0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan1 halaman

Keterampilan Dasar Permainan Bola Basket

3
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan1 halaman

Keterampilan Dasar Permainan Bola Basket

3
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

B.

KOMPETENSI AWAL

Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan hasil evaluasi


dan mengevaluasi keterampilan gerak melempar/ mengoper, menangkap,
menggiring, menembak, rebound, dan pivot permainan bola basket dengan benar.

C. PROFIL PELAJAR PANCASILA

Profil Pelajar Pancasila yang dikembangkan pada fase F adalah mandiri dan Gotong
Royong yang ditunjukkan melalui proses pembelajaran merancang gerak pola
penyerangan dan pertahanan permainan bola basket.

D. SARANA DAN PRASARANA

▪ Bola basket atau bola sejenisnya yang dapat dipantulkan.


▪ Lapangan permainan bola basket yang aman (1/2 lapangan atau 1 lapangan penuh).
▪ Rintangan (cone) atau sejenisnya (kursi dan kardus).
▪ Peluit dan stopwatch.
▪ Lembar kegiatan peserta didik (student worksheet) yang berisi petunjuk dan
indikator tugas gerak.

E. TARGET PESERTA DIDIK

▪ Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan
memahami materi ajar.

F. MODEL PEMBELAJARAN

▪ Pembelajaran Tatap Muka.

KOMPONEN INTI

A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)


1.1.1. Merancang startegi dan taktik keterampilan gerak pola penyerangan dan
pertahanan pada permainan bola basket.
1.1.2. Mempraktikkan hasil rancangan berupa penerapan keterampilan gerak pola
penyerangan dan pertahanan pada permainan bola basket.
1.1.3. Mengembangkan tanggung jawab sosialnya dalam kelompok yang lebih besar
dan menginisiasi pembentukan komunitas peminatan agar orang lain
menjalankan etika yang baik, saling menghormati, dan mengambil bagian
dalam kerja kelompok sosial lainnya, serta dapat memengaruhi kelompoknya
dalam mengekspresikan diri melalui aktivitas jasmani.

Anda mungkin juga menyukai