0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan9 halaman

Pendaftaran dan Risiko Pelayanan Puskesmas

Diunggah oleh

tienjuli23
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
13 tayangan9 halaman

Pendaftaran dan Risiko Pelayanan Puskesmas

Diunggah oleh

tienjuli23
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

REGISTER RESIKO 2024

UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG


UKP

IDENTIFIKASI RISIKO ANALISA RISIKO INHERNET EVALUASI RISIKO ALTERNATIF TEKHNIK PENANGANAN RISIKO

NAMA KEGIATAN PENGENDALIAN YANG


NO TUJUAN KEGIATAN AREA/LOKASI PEMILIK RISIKO TARGET WAKTU
(PROSES BISNIS SUDAH ADA SAAT INI APAKAH PERLU OPSI TEKNIK
KODE PERINGKAT URAIAN PEMBIAYAAN
SEBAB Risiko DAMPAK PERNYATAAN RISIKO DAMPAK PROBABILITAS CONTAC D&P SKOR PENANGANAN PENGENDALIAN
RISIKO RISIKO PENANGAN RISIKO RISIKO
RISIKO RISIKO

1 Pendaftaran Proses identifikasi pasien pendaftaran 1. petugas loket tidak melihat R1 Pasien keterlambatan Petugas loket/RM Petugas Triase yang 2 2 22 4 rendah ya hindari risiko Pelaksanaan alur retensi risiko petugas loket/RM 1tahun
di pendaftaran yang pasien kesakitan Mendapatkan pelayanan menganjurkan pasien belum ada setiap saat pelayanan sesuai Petugas screening
sesuai dengan SOP pelayanan yang langsung ke IGD untuk segera SOP dan
100% dalam 1 tahun lama ditangani sambil Optimalisasi petugas
menyelesaikan administrasi screening
2. petugas triase tidak medis pasien menyusul
langsung mengarahkan
pasien saat datang dengan
kesakitan berat

2 Pendaftaran Pendaftaran Pasien salah menyebut nama R2 Kesalahan kesalahan RM pasien Perlunya konfirmasi ulang dan Tersedianya Alur 4 2 42 8 Sedang ya hindari risiko Mengevaluasi atau retensi risiko petugas loket/ RM 1tahun
yang sakit yang di sebutkan identitas pasien double cek identitas pasien pelayanan pendaftaran mengecek kembali
Proses identifikasi pasien nama pendaftar yang dan pemeriksaan awal oleh saat pemangilan
di pendaftaran yang mengantar Ny. Sulasmi dan petugas loket/RM kepada pendaftaran
sesuai dengan SOP ternyata yang sakit suaminya pasien orang tua
100% dalam 1 tahun Tn. ahmad

3 Rekam Medis Proses pelayanan Rekam Medis Pendaftaran salah R3 Pasien salah Keterlambatan Memberi identitas poli yang SOP Alur Pelayanan 1 2 12 2 Rendah ya hindari risiko Konfirmasi ulang retensi risiko Petugas 1 tahun
Retribusi Rekam medis memasukan RM pasien masuk poli pelyanan yang mudah di pahami orang identitas pasien Pendaftaran
sesuai SOP 100 % dalam belum mengenal lingkungan ( contoh harus harusnya didapatkan awam, memaksimalkan fungsi edukasi pendaftaran
1 tahun puskesmas/pasien luar nya ke poli gigi ke pasien customer service , untuk lebih teliti
wilayah dengan bahasa yang poli umum/anak) meningkatkan koordinasi dalam kajian awal
berbeda antar unit pelayanan

4 Poli Umum Pelayanan di Poli Umum Poli Umum Suara pemanggil tidak jelas R4 Salah identitas Salah diagnosa dan Pemanggilandan SOP identifikasi pasien 5 2 52 10 Tinggi ya hindari risiko Suara di perjelas retensi risiko Petugas Poli 1 tahun
sesuai SOP 100% dalam dan Pasien tidak sabar pasien penatalaksanaan Pemeriksaan ulang , dari pemanggil
1 tahun kunjungan ke rumah bila maupun alat edukasi
pasien sudah pulang tentang budaya
antri, memanggil
pasien dengan
identitas lengkap
reidentitas pasien
5 Pendaftaraan Pelaksanaan alur Poli Umum Kurang Optimalnya R5 Pasien infeksius Transmisi penularan Petugas Screening Petugas Screening yang 3 3 33 9 Sedang ya hindari resiko PELAYANAN retensi risiko Petugas screening 1 tahun
pelayanan puskesmas Screening pasien dan non infeksius penyakit antar melakukan screening secara belum optimal Screening yang
sesuai standar SOP bercampur sesama pasien akurat sehingga pasien harus sesuai SOP
100% dalam 1 tahun infeksius dan non infeksius
tidak tercampur

6 Ruang Tindakan Pelayanan di Ruang Ruang tindakan Peralatan diruang tindakan R6 Pasien yang Keterlambatan Pelaksanaan Sterilisasi alat Jadwal Harian dan 3 3 33 9 Sedang ya hindari resiko retensi resiko Petugas Ruang 1 tahun
tindakan sesuai SOP 100 belum disteril seharusnya penangan ruang sesuai SOP dan jadwal yang monitoring sterilisasi alat Tindakan
Pelaksanaan
% dalam 1 tahun mendapatkan tindakan atau sudah ditentukan
sterilisasi alat yang
tindakan menjadi kegawatdaruratan
harus sesuai jadwal
tertunda
dan SOP
7 Laboraorium Proses Pelaksanaan Labiratorium Petugas lab tidak teliti R7 Kesalahan Hasil lab pasien tidak Evaluasi antrian pengantar SOP Identifikasi Pasien 5 2 52 10 tinggi ya hindari risiko pelayanan sesuai retensi risiko Petugas Lab 1 tahun
pelayanan laboratorium memberikan identitas pasien pengambilan sesuai cek laboratorium yang SOP oleh petugas
sesuai SOP 100 % dalam dan tidak mengecek ulang sample darah berurutan dan signifikan agar
1 tahun identitas pasien tidak sesuai bisa terinci saat sampling
identitas identitas pasien saat cek lab
dari laboratorium dengan unit
lainnya

8 Poli Umum Proses Pelaksanaan Laboratorium Petugas poli tidak teliti saat R8 Kesalahan Kesalahan dalam Selalu reidentifikasi SOP SOP Identifikasi Pasien 4 2 42 8 sedang ya hindari risiko pelayanan sesuai retensi risiko Petugas Poli 1 tahun
pelayanan laboratorium memberikan pengantar dan identitas pasien pengambilan hasil identifikasi pasien melakukan SOP oleh petugas
sesuai SOP 100 % dalam identitas pasien pada surat dari sample darah sampling pasien dengan unit petugas tertentu
1 tahun pengantar terkait

9 Farmasi Pelayanan Kefarmasian Farmasi Petugas kurang R9 Pasien Kejadian tidak double cek pemberian obat Panduan Check list di 4 2 42 8 sedang ya hindari risiko pelayanan sesuai retensi risiko Petugas Poli 1 tahun
terlaksana sesuai SOP menfkonfirmasi pada pasien mengalami diharapkan berupa pasien, identitas yang sesuai setiap resep dan SOP oleh petugas,
100% dalam 1 tahun adanya tidaknya alergi kejadian tidak cidera ringan sampai dengan prinsip pemberian Riwayat Alergi di dalam pasien di beritahu
terhadap obat diharapkan berat obat (6B) oleh petugas Rekam Medis dan klarifikasi
karena alergi obat farmasi/ apotek dan kembali mengenai
koordinasi dengan petugas terapi resep yang di
kesehatan yang memberikan berikan
resep kepada pasien melalui
apotek

10 Farmasi Farmasi Farmasi Petugas tidak melakukan R10 Ksalahan Kesalahan pemberian bila sudah terjadi melakukan SOP identifikasi pasien 5 2 52 10 Tinggi ya hindari risiko Pelaksanaan retensi risiko Petugas Farmasi 1 tahun
reidentifikasi secaara Pemberian resep obat kepada pasien kunjungan rumah kepada dan Check List di resep Identifikasi pasien
lenggkap pada pasien yang kepada pasien pasien dan melaakukan yang harus sesuai
memiliki nama yang sama evaluasi terhadap keadaan SOP dan cross
pasien check list resep

REGISTER RESIKO 2024


UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG
UKM
IDENTIFIKASI RISIKO ANALISA RISIKO INHERNET EVALUASI RISIKO ALTERNATIF TEKHNIK PENANGANAN RISIKO
NAMA KEGIATAN PENGENDALIAN YANG
NO TUJUAN KEGIATAN AREA/LOKASI PEMILIK RISIKO TARGET WAKTU
(PROSES BISNIS SUDAH ADA SAAT INI
NAMA KEGIATAN PENGENDALIAN YANG APAKAH PERLU OPSI TEKNIK
NO TUJUAN KEGIATAN AREA/LOKASI KODE PERINGKAT URAIAN PEMBIAYAAN PEMILIK RISIKO TARGET WAKTU
(PROSES BISNIS SEBAB RISIKO DAMPAK PERNYATAAN RISIKO SUDAH ADA SAAT INI DAMPAK PROBABILITAS CONTAC D&P SKOR PENANGANAN PENGENDALIAN
RISIKO RISIKO PENANGAN RISIKO RISIKO
RISIKO RISIKO
1 Kesehatan Lingkungan Pengelolaan Limbah Puskesmas Petugas Unit Tidak R1 Pengelolaan Petugas dan orang Perlunya tempat pembuangan SOP Pembuangan 2 3 23 6 Sedang ya hindari risiko Tersedianya retensi risiko Petugas Unit, 1tahun
Medis yang sesuai memisahkan pembuangan Limbah Medis lain beresiko terpapar terpisah antara sampah medis limbah medis Pembuangan Petugas Kebersihan
standar 100% dalam 1 sampah antara yang medis ( Tercampurnya limbah infeksius dan non medis sehingga sampah medis dan Lingkungan
tahun dan Non Medis Limbah Medis Petugas dan orang lain tidak non medis yang
dan Non Medis) beresiko terpapar limbah terpisah dan
Petugas Kesling tidak infeksius Pelaksanaan SOP
menyiapkan tempat Pembuangan limbah
pembuangan sampah yang medis secara benar.
terpisah antara medis dan
non medis
2 PTM Pospindu 5 Desa Alat Pemeriksaan gula darah R2 Hasil Kesalah diagnosis Perlunya kalibrasi rutin pada Alat medis terpisah 4 2 42 8 Sedang ya hindari risiko Tersedianya jadwal retensi risiko Pj PTM 1tahun
dan tensi yang tidah pernah Pemeriksaan gula penyakit semua alat medis sehingga untuk kegiatan PTM kalibrasi alat medis
Proses Pelayanan di kalibrasi secara berkala darah dan hasil pemeriksaan akurat dan yang rutin.
Program PTM sesuai tekanan darah tidak ada kesalahan diagnosis
Standar 100% dalam 1 dalam kegiatan
tahun pospindu tidak
akurat

3 Gizi Pelaksanaan kegiatan gizi Desa Kader/keluarga telat R3 Penerima PMT PMT basi/ tidak Melakukan edukasi ke kader/ Rencana Pelaksanaan 4 3 43 12 tinggi ya hindari risiko Menghubungi/ retensi risiko koordinator GIZI 1 tahun
sesuai SOP 100% dalam mengambil PMT tidak terdistribusi keluarga akan risiko jika PMT Kegiatan Program Gizi mengingatkankader/
1 tahun mendapatkan telat didistribusi keluarga untuk
Hak nya mengambil PMT
4 KIA Pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil bumil lupa jadwal kelas hamil R4 Ketidakoptimalan Perawatan ANC dan Menghubungi/menjemput ibu Rencana Pelaksanaan 3 2 32 sedang ya hindari risiko menghubungi/ retensi risiko koordinator KIA/KB 1 tahun
kelas ibu hamil terlaksana pengetahuan/ PNC kurang optimal hamil Kegiatan ANC (Kelas mengingatkan
100 % sesuai SOP dalam implementasi Ibu Hamil) 6 peserta kelas ibu
1 tahun kelas ibu hamil hamil untuk jadwal
kelas ibu hamil
5 KIA Proses Pelayanan Puskesmas Pasien tidak mengetahui R5 KIA( Pasien telat Pasien telat Perlunya informasi tentang Jadwal Pelayanan KB 2 2 22 4 Rendah ya hindari risiko osialisasi jadwal retensi risiko Bidan 1 tahun
Keluarga Berencana jadwal pelayanan KB dalam mengikuti jadwal menggunakan KB jadwal KB dalam gedung dalam gedung dan luar pelayanan dalam
terlaksana 100 % sesuai gedung puskesmas KB ) sesuai jadwalnya dan sehingga pasien tidak telat gedung puskesmas dan luar gedung
standar dalam 1 tahun. pamengkang resiko kehamilan dalam ber KB puskesmas

REGISTER RESIKO
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG
ADMEN

IDENTIFIKASI RISIKO ANALISA RISIKO INHERNET EVALUASI RISIKO ALTERNATIF TEKHNIK PENANGANAN RISIKO
NAMA KEGIATAN PENGENDALIAN YANG APAKAH PERLU OPSI TEKNIK
NO TUJUAN KEGIATAN AREA/LOKASI KODE PERINGKAT URAIAN PEMBIAYAAN PEMILIK RISIKO TARGET WAKTU
(PROSES BISNIS SEBAB RISIKO DAMPAK PERNYATAAN RISIKO SUDAH ADA SAAT INI DAMPAK PROBABILITAS CONTAC D&P SKOR PENANGANAN PENGENDALIAN
RISIKO RISIKO PENANGAN RISIKO RISIKO
RISIKO RISIKO
1 Penyimpanan Penyimpanan dokumen Puskesmas Ruangan penyimpanan data R1 Berkas data Petugas dan orang Perlunya keamanan ganda Ruang penyimpanan 3 2 32 6 Sedang ya hindari risiko Peangaman ganda retensi risiko Petugas 1tahun
Dokumen penting yang aman 100% tidak memiliki keamanan penting hilang lain beresiko terpapar dan penyimpanan cadangan data ruangan ketatausahaan
ganda dan Tidak ada dan tidak ada limbah infeksius data agar tidak terjadi penyimpanan data
cadangan penyimpanan data cadangan kehilangan data dokumen dan Penyimpanan
penting cadangan data
dokumen penting di
cloud

2 Pengadaan ATK Pengadaan ATK Puskesmas Kurangnya perencanaan dan R2 Kekurangan ATK Operasional kegiatan Perlunya perencanaan yang Perencanaan 2 2 22 4 Ringan ya hindari risiko Perencanaan retensi risiko PJ TU 1tahun
Puskesmas Puskesmas kontrol penggunaan ATK di puskesmass puskesmas terganggu baik terhadap kebutuhan operasional AATK operasional yang
operasional ATK Puskesmas baik
3 Pemeliharaan APAR APAR tersedia, terisi dan Puskesmas Ketidakpatuhan petugas R3 Kalibrasi Alat sehingga kekurangan
Kemungkinan APAR Ketidakpatuhan ATK
petugas Monitoring APAR 4 2 42 8 Sedang ya hindari risiko Membuat jadwal retensi risiko Pj K3 1 tahun
berfungsi dengan baik dalam monitoring APAR APAR yang yang menggumpal dalam monitoring APAR petugas
sudah kadaluarsa karena sudah expired sehingga menyebabkan pemeliharaan APAR
sehingga tidak bisa APAR kadaluarsa yang
digunakan menyebabkan APAR tidak
bisa digunakan
DAFTAR SASARAN KEGIATAN
DAN PEMILIK RISIKONYA (KLINIS & NON KLINIS) TAHUN 2024
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG

NO NAMA KEGIATAN TUJUAN KEGIATAN PEMILIK RISIKO KATEGORI RISIKO

Gizi Pelaksanaan kegiatan gizi sesuai SOP 100% dalam 1 PJ NUTRISIONIS


1 tahun KLINIS

2 Poli Umum Pelayanan di Poli Umum sesuai SOP 100% dalam 1 PJ POLI UMUM
tahun KLINIS

3 Laboraorium Proses Pelaksanaan pelayanan laboratorium sesuai PJ LABORATORIUM


SOP 100 % dalam 1 tahun KLINIS

4 Farmasi Pelayanan Kefarmasian terlaksana sesuai SOP 100% PJ FARMASI


dalam 1 tahun KLINIS

5 Pendaftaraan Pelaksanaan alur pelayanan puskesmas sesuai standar PJ PENDAFTARAN


SOP 100% dalam 1 tahun KLINIS

6 Ruang Tindakan Pelayanan di Ruang tindakan sesuai SOP 100 % dalam PJ IGD
1 tahun KLINIS

7 Pendaftaran PJ PENDAFTARAN
Proses identifikasi pasien di pendaftaran yang sesuai KLINIS
dengan SOP 100% dalam 1 tahun
8 Poli Umum Proses Pelaksanaan pelayanan laboratorium sesuai PJ POLI UMUM
SOP 100 % dalam 1 tahun KLINIS

9 Farmasi Pelayanan Kefarmasian terlaksana sesuai SOP 100% PJ FARMASI


dalam 1 tahun KLINIS

10 PTM PJ PTM
Proses Pelayanan Program PTM sesuai Standar 100% KLINIS
dalam 1 tahun
11 KIA Pelaksanaan kegiatan kelas ibu hamil terlaksana 100 % PJ KIA
sesuai SOP dalam 1 tahun KLINIS

12 kesehatan lingkungan Pengelolaan Limbah Medis yang sesuai standar 100% PJ KESLING
dalam 1 tahun KLINIS

13 Pemeliharaan APAR APAR tersedia, terisi dan berfungsi dengan baik PJ MANAJEMEN FASILITAS DAN
KESELAMATAN (MFK) NON KLINIS

14 Penyimpanan Dokumen Penyimpanan dokumen penting yang aman 100% PJ MANAJEMEN FASILITAS DAN
KESELAMATAN (MFK) NON KLINIS

15 Pengadaan ATK Puskesmas Pengadaan ATK Puskesmas PJ MANAJEMEN FASILITAS DAN


KESELAMATAN (MFK) NON KLINIS
IDENTIFIKASI RESIKO
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG
KLINIS
No RISIKO KATEGORI RISIKO DAMPAK PENYEBAB
1 Pasien infeksius dan non infeksius bercampur Klinis Transmisi penularan penyakit antar sesama pasien Skrenning untuk pasien infeksius kurang optimal
2 Petugas salah menuliskan identitas pasien pada resep Klinis Salah pemberian obat kepada pasien identifikasi pasien kurang maksimal karena petugas kurang teliti
3 Petugas salah menulis di dalam RM Klinis Salah penangan medis pada passien identifikasi pasien kurang maksimal
4 Tidak bisa digunakan untuk tindakan medis Klinis Pasien tidak bisa dilakukan tindakan Peralatan diruang tindakan belum disteril
5 Penyerahan obat pada pasien atau orang yang salah Klinis cedera ringan sampai berat pada pasien pasien tidak mendengar panggilan dengan jelas
6 Kesalahan meracik obat Klinis cedera ringan sampai berat pada pasien petugas yang kurang teliti
7 Kesalahan penulisan etiket obat Klinis cedera ringan sampai berat pada pasien petugas yang kurang teliti
8 Pemberian informasi yang kurang jelas pada pasien Klinis kesalahan dalam penggunaan obat petugas terburu-buru dalam pemberian obat
9 Pedistribusian PMT terlambat Klinis PMT basi kader/keluarga terlambat mengambil PMT
Pasien tidak mengetahui jadwal pelayanan KB dalam gedung Klinis Pasien telat menggunakan KB sesuai jadwalnya dan Pasien tidak mengetahui jadwal pelayanan KB dalam gedung
resiko kehamilan puskesmas pamengkang
10
Hasil Pemeriksaan gula darah dan tekanan darah dalam kegiatan Klinis Kesalah diagnosis penyakit Alat Pemeriksaan gula darah dan tekanan darah yang tidak dikalibrasi
pospindu tidak akurat secara rutin.
11

IDENTIFIKASI RESIKO
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG
NON KLINIS

No RISIKO KATEGORI RISIKO DAMPAK PENYEBAB


1 Pasien menunggu lama untuk dipanggil Non Klinis Pasien bisa komplain Pasien salah mengambil nomor antrian
2 RM pasien akan sulit dijangkau petugas Non Klinis membutuhkan waktu lama dalam pelayanan RM ada yang disimpan di rak lemari yang tinggi
3 Petugas RM mengalami gangguan pernapasan Non Klinis Petugas mengalami kesulitan bernapas Ruangan kecil dengan ventilasi yang tidak memadai
4 Pasien menunggu lama untuk dipanggil Non Klinis pasien bisa komplain resep diletakkan bukan pada tempatnya
5 Ketidakoptimalan pengetahuan/ implementasi kelas ibu hamil Non Klinis Perawatan ANC dan PNC kurang optimal bumil lupa jadwal kelas hamil
Berkas data penting hilang dan tidak ada cadangan Non Klinis Petugas dan orang lain beresiko terpapar limbah Ruangan penyimpanan data tidak memiliki keamanan ganda dan Tidak
infeksius ada cadangan penyimpanan data
6
7 Kekurangan ATK di puskesmass Non Klinis Operasional kegiatan puskesmas terganggu Kurangnya perencanaan dan kontrol penggunaan ATK
8 Kalibrasi Alat APAR yang sudah kadaluarsa Non Klinis Kemungkinan APAR yang menggumpal karena sudah Ketidakpatuhan petugas dalam monitoring APAR
expired sehingga tidak bisa digunakan
PROFIL RISIKO 2024
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG

CONTROLLABILITY
NO KATEGORI RISIKO PERNYATAAN RISIKO AKAR MASALAH ( PENYEBAB UTAMA RISIKO) DAMPAK (D) PROBABILITAS (P) SCORING RANKING
( PENGENDALIAN)

Kader/keluarga telat mengambil Penerima PMT tidak mendapatkan Hak nya


1 KLINIS PMT 4 3 48 1

Suara pemanggil tidak jelas dan Salah identitas pasien


2 KLINIS Pasien tidak sabar 5 2 40 2

Petugas lab tidak teliti memberikan Kesalahan pengambilan sample darah tidak
3 KLINIS identitas pasien dan tidak sesuai identitas 5 2 40 3
mengecek ulang identitas pasien
Petugas tidak melakukan Ksalahan Pemberian resep kepada pasien
4 KLINIS reidentifikasi secaara lenggkap 5 2 40 4
pada pasien yang memiliki nama
yang sama
RENCANA PENANGANAN RISIKO
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG

ALTERNATIF TEKNIK PENANGANAN PENGENDALIAN YANG SUDAH ADA RENCANA PENGENDALIAN


RISIKO
RISIKO (PRIORITAS)
PEMILIK
No. KEGIATAN SASARAN TINGGI/SANGAT
OPSI TEKNIK URAIAN EFEKTIF JENIS DETEKTIF (D) RISIKO
TINGGI PENGENDALIAN PENGENDALIAN
PENANGANAN PENANGANAN /KURANG KEGIATAN WAKTU PREFENTIF (P)
YANG SUDAH ADA YANG HARUS ADA
RISIKO RISIKO EFEKTIF KOREKTIF (K)

Pelaksanaan Penerima PMT tidak hindari risiko Menghubungi/ Rencana kurang efektif adanya sistem Menghubungi/ 1 tahun preventif (P) petugas gizi
kegiatan gizi mendapatkan Hak mengingatkankader/ Pelaksanaan pengambilan PMT mengingatkankader/
sesuai SOP nya keluarga untuk Kegiatan Program melalui kader keluarga untuk
1. GIZI 100% dalam 1 mengambil PMT Gizi mengambil PMT
tahun

Pelayanan di Salah identitas hindari risiko Suara di perjelas SOP Identifikasi kurang efektif kurang efektifnya Suara di perjelas dari 1 tahun preventif (P) petugas poli
Poli Umum pasien dari pemanggil Pasien SOP identifikasi pemanggil maupun umum
sesuai SOP maupun alat edukasi sebelumnya yang alat edukasi tentang
100% dalam 1 tentang budaya belum budaya antri,
tahun antri, memanggil menggunakan memanggil pasien
pasien dengan tanggal lahir dengan identitas
2. POLI UMUM identitas lengkap lengkap reidentitas
reidentitas pasien pasien (SOP identitas
(SOP identitas pasien )
pasien )

Proses SOP Identifikasi hindari risiko pelayanan sesuai SOP Identifikasi kurang efektif kurang efektifnya pelayanan sesuai 1 tahun preventif (P) petugas
Pelaksanaan Pasien SOP oleh petugas Pasien SOP identifikasi SOP oleh petugas laboratorium
pelayanan sebelumnya yang
laboratorium belum
3 LABORATORIUM sesuai SOP 100 menggunakan
% dalam 1 tahun tanggal lahir

Farmasi SOP identifikasi hindari risiko Pelaksanaan SOP identifikasi kurang efektif kurang efektifnya Pelaksanaan 1 tahun preventif (P) perugas
pasien dan Check Identifikasi pasien pasien dan Check SOP identifikasi Identifikasi pasien farmasi
List di resep yang harus sesuai List di resep sebelumnya yang yang harus sesuai
SOP dan cross belum SOP dan cross check
4 FARMASI check list resep menggunakan list resep
tanggal lahir
PEMANTAUAN PENANGANAN PENGENDALIAN RISIKO 2024
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG

PENANGANAN WAKTU PEMANTAUAN

REALISASI PENANGGUNG
NO KEGIATAN SASARAN RISIKO (PRIORITAS) RENCANA JAWAB
(KEGIATAN YANG BELUM USULAN
PENGENDALIAN RENCANA REALISASI PEMANTAUAN
RENCANA TERTANGANI PERBAIKAN
YANG HARUS ADA
PENGENDALIAN)
GIZI Pelaksanaan Penerima PMT tidak adanya sistem Menghubungi/ 1 TAHUN PJ UKM
kegiatan gizi mendapatkan Hak pengambilan PMT mengingatkankader
1 sesuai SOP nya melalui kader /keluarga untuk
100% dalam 1 mengambil PMT
tahun
Pelayanan di Salah identitas kurang efektifnya SOP Suara di perjelas 1 TAHUN PJ UKP
Poli Umum pasien identifikasi dari pemanggil
sesuai SOP sebelumnya yang maupun alat
100% dalam 1 belum menggunakan edukasi tentang
tahun tanggal lahir budaya antri,
memanggil pasien
2 POLI UMUM dengan identitas
lengkap reidentitas
pasien (SOP
identitas pasien )

Proses SOP Identifikasi kurang efektifnya SOP pelayanan sesuai 1 TAHUN PJ UKP
Pelaksanaan Pasien identifikasi SOP oleh petugas
pelayanan sebelumnya yang
3 LABORATORIUM laboratorium belum menggunakan
sesuai SOP tanggal lahir
100 % dalam
1 tahun

Farmasi SOP identifikasi kurang efektifnya SOP Pelaksanaan 1 TAHUN PJ UKP


pasien dan Check identifikasi Identifikasi pasien
List di resep sebelumnya yang yang harus sesuai
4 FARMASI belum menggunakan SOP dan cross
tanggal lahir check list resep
LAPORAN PENANGANAN RISIKO FARMASI FARMASI 2024
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG

PENANGANAN RISIKO STATUS RISIKO

NO PRIOTITAS RISIKO WAKTU PENANGGUNG JAWAB TREND PERINGKAT/


AKSI / PENGENDALIAN OUTPUT TARGET REALISASI
IMPLEMENTASI PEMANTAUAN (NAIK/TURUN) LEVEL RISIKO

1 FARMASI pelayanan sesuai SOP oleh double cek pemberian Pelayanan sosialisasi register PJ MUTU TURUN
petugas, pasien di beritahu obat pasien, identitas Kefarmasian risiko pasien di
dan klarifikasi kembali yang sesuai dengan terlaksana tiap unit,
mengenai terapi resep yang prinsip pemberian sesuai SOP pembuatan SOP
di berikan obat (6B) oleh 100% dalam 1 identifikasi pasien
petugas farmasi/ tahun baru dan
apotek dan sosialisasi
koordinasi dengan identifikasi pasien
petugas kesehatan
yang memberikan
resep kepada pasien
melalui apotek

2 FARMASI Pelaksanaan Identifikasi Petugas melakukan Pelayanan sosialisasi register PJ MUTU TURUN
pasien yang harus sesuai reidentifikasi secaara Kefarmasian risikod di tiap unit,
SOP dan cross check list lenggkap pada pasien terlaksana SOP identifikasi
resep yang memiliki nama sesuai SOP pasien dan Check
yang sama 100% dalam 1 List di resep
tahun
LAPORAN PENANGANAN RISIKO FARMASI LABORATORIUM 2024
UPTD PUSKESMAS PAMENGKANG

PENANGANAN RISIKO STATUS RISIKO

NO PRIOTITAS RISIKO WAKTU PENANGGUNG JAWAB TREND PERINGKAT/


AKSI / PENGENDALIAN OUTPUT TARGET REALISASI
IMPLEMENTASI PEMANTAUAN (NAIK/TURUN) LEVEL RISIKO

1 LABORATORIUM sosialisasi kepada Petugas lab harus teliti Proses sosialisasi register januari-maret pj mutu turun
petugas laboratorium memberikan identitas Pelaksanaan risiko pasien di tiap
untuk double cross chek, pasien dan mengecek pelayanan unit, pembuatan
mengisi identitas pasien ulang identitas pasien laboratorium SOP identifikasi
yang lengkap dan sesuai SOP pasien baru dan
memonitoring berkala oleh 100 % dalam 1 sosialisasi
PJ UKP tahun identifikasi pasien

Anda mungkin juga menyukai