0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan3 halaman

Panduan Belajar Sandi Semaphore

Diunggah oleh

djokosampsamp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
11 tayangan3 halaman

Panduan Belajar Sandi Semaphore

Diunggah oleh

djokosampsamp
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

SEMAPHORE

 Pengertian, Sejarah, dan Belajar Bendera Semaphore


1. Pengertian
Semaphore adalah salah satu cara untuk mengirim atau menerima sebuah pesan
atau berita dengan menggunakan fasilitas seadanya seperti bendera, dayung, batang,
bahkan dengan tangan kosong atau dengan sarung tangan.

2. Ukuran Bendera Semaphore


45 * 45 cm. Dengan bentuk bendera yang persegi namun sebenarnya merupakan
penggabungan dua bendera berbentuk segitiga sama kaki yang berbeda warna.

3. Warna Bendera Semaphore


Warna pada umumnya ialah merah dan kuning titik di mana peletakan bendera
warna merah selalu berada dekat tangkai bendera.

4. Cara Penyampaian Bendera Semaphore


Untuk orang yang bertugas melakukan isyarat bendera biasanya akan berdiri di
sebuah tempat yang cukup tinggi dari permukaan tanah sehingga menjadi mudah
untuk dilihat dari kejauhan.

5. Penemu dan Sejarah Semaphore Pramuka


Penemu sandi semaphore ialah Claude Chappe dia lahir di brulen, Sarti, negara
Prancis dan merupakan cucu seorang Baron Perancis. Ia menemukan sempahore pada
( 25 Desember 1763 - 23 Januari 1805 ).
Dalam hidupnya ia dibesarkan dengan tujuan melayani gereja, namun dia
kehilangan pekerjaannya pada saat revolusi Perancis terjadi, dia pernah juga
bersekolah di Lycee Pierre Comeile di Rouen. Dan setelah itu, dikarenakan
menganggur cukup lama dia dengan keempat saudaranya memutuskan untuk
mengembangkan sebuah sistem praktis kuno saat itu yang bernamakan stasiun relay
semaphore, namun tidak pernah terealisasikan.
Namun sistem ini mendapatkan bantuan dukungan dari kakak Claude yang
bernama Lynace Chappe yang merupakan anggota majelis legislatif pada saat
revolusi Perancis yang akhirnya digunakan dalam pembangunan jalan relay Perancis
ke arah Lieue yang ditujukan untuk membawa berita dan perang.
Berkat ini, Chappe menjadi seorang penemu Prancis pada tahun 1792 sehingga
dikenal sebagai sang maestro telekomunikasi pertama dengan penerapan mesin/
sistem internet mekanis, di mana atas sistem yang diciptakannya tersebut menjadi
terbesar di seluruh hantaran Perancis cukup lama dan semaphore ini merupakan
sistem telekomunikasi praktis pertama di zaman industri tersebut.
6. Cara Cepat Belajar Sandi Bendera Semaphore Pramuka
Ialah dengan menggunakan 8 penjuru mata angin/ metode jarum jam.
Metode tidak mengupayakan kita untuk menghafal sandi semaphore urut sesuai
abjad. Namun kita menghafalkan dengan memakai kunci yang ada di metode
tersebut, di mana ada 7 kunci utama dalam pemakaiannya. Kita cukup memposisikan
tangan sesuai 8 titik yang tersebar di sekeliling tubuh yang kita miliki. 8 titik tubuh
dalam sandi semaphore tersebut diantaranya adalah titik bawah tubuh, titik kiri bawah
tubuh, titik samping kiri tubuh, titik kiri atas tubuh, titik atas tubuh, titik kanan atas
tubuh, titik samping kanan tubuh dan titik kanan bawah tubuh.

7. Metode Belajar Semaphore & Kode Isyarat Semaphore


Perhurufnya dibentuk dari posisi dua tangan sesuai dengan 7 kunci. Masing-
masing kunci ditandai dengan dinamai sesuai posisi salah satu tangan.
 Kunci 1 : salah satu tangan berada di titik 1 dan tangan kedua berada di titik 2 - 8
sehingga terbentuk 7 huruf, yaitu :
1) 1 dan 2 = huruf A.
2) 1 dan 3 = huruf B.
3) 1 dan 4 = huruf C.
4) 1 dan 5 = huruf D.
5) 1 dan 6 = huruf E.
6) 1 dan 7 = huruf F.
7) 1 dan 8 = huruf G.
 Kunci 2 : salah satu tangan berada di titik 2 dan tangan kedua berada di titik 3 - 8
sehingga terbentuk 6 huruf, yaitu :
1) 2 dan 3 = huruf H.
2) 2 dan 4 = huruf I.
3) 2 dan 5 = huruf K.
4) 2 dan 6 = huruf L.
5) 2 dan 7 = huruf M.
6) 2 dan 8 = huruf N
 Kunci 3 : salah satu tangan berada di titik 3 dan tangan kedua berada di titik 4 - 8
sehingga terbentuk 5 huruf, yaitu :
1) 3 dan 4 = huruf O.
2) 3 dan 5 = huruf P.
3) 3 dan 6 = huruf Q.
4) 3 dan 7 = huruf R.
5) 3 dan 8 = huruf S.
 Kunci 4 : salah satu tangan berada di titik 4 dan tangan kedua berada di titik 5 - 8
sehingga terbentuk 4 huruf, yaitu :
1) 4 dan 5 = huruf T.
2) 4 dan 6 = huruf U.
3) 4 dan 7 = huruf Y.
4) 4 dan 8 = Tanda Salah.
 Kunci 5 : salah satu tangan berada di titik 5 dan tangan kedua berada di titik 6 - 8
sehingga terbentuk 3 huruf, yaitu :
1) 5 dan 6 = Tanda Angka.
2) 5 dan 7 = huruf J.
3) 5 dan 8 = huruf V.
 Kunci 6 : salah satu tangan berada di titik 6 dan tangan kedua berada di titik 7 - 8
sehingga terbentuk 2 huruf, yaitu :
1) 6 dan 7 = huruf W.
2) 6 dan 8 = huruf X.
 Kunci 7 : salah satu tangan berada di titik 7 dan tangan kedua berada di titik 8 :
1) 7 dan 8 = huruf Z.

Anda mungkin juga menyukai