0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan4 halaman

Menerapkan Inspirasi untuk Disiplin Positif

Diunggah oleh

evirahmawati07
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
22 tayangan4 halaman

Menerapkan Inspirasi untuk Disiplin Positif

Diunggah oleh

evirahmawati07
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2.

Penerapan Disiplin Positif

Dalam proses pembelajaran, peserta didik terlihat kurang aktif memberikan umpan
balik. Ada beberapa dari mereka yang tidak peduli dan mengganggu teman-
temannya.

Dari hasil observasi kelas, saya merasa keyakinan atau kesepakatan kelas yang
sudah disepakati tidak dilaksanakan peserta didik dengan baik. Hal ini karena saya
tidak konsisten dalam memberikan penguatan positif.

Untuk kedepannya, saya akan meminta dan lebih mendengarkan pandangan


peserta didik tentang segala sesuatu yang mereka inginkan dalam berdiskusi.
Selain itu, saya juga akan lebih konsisten dalam memberikan penguatan positif
seperti memberikan pujian.

Berikut contoh refleksi tantangan (indikator disiplin positif):

Tantangan yang saya hadapi saat melakukan refleksi dinamika kelas adalah anak
anak nampak kurang aktif , bahkan diam ketika saya bertanya mengenai
kesepakatan kelas yang telah di buat, bahkan ada anak yang asyik ngobrol dengan
temannya dan cuek dengan pertanyaan saya.

Dampaknya pembelajaran belum berjalan dengan efektif karena masih ada siswa
yang melanggar kesepakatan kelas.

Kedepannya saya akan memperbaiki kemampuan komunikasi dan bertanya saya


dengan anak anak dalam melakukan refleksi dinamika kelas.

Saya akan membuat kesepakatan kelas dalam poster yang lebih menarik yang
langsung saya bawa ke kelas, dan saya kan langsung menunjuk anak untuk
menanggapi pertanyaan saya dan juga memberi kan pertanyaan pemantik.

Kedepannya nanti saya akan lebih mendengarkan pandangan anak tentang hal-hal
dalam berdiskusi sehingga terwujud dinamika kelas yang disepakati.

Untuk mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, maka guru perlu
menentukan tujuan tindak lanjut yang berorientasi pada siswa.

Misalnya, tujuan tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas praktik pembelajaran


antara lain:

- untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi pembelajaran siswa sehingga


siswa bisa menyampaikan ide-ide sesuai dengan kemampuannya, atau

- Menerapkan pembelajaran yang kolaboratif untuk mengembangkan keterampilan


sosial dan emosional siswa dan meningkatkan kolaborasi, atau

- Meningkatkan pemahaman siswa untuk memastikan bahwa setiap siswa


memahami materi yang diajarkan dengan menyediakan umpan balik yang
konstruktif .
Dalam menentukan upaya tindak lanjut, guru bisa menentukan upaya yang relevan,
efektif dan bisa dilakukan guru misalnya:

- Mengkomunikasikan dengan atasan terkait langkah-langkah peningkatan kualitas


praktik pembelajaran

- Mendiskusikan langkah-langkah peningkatan kualitas pembelajaran dengan teman


sejawat - Melakukan praktik simulasi dengan rekan guru lainnya atau dengan guru
penggerak di sekolah terkait praktik pembelajaran

- Meminta umpan balik rekan sejawat terkait praktik pembelajaran saya di kelas

- Melakukan observasi pembelajaran rekan sejawat untuk melihat praktik


pembelajaran rekan sejawat yang berhasil dalam pembagian peran dalam
kelompok

- Melakukan pembelajaran melalui PMM sesuai dengan fokus perilaku dan


mempraktekkannya di kelas saya

Dalam melakukan refleksi tindak lanjut yang lebih berdampak guru hendaknya
menggunakan 4 kacamata atau lensa refleksi yaitu diantaranya:

- Diri sendiri

Refleki yang utama adalah guru mennayakan ke pada diri sendiiri secara jujur
mengenai kesulitan ataupun tantangan yang dihadapi di kelas

Proses refleksi diri harus dilakukan guru secara mendalam untuk melihat apa yang
sudah baik dalam pembelajaran, apa yang belum baik dan perlu perbaikan

- Rekan sejawat/ Kepala sekolah/ observer

Dalam melakukan refleksi tindak lanjut hendaknya guru melakukan komunikasi


dengan observer atau kepala sekolah terkait umpan balik dalam pembelajaran
setelah observasi.

Selain itu juga dengan hal-hal yang mungkin perlu guru tingkatkan dan bisa
direkomendasikan oleh kepala sekolah maupun rekan sejawat sebagai observer.

Dalam komunikasi tersebut guru bisa juga menyampaikan kendala dan juga
dukungan yang dibutuhkan kepada kepala sekolah dalam percakapan coaching
yang memberdayakan

- Siswa

Guru bisa berkomunikasi dengan siswa meminta umpan balik siswa terkait proses
pembelajaran untuk mendapatkan insight dna melibatkan siswa dalam upaya
peningkatan pembelajaran

Siswa merupakan elemen penting dalam pembelajaran, karena sejatinya tujuan


guru melakukan refleksi dan upaya tindak lanjut adalah untuk peningkatan kualitas
pembelajaran yang berpusat pada murid

Diskusikan dengan siswa, penilaian siswa terhadap pembelajaran dan apa saran
dari mereka terkait perbaikan yang harus guru lakukan di kelas
Dengan melibatkan siswa dalam umpan balik pembelajaran kita dan mengajak
siswa terlibat dalam perencanaan perbaikan pembelajaran kedepannya, maka kita
bisa

- Literatur

Untuk bisa melakukan refleksi dengan baik, guru perlu mempelajari fokus perilaku
melalui

berbagai sumber literatur, seperti buku ataupun artikel maupun video Sehingga
guru dapat merefleksikan dampak fokus perilaku bagi siswa dan juga bisa
menentukan

tujuan tindak lanjut dan bagaimana melakukan upaya perbaikan pembelajaran.***

Apa tujuan tindak lanjut yang ingin Anda lakukan untuk meningkatkan
kualitas praktik kinerja Anda?

Contoh jawaban:

Tujuan tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas praktik kinerja dapat dilakukan
melalui beberapa hal, diantaranya:

 Melakukan evaluasi diri terhadap kinerja yang sudah dilakukan untuk


mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditingkatkan.

 Mengikuti pelatihan atau workshop untuk mengembangkan keterampilan


yang relevan dan terkini di bidang pekerjaan terkait.

 Mengumpulkan umpan balik dari rekan kerja, atasan, atau klien untuk
mendapatkan perspektif yang berbeda tentang kinerja Anda.

 Menetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang yang spesifik, terukur,
dan realistis untuk meningkatkan kinerja.

 Mengadopsi praktik terbaik dari industri atau profesional lain yang dapat
meningkatkan efisiensi dan efektivitas kerja.

 Memonitor kemajuan kinerja dan melakukan penyesuaian.

 Membangun jaringan dengan profesional lain untuk berbagi pengetahuan dan


pengalaman yang dapat memperkaya praktik kinerja.

Meningkatkan motivasi dan pemahaman pembelajaran peserta didik.

- Menerapkan pembelajaran yang kolaboratif dan komunikatif untuk


mengembangkan keterampilan peserta didik.
- Melakukan pembelajaran yang berfokus pada target perilaku yang telah saya pilih
sebelumnya sekaligus menjadi sebuah praktik baik yang berdampak pada hasil
belajar peserta didik.

- Menumbuhkan kepercayaan diri pada peserta didik agar memiliki cita-cita dan
ekspektasi yang sesuai dengan latar belakang peserta didik.

- Menerapkan pembelajaran dengan penjelasan yang terstruktur tentang konsep


yang disertai contoh yang familier dengan kehidupan peserta didik.

- Mengomunikasikan ekspektasi atau cita-cita dan harapan yang tinggi kepada


seluruh peserta didik sehingga menumbuhkan motivasi belajar intriksik dalam diri
mereka.

- Mendalami karakteristik peserta didik dan memperkaya pengetahuan terkait


model, metode dan pendekatan dalam pembelajaran agar semua kebutuhan
peserta didik dapat terpenuhi

- Meminta umpan balik secara terbuka dari peserta didik untuk memahami di mana
sehingga bisa melakukan perbaikan.

Upaya-upaya yang ingin saya lakukan untuk mencapai tujuan tindak lanjut tersebut
adalah berkolaborasi dengan rekan sejawat.

Serta mengkaji dari berbagai referensi, aktif dalam kegiatan berbagai praktik baik
yang mendukung pembelajaran.

Juga belajar dari YouTube, memanfaatkan perpustakaan, sebagai sumber belajar


dan berkolaborasi dengan wali murid.

Atau bisa diisi dengan jawaban berikut:

Berdiskusi dengan kepala sekolah, rekan sejawat dan komunitas praktisi mengenai
strategi penciptaan pembelajaran menyenangkan dan berpihak pada peserta didik
agar proses belajar mengajar berjalan efektif dan efisien.

Anda mungkin juga menyukai