0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan11 halaman

Pendampingan Pemasaran UMKM Mebel

Diunggah oleh

Tirta Yoga
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
8 tayangan11 halaman

Pendampingan Pemasaran UMKM Mebel

Diunggah oleh

Tirta Yoga
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat e-ISSN: 2721-9135

Vol. 3 No 4, 2022, pp. 1101-1111 p-ISSN:2716-442X


DOI: 10.31949/jb.v3i4.3262

PENDAMPINGAN UMKM PEMASARAN SECARA OFFLINE DAN PEMASARAN


SECARA ONLINE PADA UD. ARTOMORO MEBEL

Yustina Suhandini Tjahjaningsih1, Mohammad2 , Rr. Setyani Hidayati 3 , Nurul Jannah


Lailatul Fitria4, Sabrina Maula Sabila 5, Diana Supriyantika Dewi 6
1,2,3,4,5,6
Universitas Panca Marga
1
[Link]@[Link], [Link]@[Link], 3setyani@[Link],
4
nuruljannahlailatulfitria@[Link], 5sabrinamaulasabila05@[Link], 6supriyantikad@[Link]

Abstract
Increasing competitiveness in the scope of business requires a marketing concept based on marketing
interests and customer needs. One of the efforts to achieve sales targets is by implementing marketing
strategies and using the right marketing media. Including by SMEs in doing good marketing will certainly get
a good response by consumers. Marketing strategies can be done offline and online marketers. Assistance is
needed for MSMEs in introducing and implementing offline marketing and online marketing. The community
service team provides assistance to MSMEs in the furniture sector named UD. Artomoro Furniture, Customs
Village. The method used in the implementation of community service activities is the approach method
(conducting direct observations), discussions (interviews with business owners), directives (composing the
concept of offline and online marketing strategies), and providing direct assistance. The result of this service
activity is an increase in the skills and knowledge of partners. And partners can use all media such as
business cards, flyers, catalogs, posts on Whatsapp and Meta account posts to market furniture products and
furniture repair services. Service activities with this assistance received a positive response and high
enthusiasm. This is evident from the attitude and feedback of partners in activities. The monitoring results
get data and information that business owners and workers optimize the use of offline marketing media and
online marketing. as a follow-up to the community service program with the concept of offline marketing
assistance and online marketing, the service team continues this information by distributing this information
and materials to the residents of Customs Village. Information dissemination was held at the Customs Village
hall as a form of implementing the Customs Village information assistance post.
Keywords: Offline; Online; Marketing Media; SMEs
Abstrak
Meningkatkan daya saing dalam lingkup usaha dibutuhkan konsep pemasaran dengan didasarkan pada
minat pemasaran serta kebutuhan pelanggan. Salah satu upaya untuk mencapai target penjualan dengan
menerapkan strategi pemasaran dan penggunaan media pemasran yang tepat. Termasuk oleh UMKM dalam
melakukan pemasaran yang baik tentu akan memperoleh respon yang baik oleh konsumen. Strategi
pemasaran dapat dilakukan secara offline dan pemasara secara online. Dibutuhkan pendampingan kepada
UMKM dalam mengenalkan dan menerapkan pemasaran secara offline dan pemasara secara online. Tim
pengabdian kepada masyarakat melakukan pendampingan pada UMKM bidang meubel yang bernama UD.
Artomoro Meubel Desa Pabean. Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada
masyarakat adalah Metode pendekatan (melakukan observasi langsung), diskusi (wawancara pada pemilik
usaha), pengarahan (menyusun konsep strategi pemasaran offline dan online), dan pemberian
pendampingan langsung. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya keterampilan dan
pengetahuan mitra. Serta mitra dapat memanfaatkan seluruh media seperti kartu nama, flyr, katalog,
postingan di Whatsapp dan postingan akun Meta untuk memasarkan produk mebel dan jasa perbaikan
furniture. Kegiatan pengabdian dengan pendampingan ini mendapat respon positif dan antusias yang tinggi.
Hal ini terbukti dari sikap dan feedback mitra dalam kegiatan. Hasil monitoring mendapatkan data dan
informasi bahwa pemilik usaha beserta pekerja mengoptimalkan penggunaan media pemasaran offline dan
pemasaran online. sebagai tindak lanjut dari program pengabdian kepada masyarakat dengan konsep
pendampingan pemasaran secara offline dan pemasaran secara online tim pengabdian meneruskan
informasi ini dengan menyebarkan informasi dan materi ini kepada warga Desa Pabean. Penyebaran
informasi diadakan di balai Desa Pabean sebagai bentuk pelaksanaan posko bantuan informasi Desa Pabean.
Kata Kunci: Offline; Online; Media Pemasaran; UMKM

Submitted: 2022-08-31 Revised: 2022-09-28 Accepted: 2022-10-12

1101
1102 Tjahjaningsih, Mohammad, Hidayati, Fitria, Sabila, Dewi, Pendampingan umkm pemasaran secara

Pendahuluan
UMKM merupakan bentuk usaha ekonomi produktif milik perorangan atau badan usaha yang
bukan bagian dari perusahaan besar tapi dapat memberikan pengaruh pada Perekonomian
Indonesia. Menurut data BPS tahun 2019 memaparkan bahwa UMKM mempengaruhi tingkat PDB
sebesar 60% dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 97%. Serta adanya penarikan investasi
nasional. Pengaruh keberadaan UMKM inilah yang memberikan tingkat perekonomian Indonesia
(Sa’diyah & Oktafia, 2021) (Nur et al., 2020) (Isya et al., 2021).
Peran UMKM yang penting ini perlu melakukan pengembangan dan bantuan fasilitasi UMKM
guna menjadi UMKM yang lebih baik dan meningkatkan perekonomian Indonesia (Nur et al.,
2020).UMKM tidak hanya perlu dipertahankan tetapi juga perlu dikembangkan baik dari segi
kualitas dan kuantitas. Selain itu, eksistensi UMKM menghadapi tantangan yang besar yang dapat
menghambat perkembangan UMKM seperti tantangan memasarkan produk. Skala pemasaran
UMKM masih dalam lingkup yang terbatas. Pemilik UMKM masih belum banyak memanfaatkan
media dalam memasarkan produk (Fadhilah & Pratiwi, 2021).
Pemasaran yang baik dapat meningkatkan produksi UMKM sekaligus mengembangkan usaha
UMKM (Dewi et al., 2020). Terutama bisnis ritel mengalami pertumbuhan setiap tahunnya. Bahkan
saat ini tranding dengan ritel modern. Perkembangan dalam lingkup usaha atau bisnis memerlukan
strategi usaha secara online dan offline (Andri Ikhwana & Ritonga, 2016). Sehingga perlu pemilik
UMKM menggunakan strategi dalam pemasaran baik secara online dan offline. Pemasaran online
dan offline memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sangat tepat jika UMKM
memanfaatkan media-media dalam melakukan pemasaran secara online dan offline. Seperti dalam
penelitian yang dilakukan oleh Nisa et al. (2018) di Desa Sembung Anyar Kecamatan Dukun Gresik
Jawa Timur yang meneliti strategi pemasaran pemilik usaha.
Unsur yang menentukan usaha yang berkelanjutan ditentukan dengan strategi pemasaran
sebagai upaya dalam mempengaruhi atau menarik minat konsumen serta sebagai tindakan dalam
memaksimalkan peluang pasar. Adapun strategi pemasaran secara offline biasanya berupa flyr,
katalog dan membuat banner nama di tempat lingkungan usaha (Nurhayaty et al., 2022).
Sedangkan pemasaran online dapat dilakukan dengan cara melalui media sosial dan e-commerce
(Trulline, 2021). Pemasaran yang tepat berkaitan dengan 4 unsur yaitu produk (product), Harga
(Price), Distribusi atau penempatan produk (place) dan promosi (promotion).
Strategi pemasaran tersebut perlu dilakukan oleh seluruh UMKM guna meningkatkan daya
saing, mempertahankan usaha diantara persaingan usaha, dan mencapai target penjualan serta
produk dikenal semakin luas oleh masyarakat (Nugraha et al., 2019). Berdasarkan hal tersebut,
strategi pemasaran offline dan online perlu dikenalkan pada masyarakat di Desa Pabean
Kecamatan Dringu Kota Probolinggo. Di Desa Pabean terdapat beberapa UMKM milik warga Desa
Pabean yang memiliki potensi. Salah satu UMKM dengan potensi besar adalah UMKM dibidang
meubel. Potensi besar dalam membuka peluang kerja dan meningkatkan pendapatan.
Tim pengabdian kepada masyarakat melakukan pendampingan pada UMKM bidang meubel
yang bernama UD. Artomoro Meubel Desa Pabean. UD. Artomoro Meubel mendirikan usahanya
mulai tahun 2010 dengan pemilik yang bernama bapak Kasnari yang kemudian dilanjutkan oleh
istrinya yang bernama Ibu Sulastri hingga sampai sekarang. UD. Artomoro Meubel ini bergerak
dibidang finishing dan juga perbaikan (recycle). Pekerja di UD. Artomoro Meubel sebanyak 7
hingga 10 orang dan bertambah jika mendapatkan banyak pelanggan. Strategi pemasaran yang
dilakukan oleh Ibu Sulastri selaku pemilik usaha dilakukan secara tradisional dengan mengenalkan
dari mulut kemulut dan dikenalkan melalui acara arisan. Pemilik usaha belum mengenal pemasaran
baik secara offline dan online. Maka penulis ingin memberikan pengetahuan dan wawasan terkait
pemasaran secara online melalui internet serta secara offline sehingga dapat meningkatkan
penjualan produk UD. Artomoro Meubel. Bentuk kegiatan pengabdian tidak hanya sebatas
memberikan pengetahuan saja, tetapi tim pengabdian melakukan pendampingan. Pendampingan
BERNAS: 1103
[Vol. 3 No 4, 2022, pp. 1101-1111]
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

tersebut dengan mendesain dan mencetak kartu nama, flyr, dan katalog sebagai media pemasaran
offline. Disertai pendampingan dengan menyusun penataan kalimat promosi dan foto produk
melalui media sosial sebagai media pemasaran online.

Metode
Sasaran
Metode yang digunakan pada pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah
Metode pendekatan (melakukan observasi langsung), diskusi (wawancara pada pemilik usaha),
pengarahan (menyusun konsep strategi pemasaran offline dan online), dan pemberian
pendampingan langsung. Peserta pelatihan merupakan pemilik usaha dan pekerja UD. Artomoro
Meubel yang beralamat di Jalan. Yos Sudarso, Dusun. Pandean, Desa. Pabean, Kecamatan. Dringu,
Kabupaten Probolinggo.

Tahapan
Tahapan pelaksanaan program kerja ini dibagi menjadi tiga tahap yaitu tahap pra-
pelaksannan, pelaksanaan, dan pasca pelaksanaan. Tahap pra-pelaksanaan dengan melakukan
survei awal. Survei awal ini bermanfaat untuk mengidentifikasi situasi dan kondisi yang sebenarnya
pada kondisi UMKM di Desa Pabean yang menghasilkan rumusan analisis situasi UMKM Desa
Pabean. Selanjutnya tim pengabdian yang berisikan kelompok KKN dan dosen pembimbing
lapangan menemui pemilik usaha untuk melakukan koordinasi kegiatan. Koordinasi dilakukan
untuk membahas jalannya program KKN untuk pengembangan UMKM di Desa Pabean. Sebelum
memulai pelakasanaan, dilakukan penyusunan proposal rencana kegiatan sesuai dengan analisis
situasi.
Tahap pelaksanaan dilakukan pada tanggal 11 dan 12 Agustus 2022 dengan beberapa
rangkaian kegiatan. Seluruh kegiatan merupakan pendampingan pemilik UMKM yang di fokuskan
pada satu usaha dengan bidang produksi meubel yang bernama UD. Artomoro Meubel.
Pendampingan di fokuskan kepada pemilik dan pekerja. Mitra mulai mengikuti kegiatan sesuai
dengan rangkaian dan jadwal. Pendampingan dilakukan secara langsung di tempat usaha.
Tahap pasca pelaksanaan dilakukan dengan monitoring dan evaluasi kegiatan dan hasil dari
program kerja yang dilakukan dengan dosen pembimbing lapangan diundang untuk melakukan
evaluasi dan monitoring secara langsung.

Metode Pelaksanaan
Metode pendekatan atau observasi langsung dilakukan dengan melakukan kunjungan
langsung di tempat usaha guna mengetahui jenis usaha, produk usaha, jumlah pekerja, dan
lainnya. Metode diskusi dengan pemilik usaha untuk mengetahui kegiatan pemasaran yang selama
ini dilakukan pemilik usaha, sekaligus mengenalkan strategi pemasaran offline dan online serta
menganalisa kelebihan dan kelemahan penggunaan media pemasaran guna menentukan
pemasaran offline dan online yang tepat. Sedangkan Metode pengarahan digunakan untuk
mengarahkan dan menginformasikan strategi pemasaran dan media-media pemasaran yang tepat
untuk usaha UD. Artomoro Meubel. Metode pendampingan langsung adalah memberikan bantuan
dengan mendesain dan mencetak media pemasaran offline, serta menyusun postingan sebagai
media pemasaran online.

Kelayakan Tim Pengusul


Guna mencapai target kegiatan pendampingan yang akan diselenggarakan, maka
dipersiapkan tim yang bertanggung jawab, bekerja keras, dan dapat diandalkan dengan baik
sesuai dengan job desk. Terdapat keahlian yang dibutuhkan tim pelaksana dalam penyelenggaraan
1104 Tjahjaningsih, Mohammad, Hidayati, Fitria, Sabila, Dewi, Pendampingan umkm pemasaran secara

pendampingan yang akan dilakukan antara lain: Mampu mengoperasikan komputer, khususnya
mengelola microsoft word untuk menyusun laporan dan luaran lainnya; Mampu memahami konsep
UMKM; Mampu memahami materi pemasaran offline dan online; Mampu mendesain kartu nama,
flyr, dan katalog; Mampu memahami penggunaan media sosial; dan Setiap anggota tim mampu
bekerja sama dengan baik.

Evaluasi Pelaksana Kegiatan


Hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan dapat dikatakan bahwa secara keseluruhan tim
pengabdian mendapat penilaian baik dalam menyampaikan materi dan pendampingan dari
Kegiatan Pendampingan UMKM Pemasaran Secara Offline dan Online Pada UD. Artomoro Mebel.
Selain itu evaluasi kegiatan juga berdasarkan pengoptimalan strategi dan media pemasaran baik
offline dan online oleh UD. Artomoro Meubel.

Hasil dan Pembahasan


Pelaksanaan Kegiatan Pendampingan UMKM Pemasaran Secara Offline dan Online
dilakukan pada UD. Artomoro Mebel di Jalan. Yos Sudarso, Dusun. Pandean, Desa. Pabean,
Kecamatan. Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Gambar 1. Lokasi Kegiatan Pengabdian Kepada Masyrakat

Pelaksanaan Pendampingan UMKM Pemasaran Secara Offline dan Online Pada UD.
Artomoro Mebel dilaksanakan dengan beberapa rangkaian kegiatan. Kegiatan pertama dengan
pendekatan atau observasi langsung dilakukan dengan melakukan kunjungan langsung di tempat
usaha guna mengetahui jenis usaha, produk usaha, jumlah pekerja, dan lainnya. Kunjungan ke
tempat usaha di dampingi oleh dosen, sebagai pembimbing di lapangan. Hasil dari kunjungan ini
mendapatkan data dan informasi bahwa tempat usaha ini merupakan tempat penggarapan
terakhir, artinya tempat usaha ini melakukan pekerjaan finishing. Selain itu tempat usaha ini dapat
menerima pekerjaan untuk memperbaiki furniture rumah tangga. Hal ini menjadi keunggulan dari
BERNAS: 1105
[Vol. 3 No 4, 2022, pp. 1101-1111]
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

tempat usaha UD. Artomoro Mebel. Keunggulan UD. Artomoro Mebel perlu di kenalkan sebagai
bentuk pemasaran produk dan jasa perbaikan.

Gambar 2. Observasi Pada Tempat Usaha

Kegiatan kedua dengan metode diskusi dengan pemilik usaha untuk mengetahui kegiatan
pemasaran yang selama ini dilakukan pemilik usaha, sekaligus mengenalkan strategi pemasaran
offline dan online serta menganalisa kelebihan dan kelemahan penggunaan media pemasaran
guna menentukan pemasaran offline dan online yang tepat. Pada hasil diskusi ini, diperoleh
informasi dan data bahwa pemilik UMKM dan Pekerja masih awam dengan media pemasaran
offline dan pemasaran online. Pemilik usaha tidak bisa membuat dan tidak memiliki kartu nama,
flyr, dan katalog sebagai media pemasaran secara offline. Pemilik usaha juga tidak menggunakan
dan tidak memahami marketplace dan beberapa media sosial.
Tim pengabdian sempat membantu mengenalakan beberapa platform penjualan online
atau marketplace yang terbaru. Akan tetapai pemilik usaha maupun pekerja mengalami kesulitan.
Hasil dari pertimbangan dan diskusi, maka pemasaran hanya menggunakan Whatsapp dan Meta.
Agar pemilik membiasakan diri dengan postingan media sosial untuk menggunakan platform
penjualan online atau marketplace. Pertimbangan ini menyesuaikan dengan kemampuan pemilik
usaha agar tidak ada kesalahan pemasaran yang dapat menurunkan reputasi usaha. Sedangkan
penggunaan media pemasaran offline dengan kartu nama, flyr, dan katalog. Seluruh desain,
pembuatan, dan cetak dibantu oleh tim Pengabdian Kepada Masyarakat. Ketiga media tersebut
dapat dibagikan dan dapat diperlihatkan pada konsumen.

Gambar 3. Diskusi dengan Pemilik Tempat Usaha


1106 Tjahjaningsih, Mohammad, Hidayati, Fitria, Sabila, Dewi, Pendampingan umkm pemasaran secara

Kegiatan ketiga dengan pengarahan digunakan untuk mengarahkan dan menginformasikan


strategi pemasaran dan media-media pemasaran yang tepat untuk usaha UD. Artomoro Meubel.
Setelah melakukan observasi dan diskusi ditentukan media yang digunakan untuk memasarkan
secara offline dan online. Media pemasaran offline menggunakan kartu nama, flyr, dan katalog.
Media pemasaran online menggunakan Whatsapp dan Meta. Seluruh media ini dijelaskan kepada
pemilik usaha sehingga pemilik usaha memahami seperti apa membagikan kartu nama, flyr, dan
menunjukkan katalog pada konsumen secara langsung. Serta pemilik usaha membagikan
postingan di akun Whatsapp dan Meta untuk mengenalkan produk furniture dan jasa perbaikan
furniture.

Gambar 4. Pengarahan Strategi Pemasaran Dan Media Pemasaran

Kegiatan keempat dengan metode pendampingan langsung. Pendampingan ini


memberikan bantuan dengan mendesain dan mencetak media pemasaran offline, serta menyusun
postingan sebagai media pemasaran online. Media pemasaran offline disepakati untuk mendesain
dan mencetak kartu nama, flyr, dan katalog. Media pemasaran online disepakati untuk menyusun
dan memposting pada akun Whatsapp dan akun Meta.
Sebelum ini, pemilik usaha tidak memiliki kartu nama. Saat ada arisan hanya mengenalkan
melalui ucapan dan tidak ada media yang dapat dibagikan. Adanya kartu nama dapat membantu
menyebarluaskan data usaha, kontak, dan lainnya.

Gambar 5. Kartu Nama Sebagai Media Pemasaran Offline


BERNAS: 1107
[Vol. 3 No 4, 2022, pp. 1101-1111]
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Sebelum adanya kegiatan pendampingan ini, pemilik usaha tidak mengenal tentang
pamflet, brosur, atau flyr. Pemilik usaha juga tidak mengerti cara membuat flyr. Adanya flyr
mempermudah dalam memasarkan, terlebih lagi pada flyr tertera gambar produk dan detail-detail
produk lebih rinci bahkan dapat dijelaskan tempat usaha dapat melakukan perbaikan furniture. Flyr
lebih mudah dibagikan, saat ada arisan atau saat ada konsumen datang dapat diberikan flyr, agar
dibagikan atau disebarkan pada orang lain.

Gambar 6. Flyr Sebagai Media Pemasaran Offline

Pemilik usaha sebelumnya telah memiliki katalog. Akan tetapi katalog tersebut telah rusak
dan seluruh foto adalah produk lama. Katalog lama tidak layak untuk ditunjukkan pada konsumen.
Sehingga diperlukan pengadaan katalog baru dengan model yang lebih praktis. Katalog dapat
ditunjukkan pada konsumen untuk mengetahui produk-produk yang dapat dipesan dan menjadi
bahan pertimbangan oleh konsumen setelah melihat foto di katalog.

Gambar 7. Katalog Sebagai Media Pemasaran offline

Selanjutnya media pemasaran secara online disepakati hanya menggunakan akun


Whatsapp dan akun Meta. Pemilik usaha memiliki keterbatas menggunakan akun media sosial lain
dan marketplace. Sehingga untuk menghindari kesalahan dan penurunan reputasi di akun
marketplace maka pendampingan pada marketplace dapat dilakukan di kesempatan lain. Saat ini
hanya di fokuskan pada postingan di akun Whatsapp dan akun Meta. Pemilik usaha sudah terbiasa
menggunakan kedua media sosial tersebut.
1108 Tjahjaningsih, Mohammad, Hidayati, Fitria, Sabila, Dewi, Pendampingan umkm pemasaran secara

Gambar 8. Postingan Pada Akun Meta Sebagai Media Pemasaran Online

Gambar 9. Postingan Pada Akun Whatsapp Sebagai Media Pemasaran Online

Seluruh media pemasaran offline diserahkan pada pemilik usaha dan melakukan
bimbingan dalam menggunakan media pemasaran online. Tidak hanya pada pemilik, para pekerja
di UD. Artomoro Meubel juga diberikan arahan dalam pemasaran offline dan pemasaran online.
Kartu nama yang diberikan sebanyak satu paket kartu nama (150 lembar). Flyr yang diberikan
sebanyak 50 lembar. Katalog yang dibuat sebanyak 1buku. Pemilik usaha juga diberikan dokumen
berbentuk soft file agar pemilik usaha dapat mencetak ulang jika stock yang diberikan telah habis.
Khusus media pemasaran secara online, pemilik usaha diberikan file foto produk dan template
untuk memposting di media sosial.
BERNAS: 1109
[Vol. 3 No 4, 2022, pp. 1101-1111]
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Gambar 10. Pemasangan Banner, Menyerahkan media pemasaran offline, dan memandu posting
status sebagai media pemasaran online

Kegiatan kelima adalah evaluasi dan monitoring. Feedback dilakukan dengan wawancara
tertutup hasil sebagai berikut: Penguasaan materi tim pengabdian baik mahasiswa dan dosen
diberikan penilaian Baik; Sistematika penjelasan terkait pemasaran offline dan online diberikan
penilaian Baik; Kemampuan mendesain media pemasaran offline dan online diberikan penilaian
Baik; Sikap dan Perilaku tim pengabdian diberikan penilaian Baik; Pemberian Motivasi kepada
pemilik usaha diberikan penilaian Baik; dan Kerjasama antar tim pengabdian baik mahasiswa dan
dosen dengan pemilik usaha dan pekerja diberikan penilaian Baik.
Hasil monitoring mendapatkan data dan informasi bahwa pemilik usaha beserta pekerja
mengoptimalkan penggunaan media pemasaran offline dan pemasaran online. Setiap ada
pelanggan akan diberikan kartu nama dan flyr untuk dibagikan pada orang lain. Bahkan konsumen
ditunjukkan katalog untuk melihat variasi produk yang dapat dipesan. Selain itu pemilik usaha aktif
dalam memposting di akun Whatsapp dan Meta, serta dibantu repost atau dipostig ulang oleh
pekerja di akun media masing-masing.
Selain itu, sebagai tindak lanjut dari program pengabdian kepada masyarakat dengan
konsep pendampingan pemasaran secara offline dan pemasaran secara online tim pengabdian
meneruskan informasi ini dengan menyebarkan informasi dan materi ini kepada warga Desa
Pabean. Penyebaran informasi diadakan di balai Desa Pabean sebagai bentuk pelaksanaan posko
bantuan informasi Desa Pabean.
1110 Tjahjaningsih, Mohammad, Hidayati, Fitria, Sabila, Dewi, Pendampingan umkm pemasaran secara

Gambar 11. Kegiatan Evaluasi

Kesimpulan
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dirancang dengan bentuk Pendampingan UMKM
Pemasaran Secara Offline dan Online Pada UD. Artomoro Mebel. Hasil dari kegiatan pengabdian ini
adalah meningkatnya keterampilan dan pengetahuan mitra. Serta mitra dapat memanfaatkan
seluruh media seperti kartu nama, flyr, katalog, postingan di Whatsapp dan postingan akun Meta
untuk memasarkan produk mebel dan jasa perbaikan furniture. Kegiatan pengabdian dengan
pendampingan ini mendapat respon positif dan antusias yang tinggi. Hal ini terbukti dari sikap dan
feedback mitra dalam kegiatan. Pemilik usaha terbantu dengan adanya bantuan memberikan
berbagai media untuk memasarkan produk mebel dan jasa perbaikan furniture.

Daftar Pustaka
Andri Ikhwana, & Ritonga, S. (2016). Proceeding Seminar Nasional & Call For Papers Surakarta.
Prosiding Seminar Nasional & Call for Paper STIE AAS, September, 189–200.
Dewi, M., Hubeis, M., & Riani, E. (2020). Strategi Pemasaran UMKM Dalam Meningkatkan Daya
Saing di Pasar Ritel Modern Carrefour (Kasus PT MadaniFood, Jakarta). MANAJEMEN IKM:
Jurnal Manajemen Pengembangan Industri Kecil Menengah, 15(1), 77–83.
Fadhilah, D. A., & Pratiwi, T. (2021). Strategi Pemasaran Produk UMKM Melalui Penerapan Digital
Marketing Studi Kasus Usaha Kremes Desa Cibunar Kecamatan Rancakalong. Coopetition :
Jurnal Ilmiah Manajemen, XII(1), 17–22.
Isya, D. J., Nizomi, S., Hidayat, T., Ety, Farida, A. N., Ramly, A. T., & Hubeis, M. (2021). Strategi
Komunikasi Kepemimpinan Pada Era Digital. Diversity: Jurnal Ilmiah Pascasarjana, 1(2), 126–
142. [Link]
Nisa, K., Laili, A., Qolbiyatul, S., & Suyanto, M. (2018). Strategi Pemasaran Online dan Offline.
Abdikarya: Jurnal Karya Pengabdian Dosen Dan Mahasiswa , 01(1), 55–60.
[Link]
Nugraha, G. N., Rochdiani, D., & Sudrajat, S. (2019). STRATEGI PEMASARAN SEBLAK KICIMPRING
BERBASIS OFFLINE DAN ONLINE (Studi Kasus pada UKM Raja Rasa di Kelurahan Linggajaya
Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 6(3),
644. [Link]
Nur, A., Sinaga, A. B., & Effendi, C. (2020). Pengaruh Promosi Offline Dan Online Terhadap
Keinginan Umkm Untuk Bermitra Dengan Smesco Indonesia. Perspektif Komunikasi: Jurnal
Ilmu Komunikasi Politik Dan Komunikasi Bisnis , 4(2), 155.
[Link]
BERNAS: 1111
[Vol. 3 No 4, 2022, pp. 1101-1111]
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Nurhayaty, E., Pramularso, E. Y., Marginingsih, R., & Susilowati, I. H. (2022). Pelatihan Membuat
Media Promosi Sederhana dengan Aplikasi Canva di Yayasan Desa Hijau. Jurnal Abdimas BSI:
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 69–77.
[Link]
Sa’diyah, H., & Oktafia, R. (2021). Strategi Pemasaran Sebagai Upaya Meningkatkan Omset
Penjualan UMKM Kerajinan Kopyah. 13(1), 107–122.
Trulline, P. (2021). Pemasaran produk UMKM melalui media sosial dan e-commerce. Jurnal
Manajemen Komunikasi, 5(2), 259. [Link]

Anda mungkin juga menyukai