0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

Hakikat dan Jenis Media Pembelajaran

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan3 halaman

Hakikat dan Jenis Media Pembelajaran

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB II

KAJIAN TEORITIS

2.1. Hakikat Media Pembelajaran

A. Hakikat Media Pembelajaran

Kata media berasal dari Bahasa latin dan merupakan bentuk jamak dari kata medium
yang berarti “peratara” atau “penyalur”. Dengan demikian, maka media merupakan wahana
penyalur informasi belajar atau penyalur pesan. Menurut Adam & Muhammad dalam
(Baridwan, 2013:809) bahwa media pembelajaran adalah baik fisik maupun teknis yang
digunakan dalam pembelajaran untuk mempermudah guru dalam menyampaikan ilmu kepada
siswa dengan mudah untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Menurut Asyhar (2020) Media pembelajaran merupakan segala sesuatu yang dapat
menyampaikan atau menyalurkan pesan dari suatu sumber belajar secara terencana, sehingga
terjadi lingkungan belajar yang mendukung dimana penerimanya dapat melakukan proses
belajar secara efisien dan efektif. Jadi dapat dikatakan bahwa fungsi media untuk
menyampaikan pesan. Kemudian media pembelajaran dapat digunakan untuk memberikan
materi pembelajaran kepada siswa secara mudah diterima agar siswa mampu memahami
dengan cepat dan mudah. Begitu juga dengan guru yang mudah menyampaikan materi
ajarnya agar siswa mampu menerima dengan cepat.

Media pendidikan memiliki pengaruh yang positif dan sinergi yang mampu merubah
sikap dan tingkah laku mereka ke arah perubahan yang kreatif dan dinamis. Peran media
pendidikan sangat dibutuhkan dalam pembelajaran di mana dalam perkembangannya saat ini
media pendidikan bukan lagi dipandang sekedar alat bantu tetapi merupakan bagian yang
integral dalam sistem pendidikan dan pembelajaran. Pemakaian media pembelajaran dalam
proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru,
membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar dan bahkan membawa pengaruh-
pengaruh psikologis terhadap siswa.

B. Jenis-Jenis Media Pembelajaran

Media pembelajaran juga memiliki jenis yang berbeda terdapat tiga jenis yaitu media
pembelajaran berbasis visual, audio, audio [Link] Aghni (2018:101) media
pembelajaran dapat dikasifikaskan menjadi beberapa jenis di antaranya:

1. Berdasarkan teknologi dibagi menjadi dua yaitu tradisional diantaranya visual


diam seperti proyeksi, overhead. Visual yang tak diproyeksi seperti gambar,
foto, poster, grafik. Audio seperti rekaman, piringan, penyajian multimedia
seperti multiimage, tape. Visual dinamis seperti film, televisi. Cetak seperti
buku teks, modul, majalah. Permainan seperti teka teki. Realita seperti peta,
boneka. Kemudian yang kedua yaitu media teknologi mutakhir seperti media
berbasis telekomunikasi yaitu telekonferensi dan kuliah jarak jauh. Kemudia
yang kedua yaitu media berbasis mikroprosesor seperti computer, compact
disk.
2. Berdasasarkan stimulus yang dimunculkan seperti objek, suara langsung,
papan tulis, media cetak, film bingkai, film gerak, televisi, rekaman audio
yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran
3. Berdasarkan indera yang memiliki ciri-ciri berdasarkan suara, visual, dan
gerak. Sehingga dapat diklasifasikan menjadi media audio visual gerak, media
semi gerak, audio visual diam, audio, visual gerak, cetak, dan visual diam

Menurut Aghni (2018) media pembelajaran berdasarkan pembelajaran:

1. Media visual adalah menggunakan indera pengelihatan. Pendukung dari jenis


media visual ini adanya garis dan bentuk. Contohnya adalah buku tulis, papan
tulis, alat peraga.
2. Media audio visual yaitu kombinasi antara media visual dan audio dengan
menggunakan indera pengelihtan dan pendengaran. Contohnya adalah video,
scrabe, powtoon, moovly.
3. Multimedia adalah media yang paling kompleks contohnya permainan.

Berdasarkan pemahaman atas klarifikasi jenis media pembelajaran bahwa, jenis-jenis


media dapat dibagi dan ditentukan penggunaannya, dan akan mempermudah guru, dalam
melakukan pemilihan media yang tepat pada waktu merencanakan pembelajaran untuk
mencapai tujuan tertentu, dan guru dapat mempergunakan media tersebut sesuai
kebutuhannya.

C. Fungsi Media Pembelajaran

Media berfungsi untuk intruksi di mana informasi yang terdapat dalam media harus
melibatkan siswa. Menurut Suparlan (2020) media pembelajaran memiliki fungsi, di
antaranya adalah dengan fungsi utama dalam membantu guru dalam menyampaikan materi
ajar sesuai dengan kondisi lingkungan pada kegiatan pembelajaran. Menurut Levie 15 &
Lentz dalam (Suparlan, 2020) bahwa terdapat beberapa fungsi pembelajaran di antaranya :

1. Fungsi atensi adalah fungsi menariknya perhatian siswa terhadap konsentrasi


belajar berkaitan dengan media pembelajaran visual yang ditampilkan
2. Fungsi afektif adalah menariknya perhatian konsentrasi siswa dengan
menggunakan media pembelajaran gambar.
3. Fungsi kompensatoris yaitu media visual yang berguna untuk mengetahui
sejauh mana teryariknya siswa dalam membaca.

Menurut Rejeki et al (2020) bahwa media pembelajaran berfungsi untuk


menyampaikan materi pembelajaran oleh pendidik yang ada di kelas. Menurut Rasyid &
Rohani (2018:94) bahwa fungsi dari media pembelajaran adalah untuk menyampaikan materi
pembelajaran, proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, pembelajaran menjadi daya
Tarik untuk siswa, meningkatkan hasil belajar, sebagai media proses pembelajaran,
menjadikan peran guru agar lebih produktif.
Berdasarkan pendapat beberapa ahli tersebut dapat disimpulkan fungsi media
pembelajaran antara lain:

1. Penggunaan media pembelajaran bukan merupakan fungsi tambahan, tetapi


memiliki fungsi tersendiri sebagai sarana bantu untuk mewujudkan situasi
pembelajaran yang lebih efektif
2. Media pembelajaran merupakan bagian integrasi dari keseluruhan proses
pembelajaran. Hal ini mengundang pengertian bahwa media pembelajaran
sebagai salah satu komponen yang tidak berdiri sendiri tetapi saling
berhubungan dengan komponen lainnya.
3. Media pembelajaran dalam penggunaannya harus relevan dengan kompetensi
yang ingin dicapai da nisi pembelajaran itu sendiri.
4. Media pembelajaran bukan berfungsi sebagai alat hiburan, dengan demikian
tidak diperkenankan menggunakannya hanya sekedar untuk permainan atau
memancing perhatian siswa semata.
5. Media pembelajaran meletakkan dasar-dasar yang konkret untuk berfikir

Anda mungkin juga menyukai