dan manusia membawa materi genetik DNA
serta menginfeksi melalui proses fagositosis. Meski jenis virus yang menyerang manusia
dan hewan kebanyakan berbeda, akan tetapi ada beberapa yang mampu menyerang
keduanya seperti virus Avian Influenza A yang menginfeksi manusia dan unggas.
B) Reproduksi Virus
Salah satu alasan mengapa virus bisa disebut sebagai makhluk hidup adalah karena
mikroba ini mempunyai kemampuan untuk berkembangbiak memperbanyak diri.
Meskipun dalam prosesnya untuk berkembangbiak dengan replikasi, virus membutuhkan
sel inang untuk diinfekesi. Tahap – tahap dalam reproduksi virus: adsorps,
penetrasi, sintesis (eklifase), pematangan, dan lisis. Reproduksi virus dapat melalui:
1. Siklus litik: sel inang mati dan terbentuk virion baru
2. Siklus lisogenik: sel inang hanya mengandung profag, bisa membelah dan tidak mati,
serta tidak terbentuk virion baru
lOMoARcPSD|27211820
Replikasi, yaitu memperbanyak diri pada sel inang yang hidup (hospes), jika tidak,
virus akan mengkristalkan diri. Reproduksi virus terdiri dari dua siklus, yaitu siklus litik
dan siklus lisogenik. Virus memiliki mekanisme pembentukan mRNA berbeda – beda.
1. Pada virus ssRNA-, RNA membutuhkan enzim RNA polymerase untuk membentuk
mRNA, dimana DNA diubah menjadi RNA
2. Pada virus ssRNA+, RNA dapat langsung menjadi mRNA
3. Pada virus dsRNA-RT dan ssRNA-RT, RNA diubah terlebih dahulu menjadi DNA
dengan enzim trakskripsi
C) Klasifikasi Virus
Ada beragam cara – cara melakukukan pengklasifikasian virus oleh para ilmuwan.
Salah satu klasifikasi virus yang terkenal adalah versi International Committee on
Taxonomy of Viruses atau ICTV. Menurut versi tersebut virus dikelompokkan dalam 7
grup utama dan dipisahkan dari sistem klasifikasi makhluk hidup.
lOMoARcPSD|27211820
Setelah Peserta didik memperdalam pemahaman materi terkait virus. Guru mengarahkan peser
Guru menyimpulkan Hasil Refleksi di pertemuan hari ini untuk menentukan apakah akan
lanjut ke selanjutnya atau perlu adanya pengulangan pembelajaran:
𝑥 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔
Nilai Peserta Didik 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
= 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
2) Asesmen Sikap
Indikator:
1. Memberi tanggapan berupa pertanyaan atau jawaban
2. Melakukan diskusi kelompok
3. Mengolah informasi dan gagasan
4. Merefleksi pemikirannya sendiri
5. Sopan terhadap teman dan guru
Rubrik :
Skor Deskriptor
5 Jika peserta didik menunjukkan 5 indikator
4 Jika peserta didik menunjukkan 4 indikator
3 Jika peserta didik menunjukkan 3 indikator
2 Jika peserta didik menunjukkan 2 indikator
1 Jika peserta didik menunjukkan 1 indikator
0 Jika peserta didik tidak menunjukkan satupun dari indikator
𝑥 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔
Nilai Peserta Didik 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
= 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
lOMoARcPSD|27211820
1. Aktivitas
Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran, silahkan berikan kegiatan
berikut sebagai pengayaan.
a. Aktivitas Pemberian bimbingan secara individu. Hal ini dilakukan apabila ada beberapa
anak yang mengalami kesulitan yang berbeda – beda, sehingga memerlukan bimbingan
secara individual. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang
dialami oleh peserta didik.
b. Pemberian bimbingan secara kelompok. Hal ini dilakukan apabila dalam pembelajaran
klasikal ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan sama.
c. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda. Pembelajaran
ulang dilakukan apabila semua peserta didik mengalami kesulitan. Pembelajaran ulang
dilakukan dengan cara penyederhanaan materi, variasi cara penyajian, penyederhanaan
tes/pertanyaan.
d. Pemanfaatan tutor sebaya, yaitu peserta didik dibantu oleh teman sekelas yang telah
mencapai KKM, baik secara individu maupun kelompok.
2. Materi (terlampir)
3. Asesmen Remedial
Gunakan perangkat asesmen formatif yang sebelumnya telah diberikan atau bisa membuat
soal yang setara dengan asesmen formatif tersebut.
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
TUJUAN
Peserta didik dapat mengetahui sejarah virus dan ciri – ciri virus dengan menelaah
beberapa referensi materi virus
Peserta didik mampu membedakan proses replikasi virus baik itu siklus litik maupun
siklus lisogenik
Peserta didik mampu mengidentifikasi peranan virus dengan menyajikan daftar peranan
virus yang menguntungkan dan merugikan
Pembukaan (10 Menit)
- Guru melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa
- Guru memeriksa
Persiapan kehadiran peserta didik
Pembelajaran
- GuruPeserta
Presensi memberikan
didik gambaran tentang manfaat mempelajari materi yang akan dipelajari
- Guru
Buku tulismenyampaikan
untuk mencatattujuan pembelajaran
dan alat tulis (pulpen, pensil, penggaris, penghapus)
Bahan
- Gurubelajar (Buku paket
mengaitkan berisi
materi materi virus)
pembelajaran atau kehidupan
dengan sumber lainnya
sehari – hari
Laptop
- Guru menyampaikan tata cara sistem penilaian dalam belajar
Ponsel dan Paket Data Kegiatan Inti (60 Menit)
Lembar kerja Peserta didik
Guru memberikan pertanyaan terkait materi virus yang akan dibahas
sesuai pertemuan
Stimulus
Guru mengarahkan Peserta didik untuk menjawab untuk mengetahui
tingkat pemahaman Peserta didik
Guru menanyakan kepada Peserta didik “Apakah Covid-19 memberikan
Identifikasi
dampak yang buruk bagi kehidupan?” dan “Apakah Covid-19 juga
Masalah
memberikan dampak positif bagi kehidupan?”
Guru mengarahkan Peserta didik untuk mempresentasikan hasil
diskusi kelompok sesuai pembagian materi yang telah diberikan
Pengumpulan
Guru mempersilahkan Peserta didik yang lain untuk memberikan
tanggapan, persetujuan, ketidak setujuan, atau pertanyaan.
lOMoARcPSD|27211820
MATERI
2. Peranan menguntungkan
Pada siklus lisogenik terjadi penggabungan materi genetik virus dan bakteri
yang dikenal dengan nama profage. Virus dalam mode profage ini mengandung DNA
bakteri. DNA merupakan materi genetik yang membawa sifat suatu makhluk hidup.
Apabila DNA berubah, maka sifatnya juga akan berubah. Dengan demikian, virus
yang menginfeksi bakteri pertama akan memiliki sifat dari bakteri tersebut.
Selanjutnya, apabila virus menginfeksi bakteri kedua, maka akan memiliki sifat yang
terdapat pada virus pertama sekaligus sifat dari bakteri kedua, demikian seterusnya.
Peristiwa ini kemudian dimanfaatkan oleh para ilmuwan untuk melakukan penelitian
dalam bidang bioteknologi, khususnya rekayasa genetik sehingga terciptalah suatu
formula biotik yang dapat bermanfaat bagi manusia.
1. Vektor rekayasa genetika
Virus dapat direkayasa dengan disisipi gen yang menguntungkan, sehingga virus
dapat menjadi pembawa/vector
2. Melemahkan bakteri pathogen
Bakteri yang disisipi virus akan membentuk profage yang bersifat tidak ganas,
sehingga sifat pathogen menjadi lemah
3. Pembuatan vaksin
Vaksin adalah antigen (virus) yang telah lemah atau hilang patogenitasnya dan
dapat merangsang ingatan imunologis dan pembentukan antibodi dan interferon
tubuh secara alami
Contoh vaksin: vaksin polio salk, vaksin polio oral (OPV), vaksin rabies, vaksin
hepatitis B, vaksin influenza, vaksin cacar, dan vaksin MMR (Measles, Mumps,
Rubella)
adalah gastroenteritis. Penyakit ini dapat disebabkan oleh berbagai macam jenis
virus, yaitu Norovirus, Rotavirus, Astrovirus, dan Adenovirus.
2. Infeksi virus pada hati
Infeksi virus pada hati adalah penyebab umum penyakit hepatitis. Tergantung jenis
virusnya, virus ini dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi feses
(tinja) seseorang yang terinfeksi. Penularan juga dapat terjadi melalui pemakaian
jarum suntik yang tidak steril, serta kontak langsung dengan darah, urine, sperma
atau cairan vagina seseorang yang terinfeksi. Contoh penyakit hati akibat infeksi
virus adalah hepatitis A, B, C, D, dan E.
3. Infeksi virus pada kelamin
Infeksi virus pada kelamin menular melalui hubungan seksual yang sering berganti
pasangan dan tidak menggunakan kondom. Jenis virus ini menimbulkan ruam dan
benjolan di kelamin.
Beberapa penyakit akibat infeksi virus pada kelamin adalah:
a. Kutil kelamin, akibat human papillomavirus (HPV
b. Herpes genital, akibat virus Herpes simplex (HSV)
Pencegahan Infeksi Virus
a. Virus bersifat pathogen saat:
1. Virus melakukan fase lisis/pelepasan sehingga sel mengalami kematian
2. Produksi toksin oleh sel yang terjangkit
3. Adanya komponen toksik yang dimiliki virus, misalnya sampul virus
Tubuh secara alami membentuk pertahanan berupa:
1) Interferon yang memperingatkan sel – sel tubuh akan bahaya dari virus Akan
tetapi, kecepatan pembentukan interferon tidak sebanding dengan replikasi virus
sehingga virus masih dapat menjangkiti sel – sel tubuh. Penecegahan terhadap
penyakit yang disebabkan virus pada umumnya adalah dengan menjaga agar
kekebalan tubuh tidak turun
2) Pencegahan terhadap virus antara lain:
1. Memiliki gaya hidup dan pola makan baik
2. Melakukan vaksinasi terhadap penyakit
3. Tidak melakukan kontak cairan dengan orang/hewan yang terjangkit virus,
karena virus dapat disebarkan melalui cairan tubuh.
Pengobatan Infeksi Virus
lOMoARcPSD|27211820
Pengobatan infeksi virus tergantung pada jenis yang dialami pasien. Beberapa
infeksi virus, seperti infeksi virus pada sistem pernapasan dan pencernaan, umumnya
tidak perlu ditangani karena gejalanya akan hilang dengan sendirinya. Meski
demikian, dokter dapat meresepkan beberapa jenis obat yang jenisnya akan
disesuaikan dengan gejala pada pasien, seperti:
1. Dekongestan, untuk mengobati pilek atau hidung tersumbat
2. Loperamide, untuk menangani diare
3. Paracetamol dan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), untuk menurunkan
demam dan mengurangi nyeri
Pada kasus infeksi virus seperti flu, herpes, dan HIV, dokter dapat meresepkan
obat antivirus, seperti oseltamivir, valacyclovir, dan nevirapine.
Interferon juga dapat diberikan untuk penanganan hepatitis kronis, serta kutil kelamin.
Namun, perlu diketahui bahwa obat antivirus, termasuk interferon, hanya mencegah
virus berkembang dan tidak membunuh virus itu sendiri.
D) Pembiakan Virus
Ada tiga cara yang umum digunakan untuk membiakkan virus, yaitu dengan
inokulasi pada hewan percobaan, inokulasi pada telur berembrio, inokulasi pada biakan
jaringan.
1. Inokulasi Pada Hewan Percobaan
Hewan percobaan pada biakan ini menggunakan hewan percobaan sebagai media
untuk menanam virus. Jenis hewan percobaan, umur, jenis kelamin, serta cara
penyuntikan tergantung dari jenis virus yang akan dibiakan. Misal :
b. Virus Polio Hewan yang digunakan adalah kera, cara penyuntikan
intracerebral/intra spinal/intra nasal/ intra muskular. Dalam waktu 2 minggu
setelah penyuntikan maka kera akan lumpuh. Berarti didalam tubuh kera ada dan
berkembang virus polio dan didalam tinja kera dapat ditemukan virus polio.
c. Virus Rabies Hewan yang digunakan tikus putih dewasa yang disuntik secara intra
cerebral. 1 – 2 minggu kemudian tikus akan sakit, bulunya rontok dan mati
d. Virus Dengue Digunakan hewan percobaan bayi tikus putih umur 1 – 3
hari,disuntikan secara intra cerebral. Setelah 7 – 10 hari tikus akan mengalami
kejang
– kejang atau lemas lalu mati. Maka darah tikus tadi mengandung virus
2. Inokulasi Virus dengan Kultur Jaringan (In Vitro)
lOMoARcPSD|27211820
Virus dapat diperbanyak dengan melakukan kultur sel yaitu menumbuhkan sel
yang terinfeksi virus secara invitro. Kultur jaringan merupakan suatu metode untuk
memperbanyak jaringan/sel yang berasal atau yang didapat dari jaringan orisinal
tumbuhan atau hewan setelah terlebih dahulu mengalami pemisahan secara
mekanis atau kimiawi secara invitro (dalam tabung kaca). Kultur sel yang didapat
dari jaringan secara langsung disebut kultur sel primer, sedangkan kultur sel yang
telah mengalami penanaman berulang – kali (passage) disebut kultur cell line atau sel
strain. Virus ditumbuhkan di dalam kultur bertujuan untuk mendapatkan stock virus.
Biakan sel pada kultur jaringan terbagi atas :
a. Biakan sel primer
Sel diambil dalam keadaan segar dari binatang. Sel demikian mampusecara
terbatas membelah dan selanjutnya mati, misalnya biakan primer berasaldari ginjal
monyet, embrio ayam, dll.
b. Biakan sel haploid
Yaitu kumpulan satu jenis sel yang mampu membelah kira – kira 100 kali sebelum
mati.
c. Biakan sel letusan
Sel yang mampu membelah tak terbatas
3. Pembiakan virus dalam telur berembrio (In ovo)
Karena telur merupakan sumber sel hidup yang relatif murah untuk isolasi virus,
maka carain ovo ini sering digunakan dalam laboratorium. Embrio berada dalam
kantung amnion yang berisi cairan amnion yang berwarna putih jernih. Telur
berembrio yang biasa digunakan adalah telur ayam negeri, telur ayam kampung, atau
telur bebek. Pembiakan dalam telur berembrio ini lebih baik dari penyuntikan pada
binatang percobaan karena:
a. Telur bertunas bersih dan steril, bebas dari bakteri.
b. Tidak memiliki mekanisme kekebalan seperti pada binatang percobaan yang dapat
menghalangi perkembangbiakan virus.
c. Tidak memerlukan pemberian makanan dan sangkar.
Beberapa contoh penggunaan telur berembrio untuk membiakan virus adalah :
a. Virus Variola Digunakan telur berembrio umur 10 – 13 hari disuntikan virus
dengan meneteskan pada bagian CAM (Chorio Alantois Membrane)
b. Virus Influenza Digunakan telur berembrio umur 10 – 14 hari disuntikan
intraamnion.
lOMoARcPSD|27211820
c. Virus Herpes Simpleks Umur telur 12 hari, disuntikan dengan meneteskan pada
CAM.
Vaksin ini merupakan jenis vaksin inaktivasi. Artinya vaksin berisi patogen yang
sudah dimatikan, sehingga bisa merangsang terbentuknya sistem kekebalan tubuh
tanpa menyebabkan penyakit. Vaksin Sinovac diberikan sebanyak dua dosis
dengan jarak waktu antara tiap pemberian minimal selama 28 hari.
2. Vaksin Astrazeneca
Vaksin ini bekerja dengan cara membawa protein lonjakan ke dalam sel tubuh,
sehingga sel – sel bisa membacanya dan membuat salinan protein lonjakan. Sistem
kekebalan tubuh kemudian akan belajar untuk mengenali dan melawan virus
SARS- CoV-2. Sama seperti Sinovac, vaksin AstraZeneca juga diberikan sebanyak
dua kali penyuntikan dengan jarak waktu pemberian antar dosis yaitu 12 minggu.
3. Vaksin Moderna
Vaksin ini diklaim memiliki efektivitas sebesar 94,5 persen. Vaksin ini berbasis
mRNA yang bekerja dengan cara menginstruksikan sel untuk membuat protein
lonjakan, sehingga tubuh bisa menghasilkan respons kekebalan dan menyimpan
informasi tersebut.
4. Vaksin Sinopharm
Vaksin ini juga merupakan vaksin inaktivasi yang menstimulasi sistem kekebalan
tubuh tanpa risiko menyebabkan penyakit. Sinopharm diberikan sebanyak 2 dosis
dengan interval 3 – 4 minggu.
5. Vaksin Pfizer
Pfizer mengklaim memiliki efektivitas 95 persen untuk menangkal virus corona,
dan tidak menimbulkan risiko efek samping yang berarti. Vaksin Pfizer diberikan
sebanyak dua kali penyuntikan dengan interval antar dosis, yaitu 21 – 28 hari.
6. Vaksin Novavax
Vaksin ini diberikan sebanyak dua dosis, berisi protein untuk membawa fragmen
virus corona yang tidak berbahaya untuk menghasilkan reaksi kekebalan.
Pertanyaan Mandiri
1. Seorang bayi menderita cacar air sebelum mendapatkan imunisasi dari puskesmas. Apakah
bayi tersebut perlu diimunisasi cacar air setelah sembuh? Jelaskan
2. Penyakit influenza yang disebabkan oleh virus sering menyerang manusia berulang kali.
Apakah virus yang menyerang manusia tersebut merupakan virus yang sama? Jelaskan
alasannya
lOMoARcPSD|27211820
Guru menyimpulkan Hasil Refleksi di pertemuan hari ini untuk menentukan apakah akan
lanjut ke selanjutnya atau perlu adanya pengulangan pembelajaran:
1) Asesmen Presentasi
Indikator :
1. Dapat menjawab pertanyaan atau merespon tanggapan yang diberikan oleh kelompok
lain
2. Mampu menjelaskan materi dengan benar
3. Tampilan powerpoint jelas dan mudah dibaca
4. Pembagian untuk mempresentasikan materi dilakukan secara adil
5. Pengumpulan powerpoint tepat waktu (Sebelum jam pelajaran Biologi dan H+1 setelah
powerpoint mendapat saran dan tanggapan dari guru)
Rubrik :
Skor Deskriptor
5 Jika peserta didik menunjukkan 5 indikator tersebut
4 Jika Peserta didik hanya menunjukkan 4 indikator tersebut
3 Jika Peserta didik hanya menunjukkan 3 indikator tersebut
2 Jika Peserta didik hanya menunjukkan 2 indikator tersebut
1 Jika Peserta didik hanya menunjukkan 1 indikator tersebut
0 Jika Peserta didik tidak menunjukkan 5 indikator tersebut
𝑥 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔
𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
Nilai Peserta Didik
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
=
2) Asesmen Sikap
Indikator:
lOMoARcPSD|27211820
𝑥 100
Nilai Peserta Didik 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔
= 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
1. Aktivitas
Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran, silahkan berikan kegiatan
berikut sebagai pengayaan.
a. Aktivitas Pemberian bimbingan secara individu. Hal ini dilakukan apabila ada beberapa
anak yang mengalami kesulitan yang berbeda – beda, sehingga memerlukan bimbingan
secara individual. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang
dialami oleh peserta didik.
b. Pemberian bimbingan secara kelompok. Hal ini dilakukan apabila dalam pembelajaran
klasikal ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan sama.
c. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda. Pembelajaran
ulang dilakukan apabila semua peserta didik mengalami kesulitan. Pembelajaran ulang
dilakukan dengan cara penyederhanaan materi, variasi cara penyajian, penyederhanaan
tes/pertanyaan.
d. Pemanfaatan tutor sebaya, yaitu peserta didik dibantu oleh teman sekelas yang telah
mencapai KKM, baik secara individu maupun kelompok.
2. Materi (terlampir)
3. Asesmen Remedial
Gunakan perangkat asesmen formatif yang sebelumnya telah diberikan atau bisa membuat
soal yang setara dengan asesmen formatif tersebut
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
TUJUAN
Peserta didik mampu mengkaji artikel mengenai vaksin, pencegahan dan pengobatan infeksi
virus dalam peranan bioteknologi.
Persiapan Pembelajaran
Presensi Peserta didik
Buku tulis untuk mencatat dan alat tulis (pulpen, pensil, penggaris, penghapus)
Bahan belajar (Buku paket berisi materi virus) atau sumber lainnya
Ponsel dan Paket Data
Lembar kerja Peserta didik
Apabila muncul pertanyaan yang tidak diharapkan, Guru mengutarakan kepada Peserta didik, b
No Pertanyaan Ya Tidak
1. Apakah 90% Peserta didik sudah mengerti pengertian virus?
Apakah 90% Peserta didik sudah paham perbedaan virus dan makhluk
2.
hidup lainnya?
3. Apakah 90% Peserta didik sudah paham penyebab pandemic Covid-19?
Guru menyimpulkan Hasil Refleksi di pertemuan hari ini untuk menentukan apakah akan
lanjut ke selanjutnya atau perlu adanya pengulangan pembelajaran:
𝑥 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔
𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
Nilai Peserta Didik
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
=
2) Asesmen Sikap
Indikator:
1. Memberi tanggapan berupa pertanyaan atau jawaban
2. Melakukan diskusi kelompok
3. Mengolah informasi dan gagasan
4. Merefleksi pemikirannya sendiri
5. Sopan terhadap teman dan guru
Rubrik :
Skor Deskriptor
5 Jika peserta didik menunjukkan 5 indikator
4 Jika peserta didik menunjukkan 4 indikator
3 Jika peserta didik menunjukkan 3 indikator
2 Jika peserta didik menunjukkan 2 indikator
1 Jika peserta didik menunjukkan 1 indikator
0 Jika peserta didik tidak menunjukkan satupun dari indikator
lOMoARcPSD|27211820
𝑥 100
Nilai Peserta Didik 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔
= 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
1. Aktivitas
Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran, silahkan berikan kegiatan
berikut sebagai pengayaan.
a. Aktivitas Pemberian bimbingan secara individu. Hal ini dilakukan apabila ada beberapa
anak yang mengalami kesulitan yang berbeda – beda, sehingga memerlukan bimbingan
secara individual. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang
dialami oleh peserta didik.
b. Pemberian bimbingan secara kelompok. Hal ini dilakukan apabila dalam pembelajaran
klasikal ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan sama.
c. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda. Pembelajaran
ulang dilakukan apabila semua peserta didik mengalami kesulitan. Pembelajaran ulang
dilakukan dengan cara penyederhanaan materi, variasi cara penyajian, penyederhanaan
tes/pertanyaan.
d. Pemanfaatan tutor sebaya, yaitu peserta didik dibantu oleh teman sekelas yang telah
mencapai KKM, baik secara individu maupun kelompok.
2. Materi (terlampir)
3. Asesmen Remedial
Gunakan perangkat asesmen formatif yang sebelumnya telah diberikan atau bisa membuat
soal yang setara dengan asesmen formatif tersebut.
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
lOMoARcPSD|27211820
TUJUAN
Peserta didik mampu membuat project kampanye terkait peranan virus baik menguntungkan
atau merugikan melalui media sosial ataupun madding (poster/ podcast/ karikatur/ video/
infografis/ tulisan artikel)
Persiapan Pembelajaran
Presensi Peserta didik
Buku tulis untuk mencatat dan alat tulis (pulpen, pensil, penggaris, penghapus)
Bahan belajar (Buku paket berisi materi virus) atau sumber lainnya
Ponsel dan Paket Data
Lembar kerja Peserta didik
Setelah Peserta didik memperdalam pemahaman materi solusi pencegahan penyebaran virus. G
3. Apakah 90% Peserta didik sudah paham terkait Peranan Virus dalam
Kehidupan?
Guru menyimpulkan Hasil Refleksi di pertemuan hari ini untuk menentukan apakah akan
lanjut ke selanjutnya atau perlu adanya pengulangan pembelajaran:
𝑥 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔
𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
Nilai Peserta Didik
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
=
2) Sikap
Indikator:
1. Memberi tanggapan berupa pertanyaan atau jawaban
2. Melakukan diskusi kelompok
3. Mengolah informasi dan gagasan
4. Merefleksi pemikirannya sendiri
5. Sopan terhadap teman dan guru
Rubrik :
Skor Deskriptor
5 Jika peserta didik menunjukkan 5 indikator
4 Jika peserta didik menunjukkan 4 indikator
3 Jika peserta didik menunjukkan 3 indikator
2 Jika peserta didik menunjukkan 2 indikator
1 Jika peserta didik menunjukkan 1 indikator
0 Jika peserta didik tidak menunjukkan satupun dari indikator
lOMoARcPSD|27211820
𝑥 100
Nilai Peserta Didik 𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔
= 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑢𝑚
1. Aktivitas
Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran, silahkan berikan kegiatan
berikut sebagai pengayaan.
a. Aktivitas Pemberian bimbingan secara individu. Hal ini dilakukan apabila ada beberapa
anak yang mengalami kesulitan yang berbeda – beda, sehingga memerlukan bimbingan
secara individual. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang
dialami oleh peserta didik.
b. Pemberian bimbingan secara kelompok. Hal ini dilakukan apabila dalam pembelajaran
klasikal ada beberapa peserta didik yang mengalami kesulitan sama.
c. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda. Pembelajaran
ulang dilakukan apabila semua peserta didik mengalami kesulitan. Pembelajaran ulang
dilakukan dengan cara penyederhanaan materi, variasi cara penyajian, penyederhanaan
tes/pertanyaan.
d. Pemanfaatan tutor sebaya, yaitu peserta didik dibantu oleh teman sekelas yang telah
mencapai KKM, baik secara individu maupun kelompok.
2. Materi (terlampir)
3. Asesmen Remedial
Gunakan perangkat asesmen formatif yang sebelumnya telah diberikan atau bisa membuat
soal yang setara dengan asesmen formatif tersebut
lOMoARcPSD|27211820
K. PERANGKAT ASSESMEN
Nilai akhir diperoleh berdasarkan modus (skor yang sering muncul) dari ke empat
aspek sikap di atas.
Kategori nilai:
Sangat baik : apabila memperoleh nilai akhir 4
Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3
Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2
Kurang : apabila memperoleh nilai akhir
1
b. Penilaian Sumatif
I. Pilihan Ganda
1. Perhatikan sifat – sifat mikroorganisme berikut!
1) Tubuh tersusun atas DNA atau RNA saja
2) Memiliki sifat selalu merugikan
3) Hanya dapat berkembang biak dalam sel hospes
4) Terdiri atas satu sel
5) Dapat membentuk kristal
Karakteristik yang dimiliki oleh virus terdapat pada angka ….
A. 1), 2), dan 3)
B. 1), 2), dan 5)
C. 1), 3), dan 5)
D. 2), 3), dan 4)
E. 2), 3), dan 5)
2. Virus dapat bereproduksi di dalam sel inang dengan cara melekatkan bagian
ekornya. Lalu memasukan materi genetik ke sel tersebut dengan tujuan ….
A. Mengendalikan sintesis protein dan membentuk bagian – bagian tubuh virus
B. Mengeluarkan organel – organel sel inang untuk tempat reproduksi virus
C. Melumpuhkan sel inang agar tidak dapat melakukan pembelahan
D. Menghancurkan sel inang dan menggantinya dengan sel virus
E. Memacu produksi enzim untuk merusak sel inang
3. Virus cacar pada manusia hanya dapat menyerang sel kulit dan menimbulkan
luka cacar di seluruh tubuh. Virus ini tidak dapat menyerang sel – sel tubuh yang
lain karena ….
A. Sel kulit sangat rentan terhadap virus sehingga mudah terinfeksi
B. Sel – sel tubuh yang lain tidak mempunyai reseptor untuk virus cacar
C. Sel – sel tubuh yang lain memiliki tingkat kekebalan yang lebih tinggi
D. Sel kulit terletak paling luar sehingga langsung berhubungan dengan udara luar
E. Komponen – komponen yang dibutuhkan untuk replikasi virus hanya ada
pada sel kulit
4. Replikasi virus dapat terjadi melalui dua siklus yang berbeda. Pada tahap sintesis
dalam siklus lisogenik terjadi tahapan ….
A. Sel bakteri mengalami lisis, kemudian dinding bakteri pecah
B. DNA virus masuk ke sel bakteri dan mengendalikan aktivitasnya
lOMoARcPSD|27211820
E. Demam Berdarah
13. Suatu jenis virus menyerang hati (liver) manusia. Infeksi virus tersebut akan
mengakibatkan peradangan hati akut yang dapat berkembang menjadi kanker
hati. Virus yang dimaksud adalah ….
A. Human Papilloma Virus
B. Hepatitis B Virus
C. Warzer Virus
D. Adenovirus
E. HIV
14. Virus lebih banyak merugikan manusia karena menimbulkan berbagai macam
penyakit. Penyakit pada manusia yang disebabkan virus dan mengakibatkan
peradangan pada selaput otak adalah ….
A. Gondong
B. Trakom
C. Meningitis
D. Ebola
E. Herpes
15. SARS atau Severe Acute Respiratory Syndrome menyerang berbagai Negara di
Dunia. Penyakit ini disebabkan oleh virus ….
A. Measles virus
B. Mumps virus
C. Herpes virus
D. Coronavirus
E. Rhabdovirus
Rubrik Penilaian
No Jawaban Skor No Jawaban Skor No Jawaban Skor
1 C 1 6 C 1 11 A 1
2 A 1 7 C 1 12 E 1
3 B 1 8 A 1 13 B 1
4 E 1 9 D 1 14 C 1
5 D 1 10 B 1 15 D 1
II. Uraian
1. Virus corona adalah sebutan untuk berbagai jenis virus dari keluarga
coronaviridae. Virus ini umumnya ditemukan pada hewan, namun beberapa jenis
dapat menginfeksi dan menyebabkan penyakit pada manusia. Sementara itu,
COVID-19 adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus corona jenis
baru yang pertama kali ditemukan pada Desember 2019 lalu. Berdasarkan kajian
literature, maka:
a. Bagaimanakah cara penularan penyakit covid-19?
lOMoARcPSD|27211820
b. Apa solusi yang dapat anda lakukan untuk pencegahan penyakit tersebut.
2. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dan sangat ditakuti oleh manusia
adalah AIDS. AIDS disebabkan oleh virus HIV. HIV sebenarnya tidak langsung
menyebabkan kematian, tetapi penderita perlahan – perlahan akan mengalami
banyak infeksi. Mengapa demikian?
3. Penyakit influenza yang disebabkan oleh virus sering menyerang manusia
berulang kali. Apakah virus yang menyerang manusia tersebut merupakan virus
yang sama? Jelaskan alasannya.
2. Soal Remidial
Untuk peserta didik yang belum menguasai materi replikasi virus.
Replikasi virus merupakan proses reproduksi pada virus. Replikasi virus berlangsung melalui daur litik
Rubrik
Berdasarkan kajian materi karakteristik danPenilaian
peranan virus yang telah dibahas bersama, coba carilah lite
Mengapa
No profag merupakan virus yangJawaban
menguntungkan? Skor
Apakah virusDNA
1. Litik: dapatvirus
dilawan dengan
merusak DNAantibiotic? Jelaskan!
sel kemudian menggantikan fungsi sel 10
Mengapa virus memiliki sifat parasite obligat?
dan memecahkan sel. Virus melakukan replikasi untuk selanjutnya
tercipta bakteriofage. Proses tersebut akan menimbulkan indikasi infeksi
virus.
Lisogenik: DNA virus melebur dengan DNA sel serta tidak
menghancurkan sel inang. Proses tersebut tidak menunjukkan indikasi
infeksi virus.
2. (1) Profag dapat digunakan untuk mengubah fenotipe bakteri sehingga 10
bermanfaat dalam bidang kedokteran. Sebagai contoh, DNA virus
digabungkan dengan gen manusia yaitu gen penghasil antigen.
Gabungan gen atau profag tersebut, lalu disambungkan ke DNA
bakteri.
(2) Antibiotik tidak bisa membunuh virus karena virus memiliki struktur
yang berbeda dan bereplikasi dengan cara yang berbeda dari bakteri.
Antibiotik tidak melawan infeksi yang disebabkan oleh virus seperti
pilek, flu, dan bronkitis. Menggunakan antibiotik untuk melawan
infeksi virus, seperti pilek, flu, dan bronkitis tidak akan
menyembuhkan infeksi. Memakai antibiotik berlebihan dan bukan
pada waktunya, seperti pada saat diserang virus malah dapat
berkontribusi terhadap resistensi antibiotik, yang mengakibatkan
bakteri yang seharusnya dapat mati karena antibiotik menjadi
mampu melawan efek antibiotik, dapat bertahan hidup dan terus
menimbulkan penyakit.
(3) Hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di
dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel
lOMoARcPSD|27211820
M. Glosarium
1. Group Investigation : Model pembelajaran berbasis investigasi
2. Discovery Learning : Model pembelajaran berbasis penemuan
3. Gawai : Alat yang bertujuan spesifik untuk berkomunikasi/HP
4. Problem Based Learning : Model pembelajaran berbasis masalah
5. Kampanye : Usaha untuk memberitahu, membujuk perilaku
khalayak
6. Mikroskopik : Berukuran sangat kecil
7. Antibodi : Sistem kekebalan tubuh
8. Interferon : Protein alami yang diproduksi tubuh sebagai respon
tubuh dalam melawan senyawa berbahaya, seperti
virus, bakteri, atau pathogen lain
9. Pathogen : Agen biologis yang menyebabkan penyakit
pada inangnya
10. Lisis : Persitiwa pecah atau rusaknya integritas membrane sel
dan menyebabkan keluarnya organel sel
N. Daftar Pustaka
Khristiyono. 2016. Buku Penilaian Biologi. Jakarta: Erlangga.
Henny Purnamawati, dkk. 2019. Pegangan Guru Biologi. Yogyakarta: PT Penerbit Intan
Pariwara.
Materi78. (23 Juni 2013). Materi Biologi. Diakses pada 16 Juni 2021, dari
[Link]
Mengetahui, Jakarta,
Kepala SMAN Guru Mata Pelajaran
..... ....
NIP. NIP.