0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan9 halaman

Capaian Pembelajaran Seni Rupa Fase D

Diunggah oleh

nisa libra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan9 halaman

Capaian Pembelajaran Seni Rupa Fase D

Diunggah oleh

nisa libra
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Irma Nurul Fatimah

Sekolah: SMP Lazuardi Al-Falah GIS


Tanggal : 25 November 2021

CAPAIAN PEMBELAJARAN SENI RUPA FASE D

Di akhir fase D, siswa secara mandiri dan luwes mengeksplorasi, memilih,


menerapkan, menggabungkan dan bereksperimen dengan menggunakan
keterampilan dan pengetahuan tentang unsur dan prinsip seni, bahan, medium, alat,
teknik, teknologi, prosedur atau proses yang sesuai untuk keperluan karyanya.
Siswa mendokumentasikan proses penciptaan karyanya dan menggunakannya
untuk menjelaskan proses penciptaan karyanya.

Siswa mampu menyampaikan pesan atau merespon sebuah situasi, isu atau kejadian
tertentu melalui karya seni rupa. Mereka juga mampu merefleksikan efektivitas
pesan dalam sebuah karya secara logis dan argumentatif dengan menggunakan kosa
kata seni rupa yang sesuai.

Rasional ATP Fase D

Siswa yang memasuki fase D merupakan siswa remaja awal. Salah satu
karakteristik siswa remaja awal adalah siswa mulai dapat berpikir dengan rasional,
mulai meragukan kemampuannya dan membandingkannya dengan orang lain
(konsep diri yang sedang terbentuk), dan senang diberi kesempatan untuk mencoba
hal baru.
Jika pondasi pemahaman seni di level SD cukup kuat, di SMP siswa tidak
ragu untuk membuat karya dan bereksperimen. Seni di tingkat SD diharapkan
memberikan ruang untuk eksplorasi dan membebaskan anak untuk memilih ragam
karya. Namun jika pada level SD pondasi seninya tidak kuat, anak akan masuk
SMP dengan takut berkarya karena takut membuat kesalahan. Takut dianggap
menghasilkan karya yang jelek karena bentuk tidak sesuai dengan benda aslinya.
Latar belakang ini yang membuat alur dimulai dari apresiasi terhadap karya
seni rupa untuk memahami variasi karya seni dan mendorong siswa menciptakan
karya secara percaya diri. Ketika memasuki SMP kita akan memulai dengan
mengenalkan berbagai karya seni dengan variasi teknik dalam seni rupa sehingga
siswa melihat bahwa ada banyak cara dalam berkarya dan karya yang dianggap
bernilai tidak sama gaya melukisnya.
Siswa juga akan melihat kembali representasi elemen rupa pada karya
seniman yang bertujuan mengekspresikan diri dan menyampaikan pesan. Setelah
mengamati karya seniman, siswa masuk ke dalam tahap eksperimen dengan
berbagai teknik karya seni untuk mengasah rasa percaya diri dan ingin tahu. Hasil
eksperimen siswa akan dijadikan sarana umpan balik. Siswa didorong untuk
mendokumentasikan eksplorasinya ke dalam sebuah jurnal visual. Tahapan setelah
eksperimen, siswa mencoba untuk menghasilkan sebuah karya dengan tema
tertentu dan belajar mengkomunikasikan karya. Siswa saling memberikan feedback
terhadap proses berkarya dan di akhir siswa menampilkan hasil karyanya dalam
sebuah pameran karya.
Tujuan ATP Fase D

Siswa mampu menyampaikan pesan dengan sebuah karya dan merefleksikan


efektivitas pesan dalam sebuah karya secara logis dan argumentatif dengan
menggunakan kosakata seni rupa yang sesuai.

Capaian Fase D Berdasarkan Elemen

Alur Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Profil Pelajar Pancasila


Pengamatan dan Mengalami Bernalar kritis
Pengendapan (Apresiasi Siswa mampu menyampaikan
Karya Seni Rupa) gagasan melalui karya dengan Mengidentifikasi,
7.1.1 Mengkonstruksi menerapkan pengetahuan unsur mengklarifikasi, dan
pemahaman tentang dan prinsip seni, bahan, proses, menganalisis informasi
suatu karya seni teknik atau teknologi yang telah yang relevan serta
berdasarkan dipelajari sebelumnya memprioritaskan beberapa
pengamatan terhadap elemen gagasan tertentu.
rupa dalam sebuah karya
7.1.2 Menelaah latar
belakang
peristiwa dan pengalaman
hidup seniman dalam
membuat sebuah karya
7.1.3 Mengaitkan
pengalaman
pembuatan karya pada
seniman dan
merefleksikannya dengan
kehidupan siswa

Eksperimen dan Berkarya Menciptakan Mandiri


● Siswa mampu Mengkritisi efektivitas
menggunakan
7.2.1 Bereksperimen pengetahuan dan dirinya dalam bekerja
mencoba keterampilan seni rupa
beragam teknik dan untuk memilih dan secara mandiri dengan
menggabungkan ragam
mengamati efek sebuah hias, bahan, teknik, media, mengidentifikasi hal-hal
teknik dan teknologi
pada karya Berpikir dan Bekerja Artistik yang menunjang maupun
● Siswa mampu menghambat dalam
menghasilkan dan
7.2.2 Membuat sketsa mengkomunikasikan mencapai tujuan.
rancangan yang sesuai sebuah konsep melalui Kreatif
dengan sebuah karya
Mengembangkan gagasan
konsep tertentu yang
7.2.3 Membuat sebuah ia miliki untuk membuat
● Siswa terbiasa bekerja
karya dengan tema tertentu kombinasi
mandiri untuk
dan menggunakan teknik
mengeksplorasi dan hal yang baru dan imajinatif
yang sesuai untuk
menemukan prosedur, untuk mengekspresikan diri
menyampaikan
material, alat, teknologi
pesan dari sebuah karya dan proses yang sesuai Menghasilkan karya dan
untuk keperluan karyanya.
tindakan
untuk mengekspresikan
pikiran
dan/atau perasaannya,
Mengevaluasinya, dan
mempertimbangkan
dampaknya bagi orang lain.

Refleksi Refleksi Bernalar Kritis


7.3.1 Mempresentasikan dan Siswa mampu merefleksikan
efektivitas pesan dalam sebuah
mendokumentasikan karya Menjelaskan asumsi yang
karya dengan menggunakan
yang menyampaikan kosa kata rupa yang sesuai dibuat dan
pesan terhadap sebuah mempertimbangkan
peristiwa konsekuensinya serta
Berdampak kemungkinan kritik yang
Siswa menghasilkan didapat
7.3.2 Saling memberikan
umpan balik sesama siswa karya yang Gotong Royong
berdasarkan konsep lukisan merespon sebuah
situasi, isu atau
yang digunakan kejadian tertentu Pelajar Indonesia
Siswa menghasilkan karya seni memperhatikan dan bertindak
rupa sebagai ekspresi pribadi proaktif terhadap kondisi
maupun sebagai respon sebuah
isu atau kejadian yang menarik lingkungan fisik dan sosial. Ia
minatnya
berespon secara memadai
terhadap kondisi yang ada di
lingkungan dan
masyarakat untuk
menghasilkan kondisi
yang lebih baik.

Pelajar Indonesia memiliki


kesadaran bahwa sebagai
bagian dari kelompok ia
perlu terlibat, bekerja sama,
dan saling membantu dalam
berbagai kegiatan.

Alur Capaian Fase D setiap tahun

Kelas Kelas Kelas


7 8 9
Pada akhir kelas 7 Pada akhir kelas 8 siswa Pada akhir kelas 9
siswa mampu: mampu: siswa mampu:
● Merefleksikan elemen ● Memilih dan
rupa yang ada pada ● Merefleksikan teknik memperdalam sebuah
sebuah karya seni dan seniman dan teknik yang dapat
menganalisa teknik yang mengkorelasikan karya mengembangkan
digunakan. Karya seni seniman dengan latar potensinya dalam
yang ditelaah dapat belakang sejarah, berkarya
mengambil contoh dari peristiwa, dan kehidupan ● Merespon sebuah
beberapa karya seni seniman peristiwa sosial dan
dengan genre yang mengekspresikannya
● Merefleksikan karya
terlihat kontras dalam kepada sebuah karya
seniman pada kehidupan
teknik melukis contoh siswa ● Merencanakan dan
antara genre yang
● Mengekspresikan dan menyelenggarakan
berbeda. Diharapkan
mengkomunikasikan sebuah eksibisi dengan
siswa mengkonstruksi
karya dengan perpaduan tema tertentu
pemahaman akan karya
seni yang terlihat indah berbagai media dengan
dengan perspektif yang konsep yang dipikirkan
berbeda. secara mandiri
● Bereksperimen dengan ● Memberikan umpan
teknik yang dilakukan balik yang konstruktif
para seniman dan kepada sesama teman
menambahkan
modifikasi pada karya
seni rupa
● Mengekspresikan dan
mengkomunikasikan
karya
dengan perpaduan
berbagai media
dengan panduan tema
tertentu

Alur Konten Fase D setiap tahun

Kelas Kelas Kelas


7 8 9
Semester 1 1.1 Pengenalan elemen rupa 2.1 Mempunyai 3.1 Membuat karya
1.2 Analisa elemen rupa pada kumpulan seni pilihan dimana
sebuah karya contoh dengan referensi/jurnal terhadap siswa dapat
teknik pengamatan karya dari teknik dan cara seniman memperdalam sebuah
dekat dan dari jauh, teknik berkarya teknik dan
rutinitas berpikir visibel contoh: 2.2 Membuat ilustrasi bereksplorasi dengan
“dari sebuah karya, unsur apa karakter yang dapat teknik tersebut
yang paling membuat kalian digunakan sebagai 3.2 Membuat project
karya
tertarik? Apa yang membuat (ilustrasi buku, komik, kolaborasi
bekerjasama
kalian berpikir demikian?”, dan ilustrasi infografis, dengan bidang studi
pembelajaran berbasis inkuiri membuat kartun) lain yang merespon
contoh menjabarkan karya 2.3 Berbagi karya seni sebuah peristiwa sosial
dengan 6 kata dengan misalnya Infografis
1.3 Teknik sketsa pensil mempresentasikan tentang makanan
pada karya
objek pengamatan dan mendapatkan sehat, desain tong
1.4 Lukis eksperimental dengan umpan balik sampah pilah,
teknik non kuas contoh spons, kampanye reuse,
foam, lukis tangan, lukis dengan reduce, recycle
lelehan krayon
1.5 Lukis eksperimental dengan
media campuran
misalnya
pencampuran bahan berbeda,
koran, kardus, plastik, kain
Semester 2 1.7 Membuat karya dekoratif 2.4 Membuat karya 3 3.3 Merencanakan
pada media kertas dan karton dimensi contoh : pahat sebuah pameran
dengan detail. Contoh membuat gips, lino, cukil kayu 3.4 Bekerja sama
pembatas buku dengan motif 2.5 Memahami menyelenggarakan
suku tertentu/ kriya tusuk jelujur perspektif pameran
yang mengombinasikan karton 2.6 Membuat model 3 3.5 Mempresentasikan
dan benang/teknik stensil kertas dimensi dengan karya dan menerima
dengan alat bantu cutter , seni manual/teknologi 3D umpan balik
dekorasi cutter 2.7 Membuat
1.8 Membuat karya dekoratif dokumentasi model 3
dengan tali kur/bahan alami dimensi
(macrame, anyaman) 2.8 Mempresentasikan
1.9 Membuat karya dekoratif karya dan menerima
pada media kain contoh: umpan balik
membatik/ecoprint/jumputan
1.10 Mempresentasikan karya
dan
menerima umpan balik

Kata/frasa kunci Observasi, perbandingan, analisa, eksperimen, ekspresi, komunikasi


visual, refleksi
Topik/konten inti Elemen rupa, analisis karya seni rupa, eksperimen lukis, media
campuran, ilustrasi, model tiga dimensi, seni pilihan, seni
kolaborasi, pameran
Glosarium Elemen rupa, berpikir visibel, media campuran, ilustrasi, ecoprint,
infografis, maket, animasi, prinsip seni rupa, ragam hias, seni
dekoratif

Sumber:
MOMA(Museum of Modern Art)
Learning Harvard Project Zero
Classroom Confidential- Laurel Schmidt

Anda mungkin juga menyukai