BAB II
TELAAH KURIKULUM, STRATEGI PEMBELAJARAN, SISTEM
EVALUASI DAN PEMANFAATAN
A. Telaah Kurikulum dan Perangkat Pembelajaran Yang Digunakan Oleh
Guru
Kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan
mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan
sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai
tujuan pendidikan tertentu. Dalam pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP), Departemen Pendidikan dan Kebudayaan telah
menetapkan kerangka dasar Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar
Kompetensi (SK), dan Kompetensi Dasar (KD).
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan
kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing –
masing satuan pendidikan. Pengembangannya dilakukan oleh tim
kurikulum dan harus berdasarkan tingkat satuan pendidikan, potensi
daerah, atau karakteristik daerah, social budaya masyarakat setempat dan
peserta didik.
Satuan pendidikan merupakan pusat pengembangan budaya. KTSP
ini mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa sebagai satu
kesatuan kegiatan pendidikan yang terjadi di sekolah. Nilai-nilai yang
dimaksud di antaranya: religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras,
kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta
tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca,
peduli social dan lingkungan, serta tanggung jawab. Nilai – nilai
melingkupi dan terintegrasi dalam seluruh kegiatan pendidikan sebagai
budaya sekolah.
Memperhatikankondisinyata SMAN 1 Lembar yang berada di
wilayah dekat pelabuhan yang merupakan pintu gerbang masuknya orang
dan barang serta lingkunganpenduduk yang cukup maju disbanding seperti
daerah lain di Kabupaten Lombok [Link] samping berada di daerah yang
dekat dengan pelabuhan, SMAN 1 Lembar juga berbatasan langsung
dengan Kecamatan Gerung yang merupakan ibu kota Kabupaten Lombok
Barat. Peserta didik di SMAN 1 Lembar sebagian besar berasal dari desa-
desa di kecamatan Lembar dengan latar belakang ekonomi dan pendidikan
orang tua yang heterogen, maka pengembangan kurikulum juga harus
disesuaikan dengan kondisi tersebut.
Kondisi ideal yang diharapkan yaitu SMA Negeri 1 Lembar bisa
menyamai sekolah yang sudah maju di pusat kota kabupaten maupun
provinsi. Hal ini bukan merupakan sesuatu yang mustahil karena SMA
Negeri1Lembar sudah ditunjuk menjadi sekolah model di Kabupaten
Lombok Barat sejak tahun 2017 dan pada tahun 2019 mendapat
kepercayaan menjadi SMA Zonasi. Ini artinya sudah termasuk sekolah
maju yang merupakan sekolah rujukan di kabupaten. Untuk mencapai
kondisi ideal ini maka semua warga SMAN 1 Lembar harus bahu
membahu mengoptimalkan semua potensi yang dimiliki.
Potensi yang dimiliki oleh SMAN 1Lembar cukup besar untuk
menjadi sekolah maju walaupunintake-nyayaitu peserta didik baru yang
masuk tidak sebagus di sekolah-sekolah yang sudah lebih dulu maju. Ada
sebagian peserta didik yang memiliki potensi bagus di bidang akademik
yang bila dibina dengan tekun bisa menorehkan prestasi secara individu
maupun berkelompok. Ini bisa dilihat dari raihan prestasi sekolah melalui
peserta didiknya yang berhasil meraih juara OSN tingkat kabupaten
bahkan tingkat provinsi. Demikian pula di bidang non akademik ada yang
berhasil meraih prestasi di ajang O2SN dan FLS2N di tingkat kabupaten
dan provinsi.
Dari segi sarana dan prasarana SMAN 1Lembar juga cukup
memadai baik berupa ruang kelas, perpustakaan, lapangan olahraga
maupun laboratorium dan musholla. Laboratorium yang ada yaitu
Laboratorium Fisika, Kimia, Biologi dan Laboratorium Komputer
sebanyak 3 buah. Yang belum ada ruangan Laboratorium Bahasa walau
sebagian besar peserta didik memilih lintas minat Bahasa Inggris.
Memperhatikan kondisi riil dan karakteristik SMAN 1 Lembar
yang terletak pada pintu masuk provinsi NTB dan dihuni oleh beraneka
ragam etnik dan religi menyadari bahwa hal tersebut menjadi tantangan
tersendiri didalam membentuk karakteristik siswanya. Oleh sebab itu
Kurikulum SMA Negeri 1 Lembar berupaya mengadaptasikan aneka
ragam perbedaan tersebut agar kelak dapat menghasilkan lulusan yang
dapat dibanggakan oleh masyarakatnya.
B. Telaah Strategi Pembelajaran Yang Digunakan Oleh Guru
Strategi Pembelajaran merupakan gabungan dari beberapa rangkaian
kegiatan, cara mengorganisasikan materi pelajaran siswa, bahan, peralatan dan
waktu yang digunakan untuk proses pembelajaran dalam mencapai tujuan
kegiatan pembelajaran yang telah ditentukan. Pendekatan saintifik adalah mod
el pembelajaran yang dimulai dari pengumpulan data melalui pengamatan,
melakukan eksperimen, menanyakan, mengolah informasi atau data, hingga
mengomunikasikannya dalam proses penerapan prinsip-prinsip keilmuan.
Discovery learning adalah metode pembelajaran yang menerapkan inquiry-
based instruction. Metode pembelajaran discovery learning akan mendorong
siswa untuk menyelidiki sendiri, membangun pengalaman dan pengetahuan
masa lalu, menggunakan intuisi, imajinasi, kreativitas, mencari informasi baru
untuk menemukan fakta, korelasi, juga kebenaran baru. Strategi-strategi ini
menggunkan beberapa metode yang relevan, berikut diantaranya:
1. Metode Ceramah
Metode Ceramah adalah cara penyampaian materi pembelajara dengan me
ngutamakan interaksi antara guru dan siswa. Dimana seorang guru
menyamapaikan materipembelajarannyamelalui proses penerangan dan
penuturan secara lisan kepada siswanya.
2. Diskusi Kelompok
Kegiatan diskusi kelompok merupakan kegiatan yang dilakukan dengan
melibatkan lebih dari satu individu. Kegiatan diskusi kelompok ini dapat
menjadi alternatif dalam membantu memecahkan permasalahan seorang
individu dalam kegiatan belajarnya.
3. Tanya Jawab
Metode tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk
pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada peserta didik,
tetapi dapat pula dari peserta kepada guru, metode ini bagus untuk peserta
didik karena bisa mengajukan pertanyaan-pert anyaan terkait materi yang
masih kurang dipahami. Dan guru akan menerangkan kembali materi yang
ditanyakan peserta didik.
a) Mengamati
b) Bertanya
c) Mengumpulkan Informasi
d) Mengasosiasi
e) Mengomunikasikan
C. Telaah Sistem dan Perangkat Evaluasi yang Digunakan Guru
Berdasarkan hasil observasi dan juga wawancara bersama guru
pamong, perangkat pembelajaran yang digunakan yaitu Silabus, RPP,
Kalender akademik, prota, promes, dan juga buku paket pegangan guru.
Silabus adalah rencana detail mengenai susunan atau urutan mengajar
guru yang dibuat dalam kategori tema atau mata pelajaran tertentu. Komponen
dalam silabus terdiri dari Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD),
Indikator Raihan Kompetensi, Materi/ konten pembelajaran, waktu, penilaian
serta sumber belajar yang digunakan.
RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran adalah tahapan yang
dilalui oleh guru pada aktivitas pembelajaran. RPP terdiri dari metode, model,
instrumen penilaian, pelaksanaan dan juga evaluasi.
Kalender akademik adalah manajemen waktu untuk pembelajaran
seperti UAS dan UTS, tahun ajaran, minggu efektif dan juga hari libur.
Program tahunan (Prota) yang berguna untuk mengetahui batasan dari
sebuah materi yang ditetapkan sebelumnya dalam tabel prota. Dalam satu
tahun terdiri dari dua smesrter dan prota dibuat berdasarkan program smester
tersebut.
Promes (Program Semester) yang berguna untuk mendeskripsikan
pemberian materi dalam rentang waktu satu semester berlandaskan
kompetensi dasar dan standar kompetensi yang sudah dibuat.
Evaluasi Pembelajaran adalah suatu proses untuk mendapatkan data
atau informasi yang diperlukan untuk melihat sejauh mana dan bagaimana
pembelajaran yang telah berjalan sebagai acuan dalam membuat penilaian
dan perbaikan untuk memaksimalkan hasilnya.
D. Telaah Pemanfaatan TIK yang Digunakan Guru Dalam Pembelajaran
Penggunaan media atau alat bantu mengajar merupakan sesuatu yang
sangat lumrah di lingkungan persekolahan. Penggunaan media membatu guru
untuk menyampaikan meteri dan mampu memberikan penjelasan ke siswa
dengan lebih jelas dan singkat dengan bantuan media pembelajaran juga
mampu membuat suatu pembelajaran lebih menarik. SMAN 1 LEMBAR
merupakan salah satu sekolah yang memanfaatkan media pembelajaran
berbasis IT dengan sangat baik, adapun media pembelajaran yang di gunakan
oleh guru guru di SMAN 1 LEMBAR antara lain LCD pada saat di sekolah,
Power point, Laptop, HP. Penggunaan media berbasis TIK ini sangat
membantu guru maupun siswa dalam proses pembelajaran. guru biasa
menggunakan LCD, laptop dan menyajikan Power point.