DEFENSIVE DRIVING COURSE FOR HEAVY VEHICLE
BUS & TRUCK
Prepared by Acmad Hendradjit
Professional DDC Trainer & Mobile Assessor
APA ALASAN ANDA UNTUK
MENGIKUTI PROGRAM TRAINING INI ?
TUJUAN
Untuk memberikan peserta perilaku mengemudi
defensif dalam rangka untuk meminimalkan
ancaman yang mempengaruhi situasi dan untuk
menghindari insiden ataupun kecelakaan terutama
pada saat menggunakan truk dan kendaraan berat.
LATAR BELAKANG
DATA & FAKTA
(Sumber : Kepolisian Republik Indonesia)
FA K TA K E C E L A K A A N D I J A L A N R AYA
• Di Indonesia, menurut data kepolisian, kematian akibat kecelakaan
lalu lintas pada 2007 mencapai 16.548 jiwa. Artinya, setiap hari
sedikitnya 45 orang tewas sia-sia di jalan raya.
• Secara umum, ada tiga faktor yang menjadi penyebab kecelakaan
di jalan raya, yakni manusianya, kendaraannya, atau
lingkungannya.
• Dari data statistik Kepolisian Republik Indonesia menyebutkan
84% kecelakaan lalulintas disebabkan faktor pengemudi.
UNDANG UNDANG LALU LINTAS
LATAR BELAKANG KECELAKAN KENDARAAN PADA
INDUSTRI MIGAS....
Kecelakaan kendaraan..., dapat
berakibat fatal pada area Plant
7
LATAR BELAKANG :
“PRINSIP KESELAMATAN”
• Prinsip Dasar Safety bisa di
ilustrasikan dengan “analogi •Kematian
gunung es” •Kerugian waktu
•Perawatan medis
•First Aid Case
• Kita menyebut kondisi dan
perilaku tidak aman sebagai
“Near Miss Zone”
• Ini adalah alasan keselamatan •Perilaku tidak selamat
dari dasar prinsip bahwa cara •Kondisi tidak selamat
terbaik untuk menghindari
kematian, LTI, Pengobatan Medis
& kasus Pertolongan Pertama
adalah menghindari Miss Zona
Dekat
Kerugian akibat kecelakaan
• Biaya penanganan langsung
– Biaya ambulan
– Biaya perbaikan kendaraan
– Biaya sewa kendaraan pengganti
– Biaya petugas yang menangani
kecelakaan
• Biaya penyelidikan kecelakaan
– Biaya penyidikan polisi
– Penggantian kepada pihak ketiga
– Biaya perkara
• Biaya pemulihan keaktifitas normal
– Apabila cidera – biaya
berobat/rumah sakit
– Biaya lain lain
• TOTAL KERUGIAN BISA LEBIH 10 KALI
LIPAT DARI PENDAPATAN ANDA
LAND TRANSPORT MANAGEMENT
PROSEDURE
Land Transport Management ConocoPhillips
Indonesia :
• Journe management
• Speed Limits
• Mengemudi malam
• Fatige management
• Driving Training
• Companny driving license
• Dll
10
TARGET Sasaran Pelatihan
Sasaran dari Training ini adalah membentuk
kemampuan, sikap dan pengetahuan para peserta agar :
• Terbentuk kontrol yang efektif dan kemampuan
menilai bahaya.
• Mengantisipasi potensi situasi bahaya tabrakan
• Tanggap begitu ada situasi darurat dalam mengemudi
• Memperagakan resiko rendah dalam mengemudikan
kendaraan
Harapan
Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan semua
peserta mampu bekerja secara aman dan benar, dalam
melakukan pemeriksaan keliling / pre start checklist
terhadap unit-unitnya serta mengoperasikan kendaraan
dan alat angkut lainnya dengan penuh tanggung jawab.
Juga penting agar anda mengetahui besarnya tanggung
jawab yang anda terima jika anda mengendarai
kendaraan bermotor.
APA ITU DEFENSIVE DRIVING…?
Defensive Driving adalah perilaku pengemudi yang dapat
mengidentifikasi, mengantisipasi dan menghindari setiap potensi
bahaya selama mengemudi
Sasaran:
TIDAK
MENJADI
PEMICU
DEFENSIVE
DRIVING
TIDAK
TIDAK
MENJADI
TERLIBAT PENYEBAB
Mengemudi dengan mengutamakan keselamatan, hemat waktu dan biaya, dari bahaya
yang timbul akibat kondisi di sekitar kita dan tindakan pengguna jalan lainnya.
(American National Standard Safe Practices for Motor Vehicle Operation, American Society of Safety Engineers, Des Plaines, IL, 2006)
MENGAPA PERLU DEFENSIVE DRIVING ?
Untuk menghindari resiko kecelakaan,
baik terhadap diri sendiri ataupun
yang menyebabkan orang lain celaka.
Defensive Driving Philosophy
Adalah perilaku mengemudi yang dapat
membuat kita terhindar dari masalah, baik yang
disebabkan oleh orang lain atau diri kita sendiri.
Lebih merupakan pendekatan intelektual tentang
bagaimana cara mengemudi dengan aman, benar,
efisien dan bertanggung jawab.
Tanggung Jawab Pengemudi
• Bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri dan orang
lain.
• Bertanggung jawab terhadap kondisi kendaraan.
• Bertanggung jawab dengan sesuatu yang dibawa
(Penumpang/Barang)
• Patuh terhadap peraturan lalulintas yang berlaku.
16
SIKAP PENGEMUDI yang DEFENSIVE
“ Selalu berpikir jauh kedepan dan selalu waspada
terhadap segala kemungkinan resiko yang terjadi ”
INGAT....!!!
Keselamatan mengemudi secara langsung
dipengaruhi oleh : Kondisi Kendaraan,
Kondisi Jalan dan Sikap Pengemudi...
18
BAGAIMANA KITA MELAKUKANNYA ?
1. Melakukan pre-trip check
2. Mengetahui fungsi piranti dan komponen
kendaraan
3. Persiapan diri pengemudi
4. Mengemudikan kendaraan yang aman dengan
teknik defensive
5. Melakukan manuver yang tepat
6. Mencapai Zero Accident & Crash Free Culture
APA YANG KITA PELAJARI ?
1. Persiapan Mengemudi
(Pre-Trip Inspection, Mengenal fungsi komponen kendaraan, Posisi
mengemudi, Blind Spot, Dinamika Kendaraan)
2. Faktor Personal
(Fatige management, Faktor ganguan mengemudi)
3. Devensive Driving Maneuvers
(SEE, Menjalankan Kendaraan, Heavy Vehicle Manuver/Berada Di Jalan
raya, Safe Loading & Un Loading, Parkir)
4. Manajemen resiko
(Divinisi Resiko & Bahaya Journe Planer, Situasi Konsi Bahaya,
Mengemudi malam, Antisipasi Slip& Pecah Ban, Evasive Brake)