EKMA4413-3
NASKAH TUGAS MATA KULIAH
UNIVERSITAS TERBUKA
SEMESTER: 2024/2025 Ganjil (2024.2)
Fakultas : FE/Fakultas Ekonomi
Kode/Nama MK : EKMA4413/Riset Operasi
Tugas 1
N Soal
o.
1. Pada masa pandemi saat ini permintaan atas alat2 kesehatan semakin meningkat.
Untuk itu perusahaan Prima berencana meningkatkan keuntungan dengan melalui
upaya pengelolan persediaan mereka. Bila diketahui permintaan atas perangkat
tes anti bodi sebanyak 10.000 pertahun dengan biaya simpan sebesar Rp. 500 per
unit serta biaya pemesanan sebesar Rp. 100.000.
Tentukan :
1. EOQ,
Jawab :
EOQ=
√ 2 RS
C
EOQ=√ 2¿ ¿ ¿
EOQ=2.000
2. Frekuensi Pemesanan
Jawab :
R
F=
EOQ
10.000
F=
200
F=5
Jadi Frekuensi Pemesanan Optimum 5 kali dalam satu Priode
3. Waktu Pemesanan Bila diketahui waktu kerja setahun selama 250 hari
Jawab :
EOQ
T=
R
2.000
T=
10.000
1
T=
5
Jadi T x 250 hari = 0,2 x 250 hari = 50 hari
Artinya, jika 250 hari waktu kerja, maka jarak siklus optimum pemesanan adalah 0,2 x 250
= 50 hari.
4. Total biaya tahunan minimum (TIC),
Jawab :
TIC=TOC +TCC
TIC=500.000+500.000
TIC=1.000 .000
5. Total Biaya pemesanan tahunan (TOC),
Jawab :
R
T 0 C=Sx
EOQ
10.000
T 0 C=100.000 x
2.000
T 0 C=100.000 x 5
T 0 C=500.000
6. Total Biaya Simpanan Tahunan (TCC),
Jawab :
EOQ
TCC =Cx
2
200
TCC =500 x
2
TCC =500.000
2. Kondisi saat ini yang sangat dinamis PT Prima mempertimbangkan untuk
mengembangkan pabrik dengan kapasistas besar mengantisipasi terjadinya
pandemi yang berkepanjangan. Jika pandemi ini berkepanjangan maka perusahaan
akan memperoleh keuntungan Sebesar Rp. 1 M, sementara bila pandemi ini segera
berakhir perusahaan akan menderi kerugian dari investarsi sebesar Rp. 600 juta.
Bila PT Prima membangun Pabrik yang kecil, maka keuntungan yg diperoleh bila
pasar sesuai harapan adalah 500 Jt dengan kerugian sebesar Rp. 250 jt bila pasar
tidak sesuai harapan. Alaternatif lainnya adalah dengan memproduksi seperti biasa
dan tidak memperoleh keuntungan tambahan atau kerugian lainnya.
Silahkan tentukan keputusan yang sebaiknya diambil bila:
1. Menggunakan Keputusan dalam ketidakpastian
Jawab :
Untuk menentukan keputusan terbaik bagi PT Prima dalam kondisi ketidakpastian ini, kita
perlu menganalisis setiap alternatif dengan mempertimbangkan potensi keuntungan dan
kerugiannya. Karena probabilitas masing-masing skenario (pandemi berkepanjangan vs.
berakhir cepat, pasar sesuai harapan vs. tidak sesuai harapan) tidak diberikan, kita akan
menggunakan pendekatan konservatif dengan fokus pada minimax regret. Pendekatan ini
meminimalkan kerugian maksimum yang mungkin terjadi.
Langkah 1 Membuat Matriks Keuntungan/Kerugian
Kita akan membuat matriks yang menunjukkan keuntungan atau kerugian untuk setiap
alternatif berdasarkan skenario yang mungkin terjadi:
Alternatif Pandemi Pandemi Pasar Sesuai Pasar Tidak
Berkepanjang Segera Harapan Sesuai Harapan
an Berakhir
Pabrik Besar Rp.[Link] Rp.-600.000.000
00
Pabrik Kecil Rp.500.000.00 Rp.-250.000.000
0
Produksi 0 0 0 0
Seperti Biasa
Langkah 2 Menghitung Regret (Penyesalan)
Regret dihitung sebagai selisih antara keuntungan/kerugian yang diperoleh dengan
keuntungan/kerugian maksimum yang mungkin diperoleh pada setiap skenario.
- Skenario Pandemi Berkepanjangan: Keuntungan maksimum adalah Rp [Link]
(dari Pabrik Besar).
- Skenario Pandemi Segera Berakhir: Keuntungan maksimum adalah Rp 0 (dari
Produksi Seperti Biasa).
- Skenario Pasar Sesuai Harapan: Keuntungan maksimum adalah Rp 500.000.000 (dari
Pabrik Kecil).
- Skenario Pasar Tidak Sesuai Harapan: Keuntungan maksimum adalah Rp 0 (dari
Produksi Seperti Biasa).
-
Matriks Regret:
Alternatif Pandemi Pandemi Pasar Sesuai Pasar Tidak
Berkepanjan Segera Harapan Sesuai
gan Berakhir Harapan
Pabrik Rp 0 Rp 600.000.000 Rp 500.000.000 Rp 250.000.000
Besar
Pabrik Kecil Rp Rp 0 Rp 0 Rp 0
[Link]
Produksi Rp Rp 0 Rp 500.000.000 Rp 250.000.000
Seperti [Link]
Biasa
Langkah 3 Menentukan Maksimum Regret untuk Setiap Alternatif
- Pabrik Besar: Maksimum Regret = 600.000.000
- Pabrik Kecil: Maksimum Regret = [Link]
- Produksi Seperti Biasa: Maksimum Regret = [Link]
- Langkah 4: Memilih Alternatif dengan Minimum Maksimum Regret
Alternatif dengan minimum maksimum regret adalah Pabrik Besar, dengan maksimum
regret sebesar Rp 600.000.000. Ini berarti bahwa kerugian maksimum yang mungkin
terjadi dengan pilihan ini adalah yang terkecil dibandingkan dengan alternatif lainnya.
Menggunakan pendekatan minimax regret, keputusan terbaik yang dapat diambil PT Prima
adalah membangun pabrik besar. Meskipun ada risiko kerugian yang signifikan jika
pandemi segera berakhir, risiko kerugian maksimum ini lebih kecil dibandingkan dengan
membangun pabrik kecil atau mempertahankan produksi seperti biasa. Perlu diingat bahwa
pendekatan ini mengasumsikan bahwa semua skenario memiliki probabilitas yang sama,
dan tidak mempertimbangkan faktor-faktor lain yang mungkin relevan.
2. Menggunakan Keputusan yang mengandung risiko
Jawab :
Manfaat Manajemen Risiko:
1) Perusahaan memiliki ukuran kuat sebagai pijakan dalam mengambil setiap
keputusan, sehingga para manajer menjadi lebih berhati-hati (prudent) dan selalu
menempatkan ukuran-ukuran dalam berbagai keputusan.
2) Mampu memberi arah bagi suatu perusahaan dalam melihat pengaruh-pengaruh
yang mungkin timbul baik secara jangka pendek dan jangka panjang.
3) Mendorong para manajer dalam mengambil keputusan untuk selalu menghindari
risiko dan menghindari pengaruh terjadinya kerugian khususnya kerugian dari segi
finansial.
4) Memungkinkan perusahaan memperoleh risiko kerugian yang minimum.
5) Dengan adanya konsep manajemen risiko (risk management concept) yang
dirancang detil maka artinya perusahaan telah membangun arah dan mekanisme
secara sustainable (berkelanjutan).
Selain itu kita juga bisa mendapatkan manfaat bagaimana cara pengambilan keputusan,
sebagai berikut;
1) Pengambilan Keputusan pada Kondisi Pasti:
Perlu Anda ketahui, kondisi seperti ini pasti muncul pada saat pengambil keputusan
mengetahui dengan pasti. Dalam kondisi pasti, informasi yang didapatkan pasti bersifat
akurat, terukur, dan dapat dipercaya. Kita mengetahui hubungan sebab-akibat dan bisa
menebak apa yang bisa terjadi di masa depan.
Lalu, kondisi seperti ini biasanya ada pada kasus keputusan yang sifatnya rutin dan
berulang. Alat bantu Linear Programming adalah alat yang baik digunakan untuk
menghasilkan solusi optimal dalam permasalahan dalam kondisi pasti.
2) Pengambilan Keputusan Berdasarkan Risiko:
Bila seorang manajer tidak mempunyai informasi sempurna atau mempunyai informasi
yang masih simpang siur, berarti berpotensi munculnya risiko. Dalam keadaan berisiko,
pengambil keputusan memiliki informasi yang tidak lengkap tentang alternatif yang
tersedia namun memiliki gagasan bagus tentang probabilitas hasil untuk setiap alternatif.
Dalam membuat keputusan berdasarkan risiko, manajer harus menentukan probabilitas
pada setiap alternatif berdasarkan informasi yang ada atau berdasarkan pengalamannya.
Pendekatan populer yang digunakan pada kondisi ini antara lain: Expected Monetary Value
(EMV) dan Expected Opportunity Loss (EOL).
3. Jelaskan Proses Penyelesaian Programa Linier dengan metode grafik
Jawab :
PT. Dimensi adalah sebuah perusahaan furnitur produsen meja dan kursi yang harus diproses
melalui perakitan dan pemolesan. Fungsi proses perakitan memiliki 60 jam kerja dan fungsi
proses pemolesan memiliki 48 jam kerja. Untuk menghasilkan satu meja dibutuhkan masing-
masing 4 jam dan 2 jam untuk perakitan dan pemolesan, sedang satu kursi membutuhkan
masing-masing 2 jam dan 4jam untuk perakitan dan pemolesan. Laba untuk tiap meja $8 dant
tiap kursi $6. Tentukan kombinasi terbaik dari jumlah meja dan kursi yang harus diproduksi
agar menghasilkan laba
maksimal !
diketahui :
x = jumlah meja yang dibuat
y = jumlah kursi yang dibuat
Z = jumlah kontribusi laba seluruh meja dan kursi
Model program liniernya adalah :
Maksimumkan laba: Z= 8x + 6y
Dengan batasan :
4x + 2y ≤ 60 → Fungsi batasan proses perakitan
2x + 4y ≤ 48 → Fungsi batasan proses pemolesan
Dari grafik di atas titik sudut yang diketahui adalah A, E, dan C sedangkan
titik sudut D dapat dicari dengan eliminasi antara persamaan 1 dan 2, yaitu :
4x + 2y = 60 x 2 → 8x + 4y = 120
2x + 4y = 48 x 1 → 2x + 4y = 48 - 6x
= 72, maka x = 12
Substitusikan x = 12 ke dalam persamaan kedua:
2x + 4y = 48
4y = 24
y=6
Titik D (6,12)
Langkah berikunya, hitung nilai empat titik sudut dengan cara mensubstitusikan ke
dalam fungsi tujuan untuk melihat kombinasi mana yang menghasilkan laba terbesar
Titik A (0,0) : Z = 8(0) + 6(0) = 0
Titik E (0,12) : Z = 8(0) + 6(12) = 72
Titik C (15,0) : Z = 8 (15) + 6(0) = 120
Titik D (12,6) : Z = 8(12) + 6(6) = 132
Ternyata titik yang menghasilkan laba terbesaradalah D= $132. Jadi, untuk
menghasilkan laba terbesar perusahaan harus membuat meja sebanyak 12 buah dan
kursi sebanyak 6 buah.
Sekian jawaban dari saya dan terimakasih
Refrensi BMP EKMA 4413 MODUL 2.3 , 2.24, 4.3
1 dari 1