0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan7 halaman

Pemrograman Terstruktur dan DFD Apotek

Indonesia

Diunggah oleh

induhkidah2004
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
33 tayangan7 halaman

Pemrograman Terstruktur dan DFD Apotek

Indonesia

Diunggah oleh

induhkidah2004
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Nama : Selfi Fauziyah

Nim : 24562010036
Kelas : Teknik Komputer A
Matkul : Perangkat Rekayasa Dan Desain
Dosen : Ibu Indah Hartati M. T.I

1. Apa yang dimaksud dengan pemrograman terstruktur?

2. Apa kelebihan dan kekurangan paradigm pemrograman terstruktur?

3. Apa yang dimaksud dengan DFD (Data Flow Diagram)?

4. Apa yang dimaksud dengan Context Diagram?

5. Bagaimana tahapan melakukan perancangan sistem menggunakan DFD?

6. Apa yang dimaksud dengan Kamus Data?

7. Bagaimana keterhubungan antara Kamus Data dengan Perancangan Basis Data?

8. Bisakah DFD digunakan untuk menggambarkan sistem berorientasi objek? Jelaskan alasannya!

9. Buatlah perancangan pemrograman terstruktur menggunakan DFD dan Kamus Data untuk studi kasus
Sistem Informasi Apotek!

Jawaban

1. Pemrograman terstruktur adalah konsep atau paradigma atau sudut pandang pemrograman
yang membagi-bagi program berdasarkan fungsi-fungsi atau produser-produser yang
dibutuhkan program komputer. Modul-modul (pembagian program) biasanya dibuat dengan
mengelompokkan fungsi-fungsi dan prosedur prosedur yg diperlakukan sebuah proses tertentu

2. a. kelebihan
- mudah dipahami
- mudah dirawat
- meningkatkan kualitas kode
- fleksibel
b. kekurangan
- seringnya menyebabkan kan duplikasi kode dan rendahnya penggunaan ulang

3. Data Flow Diagram (DFD) atau dalam bahasa indonesia menjadi Diagram Alir Data (DAD) adalah
representasi grafik yang menggambarkan aliran informasi dan transformasi informasi yang
diaplikasikan sebagai data yang mengalir dari masukan (input) dan keluaran (output)

4. menggambarkan sistem yang akan dibuat sebagai suatu entitas tunggal yang berinteraksi
dengan orang maupun sistem lain. DFD Level 0 digunakan untuk menggambarkan interaksi
antara sistem yang akan dikembangkan dengan entitas luar

5. Berikut ini adalah tahapan-tahapan perancangan dengan menggunakan DFD:


1. Membuat DFD Level o atau sering disebut juga Context Diagram
DFD Level o menggambarkan sistem yang akan dibuat sebagai suatu entitas tunggal yang
beriteraksi dengan orang maupun sistem lain. DFD Level o digunakan untuk menggambarkan
interaksi antara dikembangkan dengan entitas luar
2. Membuat DFD Level 1 sistem yang akan
DFD Level 1 digunakan untuk menggambarkan modul-modul yang ada dalam sistem yang akan
dikembangkan. DFD) Level: merupakan hasil breakdown DID Level o yang sebelumnya sudalı
dibuat.
3. Membuat DFD Level 2
Modul-modul pada DFD Level 1 dapat di-breakdown menjadi DFD Level 2. Modul mana saja
yang harus di-breakdown lebih detail tergantung pada tingkat kedetailan modul tersebut.
Apabila modul tersebut sudah cukup detail dan rinci maka modul tersebut sudah tidak perlu
untuk di-breakdown lagi. Untuk sebuah sistem, jumlah DFD Level 2 sama dengan jumlah modul
pada DFD Level 1 yang di-breakdown.
4. Membuat DFD Level 3 dan seterusnya
DFD Level 3, 4, 5, dan seterusnya merupakan breakdown dari modul pada DFD Level di-atasnya
Breakdown pada level 3, 4, 5, dan seterusnya aturannya sama persis dengan DFD Level 1 atau
level 2.

6. Kamus data adalah kumpulan daftar elemen data yang mengalir pada sistem perangkat lunak
sehingga masukan (input) dan keluaran (output) dapat dipahami secara umum (memiliki standar
cara penulisan). Kamus data dalam implementasi program dapat menjadi parameter masukan
atau keluaran dari sebuah fungsi atau produser.

7. berfungsi sebagai panduan yang merinci struktur basis data dan komponen-komponennya:
 Komunikasi: Kamus data membantu memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam
proyek memahami struktur basis data dan komponen-komponennya.
 Kolaborasi: Kamus data membantu memudahkan kolaborasi dan kejelasan antara pengembang,
administrator basis data, dan pemangku kepentingan.
 Kualitas data: Kamus data membantu menjamin kualitas data, menegakkan aturan penamaan,
dan mencatat keputusan desain.
 Integrasi dan migrasi: Kamus data memudahkan integrasi dan migrasi.
 Definisi data: Kamus data sangat membantu analis sistem dalam mendefinisikan data yang
mengalir di dalam sistem.
 Struktur database: Kamus data mencakup informasi mengenai struktur database.

8. dapat digunakan untuk menggambarkan sistem, tetapi tidak untuk menggambarkan sistem
berorientasi objek:
- DFD menggambarkan alur data melalui sistem, sedangkan UML adalah bahasa pemodelan yang
digunakan untuk menggambarkan sistem berorientasi objek.
- DFD digunakan untuk menggambarkan alur informasi dari input sampai output pada suatu
sistem.
- DFD dapat digunakan untuk membuat desain sistem, mendokumentasikan sistem, dan
berkomunikasi dengan pihak lain.
- DFD dapat digunakan untuk menyampaikan rancangan sistem kepada pihak lain, seperti
programmer, pembuat sistem, dan klien.
- DFD dapat dibuat secara manual atau dengan menggunakan software seperti UML, Power
Designer 6, Easycase, Edraw Mind Map, dan Pencil.

9.

Aliran Data:
 Pelanggan memberikan informasi pembelian obat.
 Apoteker memproses transaksi dan pembayaran.
 Supplier mengirimkan obat ke apotek.

Diagram Konteks (Level 0 DFD):

lua

Salin kode

+-------------------+

| Supplier |

+-------------------+

| (Obat dan Harga)

+---------------+ +----------------+

| Sistem Apotek | <----> | Pelanggan |

| (Proses Data)| | (Pembelian) |

+---------------+ +----------------+

| (Informasi Pembayaran)

+-----------------+

| Apoteker |

+-----------------+

| (Proses Transaksi)

+---------------------+

| Stok Obat dan |

| Data Pembayaran |

+---------------------+

Level 1 DFD

Di level 1, kita akan memecah proses utama dalam sistem menjadi subproses yang lebih terperinci,
misalnya:
 Pengelolaan Stok Obat
 Transaksi Penjualan
 Pembayaran
 Pembelian Obat dari Supplier

Proses Sub-Proses dalam Sistem Apotek:

1. Pengelolaan Stok Obat: Memasukkan, mengubah, dan menghapus data obat yang tersedia di
apotek.
2. Transaksi Penjualan: Mengelola transaksi pembelian oleh pelanggan, mengurangi stok obat, dan
menghasilkan faktur.
3. Pembayaran: Memproses pembayaran transaksi yang dilakukan oleh pelanggan.
4. Pembelian Obat: Mengelola pembelian obat dari supplier, termasuk pemesanan dan
penerimaan obat.

Level 1 DFD:

lua

Salin kode

+-------------------------+

| Supplier |

+-------------------------+

| (Obat dan Harga)

+---------------------+

| Pembelian Obat |

| (Memesan dan Menerima)|

+---------------------+

| (Data Obat Masuk)

+----------------------------+

| Pengelolaan Stok Obat |

+----------------------------+

/ | \

/ v \

+------------------------+ +------------------+
| Transaksi Penjualan | | Pembayaran |

| (Memproses Pembelian) | | (Menerima Pembayaran)|

+------------------------+ +------------------+

| (Data Penjualan)

+-------------------------+

| Stok Obat & Pembayaran |

| (Data Pembayaran & Stok) |

+-------------------------+

2. Kamus Data

Kamus data mendokumentasikan elemen-elemen data yang digunakan dalam sistem informasi apotek,
termasuk penjelasan tentang nama data, tipe data, deskripsi, dan relasi antar data.

Kamus Data untuk Sistem Informasi Apotek

Tipe Nilai yang Sumber Relasi dengan


Nama Elemen Data Deskripsi Ukuran/Format
Data Diperbolehkan Data Data Lain

Identifikasi Digunakan di
ID_Obat unik untuk Integer 5 digit - Sistem Input Tabel Stok
setiap obat Obat

Nama obat Digunakan di


Maksimal 100
Nama_Obat yang dijual di String - Sistem Input Tabel Stok
karakter
apotek Obat

Digunakan di
Harga per Maksimal 10
Harga_Obat Decimal - Sistem Input Tabel Stok
unit obat digit, 2 desimal
Obat

Jumlah stok
Digunakan di
yang tersedia
Stok_Obat Integer 4 digit - Sistem Input Tabel Stok
untuk obat
Obat
tertentu

Identifikasi Berhubungan
Sistem
ID_Transaksi transaksi Integer 5 digit - dengan Data
Transaksi
penjualan Pembayaran

Tanggal_Transa Tanggal saat Date YYYY-MM-DD - Sistem Berhubungan


ksi transaksi dengan
Tipe Nilai yang Sumber Relasi dengan
Nama Elemen Data Deskripsi Ukuran/Format
Data Diperbolehkan Data Data Lain

dilakukan Transaksi ID_Transaksi

Berhubungan
Identifikasi Sistem
ID_Pelanggan Integer 5 digit - dengan Data
pelanggan Pelanggan
Transaksi

Nama Berhubungan
Maksimal 50 Sistem
Nama_Pelanggan lengkap String - dengan
karakter Pelanggan
pelanggan ID_Pelanggan

Total harga
Berhubungan
Total_Pembayar yang harus Maksimal 10 Sistem
Decimal - dengan
an dibayar oleh digit, 2 desimal Pembayaran
ID_Transaksi
pelanggan

Status
"Lunas", Berhubungan
Status_Pembaya pembayaran Maksimal 20 Sistem
String "Bayar dengan
ran (Lunas/Bayar karakter Pembayaran
Sebagian" ID_Transaksi
Sebagian)

Identifikasi Digunakan di
Sistem
ID_Supplier unik untuk Integer 5 digit - Pembelian
Supplier
supplier Obat

Digunakan di
Nama Maksimal 50 Sistem
Nama_Supplier String - Pembelian
supplier obat karakter Supplier
Obat

Anda mungkin juga menyukai