0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan46 halaman

Penentuan Posisi dengan GNSS

Diunggah oleh

Andre Hudi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan46 halaman

Penentuan Posisi dengan GNSS

Diunggah oleh

Andre Hudi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Penentuan Posisi Menggunakan Teknologi

Global Navigation Satellite System (GNSS)

Syachrul Arief, Ph.D

Pelatihan SIG DASAR


22 Juli - 02 Agustus 2024
Penentuan Posisi dengan Satelit GNSS
Satelit GNSS dan RNSS
A. Penentuan Posisi dengan Satelit GPS

n GPS (Global Positioning System) adalah sistem NAVIGASI dan


PENENTUAN POSISI menggunakan satelit yang dimiliki dan
dikelola oleh Amerika Serikat.

n Sistem yang terdiri dari 24 satelit ini dapat digunakan oleh


banyak orang sekaligus dalam segala cuaca, serta didesain
untuk memberikan POSISI dan KECEPATAN tiga-dimensi yang
teliti dan juga informasi mengenai WAKTU secara kontinyu di
seluruh dunia
[Link] Penentuan Posisi dengan GPS
S3 S4
S2
S1 S5
q Prinsip Dasar :
Pengukuran Jarak secara simultan ke d2
d3
beberapa satelit yang telah d4
d1
diketahui koordinatnya.

q Koordinat yang dihasilkan dalam


sistem koordinat Global WGS-84 S = Satelit GPS (XA, YA, ZA)
D = Jarak ke Satelit (A, A, hA)
Komponen GNSS

[Link] Segment
[Link] Segment

[Link] (IGS)

C. User Segment
A. Bagian Angkasa (SATELIT)

Terdiri dari ;
32 satelit (Space Vehicles or SVs)
Tinggi 20200 km (periode orbit 12jam)
6 bidang orbit (inklinasi 55° )
4 satelit di setiap bidang orbit
Berat 900 kg
Daya tahan 7-10 tahun
B. BAGIAN SISTEM KONTROL

§Menjaga agar Satelit berada pada Orbit yang benar


§Menjaga sistem waktu
§Prediksi Orbit
§Monitor Kesehatan Satelit
C. BAGIAN PENGGUNA
q Receiver GPS yang digunakan
terdiri dari beberapa tipe :
§ Tipe Navigasi
§ Tipe Pemetaan
§ Tipe Geodetik
Sinyal GPS
METODE PENGUKURAN PENENTUAN POSISI DENGAN GPS
Metoda penentuan posisi dengan GPS
n Berdasarkan cara
1. Point Positioning (Absolut)
2. Relative Positioning (Differensial)
n Berdasarkan sifat
1. Statis : antena receiver tetap diam pada titik yang diukur untuk selang waktu
tertentu dari selang waktu singkat, beberapa jam sampai dengan permanen
2. Kinematik : antena receiver bergerak sambil melakukan pengamatan
n Berdasarkan Waktu
1. Post Processing
2. Real Time
P e n e n tu a n P o s is i D e n g a n G P S

S u rv e i N a v ig a s i

A b s o lu t D ife re n s ia l D ife re n s ia l A b s o lu t

P o s t-p ro c e s s in g R e a l-T im e

S ta tik S to p -a n d -G o J a ra k F a s e P s e u d o ra n g e
(R T K ) (D G P S )
P s e u d o -k in e m a tik S ta tik S in g k a t

K in e m a tik
A. METODA PENGUKURAN ABSOLUT
qHanya memerlukan satu receiver GPS.
qTitik
yang ditentukan posisinya bisa
diam (statik) atau bergerak (kinematik).
qPosisiditentukan dalam sistem WGS84
(terhadap pusat bumi)
qKetelitian
posisi berkisar antara 5
sampai dengan 10 meter.
10 m
Peta Kerja Contoh NAVIGASI pada PELACAKAN di lapangan

PBU
Jarak

PBU
 = 6 29’ 27.796” S
 = 106 50’ 56.075” E
h = 158.167 meter

Tujuan

Navigasi Kapal di Laut


B. METODA PENGUKURAN STATIK RELATIF
qPosisi titik ditentukan relatif terhadap titik yang
diketahui.
qMemerlukan minimal 2 receiver, satu
ditempatkan pada titik yang telah diketahui
koordinatnya.
qPengukuran dilakukan secara bersamaan pada
dua titik dalam selang waktu tertentu. Ketelitian
posisi yang diperoleh bervariasi dari tingkat
menengah sampai tinggi (mm s/d Cm.)
qAplikasi utama : survei pemetaan, survei
geodesi dan navigasi dengan ketelitian tinggi.
(XA, YA, ZA)
(A, A, hA)
Stasion referensi
(titik tetap)

Titik yang akan


ditentukan
posisinya
Baseline
yang diamati

Konfigurasi pengukuran Statik Differensial


RADI AL
Konfigurasi pengukuran
Titik JKHN Statik Differensial
Poligon
Titik Baru

Titik JKHN

Titik JKHN
Stasion referensi
Konfigurasi
(titik tetap)

Titik yang akan


pengukuran
ditentukan
posisinya Statik
Baseline
yang diamati Differensial
JARI NGAN
METODA PENGUKURAN DGPS (Real time)

q Sistem DGPS adalah sistem penentuan posisi


real-time secara diferensial menggunakan data
Code.
q Dapat digunakan untuk penentuan posisi
obyek-obyek yang diam maupun bergerak.
q Untuk merealisasikan tuntutan real-time nya,
monitor station harus mengirimkan data fase Data yang digunakan data
ke pengguna secara real-time menggunakan Pseudorange (code)
sistem komunikasi data tertentu (Radio,
Internet, Satelit)
q Ketelitian tipikal posisi : 0.5 – 1.0 meter
q Aplikasi utama : Pemetaan tematik, survey
dilaut, navigasi dll.
C. METODA RTK (Real Time Kinematik)
q Sistem RTK (Real-Time Kinematic) adalah sistem
penentuan posisi real-time secara diferensial
menggunakan data fase.
Satelit
q Dapat digunakan untuk penentuan posisi obyek- GPS
obyek yang diam maupun bergerak.
q Untuk merealisasikan tuntutan real-time nya,
monitor station harus mengirimkan data fase ke
pengguna secara real-time menggunakan sistem data
Rover fase
komunikasi data tertentu.
q Ketelitian tipikal posisi : 1 - 5 cm
q Aplikasi utama : staking out, survai Monitor
kadaster, survai pertambangan, Station
navigasi berketelitian tinggi. Hasanuddin Z. Abidin, 1996

q Dua Jenis RTK (RTK Radio dan RTK NTRIP)


[Link] Radio

Syarat : Minimal
Diketahui 1
Koordinat Titik
Ikat Dalam sistem
kordinat nasional
[Link] RTK NTRIP
RTK NET (NTRIP)

CORS 2 CORS 3

Pengguna

Komunikasi data
Data Center
BIG CORS 1
Stasion Referensi CORS 4
Layanan InaCORS

Alamat : [Link]
port : 2001
Username : registrasi ke [Link]
D-Password : registrasi ke [Link]
KETINGGIAN DARI GPS
q Ketinggian titik yang diberikan oleh
GPS adalah ketinggian titik di atas
permukaan ellipsoid

q Tinggi ellipsoid (h) tersebut tidak


sama dengan tinggi orthometrik (H)
yang umum digunakan untuk
keperluan praktis sehari-hari yang
biasanya diperoleh dari pengukuran
sipat datar (levelling).

q H = h – N dimana N : Geoid
KETELITIAN POSISI GPS
Faktor-faktor
Geometri Satelit
yang berpengaruh

Ketelitian Data

Metode
Strategi Penentuan Posisi
Pemrosesan Data

Hasanuddin Z. Abidin, 1994


TERIMAKASIH

Anda mungkin juga menyukai