NOUN
(KATA BENDA)
Mengutip dari Grammarly, noun adalah kata yang menamai sesuatu, seperti orang,
tempat, benda, bahkan ide atau gagasan.
Dalam sebuah kalimat, kata benda dapat berperan sebagai subjek, objek langsung,
dan objek tidak langsung dari sebuah klausa, serta memungkinkan menjadi
pelengkap subjek atau pelengkap objek.
For your information, noun berfungsi untuk menamai semua benda dan konsep
di dunia, entah itu yang terlihat secara fisik atau bersifat abstrak. Jika kamu
masih ingat, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, noun adalah kata nomina.
Salah satu ciri khas dari noun adalah tidak dapat digabungkan dengan kata “tidak”.
Mari kita lihat contoh di bawah ini:
Person (orang): Azka, cousin, lawyer, teacher
Place (tempat): Bandung, bedroom, class, country
Thing (benda): Pen, pencil, laptop, fan
Idea (gagasan): Kindness, faith, joy, success
Yuk, kita ambil salah satu contoh kata benda di atas lalu gabungkan dengan kata
“tidak”. Misal bedroom, apakah ia dapat berubah menjadi “tidak bedroom” alias
“tidak tempat tidur?” Yap, “tidak tempat tidur” nggak memiliki arti, sehingga kita
nggak bisa menggabungkan noun dengan kata “tidak.”
Jenis-Jenis Noun dalam bahasa Inggris (Types of Nouns)
Seperti spoiler yang sudah kamu baca di atas, ada beberapa jenis noun yang harus
kita pahami mulai dari definisi, contoh, dan penggunaannya.
Fun fact, noun juga bisa menjadi kata benda yang tidak berwujud seperti aktivitas,
proses, bahkan imajinasi. Oke, daripada semakin bingung, yuk, langsung simak
penjelasannya berikut ini!
1. Common Noun and Proper Noun
Pasti kamu tahu, kan, kalau di dunia ini ada hal-hal yang bersifat umum dan
spesifik. Nah, kedua jenis kata benda ini dibedakan dalam jenis common noun and
proper noun. Mari kita bahas satu per satu:
Apa itu Common Noun?
Kalau kita translate ke bahasa Indonesia, common artinya “umum” alias general,
atau bisa juga disebut sebagai kata benda generik. Common noun adalah nama
atau item yang masih bersifat umum dari suatu kelompok atau kategori. Karena
sifatnya tersebut, type of noun yang satu ini tidak dapat ditulis menggunakan huruf
kapital, kecuali jika dituangkan pada awal kalimat atau dicantumkan dalam sebuah
judul. Contohnya sebagai berikut (example common noun):
City (kota)
Month (bulan)
Girl (gadis)
Jika kamu perhatikan lima contoh di atas, apakah ada informasi lain yang kita
dapat? Yap, nggak ada. Kita nggak tahu kota apa yang dimaksud, bulan apa yang
dipilih, etc. Contoh kalimat common noun:
The girl crossed the river.
(Gadis itu menyeberangi sungai.)
Nah, gadis seperti apa, sih, yang menyeberangi sungai tersebut? Lalu, apa nama
sungainya? Bagaimana kondisi sungainya? Dalam kalimat tersebut tidak dijelaskan
secara spesifik. Maka dari itu, girl dan river di atas termasuk common nouns.
Proper Noun
Yak, exactly. Jenis noun ini adalah hiponim dari common noun. Apa itu proper
noun? Jadi, proper noun adalah nama spesifik dari orang, benda,
tempat, etc. Saat menggunakan proper noun, biasanya kita harus menggunakan
huruf kapital pada kata benda yang ditulis. Contoh proper noun (proper noun
example):
Tina
Switzerland
August
Berikut contoh kalimat proper noun (proper noun example):
I would like to visit Jakarta.
(Saya ingin berkunjung ke Jakarta.)
Yap, Jakarta adalah spesifikasi dari kota atau city yang bersifat general.
2. Countable and Uncountable Noun, plus Mixed Noun
Jenis yang selanjutnya adalah noun berdasarkan jumlah,
terdapat countable dan uncountable. Count artinya menghitung. Yuk, cek penjelasan
detailnya:
Countable Noun
Countable noun adalah noun atau kata benda yang bisa dihitung atau
dikuantitaskan meskipun kemungkinan jumlahnya sangat banyak. Ciri
dari countable noun adalah:
Dapat didahului oleh hitungan angka one, two, three, dan seterusnya.
Bisa diawali dengan a (untuk noun berawalan huruf konsonan),
atau an (berlaku bila noun-nya berawalan huruf vokal).
Bentuk plural (jamak) noun akhiran -s dan -es. Materi mengenai kata yang
ditambahkan akhiran a.k.a suffix
Tak jarang diawali juga dengan the, some, any, a few, few, dan many.
Notes! Jika menggunakan some, any, a few, few, dan many, maka harus
diikuti noun yang bersifat jamak/plural.
Contoh countable noun:
A cat (seekor kucing), an apple (sebuah apel)
One table (satu meja)
Three chairs (tiga kursi)
Some clothes (beberapa baju)
Karena jumlah kursinya lebih dari satu, maka pada bagian akhir ditambahkan -
s. Artinya, kursi tersebut bersifat plural. Contoh kalimat countable noun:
This is a cat. (Ini adalah seekor kucing.)
I need some clothes. (Saya membutuhkan beberapa baju.)
I’m not going to buy any tables. (Saya tidak akan membeli meja apa pun.
Uncountable Noun
Nah, kalau uncountable noun adalah nomina yang bersifat tidak memungkinkan
untuk dihitung. Jadi meskipun jumlahnya banyak, noun jenis ini akan selalu
dianggap singular alias nggak memiliki bentuk plural layaknya countable noun.
Nomina ini biasanya diawali dengan some, any, a little, dan much.
Contoh uncountable noun:
A little sand
Some water
Any milk
Dalam aturan grammar bahasa Inggris, some dan any berlaku
untuk countable maupun uncountable noun. Tapi, jangan sampai kamu keliru ya,
karena ada perbedaan antara some dan any yang mungkin jarang diperhatikan.
Meskipun keduanya dapat menjadi awalan untuk countable noun dan uncountable
noun, tapi kita nggak bisa menerapkannya dalam semua jenis kalimat.
Pasalnya, some tidak digunakan dalam kalimat negatif atau kalimat
tanya. Some lebih umum dipakai dalam positive sentences (kalimat
positif), offering something (menawarkan sesuatu), dan asking for
request (melakukan permintaan).
Asking for request dapat kita kenal juga sebagai kalimat tanya dengan konotasi
positif (maksudnya dengan asumsi jawaban “iya/bisa” atau jawaban positif lainnya.)
Sementara itu, any hanya berlaku untuk jenis kalimat negatif dan kalimat
tanya. Dalam hal ini, kalimat tanya yang dimaksud adalah kalimat tanya dengan
konotasi negatif (asumsi jawaban dari lawan bicara adalah “tidak” atau jawaban
negatif lainnya). Berikut contoh penggunaan kalimat menggunakan some:
I need a little sand. (Saya memerlukan sedikit pasir)
Would you like some water? (Apakah kamu mau air?)
Can you give me some water? (Dapatkah kamu memberikan saya air?)
Asumsi jawaban dari pertanyaan ini yaitu dia bisa memberikan air.
Contoh penggunaan any dalam kalimat:
I’m not going to buy any milk. (Saya tidak akan membeli susu apa pun.)
Is there any milk in the fridge? (Apakah ada susu di kulkas?)
Kamu dapat gunakan contoh seperti ini jika asumsi jawabannya adalah
tidak ada susu di kulkas.
Ingat ya! Uncountable noun akan selalu dianggap singular. Jadi kamu tidak
perlu menambahkan -s atau -es pada akhir kata benda.
Mixed Noun
As we know, mix adalah campuran. Sebetulnya secara kaidah tata bahasa,
jenis noun ini jarang masuk sebagai salah satu
tipe noun. Mixed noun adalah noun yang bisa
menjadi countable atau uncountable, tergantung bagaimana konteks, situasi,
atau kondisi yang dihadapi. Misal a hair (sebuah/sehelai rambut).
Pada dasarnya, rambut tidak lazim untuk dihitung. Tetapi, ia bisa menjadi countable
noun ketika ada di situasi tertentu. Contoh kalimatnya: I see a hair on the floor.
(Aku melihat sehelai rambut di lantai.) Tetapi, hair di sana nggak akan bisa
diawali dengan a ketika situasinya sudah berbeda.
3. Abstract and Concrete Noun
Berdasarkan wujudnya, ada dua bentuk noun yang bisa kita pahami, yaitu:
Abstract Noun
According to Grammarly, abstract noun is something that cannot be perceived by
the senses. Artinya, abstract noun adalah kata benda yang tidak dapat diamati
oleh panca indera.
Jadi, noun ini bersifat abstrak atau hanya berkonsep “kebendaan”. Umumnya,
ciri noun abstract diakhiri dengan ace, age, ance, ancy, ion, sion, tion, dom,
hood, ice, ism, ment, ness, ship, ity, ty . Ini dia contoh abstract noun (example
abstract noun list):
Freedom
Courage
Happiness
Motivation
Affection
Age
Communism
Falsehood
Emergency
Kingdom
Contoh kalimat menggunakan abstract noun:
We can’t imagine the courage it took to do that.
(Kami tidak bisa membayangkan keberanian yang dibutuhkan untuk melakukan itu.)
Concrete Noun
Hmm, pasti kamu sudah menebak apa itu concret noun. Yes, concrete noun adalah
kata benda yang dapat diamati oleh panca indera (bisa dilihat, disentuh,
dirasakan, dicium aromanya, dan didengar). Jadi, noun ini merujuk pada benda-
benda dengan sifat yang konkret. Contoh dari concrete noun:
Pen
Eraser
Computer
Classroom
Star
Moon
Wallet
Paper
Wind
Fire
Contoh kalimat concret noun:
The thief tried to steal my wallet.
(Pencuri mencoba mencuri dompet saya.)
4. Singular dan Plural Noun, serta Collective Noun
Sebetulnya kita sudah sedikit membahas terkait jenis noun berdasarkan jumlah atau
kuantitas pada poin nomor dua.
Singular Noun
Apa itu singular noun? So, singular noun adalah kata benda yang jumlahnya
hanya satu. Singular noun bisa disebut juga sebagai kata benda tunggal yang biasa
diawali dengan article “a, an, dan the”. Contohnya seperti a dog, an owl, a pen.
Plural Noun
Plural noun adalah kata benda yang jumlahnya lebih dari satu, tetapi dapat
dihitung. Jika lupa, kamu bisa kembali cek penjelasan di
bagian countable dan uncountable noun ya, guys.
Collective Noun
Collective noun adalah sebuah kata benda kolektif adalah noun yang
menunjukkan kumpulan/gabungan orang , tempat, atau
benda. Selain singular, collective noun pun dapat dibuat versi jamak atau plural–
nya. Perhatikan contoh berikut ini:
Committee
Congress
Crowd
Family
Pair
Contoh kalimat collective noun:
The committee is getting ready to start the international conference event today.
(Panitia sedang bersiap-siap untuk memulai acara konferensi internasional hari ini.)
Contoh collective noun bentuk jamak:
A pair of sandals (sepasang sandal)
Three pairs of sandals (tiga pasang sandal)
5. Compound Noun and Noun Phrase
Kamu perlu tahu kalau ada jenis noun yang tak hanya terdiri dari satu kata, tetapi
harus dikombinasikan dengan kata lain sehingga dapat disebut sebagai kata benda.
Berikut penjelasannya:
Compound Noun
Apa itu compound noun? Pengertian compound noun adalah kata benda yang
terbuat dari dua noun atau lebih. Saat dua atau lebih noun digabungkan, maka
akan terbentuk sebuah makna yang lebih jauh atau bahkan sangat berbeda
dibandingkan dengan berdiri sendiri. Compound noun example adalah boyfriend,
post office, etc.
Dalam penggunaan compound noun juga berbeda-beda, ada yang digabung, ada yang
dipisah. Selain itu, bentuk kombinasi-nya pun beragam, guys. Yuk, kita cek jenis-
jenis compound noun dalam bahasa Inggris:
Compound Noun yang Digabungkan (Closed Compound Noun)
Closed compound noun adalah kata benda yang terdiri dari dua noun atau lebih
dengan penulisan digabungkan, alias tidak dipisahkan oleh spasi atau tanda baca
apa pun. Compound noun akan memiliki arti berbeda jika dipisahkan.
Contohnya ada newspaper (koran). Jika kita pisah, news artinya berita,
dan paper adalah kertas. Namun, kita tidak dapat mengartikannya menjadi “berita
kertas”. Contoh lainnya adalah airport (bandara), breakfast (sarapan), dan masih
banyak lagi.
Compound Noun yang Dihubungkan dengan Strip (Hyphenated
Compound Noun)
Sedikit berbeda dari jenis closed, hyphenated compound noun adalah kata benda
yang memiliki arti tidak jauh berbeda jika dibandingkan saat
setiap noun ditulis secara mandiri, alias maknanya tidak terlalu jauh dari kata
asal. Contoh kata benda yang satu ini adalah self-confidence, artinya percaya diri.
Contoh lainnya yaitu mother-in-law yang artinya mertua.
Compound Noun yang Penulisannya Terpisah (Opened Compound
Noun)
Nah, opened compound noun adalah kata benda yang merupakan gabungan dua
atau lebih noun dengan arti yang sangat dekat dari asalnya .
Umumnya compound noun jenis ini dibentuk dari noun yang ditambahkan kata
benda lain hanya untuk memperjelas makna. Contoh opened compound
noun adalah midde class, train station, bus stop, movie star, heart attack , dan lain-
lain.
Cara Mengombinasikan Compound Noun?
Gimana sih, cara mengombinasikan compound noun? Dalam compound noun ada
banyak cara yang bisa kita gunakan untuk melakukan kombinasi antara satu kata
benda dengan kata benda yang lain. Lihat detailnya di bawah ini ya!
Noun (kata benda) + Noun (kata benda)
Contohnya wallpaper, bedcover
Adjective (kata sifat) + Noun (kata benda)
Contohnya full moon, red cross
Gerund (kata kerja -ing) + Noun (kata benda)
Misal swimming pool, washing machine
Verb (kata kerja) + Noun (kata benda)
Misalnya adalah backbone, lovebird
Noun (kata benda) + Verb (kata kerja)
Contoh sunrise, haircut
Noun (kata benda) + Gerund (kata kerja -ing)
Misal weight-lifting, horse riding
Verb (kata kerja + Preposition (preposisi)
Misal check-in, check-out
Preposition (preposisi) + Noun (kata benda)
Contoh outdoor, forecast
Noun Phrase
Noun phrase adalah sebuah frasa yang terdiri dari gabungan antara kata benda
(noun), kata ganti benda (pronoun), atau number. Frasa ini digunakan untuk
sebuah noun yang dianggap belum terlalu jelas untuk digambarkan sebagai sebuah
kata benda.
Contoh noun phrase, yang utamanya adalah The fair-skinned woman, tetapi kata
benda tersebut belum terlalu menggambarkan konteks dari sebuah kalimat. Maka,
kamu bisa menambahkannya menjadi “The fair-skinned woman with a red shirt
and black skirt”
Sebetulnya, noun phrase terbagi menjadi dua jenis, yaitu basic noun
phrase dan complex noun phrase. Tetapi, English Academy akan membahas lebih
detail terkait compound noun dan noun phrase di artikel yang berbeda supaya kamu
bisa belajar secara bertahap.
6. Possessive Noun
Possessive noun adalah kata benda yang digunakan untuk menyatakan sebuah
kepemilikan. Kepemilikan tersebut bisa berupa orang, benda, sebuah tempat, dan
lain sebagainya. Seperti noun yang lain, jenis kata benda ini pun memiliki beberapa
aturan, yaitu:
1. Jika suatu noun (kata benda) tidak berakhiran dengan S, maka tambahkan
saja ‘s (apostrof S)
Contoh:
Ferdy’s house (Rumahnya Ferdi)
I know it is Sinta’s pen. (Aku tau ini adalah pena milik Sinta)
2. Apabila sebuah noun (kata benda) sudah berakhiran S, kamu cukup
tambahkan ‘ (apostrof)
Contoh:
Do you know where Swiss’ capital? (Apakah kamu tahu di mana ibukota
Swis?)
There are many students’ books there. (Ada banyak buku siswa di sana.)
3. Jika bentuk kata bendanya bersifat plural/jamak namun tidak berakhiran S,
maka bisa kita tambahkan ‘s (apostrof S)
Contohnya:
This is children’s game. (Ini adalah permainan anak-anak)
I think this is a women’s outfit. (Saya pikir ini adalah pakaian wanita.)
Fungsi Noun dalam bahasa Inggris
Kalau kamu masih ingat, di bagian pengertian noun sudah disebutkan bahwa ada
beberapa fungsi dari noun. Berikut contoh-contoh kalimatnya:
1. Subject (kata benda yang digunakan sebagai subjek)
Life is wonderful.
2. Object (objek)
Tere Liye has published his new book.
3. Object of Preposition (objek preposisi)
We are going to fly to Jakarta tomorrow.
4. Subjective Complement (penjelasan subjek)
He is Jeffry.
5. Objective Complement (penjelasan objek)
Rani named her cat Pororo.