0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan12 halaman

Sistem Manajemen Database Inventaris Grosir

Diunggah oleh

Bukan Siapa-siapa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
7 tayangan12 halaman

Sistem Manajemen Database Inventaris Grosir

Diunggah oleh

Bukan Siapa-siapa
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN PROYEK SISTEM BASIS DATA

Oleh :
Muhammad Raufa Hafid Widodo (244311052)
Adam Noverian (244311033)
Wulandari (24431159)
Novandy Triarto W (24431153)

JURUSAN TEKNIK
PROGRAM STUDI TRPL
POLITEKNIK NEGERI MADIUN
2024
A. Judul Proyek:

Sistem Manajemen Database Inventaris Barang pada Grosir

B. Deskripsi & Tujuan :

Deskripsi:
Proyek ini bertujuan untuk membangun sistem manajemen database yang efisien
untuk penyimpanan barang pada grosir. Sistem ini akan membantu dalam melacak
stok barang, memonitor pengadaan dan pengeluaran barang, serta menyediakan
laporan yang akurat secara real-time. Dengan adanya sistem ini, perusahaan dapat
mengurangi kesalahan manual, meningkatkan efisiensi operasional, dan memastikan
ketersediaan barang yang optimal.
Tujuan:
1. Menyediakan sistem pengelolaan data inventaris yang terpusat: Semua
data terkait stok barang, pengadaan, dan distribusi akan tersimpan dalam
satu sistem yang terstruktur.

2. Meningkatkan efisiensi operasional: Mengurangi waktu yang


dibutuhkan untuk pencatatan manual dan pencarian barang.

3. Meminimalkan kesalahan human error: Dengan sistem otomatis, potensi


kesalahan dalam pencatatan dan perhitungan stok dapat diminimalisir.

4. Menyediakan laporan yang akurat: Sistem akan menghasilkan laporan


stok barang, pengeluaran, dan pengadaan secara real-time.

5. Mempermudah akses data: Data inventaris bisa diakses kapan saja


oleh pihak yang berwenang.

C. Fitur Yang Dikembangkan:

1. Manajemen Stok Barang: Melacak jumlah barang yang tersedia, masuk,


dan keluar.

2. Pencatatan Pengadaan dan Pengeluaran Barang: Sistem mencatat barang


yang masuk melalui pengadaan dan keluar untuk penggunaan atau
penjualan.

3. Peringatan Stok Rendah: Sistem akan memberikan notifikasi otomatis jika


stok barang mencapai batas minimum.

4. Pengelolaan Supplier dan Pembelian: Memungkinkan perusahaan


untuk menyimpan informasi supplier dan memantau riwayat pembelian.

5. User Management: Fitur untuk mengelola akses pengguna berdasarkan


peran dan otorisasi yang telah ditentukan.
D. Ruang Lingkup / Batasan:

Ruang Lingkup:
1. Fokus Utama: Sistem akan dikembangkan untuk digunakan oleh
departemen logistik atau gudang perusahaan yang berhubungan langsung
dengan pengelolaan inventaris.

2. Teknologi yang Digunakan: Sistem berbasis web menggunakan MySQL


untuk database

3. Akses Pengguna: Hanya pengguna yang berwenang seperti manajer


gudang, staf logistik, dan administrator yang dapat mengakses sistem sesuai
dengan hak akses mereka.

4. Integrasi: Sistem ini tidak akan diintegrasikan dengan sistem lain seperti
ERP perusahaan pada tahap awal pengembangan.

Batasan:
1. Data Inventory Hanya untuk Barang: Sistem ini hanya mencakup
manajemen data untuk barang fisik yang diinventaris, tidak termasuk data
lain seperti aset tak bergerak.

2. Skalabilitas Terbatas: Pada tahap awal, sistem akan dioptimalkan untuk


penggunaan perusahaan kecil hingga menengah. Untuk perusahaan
besar, diperlukan penyesuaian lebih lanjut.

3. Penggunaan Offline: Sistem tidak mendukung penggunaan offline; pengguna


harus terhubung ke internet untuk mengakses dan memperbarui data.

4. Fitur Analitik Lanjutan: Fitur analitik seperti prediksi permintaan


atau analisis tren barang tidak termasuk dalam ruang lingkup awal.

2. Diagram ERD
3. ENTITAS, RELASI dan DERAJAT RELASI
ENTITAS: Terdapat lima entitas utama (barang, pengadaan, pengeluaran, supplier,
user)
Barang
 ID_Barang (PK)
 Nama_Barang
 Kategori
 Stok_Available
 Harga
 Minimum_Stok

Pengadaan
 ID_Pengadaan (PK)
 Tanggal
 ID_Barang (FK)
 Jumlah
 ID_Supplier (FK)

Pengeluaran
 ID_Pengeluaran (PK)
 Tanggal
 ID_Barang (FK)
 Jumlah
 Keterangan

Supplier
 ID_Supplier (PK)
 Nama_Supplier
 Kontak
 Alamat

User
 ID_User (PK)
 Nama_User
 Role
 Password

RELASI: Semua relasi yang ada adalah One-to-many, dimana satu entitas dapat
berhubungan dengan banyak entitas lain
Barang to Pengadaan:
One-to-Many (Satu barang bisa memiliki banyak
pengadaan). Barang to Pengeluaran:
One-to-Many (Satu barang bisa memiliki banyak pengeluaran).
Supplier to Pengadaan:
One-to-Many (Satu supplier bisa memasok banyak barang).
User to Pengadaan dan Pengeluaran:
One-to-Many (Satu user bisa membuat banyak pengadaan dan pengeluaran).

DERAJAT RELASI : One-to-Many yaitu dimana satu entitas (dari sisi “one”) dapat
berhubungan dengan banyak entitas lain (dari sisi “many”).

[Link] MYSQL
Untuk langkah pertama kita akan membuat data base inventaris _barang dan menggunakan database
tersebut. Create database inventaris _barang; use inventaris_barang; setelah ini perintah berhasil
dijalankan, database inventaris_barang akan di buat/ di proses lalu siap digunakan.

Langkah kedua yang akan kita lakukan, kita akan membuat tabel barang dengan beberapa kolom
seperti, id_barang, nama_barang, kategori, stok_available, harga,dan minuman stok, dengan perintah
SQL sesuai gambar diatas, setelah dijalankan maka tabel barang berhasil dibuat.

Langkah ketiga yang akan kita lakukan adalah buat tabel supplier dengan kolom seperti, Id_supplier,
nama_Supplier, kontak, dan alamat, dengan perintah SQL sesuai gambar diatas. Tabel supplier akan
dijalankan setelah perintah ini.

Langkah keempat yaitu membuat tabel pengadaan yang berisi beberapa kolom seperti,
Id_pengadaan, tanggal, id_barang, dan id_supplier, untuk perintah SQL nya seperti gambar diatas,
setelah menjelaskan perintah SQL diatas maka tabel pengadaan akan dijalankan.
Langkah kelima adalah kita akan membuat tabel pengeluaran menggunakan beberapa kolom seperti,
id_pengeluaran, tanggal, id_barang, dan jumlah, untuk perintah SQL nya sesuai dengan gambar
diatas, setelah perintah ini dijalankan maka tabel pengeluaran siap digunakan.

Langkah keenam adalah membuat tabel user dengan menggunakan beberapa kolom seperti, id_user,
nama_user, role, dan password. Untuk perintah SQL sesuai dengan tabel diatas, setelah perintah ini
dijalankan maka user sudah siap.

Langkah ketujuh adalah Kita akan membuat list yang menggunakan beberapa kolom seperti, barang,
pengeluaran, pengeluaran, supplier, dan user, perintah SQL sesuai dengan tabel diatas. Jika perintah
ini dijalankan maka list sudah siap.
Untuk langkah kedelapan kita akan membuat deskripsi semua tabel, yang berisi beberapa tabel,
dengan menjalankan perintah SQL sesuai dengan diatas, maka deskripsi semua tabel siap digunakan.
Untuk langkah kesembilan adalah membuat data dummy barang, yang berisi beberapa kolom seperti
peralatan dan perabotan elektronik, lalu kita akan menjalankan perintah SQL sesuai dengan tabel
diatas, jika perintah sudah dijalankan maka tabel dummy barang sudah siap.

Untuk langkah kesepuluh kita akan membuat data dummy supplier yang berisi beberapa supplier,
selanjutnya kita akan menjalankan perintah SQL sesuai gambar diatas, setelah perintah ini tabel
dummy supplier sudah siap.
Untuk langkah kesebelas kita akan membuat data dummy pengadaan yang berisi beberapa tanggal
pengadaan, selajutnya kita akan menjalankan perintah SQL sesuai dengan tabel diatas, setelah itu
maka data pengadaan sudah siap.

Untuk langkah keduabelas kita akan membuat data dummy pengeluaran yang berisi beberapa tanggal
pengeluaran, selanjutnya kita akan menjalankan perintah SQL sesuai dengan gambar diatas, jika
perintah sudah dijalankan maka data pengeluaran sudah siap.
Untuk langkah ketigabelas atau langkah terakhir adalah membuat data dummy user yang berisi
beberapa user seperti, nama karyawan dan bos, setelah itu jalankan perintah SQL sesuai gambar
diatas, jika sudah dijalankan maka data dummy user sudah siap.

Anda mungkin juga menyukai