0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Analisis Statistik Ekonomi: Deviasi dan Regresi

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4 tayangan4 halaman

Analisis Statistik Ekonomi: Deviasi dan Regresi

Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : EMI

KODE MATA KULIAH : ESPA4123.68


NIM : 051233016
MATA KULIAH : STATISTIKA EKONOMI
UPBJJ : 83/KENDARI

1. menghitung deviasi standar sampel (s) dan koefisien variasi untuk setiap negara, Anda
dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

 Menghitung Rata-rata: Temukan tingkat pertumbuhan rata-rata untuk setiap


negara untuk tahun-tahun tertentu.
 Hitung Deviasi: Temukan deviasi tingkat pertumbuhan setiap tahun dari rata-rata
untuk setiap negara.
 Hitung Deviasi Kuadrat: Kuadratkan setiap deviasi.
 Jumlahkan Penyimpangan Kuadrat: Menjumlahkan semua deviasi yang
dikuadratkan.
 Menghitung Varians: Membagi jumlah deviasi kuadrat dengan (n-1), di mana n
adalah jumlah pengamatan.
 Menghitung Deviasi Standar: Ambil akar kuadrat dari varians untuk mendapatkan
deviasi standar sampel (s).
 Hitung Koefisien Variasi: Bagilah deviasi standar sampel dengan rata-rata dan
kalikan dengan 100 untuk mendapatkan koefisien variasi dalam bentuk
persentase.
Berikut adalah perhitungan untuk data yang diberikan:

Negara
Tahun Indonesia
Maju

2018 2.6 8.2

2019 3.2 4.9

2020 2.0 4.8

2021 2.1 3.2


 Perhitungan untuk Negara Maju:
Rata-rata (x̄ ): Rata-rata = (2,6 + 3,2 + 2,0 + 2,1) / 4 = 2,475
Deviasi (x - x̄ ): Penyimpangan: (-0,875, 0,725, -0,475, -0,375)
Deviasi Kuadrat ((x - x̄ )^2): Penyimpangan Kuadrat: (0,765625, 0,525625, 0,225625,
0,140625)
Jumlah Penyimpangan Kuadrat: Jumlah = 1.6575
Varians (s^2): Varians = 1,6575 / (4-1) = 0,5525
Simpangan Baku Sampel (s): s = √0.5525 ≈ 0.7436
Koefisien Variasi: Koefisien Variasi = (0,7436 / 2,475) * 100 ≈ 30,03%
 Perhitungan untuk Indonesia:
Rata-rata (x̄ ): Rata-rata = (8,2 + 4,9 + 4,8 + 3,2) / 4 = 5,275
Deviasi (x - x̄ ): Penyimpangan: (2,925, -0,375, -0,475, -2,075)
Simpangan Kuadrat ((x - x̄ )^2): Penyimpangan Kuadrat: (8,55625, 0,140625, 0,225625,
4,3025)
Jumlah Penyimpangan Kuadrat: Jumlah = 13.225
Varians (s^2): Varians = 13,225 / (4-1) = 4,4083
Simpangan Baku Sampel (s): s = √4.4083 ≈ 2.0995
Koefisien Variasi: Koefisien Variasi = (2,0995 / 5,275) * 100 ≈ 39,77%.
Oleh karena itu, deviasi standar sampel (s) untuk Negara Maju adalah sekitar 0,7436 dan
untuk Indonesia adalah sekitar 2,0995. Koefisien variasi untuk Negara Maju adalah
sekitar 30,03% dan untuk Indonesia sekitar 39,77%.
2. Untuk menghitung kuartil dari data yang sudah dikelompokkan, kita dapat menggunakan rumus
kuartil berikut:
Kuartil 1 (Q1) = L + (n/4 - F) * i Kuartil 2 (Q2) = L + (n/2 - F) * i Kuartil 3 (Q3) = L
+ (3n/4 - F) * i
Dimana:
 L = batas bawah kelas kuartil
 n = jumlah total data
 F = frekuensi kumulatif sebelum kelas kuartil
 i = panjang interval kelas
Dari data yang diberikan, kita dapat menghitung kuartil sebagai berikut:

Frekuens
Interval Frekuensi Kumulatif
i

160-303 2 2
Frekuens
Interval Frekuensi Kumulatif
i

304-447 5 7

448-591 9 16

592-735 3 19

736-878 1 20

Dengan total data (n) = 20 dan panjang interval (i) = 144.


Kuartil 1 (Q1): L = 304 (batas bawah kelas kuartil sebelumnya) n/4 = 5 F = 2
(frekuensi kumulatif sebelum kelas kuartil) Q1 = 304 + (5 - 2) * 144 = 304 + 432 =
736
Kuartil 2 (Q2): L = 448 n/2 = 10 F = 7 Q2 = 448 + (10 - 7) * 144 = 448 + 432 = 880
Kuartil 3 (Q3): L = 592 3n/4 = 15 F = 16 Q3 = 592 + (15 - 16) * 144 = 592 - 144 =
448
Jadi, Kuartil 1 (Q1) = 736, Kuartil 2 (Q2) = 880, dan Kuartil 3 (Q3) = 448.

3. A. Persamaan Regresi
Untuk membuat persamaan regresi, kita dapat menggunakan metode regresi linier.
Persamaan regresi linier sederhana dapat dituliskan dalam bentuk y = a + bx, di
mana a adalah konstanta, b adalah koefisien regresi, dan x adalah variabel
independen.
Dalam hal ini, kita akan menggunakan metode kuadrat terkecil untuk menemukan
nilai a dan b. Setelah menghitung, persamaan regresi linier untuk data di atas
adalah:
y = 0.6515 + 0.6053x
B. Koefisien Korelasi dan Koefisien Determinasi
Untuk menghitung koefisien korelasi (r) dan koefisien determinasi (r^2), kita
dapat menggunakan rumus berikut:
r = √(SSR / SST) r^2 = SSR / SST
Di mana:
 SSR = Jumlah kuadrat regresi
 SST = Jumlah kuadrat total
Setelah menghitung, nilai koefisien korelasi (r) adalah 0.9435, dan nilai koefisien
determinasi (r^2) adalah 0.8901.
Dengan demikian, nilai koefisien korelasi menunjukkan hubungan yang sangat
kuat antara variabel x dan y, sementara koefisien determinasinya menunjukkan
bahwa sekitar 89.01% variabilitas dari y dapat dijelaskan oleh variabilitas x.

Anda mungkin juga menyukai